Analisa Teknikal 10-17 Januari 2018: EUR/USD, GBP/USD, USD/JPY, AUD/USD

  By: Martin   View: 802
Analisa Forex Teknikal Mingguan

Analisa teknikal mingguan berikut ini dibuat berdasarkan harga pasar tanggal 10 Januari 2018 hingga jam  12:15 WIB, dan dimaksudkan sebagai acuan untuk trading jangka menengah dan panjang.


EUR/USD

Analisa Teknikal 10-17 Januari 2018:

(klik gambar untuk memperbesar)

Chart daily : konsolidasi dengan kecenderungan terjadi koreksi bearish menyusul terbentuknya pola candle three black crows:

  1. Kurva indikator MACD memotong kurva sinyal (warna merah) dari arah atas dan bergerak di bawahnya, dan garis histogram OSMA juga berada di bawah level 0.00.
  2. Garis histogram indikator ADX berwarna merah yang menunjukkan sentimen bearish.

Konfirmasi sell jika harga telah berada di bawah kurva middle band indikator Bollinger Bands dan kurva indikator RSI telah berada di bawah level 50.0.

Level pivot mingguan : 1.1965

Resistance : 1.2000 (berimpit dengan level 23.6% Fibonacci Retracement) ; 1.2080 ; 1.2155 ; 1.2300 ; 1.2357 ; 1.2569.

Support : 1.1902 (50% Fibonacci Retracement) ; 1.1860 (berimpit dengan level 50% Fibonacci Retracement) ; 1.1803 (76.4% Fibonacci Retracement) ; 1.1730 ; 1.1668 ; 1.1606 ; 1.1555 ; 1.1481 ; 1.1370 ; 1.1284 ; 1.1201 ; 1.1118 ; 1.1075 ; 1.1021 ; 1.0905 ; 1.0828 ; 1.0777 ; 1.0735 ; 1.0681 ; 1.0634 ; 1.0569 ; 1.0519 ; 1.0494 ; 1.0453 ; 1.0400 ; 1.0351 ; 1.0206 ; 1.0063 ; 1.0000.

Indikator: simple moving average (SMA) 200 dan EMA 89 ; Bollinger Bands (20,2) ; MACD (12,26,9) ; OSMA ; RSI (14) ; ADX (14).

Fibonacci Retracement :
Titik swing low: 1.1717 (harga terendah 12 Desember 2017)
Titik swing high: 1.2088 (harga tertinggi 4 Januari 2018)

Data berdampak tinggi minggu ini adalah CPI dan Retail Sales AS, notulen meeting ECB, PPI AS, Jobless Claims AS dan pidato anggota FOMC.


GBP/USD

Analisa Teknikal 10-17 Januari 2018:

(klik gambar untuk memperbesar)

Chart daily : masih cenderung bullish:

  1. Harga berada di atas kurva middle band indikator Bollinger Bands dan titik indikator Parabolic SAR masih berada di bawah bar candlestick.
  2. Kurva indikator MACD masih berada di atas kurva sinyal (warna merah) dan garis histogram OSMA juga berada di atas level 0.00.
  3. Kurva indikator RSI berada di atas center line (level 50.0).
  4. Garis histogram indikator ADX berwarna hijau dan berada di atas level 25, menunjukkan sentimen bullish yang masih kuat.

Level Pivot Mingguan : 1.3540

Resistance : 1.3585 ; 1.3656 ; 1.3656 ; 1.3689 (level 76.4% Fibonacci Expansion) ; 1.3837 ; 1.4004 ; 1.4175 ; 1.4285 ; 1.4422 ; 1.4515 ; 1.4563 ; 1.4620 ; 1.4662 ; 1.4736 ; 1.4804 ; 1.4880 ; 1.4944 ; 1.5000.

