Menu

Reli Pound Urung Berlanjut, May Akan Bicara Lagi

N Sabila

Biro Statistik Nasional Inggris (ONS) melaporkan data pengangguran yang tercatat tak mengalami perubahan di level rendah 11 tahun yakni 4.8 persen. GBP/USD berhenti reli.

Seputarforex.com - Sterling putar balik ke arah bawah di sesi perdagangan Rabu (18/Jan) sore ini setelah mencetak perolehan terbesarnya kemarin malam. Pernyataan PM Theresa May bahwa dirinya masih membuka kesempatan kommpromi dalam negosiasi Brexit dengan Uni Eropa menjadi celah harapan bagi para investor. Sterling pun mencetak gain tertinggi satu harian sejak tahun 1998.


Data Ketenagakerjaan Inggris Stagnan

Di samping itu, sore ini Biro Statistik Nasional Inggris (ONS) melaporkan data pengangguran yang tercatat tak mengalami perubahan di level rendah 11 tahun yakni 4.8 persen dalam tiga bulan hingga November. Angka ini sesuai dengan ekspektasi.

Jumlah klaim pengangguran Inggris dilaporkan menurun dalam penyesuaian musiman sebanyak 10,100 pada bulan Desember, dibandingkan dengan ekspektasi kenaikan sebanyak 5,000 orang. Bulan sebelumnya, klaim pengangguran Inggris dilaporkan naik hingga 1,300.

Indeks pendapatan rata-rata Inggris, termasuk bonus, tercatat naik 2.8 persen dalam tiga bulan hingga November. Jika bonus tak ikut dihitung, upah pekerja naik 2.7 persen, mematahkan ekspektasi kenaikan sebanyak 2.6 persen.

Menyusul laporan ini, GBP/USD diperdagangkan di angka 1.2326 dari kisaran 1.2321 menjelang rilis data. EUR/GBP diperdagangkan di angka 0.8669 dari sebelumnya di angka 0.8670. Hari ini, May kembali dijadwalkan akan memberikan pernyataan lagi terkait Brexit.


Pernyataan May Dianggap Solusi

Manajer Aset GAM's Group, Larry Hatheway mengatakan bahwa amanat yang terkandung dalam pidato May kemarin, diterima dengan baik karena dianggap sebagai solusi, bukan lagi pendekatan konfrontasi dengan mengorbankan privilese Single Market Uni Eropa yang banyak dikhawatirkan oleh para pelaku pasar sebelumnya. Meski demikian, ketidakpastian belum tersingkap.

"Saya kira reli Pound tak akan berlanjut," kata Hatheway. "Prediksi saya, kita akan menantang level 1.20 sebelum menjadi terlalu long lagi. Level 1.15 masih mungkin dipertanyakan, tetapi tidak akan ada pelemahan yang serupa lagi seperti Pound di semester kedua tahun lalu."


Berita Forex Lainnya

USD
EUR
CHF
CAD
GBP
JPY
CNY
AUD





KONTAK KAMI PASANG IKLAN BROKER BELAJAR ANALISA ARTIKEL TERM OF USE