Ulasan Saham 21 Maret: Menu Trading Saham Hari Ini

  By: Aditya Putra   View: 712
Analisa Saham Teknikal Harian

Menu Trading Saham Hari ini

IHSG hari ini (20/03) tercatat turun 0.12%, penurunan IHSG cukup wajar karena dalam sepekan kemarin IHSG tercatat mampu bergerak bullish, mencatatkan level tertingginya sepanjang sejarah. Yang menarik investor asing masih tetap melakukan aksi beli bersih di pasar saham Indonesia, sebanyak Rp 830 miliar, dengan sektor yang mengalami pelemahan harian tertinggi diantara, sektor properti (-0.67%), dan sektor pertambangan (-0.57%). Sedangkan saham-saham blue chips yang mengalami pelemahan diantaranya HMSP (-0.7%), UNTR ( -3.4%), dan INDF (-1.8%).

Lalu bagaimana dengan esok hari (21/03), saham-saham apa saja yang patut diperhatikan? Mari kita simak.

  1. SRIL (Sri Rezeki Isman). Pada penutupan hari ini, saham SRIL berhasil membentuk support di 280, dan menguat ke level harga 302, RSI kembali mencari momentum, dan target terdekat pada saham SRIL ada di R1: 320, R2: 335, R3: 350.
  2. KRAH (Grand Kartech). Saham KRAH kembali membuat all time high, jika anda memang berminat masuk tetap waspada karena saham ini sangat berpotensi terkoreksi namun biasanya dengan menembus all time high maka peluang penguatan terus berlanjut, trading plan, buy di harga 3,370, dengan target profit, di 3,500. Stop loss di 3,300.
  3. JGLE (Graha Andrasentra Propertindo). Saham ini akan kembali melewati garis MA50 di 300, peluang penguatan berlanjut dengan target di harga 400. Namun waspada karena RSI sudah masuk jenuh beli, anda bisa open buy di sekitar harga 280-288, discount dari penutupan harga kemarin, dan target profit di sekitar 310 (+10%), stop loss di 275-276.
  4. BBCA (Bank Central Asia). Saham ini cukup besar diakumulasi oleh investor asing dengan net buy daily sebesar Rp 198 miliar, indikator teknikal saat ini masih cukup positif dengan tren bullish. Namun BBCA sudah masuk dalam jenuh beli, anda bisa melakukan open buy di level 15,950 dengan target profit di sekitar level 16,280. Sekitar 2% dari posisi open buy (daily trading).
  5. WSKT (Waskita Karya), saham ini juga masuk dalam saham yang di incar oleh investor asing di hari ini (20/03). Dengan posisi net buy Rp 16 miliar, support kuat di 2,360 tidak tertembus, terbuka kemungkinan saat ini level pelemahan terhenti dan saatnya open buy di level 2,350-2,360 dengan target profit di level 2,400, (+2%), saham ini akan terkonfirmasi bullish jika berhasil menembus level 2,420, dengan target selanjutnya di sekitar 2,500.
  6. MDRN (Modern Internasional), ada kabar bahwa perseroan akan di akusisi oleh Grup Charoen  Pokphand korporasi asal Thailand, dengan membeli hak lisensi 7-eleven di Indonesia. Target selanjutnya ialah auto reject atas besok di level harga 100, MACD bersiap golden cross, dengan RSI yang baru memulai fase akumulasi.


IHSG Technical View

Ulasan Saham 21 Maret: Menu Trading

IHSG ditutup tertahan di 5,533, masih berada di level 5,500 dengan koreksi wajar karena dalam sepekan perdagangan kemarin IHSG cukup solid dan menguat mencapai all time high. RSI sudah di atas 70%, menandakan area jenuh beli yang terkonfirmasi dalam sesi perdagangan hari ini, Jika esok bergerak di bawah 5,510 maka pertanda IHSG akan mengalami fase koreksi lanjutan. Secara umum, tren masih bullish dengan capital inflow yang terus masuk ke pasar saham Indonesia.

