Cara Menentukan Open Posisi

  By: Parmadita   View: 12091    Tips Trik  

Banyak teman trader yang sering melakukan open posisi namun tidak sesuai dengan kondisi market. Ibaratnya menembak burung yang sedang terbang. Berkali-kali open, tetapi tetap saja meleset karena open posisi yang dilakukan tidak bisa satu kali langsung profit. Hal ini dapat Anda jadikan pedoman dalam menentukan open posisi lebih tepat dan efisien. Karena Anda akan membutuhkan transaksi yang bisa menghasilkan profit tanpa harus menunggu lebih lama.

Cara menentukan open posisi
Ketika trader hendak melakukan suatu transaksi, maka yang dibutuhkan adalah analisis. Kapan harus melakukan aksi buy dan kapan harus melakukan aksi sell. Selama yang Anda lakukan dalam pembukaan sesuai dengan analisa, kemungkinan profit akan jauh lebih besar. Ini semata-mata menjadikan trading Anda lebih konsisten dalam memperoleh profit ketimbang banyak floating.


Open Buy
Terkadang banyak trader pemula menanyakan kapah sih open buy? Kalau di-buy khawatirnya nanti harga malah turun. Sedangkan ketahanan pada akun terkadang tersisa sedikit untuk menahan dari pergerakan harga. Jika salah open buy, malah bisa bikin stress dan tidak bisa berfikir logis. Jadi, bagaimana supaya open buy selalu tepat?

Ada saja yang menanyakan open posisi seperti ini. Baik orang yang baru terjun dan belajar Forex maupun yang sudah berbulan-bulan menggeluti dunia Forex. Tapi yang paling menarik adalah ketika Anda sedang ingin melakukan open posisi pertama kali. Misalnya saja open buy, terkadang Anda harus memutuskan open dengan analisa yang lama sekali. Padahal cukup ikuti arah trend saat ini sesuai dengan kondisi signal pada sistem Anda.


Open Sell
Sama seperti pada saat open buy, Anda harus memperhatikan arah trend saat ini. Kapan harus melakukan aksi jual tergantung dari signal yang Anda pakai terhadap sistem Anda. Semakin Anda paham akan sistem yang dipelajari, akan semakin mengerti kapan harus melakukan aksi jual.

Misalkan pada saat ini terjadi trend down, dan kebetulan signal pada sistem melakukan aksi cross ataupun over, maka Anda dapat langsung melakukan aksi sell saat itu juga. Pada saat yang sama harga terkadang bergerak fluktuatif, dan membuat pergerakan tidak menentu. Tetaplah pada satu tujuan yaitu mengikuti rule sistem Anda. Lakukan aksil jual ketika terjadi cross atau over, dan jangan lakukan apapun ketika tidak terjadi sinyal.

Mungkin Anda akan berkata kapan Anda bisa melakukan open yang lebih tepat? Jadi saat open buy ataupun open sell akan langsung benar tanpa harus mengalami floating. Nah, jika Anda menanyakan seperti ini, jawaban yang paling mudah adalah Anda harus memahami dan mengerti karakteristik dari market itu sendiri. Dan satu hal yang terpenting: jangan lupakan dari sinyal sistem Anda.


Lihatlah Trend
Selalu dikatakan berulang kali sebelum melakukan transaksi, prediksilah trend. Analisa mengenai trend mutlak dilakukan sebelum Anda melakukan suatu transaksi. Jangan lakukan open posisi ketika tidak tahu arah trend. Percayalah pergerakan hari ini akan membuat sakit jika Anda tidak mengetahui prediksi pergerakannya.

Setelah Anda mengetahui dan memahami maka yakinlah apa yang Anda lakukan itu benar. Jadi jangan percaya pada analisa jika dasar yang Anda lakukan meragukan. Pastikan prediksi yang Anda gunakan benar-benar meyakinkan dan dapat dipertanggungjawabkan.


Persiapkan Money Management (MM)
Inilah nyawa akun kita setelah Anda mengetahui pergerakan trend dengan penglihatan prediksi. Tanpa adanya MM dipastikan transaksi akan tak menentu. Transaksi yang terorganisir dibuat dengan mempersiapkan manajemen yang tepat. Jadi tanpa adanya money management, trading Anda akan sia-sia.

Money management sendiri terkadang tidak diindahkan oleh sebagian trader yang justru menggunakan transaksi yang besar. Sayangnya mereka bangga bisa open dengan volume super. Alasan mereka adalah supaya hasil yang didapatkan lebih besar dan cepat balik modal.

Sebenarnya persepsi mereka benar, namun jika tidak mengindahkan risiko dibalik itu maka konsistensi trading Anda tidak akan bertahan lama. Katanya ingin bisa trading santai dan nyaman? Bukankah bisa trading konsisten lebih menyenangkan daripada bisa open besar tapi esok paginya MC?hehehe! Faktor tersebut perlu dicermati sebelum Anda melakukan new order.


Jelas Sistemnya
Kalau trading mengambil contoh sistem dari luar misalnya forum, atau website-website forex tentu bisa dilakukan oleh trader. Namun menemukan sistem yang sudah diuji sendiri adalah yang paling penting, bukan yang pernah dilakukan dan diuji oleh orang lain. Walaupun orang bisa sukses dengan sistem tersebut, belum tentu bisa memberi keuntungan pula oleh Anda. Jadi pelajari sistem yang sudah Anda buat, dan gunakan dalam jangka waktu tertentu.

