Outlook Teknikal Intraday GBP/USD Jelang Data Inflasi Dan Retail Sales AS

  By: Buge Satrio   View: 507
Analisa Forex Teknikal Harian

Bullish Pound Inggris kemarin tersendat terhadap Dolar, meskipun data inflasi (CPI) Inggris menunjukkan angka melebihi perkiraan yang tak jauh dari pertumbuhan inflasi tertinggi 6 tahun. Cable pun tersisih di posisi yang masih rentan bearish dalam perdagangan jangka pendek (intraday), dengan pergerakan di kisaran 1.3878/1.3915.

Data inflasi (CPI) dan Retail Sales AS yang akan dirilis hari ini, tampaknya menjadi alasan bagi investor untuk tetap berhati-hati. Hal itu membuat Cable cenderung bergerak sideways pasca data inflasi Inggris kemarin.

Kuatnya data inflasi Inggris di bulan Januari sejalan dengan statement hawkish Bank of England (BoE) pekan lalu, yang mengkonfirmasikan kebijakan suku bunga tetap.

Namun demikian, ekspektasi bahwa BoE akan bertindak (menaikkan suku bunga) di bulan Mei dapat dibayangi oleh kekhawatiran negosiasi Brexit, seperti yang diungkapkan oleh seorang anggota MPC BoE, McCafferty, dalam pidatonya kemarin (Senin 12 Februari). Ia mengatakan bahwa prospek normalisasi suku bunga dapat terganggu oleh proses lanjutan negosiasi Brexit.

Pada grafik H1, ternyata ada setup teknikal yang benar-benar luput dari perhatian saya, yang seharusnya dapat memberikan keuntungan lumayan dengan SL terukur. Setup tersebut adalah breakout Inside Bar dengan indikator Volume yang meninggi di atas rata-rata. Sinyal itu dapat menargetkan area 1.3878/1.3915, seperti yang terlihat pada gambar di bawah ini:

GBPUSD H1 20180214

Untuk perdagangan jangka pendek/intraday hari ini, kisaran 1.3878/1.3915 masih menjadi key level yang layak dicermati. Penutupan harga (H1 dan Daily) di atas 1.3915 dibutuhkan untuk memperbesar potensi mengejar breakout di atas 1.3991/1.4015.

Sebaliknya, penutupandi bawah 1.3878 dapat memancing minat seller untuk membawa harga turun menguji support 1.3795/63 dan 1.3700.

GBP/USD sementara ini berkonsolidasi di kisaran 1.3886. Pair tersebut turun tipis 0.02% pada pukul 09:03 WIB.

 

Level teknikal jangka pendek/intraday:

Resistance: 1.3878/1.3915, 1.3963/78, 1.3991/1.4015

Support: 1.3835/30, 1.3795/63, 1.3700

 

Good luck... and trade safe!


Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Senang
Terinspirasi
Tak Peduli
Sedih

SHARE:

SHARE:

 
EUR/USD dan GBP/USD di Bawah DMA-30 di Akhir Pekan EUR/USD dan GBP/USD di Bawah DMA-30 di Akhir Pekan
By Buge Satrio, 24 Feb 2018, In Analisa Forex Mingguan, View 48
Greenback berlanjut menguat di sepanjang pekan didukung data inflasi AS dan notulen FOMC yang menumbuhkan optimisme terhadap prospek Federal Reserve menaikkan suku bunga yang diproyeksikan di mulai bulan Maret dan selanjutnya dinaikkan secara bertahap tahun ini.
Tinjauan Atas Kemelut Pasar Finansial Global Februari 2018 Tinjauan Atas Kemelut Pasar Finansial Global Februari 2018
By A Muttaqiena, 24 Feb 2018, In Editorial Forex, View 104
Pasar modal jatuh-bangun, yield obligasi meroket, Dolar AS depresi meski suku bunga AS diproyeksikan meningkat. Ada apa sebenarnya dengan fundamental pasar sekarang?
Brent Crude Oil Masih Diperdagangkan Di Slope Up Brent Crude Oil Masih Diperdagangkan Di Slope Up
By Alpari, 23 Feb 2018, In Analisa Minyak, View 50
Berdasarkan data Badan Administrasi Informasi Energi AS (EIA), persediaan minyak mentah AS pada pekan lalu jatuh hingga 1.6 juta barel.
Analisa GBP/USD: Jumat, 23 Februari 2018 Analisa GBP/USD: Jumat, 23 Februari 2018
By Rachmat, 23 Feb 2018, In Analisa Forex Teknikal Harian, View 411
Menjelah akhir pekan, mata uang Pounds dianggam mata uang yang berkinerja lebih baik. Berikut analisa GBP/USD untuk hari ini.
Analisa Teknikal 23 Feb-2 Mar 2018: EUR/USD, GBP/USD, USD/JPY, AUD/USD Analisa Teknikal 23 Feb-2 Mar 2018: EUR/USD, GBP/USD, USD/JPY, AUD/USD
By Martin, 23 Feb 2018, In Analisa Forex Teknikal Mingguan, View 553
Analisa teknikal mingguan berikut dibuat menurut harga tanggal 23 Februari 2018 hingga jam 12:20 WIB, dan dimaksudkan sebagai acuan trading jangka menengah dan panjang.
3 Penyebab Dolar AS Anjlok Meski Inflasi Meninggi 3 Penyebab Dolar AS Anjlok Meski Inflasi Meninggi
By A Muttaqiena, 15 Feb 2018, In Editorial Forex, View 1252
Meskipun data Inflasi sangat positif, tetapi Penjualan Ritel Amerika Serikat justru negatif. Selain itu, sejumlah faktor lain juga masih membebani Dolar AS.
  Anda ingin mendapatkan info berita, artikel, analisa terbaru?
Silahkan daftar disini.