Mencermati Money Management Dalam Trading Forex

22 SEP 2012   DIBACA:1937   OLEH:MARTIN    KATEGORI:MONEY MANAGEMENT

Hampir tiap trader forex tahu bahwa money management adalah aspek yang sangat penting untuk memperoleh hasil trading yang profitable. Money management harus diterapkan setiap kali akan membuka posisi trading. Jika kita cermati, ada beberapa mitos dalam money management yang banyak dipercaya oleh trader forex namun tidak sepenuhnya benar.
Marilah kita lihat mitos-mitos tersebut:



Mitos 1: Dalam menetapkan resiko, trader harus fokus pada besarnya pip
Sering kita temui trader yang menentukan resiko dan target profitnya dalam pip, bukan dalam nilai uangnya. Dasar pemikirannya adalah dengan tidak melibatkan nilai uang dalam perhitungan profit atau loss maka trader tersebut bisa mencegah keterlibatan emosinya dalam trading. Sebaliknya para trader profesional menghitung resiko dan target profitnya dalam nilai uang karena mereka tahu bahwa karena tujuan utama trading forex adalah memperoleh profit nyata dalam nilai uang, maka secara psikologis risk dan reward-nya harus ditetapkan dalam nilai uang, bukan besarnya pip. Karena trading forex bagi mereka adalah sebuah bisnis, dan setiap trade adalah sebuah transaksi maka menentukan resiko dalam pip kurang relevan. Dengan demikian resiko dalam pip yang besar bukan berarti resiko terhadap modal juga besar.

Mitos 2: Resiko 1% atau 2% dari modal sudah cukup bagus
Walaupun hal ini relatif dan tergantung dari besarnya balance dari masing-masing trader, tetapi menentukan besar resiko yang fleksibel dan tidak harus selalu dipatok dalam persentasi dari modal adalah lebih efektif. Hal ini bisa dilihat pada contoh perbandingan menentukan resiko terhadap modal dan persentasi profit / loss dibawah.

Mitos 3: Stop loss yang besar mempunyai resiko lebih banyak
Banyak trader mengira bahwa dengan menentukan stop loss dalam pip yang besar resiko mereka dalam nilai uang juga besar dan sebaliknya. Secara psikologis pendapat demikian mungkin ada benarnya, tetapi jika mereka memahami konsep menentukan besar ukuran lot (position sizing), maka mitos itu jelas tidak benar. Position sizing adalah konsep untuk menentukan besarnya trading lot (lot size atau volume) yang disesuaikan dengan besarnya stop loss yang diinginkan. Misalnya jika besar resiko untuk sebuah posisi trading ditetapkan $200, dan besar stop loss 100 pip, maka ukuran trading lot adalah 2 mini-lot, yaitu $2 per pip ($2 per pip X 100 pip = $200). Tetapi jika kita tidak menyesuaikan besarnya ukuran lot dan hanya fokus pada besarnya stop loss yang kita tentukan, mitos tersebut benar. Contoh: trader A dan B sama-sama trading dalam 5 mini-lot atau $5 per pip, trader A menentukan stop loss sebesar 50 pip dan trader B sebesar 200 pip, jika memang kondisi pasar berlawana dengan prediksi mereka dan stop loss trader A dan B sama-sama kena, maka trader A loss sebesar $5 X 50 pip = $250 sedang trader B loss sebesar $5 X 200 pip = $1000. Jadi agar dapat menerapkan money management yang benar dalam trading forex, trader seharusnya memahami konsep position size tersebut dengan benar.

Kekuatan risk/reward ratio
Para trader profesional selalu fokus pada risk/reward ratio pada setiap posisi yang dibuka, baik single position maupun multiple position, dengan target profit yang realistis. Mereka telah mengerti bahwa trading forex adalah permainan probabilitas dan kecakapan mengelola modal (capital management). Banyak trader pemula yang mengabaikan perhitungan risk/reward ini dan biasa dengan hanya menentukan besar stop loss tetapi tidak menetapkan target profitnya hingga pergerakan harga berbalik melawan prediksi posisi yang telah dibukanya. Risk/reward ratio mesti ditentukan dengan lengkap untuk memperoleh persentasi profit / loss (winning percentage / loss percentage) yang nyata dalam keseluruhan trade.

