20 - 24 Maret 2017

  By: Rachmat   View: 435
Analisa Forex Teknikal Mingguan

Info Pasar

Sepekan lalu, tampaknya sebagian pelaku pasar kecewa dan tidak puas, Dengan bertolak belakangnya pergerakan USD dengan keputusan suku bunga The Fed. USD yang diharapkan menguat malah sebaliknya.

Ada pertanyaan, kenapa USD melemah bukannya menguat? Dianalisa bahwa sekalipun The Fed menaikan suku bunga, The Fed tetap tidak akan terlalu agresif dalam menaikkan suku bunganya di tahun ini.

Pasar melihat probabilitas sebesar 60% The Fed akan menaikkan suku bunga sebanyak tiga kali ditahun 2017. Namun belakangan juga mulai santer berkembang isu, atau mungkin hanya ekspektasi para spekulan, bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga sebanyak empat kali di tahun ini. Namun ekspektasi terakhir tersebut tampaknya masih meragukan.

20 - 24 Maret

Sepekan ini, rilis data masih akan membuat pasar volatile. Diantaranya :

Dari Australia data Monetary Policy Meeting Minutes.
Dari Kawan Euro, data current Account.
Dari Inggris, data CPI y/y dan Retail Sales m/m
Dari AS, data Unemployment Claims dan Fed Chair Yellen Speaks.

Analisa GBP/USD

 20 - 24 Maret

Prediksi: Trend Bearish

Pengamatan terhadap GBP/USD pada TF Daily, mendeteksi pergerakan Harga selama sepekan. Secara tekhnikal pergerakan berada di area 1.2112 - 1.2471. Harga berpotensi menguat menuju 1.2471, kemudian melemah ke area 1.2112.


Analisa EUR/USD

20 - 24 Maret

Prediksi: Trend Bearish

Pengamatan terhadap EUR/USD pada TF Daily, mendeteksi pergerakan Harga selama sepekan. Secara tekhnikal pergerakan berada di area 1.0595 - 1.0829. Harga berpotensi menguat menuju 1.0829, kemudian melemah ke area 1.0595.

=====================

Perhatian :

Jika analisa ini akan dijadikan sebagai rujukan trading, yang perlu diperhatikan adalah : Broker yang kami gunakan mungkin bisa berbeda dengan broker yang anda gunakan. Perbedaan spread, harga running serta High dan Lownya bisa mempercepat / tidaknya sinyal ini untuk tereksekusi.


Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Senang
Terinspirasi
Tak Peduli
Sedih

SHARE:

SHARE:

 
Peluang Buy Pada Gerakan Korektif EUR/ AUD Peluang Buy Pada Gerakan Korektif EUR/ AUD
By Ardi Suryanto, 13 Dec 2017, In Peluang Trading, View 44
Analisa teknikal EUR/ AUD pada time frame H1 menunjukkan bahwa pasangan mata uang ini belum mampu menembus area support, EUR/ AUD reversal pada harga 1.5503. Terlihat sebuah konfirmasi bullish pada time frame H1, candle H1 menunjukkan pattern Bullish Engulfing yang menandakan pasangan mata uang...
EUR/NZD Reversal Di Area Fibo Level 161 EUR/NZD Reversal Di Area Fibo Level 161
By Ardi Suryanto, 13 Dec 2017, In Peluang Trading, View 42
Pada time frame H1 terlihat candle bullish mulai mendominasi pasar, sedangkan candle bearish belum mampu menembus area support tersebut
Analisa Mingguan EUR/JPY: Peluang Menarik Dalam Konsolidasi Daily Analisa Mingguan EUR/JPY: Peluang Menarik Dalam Konsolidasi Daily
By Ardi99, 13 Dec 2017, In Analisa Forex Teknikal Mingguan, View 102
Tampak harga pada EUR/JPY masih berada dalam pola konsolidasi panjangnya yang belum memberikan konfirmasi apapun untuk breakout.
Analisa Mingguan EUR/GBP: Peluang Menarik Dalam Zona RnS Analisa Mingguan EUR/GBP: Peluang Menarik Dalam Zona RnS
By Ardi99, 13 Dec 2017, In Analisa Forex Teknikal Mingguan, View 54
Selama harga masih berada dalam area konsolidasi ini (diwakili level R1 dan level S1 minggu ini), harga memiliki potensi untuk mengalami rejeksi.
Jangan Buy Poundsterling Dulu Walau Negosiasi Brexit Positif Jangan Buy Poundsterling Dulu Walau Negosiasi Brexit Positif
By N Sabila, 8 Dec 2017, In Editorial Forex, View 790
Progres negosiasi Brexit terbilang maju-mundur. Walau begitu, pasar masih sangat positif pada Poundsterling. Apakah ini saatnya buy? Para analis bilang: tunggu dulu!
Masa Depan Dolar AS Pasca Terpilihnya Powell Dan Kunjungan Trump Ke Asia Masa Depan Dolar AS Pasca Terpilihnya Powell Dan Kunjungan Trump Ke Asia
By N Sabila, 9 Nov 2017, In Editorial Forex, View 1350
Bakal Ketua The Fed untuk 2018 sudah terpilih dan Presiden AS, Donald Trump, sedang dalam kunjungannya ke Asia. Dua event tersebut disorot pasar karena kaitannya dengan Dolar AS.
  Anda ingin mendapatkan info berita, artikel, analisa terbaru?
Silahkan daftar disini.