Support : 1.3496 (38.2% Fibonacci Expansion) ; 1.3464 ; 1.3421 (23.6% Fibonacci Expansion) ; 1.3369 ; 1.3300 ; 1.3228 ; 1.3174 ; 1.3130 ; 1.3087 ; 1.3042 ; 1.2978 ; 1.2917 ; 1.2838 ; 1.2779 ; 1.2689 ; 1.2634 ; 1.2588 ; 1.2547 ; 1.2514 ; 1.2420 ; 1.2365 ; 1.2292 ; 1.2213 ; 1.2138 ; 1.2036 ; 1.1986 ; 1.1781; 1.1451 ; 1.1256 ; 1.0767.

Indikator: SMA 200 dan EMA 34 ; Bollinger Bands (20,2) ; Parabolic SAR (0.02, 0.2) ; MACD (12,26,9) ; OSMA ; RSI (14) ; ADX (14).

Fibonacci Expansion :
Titik 1 : 1.3039 (harga terendah 3 November 2017)
Titik 2 : 1.3548 (harga tetinggi 30 November 2017)
Titik 3 : 1.3302 (harga terendah 12 Desember 2017)

Data berdampak tinggi minggu ini adalah CPI dan Retail Sales AS, Manufacturing Production Inggris, PPI AS, Jobless Claims AS dan pidato anggota FOMC.


USD/JPY

Analisa Teknikal 10-17 Januari 2018:

(klik gambar untuk memperbesar)

Chart daily : masih cenderung bearish menyusul terbentuknya pola candle evening star yang diikuti oleh bearish bar:

  1. Harga bergerak di bawah kurva middle band indikator Bollinger Bands dan di bawah kurva support SMA 55.
  2. Titik indikator Parabolic SAR masih berada di atas bar candlestick.
  3. Kurva indikator RSI berada di bawah center line (level 50.0).
  4. Garis histogram indikator ADX berwarna merah yang menunjukkan sentimen bearish.

Level pivot mingguan : 112.82

Resistance : 112.71 ; 113.63 ; 114.23 ; 114.72 ; 114.93 ; 115.57 (61.8% Fibonacci Retracement) ; 116.03 ; 116.98 ; 117.43 ; 118.65 ; 119.48 ; 120.00 ; 120.50 ; 121.48 ; 123.55 ; 124.56 ; 125.85 ; 127.17.

Support : 112.00 ; 111.61 ; 111.13 ; 110.83 ; 110.43 ; 109.89 ; 109.54 ; 109.23 (38.2% Fibonacci Retracement) ; 108.63 ; 108.26 ; 107.66 ; 106.47 ; 106.22 (23.6% Fibonacci Retracement) ; 105.22 ; 104.62 ; 104.12 ; 103.15 ; 102.54 ; 101.50 ; 100.19 ; 99.50 ; 98.98 ; 97.62 ; 96.56 ; 95.00 ; 93.79

Indikator: simple moving average (SMA) 200 dan EMA 55 ; Bollinger Bands (20,2) ; Parabolic SAR (0.02, 0.2) ; MACD (12,26,9) ; OSMA ; RSI (14) ; ADX (14).

Fibonacci Retracement :
Titik swing high : 125.85 (harga tertinggi 5 Juni 2015)
Titik swing low  : 98.98 (harga terendah 24 Juni 2016)

Data berdampak tinggi minggu ini adalah CPI dan Retail Sales AS, PPI AS, Jobless Claims AS dan pidato anggota FOMC.


AUD/USD

Analisa Teknikal 10-17 Januari 2018:

(klik gambar untuk memperbesar)

Chart daily : masih cenderung bullish:

  1. Harga masih bergerak di atas kurva middle band indikator Bollinger Bands dan titik indikator Parabolic SAR masih berada di bawah bar candlestick.
  2. Kurva indikator MACD masih berada di atas kurva sinyal (warna merah) dan garis histogram OSMA juga berada di atas level 0.00.
  3. Garis histogram indikator ADX berwarna hijau dan berada di atas level 25, menunjukkan sentimen bullish yang masih kuat.

Level Pivot Mingguan : 0.7832

Resistance : 0.7866 ; 0.7896 ; 0.7939 ; 0.8000 ; 0.8042 ; 0.8102 ; 0.8212 ; 0.8281 ; 0.8375 ; 0.8435 ; 0.8614 ; 0.8670.

