Menu

Harga Emas Naik Akibat Isu Inflasi Dan Tensi Geopolitik

Nadia Sabila

Harga emas naik pesat terdukung oleh isu kenaikan inflasi dan risiko konflik Rusia-Ukraina. Data inflasi AS pekan ini akan menjadi fokus para investor.

Seputarforex - Harga emas melesat ke level tinggi satu pekan di sesi perdagangan Senin (07/Februari) malam. Harga emas spot naik 0.6% ke $1818.86 per ounce, begitu pula dengan harga emas futures di Comex New York yang menanjak ke $1819.30. Grafik XAU/USD berikut menunjukkan kenaikan 0.71% ke $1820.31, tertinggi sejak 27 Januari.

Data inflasi CPI AS yang akan dirilis pada Kamis pekan ini merupakan salah satu penentu peluang kenaikan suku bunga The Fed dalam waktu dekat. Pasar memperkirakan, kenaikan suku bunga The Fed di bulan Maret akan mencapai 50 basis poin.

"Ada tambahan sedikit ke arah safety-buying di pasar emas... Perhatian utama saat ini adalah kemana arah kita dengan inflasi dan seberapa agresif The Fed ke depan," ungkap Bob Haberkorn dari RJO Futures.

Namun demikian, analis tersebut memperingatkan bahwa isu inflasi dapat menjadi pendorong sekaligus penekan bagi emas. Sebab, meskipun emas merupakan aset anti inflasi, tetapi kenaikan inflasi cenderung mendorong bank sentral untuk meningkatkan suku bunga. Suku bunga yang tinggi akan membuat aset investasi lain menjadi lebih menarik daripada emas yang tidak berimbal hasil.

 

Konflik Rusia-Ukraina Turut Menopang Emas

Tensi Rusia-Ukraina juga masih mempengaruhi penguatan harga emas, mengingat emas adalah aset safe haven ketika terjadi konflik geopolitik. Penasihat Keamanan AS Jake Sullivan menyebutkan bahwa Rusia bisa saja melancarkan invasi ke Ukraina dalam beberapa hari ke depan. Akan tetapi, opsi jalur diplomatik masih terbuka lebar.

"Kami masih saling mengawasi. Rusia bisa saja memutuskan untuk mengambil langkah militer terhadap Ukraina. Mungkin saja dalam beberapa pekan dari sekarang. Atau, Rusia juga masih bisa memilih jalur diplomatik saja," kata Sullivan pada Fox News hari Minggu kemarin.

Dari segi teknikal, analis Edrward Moya dari OANDA mengatakan bahwa $1800 adalah level kunci bagi emas. Apabila emas dapat terus bertahan di atas level tersebut, maka bullish bullion dapat berlanjut.


Berita Emas Lainnya




KONTAK KAMI PASANG IKLAN BROKER BELAJAR ANALISA ARTIKEL TERM OF USE