Contoh perbandingan menentukan resiko terhadap modal
Misalnya trader 1 menentukan resiko sebesar 2% dari modal, dan trader 2 menentukan resiko dalam jumlah tertentu. Balance masing-masing adalah $5000, dan frekuensi trade sebanyak 4 kali dengan risk/reward ratio = 1 : 3. Persentasi profit / loss sama yaitu 50%.

Trader 1:
resiko = 2% X $5000 = $100
Trade 1 loss   = $5000 -  $100 = $4900
Trade 2 loss   = $4900 -  $98   = $4802
Trade 3 profit = $4802 + $288 = $5090
Trade 4 profit = $5090 + $305 = $5395

Trader 2:
menetapkan resiko fixed sebesar $200
Trade 1 loss   = $5000 -  $200 = $4800
Trade 2 loss   = $4800 -  $200 = $4600
Trade 3 profit = $4600 + $600 = $5200
Trade 4 profit = $5200 + $600 = $5800

Dari contoh diatas tampak bahwa setelah terjadi drawdown (jumlah kerugian akibat loss yang berurutan) dengan persentasi profit dan loss yang sama, maka hasil akhir trader 2 lebih baik dari trader 1, dan juga misalnya terjadi drawdown dengan frekuensi trade yang lebih besar, trader 2 akan lebih cepat dalam recovery paling tidak untuk breakeven (balik modal).

Dari bahasan dan contoh diatas dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan money managent yang benar dan tidak harus terpaku pada mitos, cepat atau lambat hasil trading yang konsisten dan profitable tentu bisa tercapai.


Sumber : Nial Fuller - www.learntotradethemarket.com



Name:
Email:
URL:
Code:
Adimas R
Wah infonya bagus sekali. pengetahuan lebih lanjut soal money management memang amat penting supaya tidak keliru menetapkannya.
4 APR 2013 15:42
ismail
ane masi bingung sm penerapnx. slama ni bnyk disebutin peritungan mm sama manajemen rsk dr persentase modal atau balancex. tp trnyt lbh baik diambil dr jumlah uang tertentu. dr contoh di atas sbnrx kn cm beda jumlah btsn rskx aja. klo persentasex dinaikin apa hslx bakal beda???
15 APR 2013 12:18
Gugun Fadillah
@Ismail: Mungkin bisa terjadi hal seperti itu, tapi karena yang jadi patokan nya di sini adalah besar nya nilai mata uang, maka penghitungan dari persentase tidak akan menjamin keberhasilan profit/loss. Kalau pengambilan batasan resiko dari persentase modal nya ditingkatkn dan fixed resiko nya tetap sama mungkin hasilnya bisa lebih bagus dari persentase modal. Tapi kalo kedua-dua nya dinaikkan ya hasilnya tetap lebih baik dari fixed resiko dalam nilai mata uang itu.
20 APR 2013 20:13
ismail
stlh dipikir2 yg perlu diatur ulang disini sbnrx dari fokusx aja, mngkn lbh prhatian sm jumlah modal di akun bkl lbh bnyk membantu ketimbang dipikirin persentasex aja...
25 APR 2013 12:11
triyudi_ang
iya, fokus menghitung profit emank lebih baik dalam nilaii mata uang, kan tujuan akirnya emank buat dapet profit dengan tambahan nilai tertentu. tapi kemudian kalo perlu diperhitungkan stop loss dan take profit yang menghitung jumlah pips kan bukannya mesti dihitung lagii biar sasaran resiko dan profit dengan nilai mata uangnya pas?
3 OCT 2013 17:20

Pyramiding - Strategi Money Management Guna Memperbesar Keuntungan

4 JUL 2012    DIBACA:2693    OLEH:MARTIN    KATEGORI:MONEY MANAGEMENT

Kali ini kita akan membahas mengenai penambahan posisi dalam trading yang sedang dalam posisi untung tanpa memperbesar resiko. Cara ini disebut dengan 'scale in' atau 'pyramid'.Pada prinsipnya, dengan cara ini kita membuka posisi baru sebagai tambahan pada posisi kita sebelumnya yang sudah untung dan masih dalam keadaan open....