Support : 0.7807 ; 0.7755 (38.2% Fibonacci Retracement) ; 0.7729 ; 0.7690 ; 0.7640 (level 50% Fibonacci Retracement) ; 0.7609 ; 0.7575 ; 0.7535 ; 0.7500 ; 0.7475 ; 0.7385 (76.4% Fibonacci Retracement) ; 0.7328 ; 0.7272 ; 0.7159 ; 0.7063 ; 0.7012 ; 0.6926 ; 0.6843 ; 0.6770 ; 0.6700 ; 0.6686 ; 0.6600 ; 0.6532.

Indikator: SMA 200 dan EMA 55 ; Bollinger Bands (20,2) ; Parabolic SAR (0.02, 0.2) ; MACD (12,26,9) ; OSMA ; ADX (14).

Fibonacci Retracement :
Titik swing low: 0.7159 (harga terendah 23 Desember 2016)
Titik swing high: 0.8124 (harga tertinggi 8 September 2017)

Data berdampak tinggi minggu ini adalah CPI dan Retail Sales AS, Retail Sales Australia, PPI AS, CPI dan neraca perdagangan China, Jobless Claims AS dan pidato anggota FOMC.


Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Senang
Terinspirasi
Tak Peduli
Sedih

SHARE:

SHARE:

 
Geliat Dolar AS Ditunjang Risiko NAFTA Dan Sinyal Bullish Reversal Geliat Dolar AS Ditunjang Risiko NAFTA Dan Sinyal Bullish Reversal
By Sf White Team, 23 Jan 2018, In Analisa Forex Harian, View 307
Menyambut pertemuan negara-negara anggota NAFTA, USD/CAD menyongsong potensi bullish reversal dengan sinyal Price Action, breakout trendline, dan proyeksi pola harmonik.
Reli GBP/USD Dihadang Seller Di 1.40, Siaga Potensi Reversal Reli GBP/USD Dihadang Seller Di 1.40, Siaga Potensi Reversal
By Sf Red Team, 23 Jan 2018, In Analisa Forex Harian, View 238
Reli Poundsterling terhadap Dolar tidak mampu menembus level 1.40. Tunggu sinyal bearish dari level resistance psikologis ini untuk membuka posisi Sell.
23-24 Januari 2018: Indeks ZEW Jerman Dan Kepercayaan Konsumen Eurozone 23-24 Januari 2018: Indeks ZEW Jerman Dan Kepercayaan Konsumen Eurozone
By Martin, 23 Jan 2018, In Analisa Forex Fundamental Harian, View 216
Data dan peristiwa berdampak hari ini: indeks ZEW Jerman dan Eurozone, kepercayaan konsumen Eurozone, PSNB Inggris, indeks Richmond Manufacturing AS dan WEF meeting.
Benarkah Harga Emas Siaga Turun Setelah Redanya Shutdown Pemerintah AS Benarkah Harga Emas Siaga Turun Setelah Redanya Shutdown Pemerintah AS
By Ahmed Sar, 23 Jan 2018, In Analisa Emas Harian, View 581
Harga emas sebelumnya berbalik turun setelah muncul konfirmasi candlestick Shooting Star ditambah dengan divergensi negative sejak minggu lalu.
Dolar AS Kalut Dibelit Ancaman Government Shutdown Dolar AS Kalut Dibelit Ancaman Government Shutdown
By A Muttaqiena, 19 Jan 2018, In Editorial Forex, View 994
Dolar AS menanggung tekanan hebat akibat kemungkinan Government Shutdown, yaitu penutupan kantor-kantor pemerintah AS akibat kegagalan legislasi anggaran.
Dolar AS Diproyeksi Makin Lemah Di Tahun 2018 Dolar AS Diproyeksi Makin Lemah Di Tahun 2018
By N Sabila, 22 Dec 2017, In Editorial Forex, View 1434
Sebagian besar lembaga keuangan dunia masih memperkirakan bahwa tekanan turun terhadap Dolar AS di tahun 2018 akan berlanjut.
  Anda ingin mendapatkan info berita, artikel, analisa terbaru?
Silahkan daftar disini.