Mencermati Money Management Dalam Trading Forex

22 SEP 2012   DIBACA:1605   OLEH:MARTIN    KATEGORI:MONEY MANAGEMENT

Hampir tiap trader forex tahu bahwa money management adalah aspek yang sangat penting untuk memperoleh hasil trading yang profitable. Money management harus diterapkan setiap kali akan membuka posisi trading. Jika kita cermati, ada beberapa mitos dalam money management yang banyak dipercaya oleh trader forex namun tidak sepenuhnya benar.
Marilah kita lihat mitos-mitos tersebut:



Mitos 1: Dalam menetapkan resiko, trader harus fokus pada besarnya pip
Sering kita temui trader yang menentukan resiko dan target profitnya dalam pip, bukan dalam nilai uangnya. Dasar pemikirannya adalah dengan tidak melibatkan nilai uang dalam perhitungan profit atau loss maka trader tersebut bisa mencegah keterlibatan emosinya dalam trading. Sebaliknya para trader profesional menghitung resiko dan target profitnya dalam nilai uang karena mereka tahu bahwa karena tujuan utama trading forex adalah memperoleh profit nyata dalam nilai uang, maka secara psikologis risk dan reward-nya harus ditetapkan dalam nilai uang, bukan besarnya pip. Karena trading forex bagi mereka adalah sebuah bisnis, dan setiap trade adalah sebuah transaksi maka menentukan resiko dalam pip kurang relevan. Dengan demikian resiko dalam pip yang besar bukan berarti resiko terhadap modal juga besar.

Mitos 2: Resiko 1% atau 2% dari modal sudah cukup bagus
Walaupun hal ini relatif dan tergantung dari besarnya balance dari masing-masing trader, tetapi menentukan besar resiko yang fleksibel dan tidak harus selalu dipatok dalam persentasi dari modal adalah lebih efektif. Hal ini bisa dilihat pada contoh perbandingan menentukan resiko terhadap modal dan persentasi profit / loss dibawah.

Mitos 3: Stop loss yang besar mempunyai resiko lebih banyak
Banyak trader mengira bahwa dengan menentukan stop loss dalam pip yang besar resiko mereka dalam nilai uang juga besar dan sebaliknya. Secara psikologis pendapat demikian mungkin ada benarnya, tetapi jika mereka memahami konsep menentukan besar ukuran lot (position sizing), maka mitos itu jelas tidak benar. Position sizing adalah konsep untuk menentukan besarnya trading lot (lot size atau volume) yang disesuaikan dengan besarnya stop loss yang diinginkan. Misalnya jika besar resiko untuk sebuah posisi trading ditetapkan $200, dan besar stop loss 100 pip, maka ukuran trading lot adalah 2 mini-lot, yaitu $2 per pip ($2 per pip X 100 pip = $200). Tetapi jika kita tidak menyesuaikan besarnya ukuran lot dan hanya fokus pada besarnya stop loss yang kita tentukan, mitos tersebut benar. Contoh: trader A dan B sama-sama trading dalam 5 mini-lot atau $5 per pip, trader A menentukan stop loss sebesar 50 pip dan trader B sebesar 200 pip, jika memang kondisi pasar berlawana dengan prediksi mereka dan stop loss trader A dan B sama-sama kena, maka trader A loss sebesar $5 X 50 pip = $250 sedang trader B loss sebesar $5 X 200 pip = $1000. Jadi agar dapat menerapkan money management yang benar dalam trading forex, trader seharusnya memahami konsep position size tersebut dengan benar.

Kekuatan risk/reward ratio
Para trader profesional selalu fokus pada risk/reward ratio pada setiap posisi yang dibuka, baik single position maupun multiple position, dengan target profit yang realistis. Mereka telah mengerti bahwa trading forex adalah permainan probabilitas dan kecakapan mengelola modal (capital management). Banyak trader pemula yang mengabaikan perhitungan risk/reward ini dan biasa dengan hanya menentukan besar stop loss tetapi tidak menetapkan target profitnya hingga pergerakan harga berbalik melawan prediksi posisi yang telah dibukanya. Risk/reward ratio mesti ditentukan dengan lengkap untuk memperoleh persentasi profit / loss (winning percentage / loss percentage) yang nyata dalam keseluruhan trade.

Contoh perbandingan menentukan resiko terhadap modal
Misalnya trader 1 menentukan resiko sebesar 2% dari modal, dan trader 2 menentukan resiko dalam jumlah tertentu. Balance masing-masing adalah $5000, dan frekuensi trade sebanyak 4 kali dengan risk/reward ratio = 1 : 3. Persentasi profit / loss sama yaitu 50%.

Trader 1:
resiko = 2% X $5000 = $100
Trade 1 loss   = $5000 -  $100 = $4900
Trade 2 loss   = $4900 -  $98   = $4802
Trade 3 profit = $4802 + $288 = $5090
Trade 4 profit = $5090 + $305 = $5395

Trader 2:
menetapkan resiko fixed sebesar $200
Trade 1 loss   = $5000 -  $200 = $4800
Trade 2 loss   = $4800 -  $200 = $4600
Trade 3 profit = $4600 + $600 = $5200
Trade 4 profit = $5200 + $600 = $5800

Dari contoh diatas tampak bahwa setelah terjadi drawdown (jumlah kerugian akibat loss yang berurutan) dengan persentasi profit dan loss yang sama, maka hasil akhir trader 2 lebih baik dari trader 1, dan juga misalnya terjadi drawdown dengan frekuensi trade yang lebih besar, trader 2 akan lebih cepat dalam recovery paling tidak untuk breakeven (balik modal).

