Mencermati Money Management Dalam Trading Forex

22 SEP 2012   DIBACA:2377   OLEH:MARTIN    KATEGORI:MONEY MANAGEMENT

Hampir tiap trader forex tahu bahwa money management adalah aspek yang sangat penting untuk memperoleh hasil trading yang profitable. Money management harus diterapkan setiap kali akan membuka posisi trading. Jika kita cermati, ada beberapa mitos dalam money management yang banyak dipercaya oleh trader forex namun tidak sepenuhnya benar.
Marilah kita lihat mitos-mitos tersebut:



Mitos 1: Dalam menetapkan resiko, trader harus fokus pada besarnya pip
Sering kita temui trader yang menentukan resiko dan target profitnya dalam pip, bukan dalam nilai uangnya. Dasar pemikirannya adalah dengan tidak melibatkan nilai uang dalam perhitungan profit atau loss maka trader tersebut bisa mencegah keterlibatan emosinya dalam trading. Sebaliknya para trader profesional menghitung resiko dan target profitnya dalam nilai uang karena mereka tahu bahwa karena tujuan utama trading forex adalah memperoleh profit nyata dalam nilai uang, maka secara psikologis risk dan reward-nya harus ditetapkan dalam nilai uang, bukan besarnya pip. Karena trading forex bagi mereka adalah sebuah bisnis, dan setiap trade adalah sebuah transaksi maka menentukan resiko dalam pip kurang relevan. Dengan demikian resiko dalam pip yang besar bukan berarti resiko terhadap modal juga besar.

Mitos 2: Resiko 1% atau 2% dari modal sudah cukup bagus
Walaupun hal ini relatif dan tergantung dari besarnya balance dari masing-masing trader, tetapi menentukan besar resiko yang fleksibel dan tidak harus selalu dipatok dalam persentasi dari modal adalah lebih efektif. Hal ini bisa dilihat pada contoh perbandingan menentukan resiko terhadap modal dan persentasi profit / loss dibawah.

Mitos 3: Stop loss yang besar mempunyai resiko lebih banyak
Banyak trader mengira bahwa dengan menentukan stop loss dalam pip yang besar resiko mereka dalam nilai uang juga besar dan sebaliknya. Secara psikologis pendapat demikian mungkin ada benarnya, tetapi jika mereka memahami konsep menentukan besar ukuran lot (position sizing), maka mitos itu jelas tidak benar. Position sizing adalah konsep untuk menentukan besarnya trading lot (lot size atau volume) yang disesuaikan dengan besarnya stop loss yang diinginkan. Misalnya jika besar resiko untuk sebuah posisi trading ditetapkan $200, dan besar stop loss 100 pip, maka ukuran trading lot adalah 2 mini-lot, yaitu $2 per pip ($2 per pip X 100 pip = $200). Tetapi jika kita tidak menyesuaikan besarnya ukuran lot dan hanya fokus pada besarnya stop loss yang kita tentukan, mitos tersebut benar. Contoh: trader A dan B sama-sama trading dalam 5 mini-lot atau $5 per pip, trader A menentukan stop loss sebesar 50 pip dan trader B sebesar 200 pip, jika memang kondisi pasar berlawana dengan prediksi mereka dan stop loss trader A dan B sama-sama kena, maka trader A loss sebesar $5 X 50 pip = $250 sedang trader B loss sebesar $5 X 200 pip = $1000. Jadi agar dapat menerapkan money management yang benar dalam trading forex, trader seharusnya memahami konsep position size tersebut dengan benar.

Kekuatan risk/reward ratio
Para trader profesional selalu fokus pada risk/reward ratio pada setiap posisi yang dibuka, baik single position maupun multiple position, dengan target profit yang realistis. Mereka telah mengerti bahwa trading forex adalah permainan probabilitas dan kecakapan mengelola modal (capital management). Banyak trader pemula yang mengabaikan perhitungan risk/reward ini dan biasa dengan hanya menentukan besar stop loss tetapi tidak menetapkan target profitnya hingga pergerakan harga berbalik melawan prediksi posisi yang telah dibukanya. Risk/reward ratio mesti ditentukan dengan lengkap untuk memperoleh persentasi profit / loss (winning percentage / loss percentage) yang nyata dalam keseluruhan trade.

Contoh perbandingan menentukan resiko terhadap modal
Misalnya trader 1 menentukan resiko sebesar 2% dari modal, dan trader 2 menentukan resiko dalam jumlah tertentu. Balance masing-masing adalah $5000, dan frekuensi trade sebanyak 4 kali dengan risk/reward ratio = 1 : 3. Persentasi profit / loss sama yaitu 50%.

