Menu

Dolar AS Berkibar Pasca Hawkish-nya FOMC

N Sabila

Pernyataan gamblang The Fed untuk menaikkan suku bunga di akhir tahun menggenjot Dolar AS. Namun, perolehan Dolar terhadap Yen diperkirakan akan terbatas.

Seputarforex.com - Dolar AS melonjak ke level tinggi dua bulan terhadap mata uang-mata uang mayor di sesi perdagangan Kamis (21/Sep) pagi ini, pasca pengumuman FOMC September 2017. Rapat Bank Sentral AS tersebut menghasilkan keputusan untuk mempertahankan suku bunga bulan ini, dan akan menaikkan suku bunga untuk ketiga kalinya di akhir tahun 2017.


Pernyataan yang hawkish tersebut sesuai dengan ekspektasi pasar, termasuk pengumuman untuk memangkas balance sheet mulai bulan Oktober depan. Meski demikian, dalam lembar pernyataan kebijakan moneternya, The Fed mengatakan masih akan mengawasi sektor inflasi secara ketat.

Menyusul kebijakan moneter The Fed tersebut, CME's FedWatch Tool mencatat bahwa saat ini para trader memasang kemungkinan kenaikan suku bunga The Fed pada bulan Desember, dengan persentase 70 persen, dari sebelumnya di level 50 persen.

Indeks Dolar terhadap enam mata uang mayor, naik 0.1 persen ke level 92.623. Euro memudar 0.15 persen ke level 1.1877, setelah penurunan sebesar 0.8 persen di hari sebelumnya terhadap Dolar AS. Saat berita ini ditulis, EUR/USD diperdagangkan pada level 1.18857. Total penurunan EUR/USD semenjak pengumuman FOMC malam tadi telah lebih dari 1 persen.


Mengapa Perolehan USD/JPY Tak Sekencang Pair Mayor Lain

Dolar AS juga menggulingkan Yen Jepang, dengan menambah kenaikan sebanyak 0.4 persen menuju kisaran 112.640, tertinggi sejak tanggal 18 Juli. Akan tetapi, Reuters memperkirakan bahwa penguatan Yen terhadap Dolar AS relatif terbatas. Saat berita ini ditulis, USD/JPY diperdagangkan di level 112.429.

"The Fed tampaknya akan tetap pada rencananya untuk menaikkan suku bunga satu kali lagi di tahun 2017 ini, dan tiga kali kenaikan pada tahun 2018. Namun, bank sentral AS tersebut juga memotong proyeksi suku bunga jangka panjang dan hal inilah yang memperlambat perolehan Dolar AS terhadap Yen..." kata Yukio Ishizuki, ahli strategi senior di Daiwa Securities.

Pagi ini, Bank Sentral Jepang (BoJ) juga mengumumkan kebijakan moneternya. Sesuai ekspektasi, bank sentral tersebut tidak melakukan perubahan kebijakan walaupun masih memberikan sinyal keyakinan akan akselerasi inflasi Jepang menuju target BoJ.


Berita Forex Lainnya

USD
EUR
CHF
CAD
GBP
JPY
CNY
AUD





KONTAK KAMI PASANG IKLAN BROKER BELAJAR ANALISA ARTIKEL TERM OF USE