Dolar Memulai Masa Bearish Kontinu?

  By: Ahmed Sar   View: 709
Analisa Forex Harian

Fundamental NZD/USD

Prakiraan Fundamental untuk NZD : Bullish Strong.

  • Dolar Selandia Baru turun saat S&P 500 jatuh, dan RBNZ mendinginkan ekspektasi kenaikan suku bunga.
  • The Fed berada pada jalur untuk menyalip RBNZ terkait kenaikan suku bunga, sehingga mengurangi daya tarik Kiwi Dollar.
  • Dolar Selandia Baru yang sensitif terhadap sentimen pasar, mendapat serangan pada pekan lalu, karena kekhawatiran inflasi memicu penghindaran risiko agresif di pasar. Lelang obligasi pemerintah AS 10-tahunan dan 30-tahunan mendapatkan lebih sedikit permintaan, dengan rasio bid-to-cover jatuh dan imbal hasil meningkat.
  • Awal pekan, laporan ketenagakerjaan yang mengesankan mulai mendorong mata uangnya. Kenyataannya, tingkat pengangguran turun ke level terendah sejak Krisis Keuangan Global 2007-08. Namun, volatilitas terus berlanjut di pasar saham serta keputusan tingkat RBNZ segera menggoyah Kiwi.

 

Prakiraan Fundamental untuk USD : Bearish Netral.

  • Dolar AS beberapa hari ini kembali bangkit, setelah turun dalam waktu hampir 4 bulanan karena banyaknya berita sensitif, baik kenaikan suku bunga 2018 yang terpolitisir maupun kericuhan politik di AS.
  • Imbal hasil obligasi pemerintah AS menurun setelah pemulihan risk appetite kemarin, sehingga menyebabkan asset safe haven berusaha naik, termasuk komoditas. Waspadai bearish kontinu USD.
  • Kondisi politik AS tetap menjadi wildcard karena para trader menimbang situasi politik AS dan kebijakan Presiden Donald Trump yang sering heboh. Sentimen bearish kontinu USD mungkin menguat jika terjadi momen.

 

Prakiraan Fundamental untuk NZD/USD : Bullish Netral.

  • Seperti kita lihat pada Chart Daily NZD/USD di bawah ini, kenaikan harga bulan lalu telah merubah area supply menjadi area demand. Kecenderungannya, buyer akan beraksi kembali masuk pasar di area ini. Tentu saja seller akan melakukan perlawanan, walaupun masih ada imbas dari momen risk appetite yang lalu.
  • Skenario candle harian hari ini: jika candle bullish yang muncul dan mampu menembus demand area, maka akan menambah power retest kembali NZD/USD ke area atas.

Dolar Memulai Masa Bearish

 

Faktor-Faktor Pendukung NZD/USD

  • Rangkuman Teknikal NZD/USD 

Dolar Memulai Masa Bearish

  • Rerata Pergerakan NZD/USD H4 

Dolar Memulai Masa Bearish

  • Pola Candlestick NZD/USD 

Dolar Memulai Masa Bearish


Saran Open Posisi NZD/USD 

Saya menyarankan untuk membuka posisi beli di area 0.7270, karena sudah break up channel downtrend.

Untuk safety trading, Anda harus memperhatikan rambu-rambu sinyal lebih seksama dengan alasan keamanan modal. Selalu perhatikan tanda atau sinyal pembalikan dari arah posisi. Kecuali jika Anda termasuk dalam kategori RISK TAKER, Anda bisa menahan posisi selama apapun. 

Target profit di area 0.7360, tentu seperti biasa nanti akan ada perlawanan dari seller, maka dari itu stop loss diperlukan. Stop loss saya berada di area 0.7240.

Saran OP NZD/USD : Buy di area 0.7270.

Gunakan Trailing Stop auto atau manual.

