Analisa Rupiah 20-24 Maret 2017

  By: Martin   view: 1908
Analisa Rupiah

Analisa mingguan USD/IDR berikut ini dibuat berdasarkan harga pasar hari ini (20 Maret 2017) hingga jam 12:50 WIB, dimaksudkan sebagai acuan untuk trading jangka menengah dan panjang.

Tinjauan fundamental

Minggu lalu Rupiah kembali menguat terhadap US Dollar hingga menyentuh level 13269.00 pasca FOMC meeting yang dianggap dovish. Penguatan dalam 3 minggu berturut-turut tersebut terjadi disamping aksi profit taking terhadap USD yang dianggap telah overbought, juga akibat rilis data cadangan devisa RI per Pebruari 2017 yang naik dari USD 116.9 milyard ke USD 119.9 milyard, dan Bank Indonesia yang mempertahankan tingkat suku bunga pada level +4.75% Kamis minggu lalu.

Dengan tidak adanya rilis data fundamental penting dari dalam negeri, pergerakan USD/IDR minggu ini akan dipengaruhi oleh peristiwa penting dari AS, yaitu pidato ketua The Fed Janet Yellen, presiden Trump dan beberapa anggota FOMC, dan data penting dari AS yaitu Durable Goods Orders, data perumahan dan klaim pengangguran.

Tinjauan teknikal

Analisa Rupiah 21-24 Maret
(klik gambar untuk memperbesar)

Chart daily diatas menunjukkan saat ini Rupiah masih cenderung menguat (USD/IDR cenderung melemah) setelah kembali menembus kurva support SMA 50:
1. Harga bergerak dibawah kurva support sma 50 dan kurva middle band indikator Bollinger Bands, dan titik indikator Parabolic SAR berada diatas bar candlestick, menunjukkan pergerakan harga yang masih cenderung bearish.
2. Kurva indikator MACD masih berada dibawah kurva sinyal (warna merah), dan garis histogram OSMA juga berada dibawah level 0.00.
3. Kurva indikator RSI berada dibawah center line (level 50.0).
4. Garis histogram indikator ADX berwarna merah yang menunjukkan sentimen bearish.

Jika berlanjut menguat, support kuat adalah level 13290.00 hingga 13254.00, tetapi jika berbalik melemah, resistance kuat adalah level 13358.00 hingga 13417.00.

Level pivot mingguan : 13330.67

Resistance : 13358 ; 13417.00 ; 13470 ; 13527.52 (23.6% Fibonacci retracement) ; 13615.00 ; 13723.00 ; 13797.00 ; 13905.00 ; 14012.00 ; 14133.00 ; 14348.00 ; 14493.00 ; 14784.00.
Support : 13290.00 ; 13254.00 ; 13171 ; 13092.45 (76.4% Fibonacci retracement) ; 13048.00 ; 12990.00 ; 12899.00 ; 12800.00 ; 12754.00 ; 12623.00 ; 12560.00.

Indikator: simple moving average (SMA) 200 dan 50 Bollinger Bands (20,2) ; Parabolic SAR (0.02, 0.2) ; MACD (12,26,9) ; OSMA ; RSI (14) ; ADX (14).
Fibonacci retracement :
Titik swing low  : 12899.00 (harga terendah 27 September 2016)
Titik swing high : 13723.00 (harga tertinggi 11 Nopember 2016)

Jadwal rilis data fundamental:

Jum’at, 31 Maret 2017:
- Jumlah uang beredar M2
bulan Pebruari 2017 year over year (y/y): data terakhir naik 9.7%, tidak ada perkiraan untuk rilis mendatang.

Senin, 3 April 2017:
- Consumer Price Index (CPI) total bulan Maret 2017 y/y : data terakhir +3.83%, perkiraan: +4.10%.
- CPI total bulan Maret 2017 m/m : data terakhir +0.23%, perkiraan: +0.20%.
- CPI inti bulan Maret 2017 y/y : data terakhir +3.41%, perkiraan: +3.54%.
- Manufacturing PMI Indonesia versi Nikkei bulan Maret 2017 : data terakhir 49.3, perkiraan: 50.1.
- Kunjungan wisatawan
bulan Pebruari 2017 y/y : data terakhir naik 29.04%, tidak ada perkiraan untuk rilis mendatang.

