Yen Melaju Dengan Dibayangi Pengetatan Kebijakan BoJ

  By: ACY   View: 289
Analisa Forex Mingguan

Yen menguat untuk pekan keenam berturut-turut terhadap Dolar AS dan semua mata uang G-10 lainnya, serta menyeret turun saham-saham di Tokyo, karena Bank of Japan (BoJ) mengurangi pembelian obligasi jangka panjang. USD/JPY anjlok sekitar 1.09 persen ke penutupan pada ¥112.647 di hari Rabu; penurunan paling drastis dalam enam pekan terakhir.

 

BoJ Akan Pertimbangkan Pengetatan Moneter

Reaksi pasar pada pengurangan besaran pembelian obligasi jangka panjang yang dilakukan pada hari Selasa oleh BoJ, menggambarkan perhatian yang meningkat mengenai kapan BoJ akan berbalik pada normalisasi kebijakan. Para Ekonom memperingatkan agar tidak terlalu mempedulikan pembelian obligasi yang dilakukan BoJ, tetapi situasi perekonomian Jepang dalam ekspansi terpanjang sejak pertengahan 1990, sehingga meningkatlah ekspektasi kalau BoJ akan bergabung dengan rekan-rekan bank sentral lainnya dan mulai menormalisasi kebijakan, paling cepat dalam tahun ini.

Menurut Allen Sinai, Presiden Decision Economics Inc., perekonomian Jepang akan melampaui perkiraan pertumbuhannya tahun ini, sehingga memicu bank sentral untuk mempertimbangkan kebijakan moneter ketat di pertengahan tahun. Ia mengekspektasikan perekonomian Jepang akan bertumbuh 2 persen di tahun 2018, dan lebih cepat lagi pada 2019, kemungkinan sebesar 2.5%.

Inflasi tetap berada di bawah target 2 persen yang ditentukan oleh BoJ, tetapi indikator pilihan bank sentral tersebut naik secara konsisten sepanjang tahun lalu, dan mencapai 0.9 persen di bulan November. Sinai mengatakan, ia mengekspektasikan inflasi akan mencapai 2 persen, lebih cepat dibanding waktu yang diproyeksikan BoJ di sekitar April 2019.

ACY mencatat, Haruhiko Kuroda, Gubernur Bank of Japan, telah mengatakan bank sentral tidak akan menaikkan suku bunga hanya karena perekonomian berjalan baik, karena target utamanya adalah inflasi.

 

Outlook USD/JPY

Outlook yang lebih luas bagi USD/JPY tetap bearish, karena pasangan mata uang ini masih dalam tren menurun sejak Mei 2017, dan kemungkinan masih akan bergerak di dalam "terowongan" yang serupa. Sedangkan untuk periode jangka pendek, bisa dilihat sebagai pasar bearish juga karena pullback yang signifikan kemarin mengantarkan pada breakout turun dari level sebelumnya yang digambarkan dalam Channel merah, dan kemudian penurunan lebih lanjut bisa terjadi.

Saat ini, investor mengamati titik support penting yang ditemukan pada level rendah yang pernah tercapai pada 27 November. Dalam pandangan ACY, jika pasangan mata uang ini terus menurun ke level support ini dan berlanjut menembus lebih rendah lagi, maka investor bisa menyaksikan sejumlah penurunan di masa depan.

Sedangkan pada grafik Daily dengan diaplikasikan indikator RVI (10) dan MACD, keduanya berada pada momentum menurun. Hal ini menunjukkan bahwa momentum ke depan bisa berlanjut.

 

Grafik USD/JPY Daily

USDJPY Daily


ACY adalah broker asal Australia yang telah memiliki ijin dari Australian Securities and Investments Commission (ASIC) dan menyediakan berbagai macam instrumen trading seperti Forex, Indeks, Metal, dan Komoditas. ACY dikenal luas berkat program Edukasi, Loyalty, dan Promosi yang menarik.

ACY


Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Senang
Terinspirasi
Tak Peduli
Sedih

SHARE:

SHARE:

 
Geliat Dolar AS Ditunjang Risiko NAFTA Dan Sinyal Bullish Reversal Geliat Dolar AS Ditunjang Risiko NAFTA Dan Sinyal Bullish Reversal
By Sf White Team, 23 Jan 2018, In Analisa Forex Harian, View 307
Menyambut pertemuan negara-negara anggota NAFTA, USD/CAD menyongsong potensi bullish reversal dengan sinyal Price Action, breakout trendline, dan proyeksi pola harmonik.
Reli GBP/USD Dihadang Seller Di 1.40, Siaga Potensi Reversal Reli GBP/USD Dihadang Seller Di 1.40, Siaga Potensi Reversal
By Sf Red Team, 23 Jan 2018, In Analisa Forex Harian, View 239
Reli Poundsterling terhadap Dolar tidak mampu menembus level 1.40. Tunggu sinyal bearish dari level resistance psikologis ini untuk membuka posisi Sell.
23-24 Januari 2018: Indeks ZEW Jerman Dan Kepercayaan Konsumen Eurozone 23-24 Januari 2018: Indeks ZEW Jerman Dan Kepercayaan Konsumen Eurozone
By Martin, 23 Jan 2018, In Analisa Forex Fundamental Harian, View 216
Data dan peristiwa berdampak hari ini: indeks ZEW Jerman dan Eurozone, kepercayaan konsumen Eurozone, PSNB Inggris, indeks Richmond Manufacturing AS dan WEF meeting.
Benarkah Harga Emas Siaga Turun Setelah Redanya Shutdown Pemerintah AS Benarkah Harga Emas Siaga Turun Setelah Redanya Shutdown Pemerintah AS
By Ahmed Sar, 23 Jan 2018, In Analisa Emas Harian, View 581
Harga emas sebelumnya berbalik turun setelah muncul konfirmasi candlestick Shooting Star ditambah dengan divergensi negative sejak minggu lalu.
Dolar AS Kalut Dibelit Ancaman Government Shutdown Dolar AS Kalut Dibelit Ancaman Government Shutdown
By A Muttaqiena, 19 Jan 2018, In Editorial Forex, View 994
Dolar AS menanggung tekanan hebat akibat kemungkinan Government Shutdown, yaitu penutupan kantor-kantor pemerintah AS akibat kegagalan legislasi anggaran.
Dolar AS Diproyeksi Makin Lemah Di Tahun 2018 Dolar AS Diproyeksi Makin Lemah Di Tahun 2018
By N Sabila, 22 Dec 2017, In Editorial Forex, View 1434
Sebagian besar lembaga keuangan dunia masih memperkirakan bahwa tekanan turun terhadap Dolar AS di tahun 2018 akan berlanjut.
  Anda ingin mendapatkan info berita, artikel, analisa terbaru?
Silahkan daftar disini.