Sementara itu, data dari Bank Indonesia (BI) memberikan gambaran, pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal pertama 2017 ini dibayangi pelambatan. Sejumlah data seperti penjualan semen, ekspor impor, dan penjualan riil merefleksikan potensi itu. Bahkan, Bank Indonesia (BI) memprediksi, pertumbuhan ekonomi kuartal I tahun ini bisa di bawah 5%. Jika ini benar, ekonomi kita masih jalan di tempat. Pasalnya, realisasi ekonomi kuartal IV 2016 sebesar 4,94%. Tak jauh beda dengan kuartal I 2016, yang tumbuh 4.92%. Hal ini harus dicermati oleh investor karena sentimen ini berdampak negatif yang memiliki pengaruh langsung ke IHSG.


Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Senang
Terinspirasi
Tak Peduli
Sedih
IHSG BEI
Last 6,490 (0.28%)
High 6,490
Low 6,443
Volume 91,322,969
Value(Juta) 6,702,990
Saham Naik 169
Saham Turun 187
More 19 Jan 17:08

SHARE:

SHARE:

 
Rekap 22-26 Januari 2018: Trump Shutdown, ECB Dan BoJ Meeting, GDP AS Rekap 22-26 Januari 2018: Trump Shutdown, ECB Dan BoJ Meeting, GDP AS
By Martin, 21 Jan 2018, In Analisa Forex Fundamental Mingguan, View 130
Data dan peristiwa penting minggu ini: negosiasi anggaran AS, ECB dan BoJ Meeting, GDP AS dan Inggris, PMI Jerman, tenaga kerja Inggris, CPI Canada dan New Zealand, IFO Jerman dan Jobless Claims AS.
Analisa Rupiah 22-26 Januari 2018 Analisa Rupiah 22-26 Januari 2018
By Martin, 21 Jan 2018, In Analisa Rupiah, View 126
Analisa mingguan USD/IDR berikut ini dibuat berdasarkan harga penutupan pasar minggu lalu (19 Januari 2018), dan dimaksudkan sebagai acuan untuk trading jangka menengah dan panjang.
Sesi Eropa: GBP/USD, Jumat 19 Januari 2018 Sesi Eropa: GBP/USD, Jumat 19 Januari 2018
By Rachmat, 19 Jan 2018, In Analisa Forex Teknikal Harian, View 508
Analisa ini disusun dengan pola range, analisa ini mendeteksi kisaran range pergerakan pair mata uang GBP/USD, dengan dasar High Low yang pernah terjadi.
Ulasan Saham 19 Januari: Menu Trading Saham Hari Ini Ulasan Saham 19 Januari: Menu Trading Saham Hari Ini
By Aditya Putra, 19 Jan 2018, In Analisa Saham Teknikal Harian, View 195
Bank Indonesia (BI) tetap mempertahankan level suku bunga acuan-nya. Dengan ini, IHSG memiliki sentimen positif dengan aktivitas kredit yang semakin meningkat kedepannya.
Ulasan Saham 17 Januari: Menu Trading Saham Hari Ini Ulasan Saham 17 Januari: Menu Trading Saham Hari Ini
By Aditya Putra, 17 Jan 2018, In Analisa Saham Teknikal Harian, View 319
IHSG bertahan di level 6,400 selama hampir sepekan meski minim berita positif. Lalu bagaimana dengan hari ini? tidak lupa kami sertakan pilihan saham-saham menarik.
  Anda ingin mendapatkan info berita, artikel, analisa terbaru?
Silahkan daftar disini.

IHSG BEI
Last 6,490 (0.28%)
High 6,490
Low 6,443
Volume 91,322,969
Value(Juta) 6,702,990
Saham Naik 169
Saham Turun 187
More 19 Jan 17:08