Mencermati Money Management Dalam Trading Forex

22 SEP 2012   DIBACA:1393  OLEH:MARTIN    KATEGORI:MONEY MANAGEMENT

Hampir tiap trader forex tahu bahwa money management adalah aspek yang sangat penting untuk memperoleh hasil trading yang profitable. Money management harus diterapkan setiap kali akan membuka posisi trading. Jika kita cermati, ada beberapa mitos dalam money management yang banyak dipercaya oleh trader forex namun tidak sepenuhnya benar.
Marilah kita lihat mitos-mitos tersebut:

                              

Mitos 1: Dalam menetapkan resiko, trader harus fokus pada besarnya pip
Sering kita temui trader yang menentukan resiko dan target profitnya dalam pip, bukan dalam nilai uangnya. Dasar pemikirannya adalah dengan tidak melibatkan nilai uang dalam perhitungan profit atau loss maka trader tersebut bisa mencegah keterlibatan emosinya dalam trading. Sebaliknya para trader profesional menghitung resiko dan target profitnya dalam nilai uang karena mereka tahu bahwa karena tujuan utama trading forex adalah memperoleh profit nyata dalam nilai uang, maka secara psikologis risk dan reward-nya harus ditetapkan dalam nilai uang, bukan besarnya pip. Karena trading forex bagi mereka adalah sebuah bisnis, dan setiap trade adalah sebuah transaksi maka menentukan resiko dalam pip kurang relevan. Dengan demikian resiko dalam pip yang besar bukan berarti resiko terhadap modal juga besar.

Mitos 2: Resiko 1% atau 2% dari modal sudah cukup bagus
Walaupun hal ini relatif dan tergantung dari besarnya balance dari masing-masing trader, tetapi menentukan besar resiko yang fleksibel dan tidak harus selalu dipatok dalam persentasi dari modal adalah lebih efektif. Hal ini bisa dilihat pada contoh perbandingan menentukan resiko terhadap modal dan persentasi profit / loss dibawah.

Mitos 3: Stop loss yang besar mempunyai resiko lebih banyak
Banyak trader mengira bahwa dengan menentukan stop loss dalam pip yang besar resiko mereka dalam nilai uang juga besar dan sebaliknya. Secara psikologis pendapat demikian mungkin ada benarnya, tetapi jika mereka memahami konsep menentukan besar ukuran lot (position sizing), maka mitos itu jelas tidak benar. Position sizing adalah konsep untuk menentukan besarnya trading lot (lot size atau volume) yang disesuaikan dengan besarnya stop loss yang diinginkan. Misalnya jika besar resiko untuk sebuah posisi trading ditetapkan $200, dan besar stop loss 100 pip, maka ukuran trading lot adalah 2 mini-lot, yaitu $2 per pip ($2 per pip X 100 pip = $200). Tetapi jika kita tidak menyesuaikan besarnya ukuran lot dan hanya fokus pada besarnya stop loss yang kita tentukan, mitos tersebut benar. Contoh: trader A dan B sama-sama trading dalam 5 mini-lot atau $5 per pip, trader A menentukan stop loss sebesar 50 pip dan trader B sebesar 200 pip, jika memang kondisi pasar berlawana dengan prediksi mereka dan stop loss trader A dan B sama-sama kena, maka trader A loss sebesar $5 X 50 pip = $250 sedang trader B loss sebesar $5 X 200 pip = $1000. Jadi agar dapat menerapkan money management yang benar dalam trading forex, trader seharusnya memahami konsep position size tersebut dengan benar.

Kekuatan risk/reward ratio
Para trader profesional selalu fokus pada risk/reward ratio pada setiap posisi yang dibuka, baik single position maupun multiple position, dengan target profit yang realistis. Mereka telah mengerti bahwa trading forex adalah permainan probabilitas dan kecakapan mengelola modal (capital management). Banyak trader pemula yang mengabaikan perhitungan risk/reward ini dan biasa dengan hanya menentukan besar stop loss tetapi tidak menetapkan target profitnya hingga pergerakan harga berbalik melawan prediksi posisi yang telah dibukanya. Risk/reward ratio mesti ditentukan dengan lengkap untuk memperoleh persentasi profit / loss (winning percentage / loss percentage) yang nyata dalam keseluruhan trade.

Contoh perbandingan menentukan resiko terhadap modal
Misalnya trader 1 menentukan resiko sebesar 2% dari modal, dan trader 2 menentukan resiko dalam jumlah tertentu. Balance masing-masing adalah $5000, dan frekuensi trade sebanyak 4 kali dengan risk/reward ratio = 1 : 3. Persentasi profit / loss sama yaitu 50%.

Trader 1: resiko = 2% X $5000 = $100
Trade 1 loss   = $5000 -  $100 = $4900
Trade 2 loss   = $4900 -  $98   = $4802
Trade 3 profit = $4802 + $288 = $5090
Trade 4 profit = $5090 + $305 = $5395

Trader 2: menetapkan resiko fixed sebesar $200
Trade 1 loss   = $5000 -  $200 = $4800
Trade 2 loss   = $4800 -  $200 = $4600
Trade 3 profit = $4600 + $600 = $5200
Trade 4 profit = $5200 + $600 = $5800

Dari contoh diatas tampak bahwa setelah terjadi drawdown (jumlah kerugian akibat loss yang berurutan) dengan persentasi profit dan loss yang sama, maka hasil akhir trader 2 lebih baik dari trader 1, dan juga misalnya terjadi drawdown dengan frekuensi trade yang lebih besar, trader 2 akan lebih cepat dalam recovery paling tidak untuk breakeven (balik modal).

Dari bahasan dan contoh diatas dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan money managent yang benar dan tidak harus terpaku pada mitos, cepat atau lambat hasil trading yang konsisten dan profitable tentu bisa tercapai.