SL : 0.7240 – 30 pips – 300 ticks

TP : 0.7360 – 90 pips – 900 ticks

**Pertimbangkan untuk menutup posisi jika muncul konfirmasi candlestick reversal H1 apalagi H4.

Dolar Memulai Masa Bearish 

Selamat berdagang, gunakan manajemen modal untuk perdagangan yang bagus. Saya menggunakan MM 2-5% dari modal untuk setiap transaksi di perdagangan forex, bisa menggunakan kalkulator MM agar tidak over lot, klik disini.  

Rentang waktu trading : 1-2 hari

 

Update Open Posisi NZD/USD 14-02-2018

Dolar Memulai Masa Bearish

 

*Penulis adalah expert analis forex, komoditi, dan saham, juga seorang trainer manager sebuah institusi keuangan. Pengalaman trading lebih dari 12 tahun bermacam pair dengan beberapa insider FX, selain itu juga sebagai seorang pembicara dan pelaku dunia FX.

*Pertanyaan-pertanyaan mendalam bisa via email ahmed@seputarforex.com atau halaman tanya jawab penulis seputar forex, untuk analisa saham harian klik disini.

*Jurnal trading pair ini bisa dilihat di Tradingview atau ForexFactory.  


Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Senang
Terinspirasi
Tak Peduli
Sedih

SHARE:

SHARE:

 
EUR/USD dan GBP/USD di Bawah DMA-30 di Akhir Pekan EUR/USD dan GBP/USD di Bawah DMA-30 di Akhir Pekan
By Buge Satrio, 24 Feb 2018, In Analisa Forex Mingguan, View 48
Greenback berlanjut menguat di sepanjang pekan didukung data inflasi AS dan notulen FOMC yang menumbuhkan optimisme terhadap prospek Federal Reserve menaikkan suku bunga yang diproyeksikan di mulai bulan Maret dan selanjutnya dinaikkan secara bertahap tahun ini.
Tinjauan Atas Kemelut Pasar Finansial Global Februari 2018 Tinjauan Atas Kemelut Pasar Finansial Global Februari 2018
By A Muttaqiena, 24 Feb 2018, In Editorial Forex, View 104
Pasar modal jatuh-bangun, yield obligasi meroket, Dolar AS depresi meski suku bunga AS diproyeksikan meningkat. Ada apa sebenarnya dengan fundamental pasar sekarang?
Brent Crude Oil Masih Diperdagangkan Di Slope Up Brent Crude Oil Masih Diperdagangkan Di Slope Up
By Alpari, 23 Feb 2018, In Analisa Minyak, View 50
Berdasarkan data Badan Administrasi Informasi Energi AS (EIA), persediaan minyak mentah AS pada pekan lalu jatuh hingga 1.6 juta barel.
Analisa GBP/USD: Jumat, 23 Februari 2018 Analisa GBP/USD: Jumat, 23 Februari 2018
By Rachmat, 23 Feb 2018, In Analisa Forex Teknikal Harian, View 411
Menjelah akhir pekan, mata uang Pounds dianggam mata uang yang berkinerja lebih baik. Berikut analisa GBP/USD untuk hari ini.
Analisa Teknikal 23 Feb-2 Mar 2018: EUR/USD, GBP/USD, USD/JPY, AUD/USD Analisa Teknikal 23 Feb-2 Mar 2018: EUR/USD, GBP/USD, USD/JPY, AUD/USD
By Martin, 23 Feb 2018, In Analisa Forex Teknikal Mingguan, View 553
Analisa teknikal mingguan berikut dibuat menurut harga tanggal 23 Februari 2018 hingga jam 12:20 WIB, dan dimaksudkan sebagai acuan trading jangka menengah dan panjang.
3 Penyebab Dolar AS Anjlok Meski Inflasi Meninggi 3 Penyebab Dolar AS Anjlok Meski Inflasi Meninggi
By A Muttaqiena, 15 Feb 2018, In Editorial Forex, View 1252
Meskipun data Inflasi sangat positif, tetapi Penjualan Ritel Amerika Serikat justru negatif. Selain itu, sejumlah faktor lain juga masih membebani Dolar AS.
  Anda ingin mendapatkan info berita, artikel, analisa terbaru?
Silahkan daftar disini.