Outlook Teknikal Intraday EUR/USD 11 Januari

  By: Buge Satrio   View: 664
Analisa Forex Teknikal Harian

Euro melompat terhadap Greenback semalam dengan menyentuh level 1.2017 setelah market bereaksi menyusul adanya informasi yang menyebutkan bahwa China kemungkinan akan mengurangi atau menghentikan pembelian obligasi Treasury AS. Euro kemudian mundur kembali dari level flat Kijun-sen H4 dan ditutup sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan harga Open/pembukaan kemarin.

Pada time frame H1 seperti gambar di bawah ini, price action yang membentuk candle Bullish Engulfing yang diikuti dengan lonjakan volume di atas rata-rata, umumnya adalah indikasi awal yang mencerminkan minat buyers. Tentu saja dengan catatan tambahan, yakni selama harga diperdagangkan atau bergerak stabil di atas harga Open kemarin (1.1934).

EURUSD H1 20180111

Posisi pending order sell limit tersentuh semalam (@1.1960) dan dengan cepat menyambar SL 25 pip menyusul terbentuknya Bullish Engulfing (M15 dan H1). Buat saya ini tidak terlalu menjadi persoalan, mengingat sehari sebelumnya sudah mengkoleksi profit dari posisi sell di level harga yang lebih tinggi. Kemudian saya putuskan untuk step-aside untuk mempelajari latar fundamental yang menyebabkan lonjakan EUR/USD tersebut sambil mengamati perkembangan aksi harga berikutnya.

Bias/outlook teknikal menjadi cenderung netral pada skala intraday/H1 dengan harga yang bergerak dalam Cloud/Kumo Ichimoku. Kondisi yang netral ini justru dapat sedikit lebih memudahkan untuk mengantisipasi price action yang mencerminkan respon market berikutnya dalam jangka pendek, menjelang publikasi notulen meeting ECB sore ini yang disusul dengan rilis data inflasi AS (PPI dan CPI, malam ini dan besok malam).

Level keseimbangan flat Kijun-sen H1 (sekarang di 1.1970) akan menjadi key-level dalam perdagangan intraday hari ini, termasuk 1.1934 pada sisi bawah, dimana break atau penutupan harga di bawah level ini berisiko bearish menuju area 1.1908 dan 1.1875.

Level teknikal jangka pendek/intraday:
Resistance: 1.1960/70, 1.1998/20, 1.2050/68
Support: 1.1908, 1.1875, 1.1835


Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Senang
Terinspirasi
Tak Peduli
Sedih

SHARE:

SHARE:

 
Geliat Dolar AS Ditunjang Risiko NAFTA Dan Sinyal Bullish Reversal Geliat Dolar AS Ditunjang Risiko NAFTA Dan Sinyal Bullish Reversal
By Sf White Team, 23 Jan 2018, In Analisa Forex Harian, View 307
Menyambut pertemuan negara-negara anggota NAFTA, USD/CAD menyongsong potensi bullish reversal dengan sinyal Price Action, breakout trendline, dan proyeksi pola harmonik.
Reli GBP/USD Dihadang Seller Di 1.40, Siaga Potensi Reversal Reli GBP/USD Dihadang Seller Di 1.40, Siaga Potensi Reversal
By Sf Red Team, 23 Jan 2018, In Analisa Forex Harian, View 238
Reli Poundsterling terhadap Dolar tidak mampu menembus level 1.40. Tunggu sinyal bearish dari level resistance psikologis ini untuk membuka posisi Sell.
23-24 Januari 2018: Indeks ZEW Jerman Dan Kepercayaan Konsumen Eurozone 23-24 Januari 2018: Indeks ZEW Jerman Dan Kepercayaan Konsumen Eurozone
By Martin, 23 Jan 2018, In Analisa Forex Fundamental Harian, View 216
Data dan peristiwa berdampak hari ini: indeks ZEW Jerman dan Eurozone, kepercayaan konsumen Eurozone, PSNB Inggris, indeks Richmond Manufacturing AS dan WEF meeting.
Benarkah Harga Emas Siaga Turun Setelah Redanya Shutdown Pemerintah AS Benarkah Harga Emas Siaga Turun Setelah Redanya Shutdown Pemerintah AS
By Ahmed Sar, 23 Jan 2018, In Analisa Emas Harian, View 581
Harga emas sebelumnya berbalik turun setelah muncul konfirmasi candlestick Shooting Star ditambah dengan divergensi negative sejak minggu lalu.
Dolar AS Kalut Dibelit Ancaman Government Shutdown Dolar AS Kalut Dibelit Ancaman Government Shutdown
By A Muttaqiena, 19 Jan 2018, In Editorial Forex, View 994
Dolar AS menanggung tekanan hebat akibat kemungkinan Government Shutdown, yaitu penutupan kantor-kantor pemerintah AS akibat kegagalan legislasi anggaran.
Dolar AS Diproyeksi Makin Lemah Di Tahun 2018 Dolar AS Diproyeksi Makin Lemah Di Tahun 2018
By N Sabila, 22 Dec 2017, In Editorial Forex, View 1434
Sebagian besar lembaga keuangan dunia masih memperkirakan bahwa tekanan turun terhadap Dolar AS di tahun 2018 akan berlanjut.
  Anda ingin mendapatkan info berita, artikel, analisa terbaru?
Silahkan daftar disini.