Sumber : Nial Fuller - www.learntotradethemarket.com



Demi meningkatkan artikel ataupun materi-materi yang ada, kami selalu mengharapkan dan sangat menghargai komentar-komentar Anda.
Name:
Email:
URL:
 
New Code  

Berapa Banyak Modal Yang Anda Investasikan Dalam Forex Trading?

4 OCT 2011    DIBACA:3756    OLEH:GREENPIPS    KATEGORI:MONEY MANAGEMENT

Untuk topik bahasan kali ini, saya akan mencoba untuk membahas tentang modal yang anda investasikan dalam forex trading dan bagamana sebaiknya kita melakukan pengelolaan account sesuai dengan jumlah modal kita. Ada temen trader yang menginvestasikan modal di bawah $100, malahan ada yang tanpa modal, tapi ada juga yang menginvestasikan modal di atas $10.000. Lalu, sebenarnya berapa sih modal yang sebaiknya kita libatkan dalam forex trading ini?...

EA Ngasal v2

6 APR 2012    DIBACA:5254    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:BANK ROBOT EA

SejarahMasih ingat mengenai EA Ngasal terdahulu yang digunakan dalam transaksi tapi tanpa indicator. Nah, pada EA ngasal v2 ini akan diulas mengenai tambahan fitur yang dibuat untuk memudahkan user dalam mengcover diperdagangan. EA ngasal versi 2 ini menjadi cikal bakal pembuatan EA ruwet yang mampu menghasilkan 40 M dengan modal 100$. Itu berarti dasar transaksi yang dihasilkan EA berasal...

Belajar Memahami Money Management

6 SEP 2012    DIBACA:2990    OLEH:MARTIN    KATEGORI:MONEY MANAGEMENT

Money management adalah salah satu faktor penting dalam trading forex yang berkaitan dengan pengendalian resiko. Trading adalah bisnis dan dalam bisnis tentu ada resikonya. Berapapun besar modal kita, tentunya kita ingin membatasi besarnya resiko yang mungkin terjadi. Belajar memahami pengendalian resiko dengan benar adalah kunci sukses untuk menghasilkan profit yang konsisten dalam jangka...

3 Komponen Melihat Keadaan Market

25 DEC 2012    DIBACA:1780    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:PASAR FOREX

Ada sebuah trik untuk mengetahui keadaan market saat ini. Terkadang kita bertanya-tanya, kenapa market malah melemah sedangkan rilis data menunjukkan positif? Atau indikator sudah mengalami breakout dan cross tapi kok malah kembali lagi itu harga, membingungkan sekali..! tenang-tenang.. jika Anda mengetahui market lebih luas lagi, maka akan diketahui penyebabnya. Bila harga belum bisa diprediksi dengan baik bukan berarti...

Resiko Versus Perolehan

15 MAY 2014    DIBACA:239    OLEH:MARTIN    KATEGORI:MONEY MANAGEMENT

Jika Anda melihat sebuah peluang yang akan menghasilkan perolehan yang lebih besar dari resiko yang mungkin timbul maka Anda telah menemukan sebuah trade dengan resiko versus perolehan yang bagus. Dalam trading resiko versus perolehan lazim disebut dengan risk/reward ratio. Trader yang selalu menerapkan risk/reward ratio positif, atau lebih besar dari 1:1, maka rata-rata profit-nya akan lebih besar dari rata-rata loss-nya, dan dalam jangka panjang akan menghasilkan profit yang konsisten....

ECB Dan Program LTRO

6 JUL 2014    DIBACA:711    OLEH:MARTIN    KATEGORI:BANK SENTRAL DUNIA

LTRO adalah program pinjaman jangka panjang dengan bunga rendah yang diberikan oleh ECB kepada bank-bank di kawasan Euro. Tujuan dari program LTRO adalah menjaga likuiditas bank-bank di kawasan Euro dan memperkecil yield bond negara-negara di kawasan....

Mengenal Index S&P 500

10 JUL 2014    DIBACA:216    OLEH:MARTIN    KATEGORI:BANK SENTRAL DUNIA

Indeks S&P 500 atau Standard & Poor’s 500 adalah salah satu indeks saham yang populer dan banyak diperdagangkan. Komposisi saham S&P 500 lebih besar dari Dow Jones 30 dan bobot dari tiap saham diperhitungkan secara proporsional....

Artikel: Forex | Emas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito





Pengantar Forex Dasar Dasar Forex Pasar Forex Broker Forex Margin Dan Leverage Manajemen Resiko Money Management Trading Plan Analisa Teknikal Candlestick Trend Time Frame Support Resistance Pivot Point Fibonacci Indikator Teknikal Analisa Fundamental Indikator Ekonomi Bank Sentral Dunia Sistem Trading Bank Strategi Hedging-Scalping-Martingale Price Action Psikologi Trader Forex Tokoh Forex Inspirasi Tips Trik Investasi Serba Serbi Lainnya Jurnal Trading Metatrader Robot Trading Bank Robot Trading Trading Otomatis Belajar MQL/EA MQL/EA Bank Indikator


Artikel: Forex | Emas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito


Artikel Pemirsa
"Ingin berbagi ilmu dan pengalaman trading?" Tuliskan artikel orisinil Anda di seputarforex agar dibaca lebih banyak pemirsa.

Tulis Artikel Anda
Kembali Ke Atas
Kembali Ke Atas
DISCLAIMER
  • Informasi, materi, rekomendasi, dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex, forex adalah beresiko, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, banner, broker, referral, dsb.
  • Artikel/tulisan oleh team seputarforex, boleh dijadikan acuan/ditaruh di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs seputarforex.com
 
FOLLOW US
SHARE
ADS