Data dan peristiwa berdampak dari AS minggu ini adalah pidato ketua The Fed Janet Yellen dan presiden Donald Trump, data Durable Goods Orders, New Home Sales, Existing Home Sales, Jobless Claims dan pidato anggota FOMC Charles Evans, William Dudley, Robert Kaplan dan Neel Kashkari.


Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Senang
Terinspirasi
Tak Peduli
Sedih


  Anda ingin mendapatkan info berita, artikel, analisa terbaru?
Silahkan daftar disini.

29-30 Juni 2017: GDP AS, Jobless Claims AS, CPI Jepang Dan Jerman

29-30 Juni 2017: GDP AS, Jobless Claims AS, CPI Jepang Dan Jerman

Data berdampak hari ini adalah GDP AS, Jobless Claims AS, CPI Jerman, indeks kepercayaan konsumen Jerman dan Net Lending to Individuals di Inggris. Besok ada CPI Jepang dan Manufacturing PMI China.
Outlook Teknikal Intraday EUR/USD 28 Juni

Outlook Teknikal Intraday EUR/USD 28 Juni

Sempat melorot tajam menjelang pembukaan perdagangan sesi New York hari ini, turun dari kisaran 1.1378 dan menyentuh 1.1290, menyusul berita Bloomberg yang mengutip sumber dari ECB terkait pidato Mario Draghi kemarin.
28-29 Juni 2017: Pending Home Sales Dan Persediaan Minyak AS

28-29 Juni 2017: Pending Home Sales Dan Persediaan Minyak AS

Data dan peristiwa berdampak hari ini: pidato Draghi, Carney, Kuroda dan Poloz, persediaan minyak AS, Pending Home Sales AS, Money Supply Eurozone dan perdagangan AS. Besok ada indeks ANZ New Zealand.
Outlook Teknikal Intraday EUR/USD 27 Juni Pasca Draghi & Jelang Pidato Yellen

Outlook Teknikal Intraday EUR/USD 27 Juni Pasca Draghi & Jelang Pidato Yellen

Euro melonjak naik terhadap Dolar setelah statement hawkish Presiden ECB Mario Draghi dimana candle H4 dan H1 kemudian ditutup di atas 1.1220/40
Analisa Rupiah 26-30 Juni 2017

Analisa Rupiah 26-30 Juni 2017

Analisa mingguan USD/IDR berikut ini dibuat berdasarkan harga penutupan pasar akhir minggu lalu (23 Juni 2017), dan dimaksudkan sebagai acuan untuk trading jangka menengah dan panjang.
Analisa Rupiah 19-23 Juni 2017

Analisa Rupiah 19-23 Juni 2017

Analisa mingguan USD/IDR berikut ini dibuat berdasarkan harga penutupan pasar akhir minggu lalu (16 Juni 2017), dan dimaksudkan sebagai acuan untuk trading jangka menengah dan panjang.

Kurs Rupiah Hari Ini

Mata Uang Tengah  
Dollar Amerika 13.323 [-5]
Yen Jepang 120,21 [0,08]
Poundsterling 16.852 [-8]
Euro 14.886 [1]
Swiss Franc 13.708 [17]
Dollar Kanada 9.992 [1]
Dollar Australia 10.048 [-5]
More 29 Jun 2017

Kurs Dollar Dan Rupiah Hari Ini

29 Jun 2017
USD - Rupiah
13,320.00
AUD - Rupiah
10,061.20
Lihat Kurs Rupiah Lainnya

Perlu tukar mata uang ?
Konversi valas ke rupiah atau sebaliknya ?
bisa lebih mudah dengan kalkulator kurs. Temukan disini.