Menghitung Transaksi Berdasarkan Money Management (MM)

18 JUL 2012    DIBACA:2445    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:MONEY MANAGEMENT

Walaupun kerugian tidak bisa dihilangkan, namun penerapan MM yang baik dapat mengurangi risiko hilangnya seluruh modal. Ketika terjadi kerugian dalam trading (20%, 30%, 50%, atau lebih), bisa menyebabkan modal benar-benar hilang dari akun. Jika seorang trader memiliki pengertian yang benar akan MM, mungkin dia tidak akan kehilangan balance separah itu....

Jangan Masuk Market

31 JUL 2012    DIBACA:2907    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:LAINNYA

Sering dikatakan oleh trader senior bahwa memasuki pasar yang baik adalah ketika tubuh kita fresh, dan tidak memiliki gejala yang menghampat pikiran untuk melakukan trading. Banyak kasus yang menyebabkan trader mengalami kerugian disebabkan karena faktor ragu atau khawatir terhadap kondisi market saat ini....

Contoh Money Management (MM) yang Baik

23 APR 2013    DIBACA:6814    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:MONEY MANAGEMENT

Untuk bisa sukses di forex dibutuhkan MM. Lalu pengelolaan MM yang bagaimanakah supaya trader bisa eksis dan bertahan di forex market? Di artikel ini kita akan mengkaji bagaimana trader bisa mengelola dengan memanfaatkan Money Management beserta contoh-contoh yang terjadi di dalamnya....

Cara Mengatasi Deflasi

19 JUN 2014    DIBACA:550    OLEH:MARTIN    KATEGORI:INDIKATOR EKONOMI

Negara-negara yang pernah mengalami keadaan deflasi belajar bahwa bank sentral mempunyai peran yang sangat penting dalam mengatasi keadaan deflasi, yaitu dengan meningkatkan jumlah uang beredar melalui penerapan quantitative easing dengan membeli surat-surat berharga...

Strategi Reversal Binary Options

15 OCT 2014    DIBACA:300    OLEH:GALUH    KATEGORI:STRATEGI BINARY OPTIONS

Strategi reversal dalam binary options merupakan salah satu metode trading yang kerap digunakan oleh trader binary options secara umum. Dalam binary options, reversal ini dapat diaplikasikan ke dalam dua hal, yaitu tren dan posisi trading. Strategi reversal dalam binary options yang mengandalkan pembalikan tren disebut sebagai "trend reversal", sedangkan strategi yang memanfaatkan posisi-posisi trading berlawanan lebih dikenal sebagai "risk reversal" ....

Trading Binary Options Dengan Strategi Straddle

20 OCT 2014    DIBACA:120    OLEH:GALUH    KATEGORI:STRATEGI BINARY OPTIONS

Salah satu strategi trading yang populer di kalangan trader binary options adalah straddle. Saat trader memperkirakan akan terjadi pergerakan harga yang signifikan namun tidak yakin akan ke arah mana, cara ini sangat tepat untuk dilakukan. Strategi yang sering disebut sebagai option netral ini banyak disalah artikan sebagai teknik hedging....

Artikel: Forex | Emas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito





Pengantar Forex Dasar Dasar Forex Pasar Forex Broker Forex Margin Dan Leverage Manajemen Resiko Money Management Trading Plan Analisa Teknikal Candlestick Trend Time Frame Support Resistance Pivot Point Fibonacci Indikator Teknikal Analisa Fundamental Indikator Ekonomi Bank Sentral Dunia Sistem Trading Bank Strategi Hedging-Scalping-Martingale Price Action Psikologi Trader Forex Tokoh Forex Inspirasi Tips Trik Investasi Serba Serbi Lainnya Metatrader Robot Trading Bank Robot Trading Trading Otomatis Belajar MQL/EA MQL/EA Bank Indikator Ulasan Produk Pengantar Binary Options Broker Binary Options Strategi Binary Options


Artikel: Forex | Emas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito


Artikel Pemirsa
"Ingin berbagi ilmu dan pengalaman trading?" Tuliskan artikel orisinil Anda di seputarforex agar dibaca lebih banyak pemirsa.

Tulis Artikel Anda
Kembali Ke Atas Kembali Ke Atas
DISCLAIMER
  • Informasi, materi, rekomendasi, dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex, forex adalah beresiko, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, banner, broker, referral, dsb.
  • Artikel/tulisan oleh team seputarforex, boleh dijadikan acuan/ditaruh di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs seputarforex.com