Dari bahasan dan contoh diatas dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan money managent yang benar dan tidak harus terpaku pada mitos, cepat atau lambat hasil trading yang konsisten dan profitable tentu bisa tercapai.


Sumber : Nial Fuller - www.learntotradethemarket.com



Name:
Email:
URL:
Code:

Metode Management Modal Trading

7 OCT 2011    DIBACA:3943    OLEH:BAYU    KATEGORI:MONEY MANAGEMENT

Metode Management Modal memiliki berbagai variasi, namun pada umumnya metode yang ada dan paling tidak masuk dalam dua kategori. Menambah pada posisi rugi, akan masuk dalam dua katagori management modal. Menggunakan prinsip penggandaan menurun (doubling down), maka jatuh pada kategori Martingale....

MA in Color_Wappliedprice

8 JUL 2012    DIBACA:2308    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:BANK INDIKATOR

Siapa sih yang tak kenal indikator MA. Indikator ini dianggap sebagai bapaknya para indikator di jagad analisa teknik. Dengan memiliki indikator MA, Anda dapat mengetahui keberadaan trend yang bisa diprediksi segera.Indikator MA ini merupakan sudah modifan dari bentuk aslinya. Yaitu dengan ditambahi warna jika terjadi pembalikan trend. Misalnya jika terjadi trend buy lalu tiba-tiba terjadi...

Jumlah Modal Untuk Trading Forex

13 JUL 2012    DIBACA:1248    OLEH:SFTEAM    KATEGORI:MONEY MANAGEMENT

Penelitian menunjukkan bahwa jumlah modal trading dapat mempengaruhi keuntungan. Dengan minimal dana sekitar $5.000, Anda dapat menggunakan leverage yang lebih aman atau lebih kecil, Anda dapat memanfaatkan leverage dari 1:1 sampai 1:10 atau kurang. Diharapkan penggunaan leverage yang lebih kecil dapat menyimpan dana pada balance lebih aman dari kerugian....

Kunci Money Management

14 AUG 2012    DIBACA:4046    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:MONEY MANAGEMENT

Salah satu kunci dari money management adalah memberikan batas risiko dari modal sekitar 5%. Batas ini merupakan maksimum risiko yang dapat ditoleransi dalam transaksi yang mengalami kerugian. Artinya, tidak pernah menggunakan lebih dari 5% dari akun trading yang dapat diresikokan setiap kali open posisi....

Jenis Investasi Safe Haven

25 MAY 2014    DIBACA:515    OLEH:MARTIN    KATEGORI:INVESTASI

Jenis investasi safe haven adalah investasi yang mempunyai tingkat resiko rendah pada periode ketika perekonomian global tidak menentu. Masalahnya adalah suatu jenis investasi safe haven adalah safe haven hingga jenis investasi tersebut tidak lagi safe haven. Ada beberapa jenis asset yang saat ini termasuk dalam safe haven diantaranya bond pemerintah AS, emas dan perak, tanah dan properti. Yang perlu Anda ketahui adalah memutuskan kapan Anda akan masuk ke asset-asset tersebut....

Irving Kahn : Investor Sukses Berusia 108 Tahun

26 AUG 2014    DIBACA:342    OLEH:MARTIN    KATEGORI:TOKOH

Irving Khan adalah seorang investor sukses yang telah berusia 108 tahun. Ia adalah pendiri Kahn Brothers. Dalam perjalanannya yang hampir 90 tahun itu Khan telah mengalami masa depresi besar tahun 1930-an, perang dunia kedua, perang dingin hingga krisis yang terjadi akhir-akhir ini....

Dampak Volatilitas Pasar Forex Bagi Trader

27 AUG 2014    DIBACA:259    OLEH:MARTIN    KATEGORI:PASAR FOREX

Volatilitas pasar forex yang rendah akhir-akhir ini terutama disebabkan oleh meningkatnya resiko geopolitik dan prospek pertumbuhan ekonomi global yang cenderung turun. Tampaknya volatilitas pasar akan naik pada bulan-bulan mendatang. Trader pada umumnya mengharapkan volatilitas pasar yang tinggi....

Artikel: Forex | Emas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito





Pengantar Forex Dasar Dasar Forex Pasar Forex Broker Forex Margin Dan Leverage Manajemen Resiko Money Management Trading Plan Analisa Teknikal Candlestick Trend Time Frame Support Resistance Pivot Point Fibonacci Indikator Teknikal Analisa Fundamental Indikator Ekonomi Bank Sentral Dunia Sistem Trading Bank Strategi Hedging-Scalping-Martingale Price Action Psikologi Trader Forex Tokoh Forex Inspirasi Tips Trik Investasi Serba Serbi Lainnya Metatrader Robot Trading Bank Robot Trading Trading Otomatis Belajar MQL/EA MQL/EA Bank Indikator


Artikel: Forex | Emas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito


Artikel Pemirsa
"Ingin berbagi ilmu dan pengalaman trading?" Tuliskan artikel orisinil Anda di seputarforex agar dibaca lebih banyak pemirsa.

Tulis Artikel Anda
Kembali Ke Atas
Kembali Ke Atas
DISCLAIMER
  • Informasi, materi, rekomendasi, dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex, forex adalah beresiko, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, banner, broker, referral, dsb.
  • Artikel/tulisan oleh team seputarforex, boleh dijadikan acuan/ditaruh di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs seputarforex.com
 
FOLLOW US
SHARE
ADS