Mencoba sistem tidak bisa dikategorikan harus 1 minggu, 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, 1 tahun, atau 2 tahun. Namun seberapa profitkah Anda menggunakannya dalam waktu tertentu. Jika Anda sudah bisa profit konsisten selama 1 minggu tanpa memiliki potensi risiko yang berbahaya maka 1 minggu itu sudah bisa digunakan sebagai uji coba.

Sebaliknya, jika selama beberapa bulan, sistem masih menunjukkan unsur risiko yang cukup berbahaya maka uji coba akan terus dilakukan sampai drawdown menjadi kecil. Nah maksud dari sistem yang jelas adalah yang sudah diuji coba oleh trader sampai memiliki risiko yang minimal.


Kesimpulan
Trading melibatkan segala jenis perbuatan, psikologis, maupun emosi. Buatlah skenario sebelum perdagangan dimulai. Perjalanan transaksi Anda butuh persiapan secara matang. Jangan ambil tindakan dengan asal open sebelum Anda memiliki perencanaan. Prediksilah trendnya, buatkan MM-nya, dan jalankan sistem yang Anda gunakan. Mudah-mudahan profit yang Anda idam-idamkan bisa segera terjadi.

Pada saat melakukan aksi buy maupun aksil sell maka fokuskan pada saat terjadinya pergerakan arah trend. Untuk konfirmasi, pastikan sinyal yang ada pada sistem Anda sesuai dengan arah trend yang terjadi dimarket. Jika Anda mampu dan bisa mempelajari dengan benar, maka Anda akan bisa open posisi lebih baik dari yang Anda kira. Jadikanlah awal transaksi Anda sudah terlihat akan keuntungan yang pasti.


Setujukah Anda mengenai ulasan artikel di atas? Sampaikan pendapat Anda pada kotak post di bawah ini.


Artikel Forex

KOMENTAR 7

  • Floating ada positif ada negatif. Tiap habis open pasti posisi kefloat dulu, kecuali kalo setelah open langsung close. Tapi dengan cara itu apa nanti profitnya sudah cukup? Karena biasanya ada cara untuk menahan floating positif supaya target positifnya tercapai. Selain open, sebenanrnya satu yg penting juga adalah closenya. Meskipun open dengan benar itu perlu tapi close diposisi yg benar itu juga perlu. Bisa jadi ada open yg sudah benar tapi karena tidak tau kapan closenya jadi berakhir loss. Sebaliknya boleh jadi trader open diposisi yang kurang tepat, tapi karena bisa close diposisi yg benar maka bisa juga profit....
    Adi Kusuma
    6 APR 2014
    New Comment   |   Reply
  • @adi: betul, itu smw krn pergerakan hrg yg gag menentu. dn krn volatilitas jg. tp op bs betul plg g bs buat keyakinan trdr sm peluang profit lbh baik. cmn y itu. kl g bs exitny jg hasilny blm tentu profit wlopun openny dah betul.
    Bayusatria
    10 APR 2014
    New Comment   |   Reply
  • trus gimana cara memperoleh exit posisi yang bagus? kalo open aja suda ruwet gini, exit nya apa malah tambah ruwet? ato bisa lebih gampang? yg mana yg lebih penting sebener nya? entri apa exit?
    Carlos
    21 APR 2014
    New Comment   |   Reply
  • Sama2 penting antara open dan close itu. Seperti yg sudah saya sebutkan, supaya profit bisalebih terjamin maka penting untuk memiliki cara open dan close yang benar. Jika disini disebutkan bahwa untuk open trader harus memahami sistem, maka demikian pula dengan menentukan close. Biasanya dalam sistem sudah ada persiapan untuk open dan close secara tepat. Khusus untuk close posisi, bisa sesuai dengan sinyal saja, tapi yg lebih bagus dan banyak disarankan adalah yang objetif dan sesuai dengan money management. Oleh itu jika sudah memiliki aturan money management bisa memasukkan hitungan target untuk profit dan loss itu sebagai cara obyektif menentukan close posisi. Karena diplatform sudah ada stop order untuk close trade secara otomatis, maka perhitungannya bisa disesuaikan dengan money management sendiri.
    Adi Kusuma
    3 MAY 2014
    New Comment   |   Reply
  • Jd kuncix ada ditren ini? Tp mengikuti tren jg ndak segampang itu lo... Kenyataanx kita ndak bisa langsung open buy begitu tau ada uptrend atau open sell begitu tau ada downtrend. Nantix kita juga bakal perlu caritau juga apa tren itu masih diawal atau suda mau selese. Bagaimana kira2 kekuatanx, trus momentum paling tepat buat entryx kapan. Bukanx banyak orang terjebak masuk buy/sell krna kurang menganalisa lbh dalam soal tren itu? Bahkan sampe ada beberapa yg pake teknik multiple screen juga, buat memastikan tren jangka panjangx seperti apa sblm entry.

    Hilman Santoso
    12 AUG 2014
    New Comment   |   Reply
  • Setuju x.cukup bagus saran dan masukannya
    Eg.ir
    8 MAR 2015
    New Comment   |   Reply
  • Makasih uraiannya. Mantaaaaaaab
    Iwan
    1 JUL 2015
    New Comment   |   Reply

Tulis Artikel

"Ingin berbagi ilmu dan pengalaman trading?" Tuliskan artikel Anda di seputarforex agar dibaca oleh banyak pemirsa.
Tulis Artikel Anda