Trader 1:
resiko = 2% X $5000 = $100
Trade 1 loss   = $5000 -  $100 = $4900
Trade 2 loss   = $4900 -  $98   = $4802
Trade 3 profit = $4802 + $288 = $5090
Trade 4 profit = $5090 + $305 = $5395

Trader 2:
menetapkan resiko fixed sebesar $200
Trade 1 loss   = $5000 -  $200 = $4800
Trade 2 loss   = $4800 -  $200 = $4600
Trade 3 profit = $4600 + $600 = $5200
Trade 4 profit = $5200 + $600 = $5800

Dari contoh diatas tampak bahwa setelah terjadi drawdown (jumlah kerugian akibat loss yang berurutan) dengan persentasi profit dan loss yang sama, maka hasil akhir trader 2 lebih baik dari trader 1, dan juga misalnya terjadi drawdown dengan frekuensi trade yang lebih besar, trader 2 akan lebih cepat dalam recovery paling tidak untuk breakeven (balik modal).

Dari bahasan dan contoh diatas dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan money managent yang benar dan tidak harus terpaku pada mitos, cepat atau lambat hasil trading yang konsisten dan profitable tentu bisa tercapai.


Sumber : Nial Fuller - www.learntotradethemarket.com



Adimas R
4 APR 2013
Wah infonya bagus sekali. pengetahuan lebih lanjut soal money management memang amat penting supaya tidak keliru menetapkannya.
ismail
15 APR 2013
ane masi bingung sm penerapnx. slama ni bnyk disebutin peritungan mm sama manajemen rsk dr persentase modal atau balancex. tp trnyt lbh baik diambil dr jumlah uang tertentu. dr contoh di atas sbnrx kn cm beda jumlah btsn rskx aja. klo persentasex dinaikin apa hslx bakal beda???
Gugun Fadillah
20 APR 2013
@Ismail: Mungkin bisa terjadi hal seperti itu, tapi karena yang jadi patokan nya di sini adalah besar nya nilai mata uang, maka penghitungan dari persentase tidak akan menjamin keberhasilan profit/loss. Kalau pengambilan batasan resiko dari persentase modal nya ditingkatkn dan fixed resiko nya tetap sama mungkin hasilnya bisa lebih bagus dari persentase modal. Tapi kalo kedua-dua nya dinaikkan ya hasilnya tetap lebih baik dari fixed resiko dalam nilai mata uang itu.
ismail
25 APR 2013
stlh dipikir2 yg perlu diatur ulang disini sbnrx dari fokusx aja, mngkn lbh prhatian sm jumlah modal di akun bkl lbh bnyk membantu ketimbang dipikirin persentasex aja...
triyudi_ang
3 OCT 2013
iya, fokus menghitung profit emank lebih baik dalam nilaii mata uang, kan tujuan akirnya emank buat dapet profit dengan tambahan nilai tertentu. tapi kemudian kalo perlu diperhitungkan stop loss dan take profit yang menghitung jumlah pips kan bukannya mesti dihitung lagii biar sasaran resiko dan profit dengan nilai mata uangnya pas?
martin s
8 JAN 2015
@ ismail:
ya, tentu. Persentase resiko dinaikkan maka position size atau ukuran lot-nya akan lebih besar, atau: position size tetap tetapi stop loss-nya lebih besar (lebih lebar). Nah, dengan risk/reward ratio yang sama maka kalau ternyata hasilnya profit, persentase resiko yang lebih tinggi akan memperoleh profit lebih besar dibandingkan dengan yang persentase resikonya kecil. Tapi kalau hasilnya loss, maka kerugiannya juga lebih besar...
Penentuan resiko itu sebenernya tergantung dari besarnya modal atau equity dan kecanggihan sistem trading Anda, berapa persentase profit dan persentase loss sistem trading Anda....
Sebagai referensi utk mm bisa baca: http://www.seputarforex.com/artikel/forex/lihat.php?id=101406&title=belajar_memahami_money_management
martin s
8 JAN 2015
@ triyudi_ang:
ya itu tadi Pak, dihitung position size atau ukuran lot atau volume trading-nya. Untuk lebih jelasnya bisa dibaca di: http://www.seputarforex.com/artikel/forex/lihat.php?id=101406&title=belajar_memahami_money_management
Tetapi memang ukuran lot atau volume kadang tidak bisa pas sekali dengan jumlah pip-nya, jadi sebaiknya dibuat mendekati tetapi tidak melebihi. Ada platform trading yang bisa order dengan volume sampai beberapa digit dibelakang koma jadi mesti bisa pas dengan pip yg diinginkan, tetapi bukan platform Metatrader.....


Memperjelas Aturan 5% MM

27 JUL 2012    DIBACA:2088    OLEH:SFTEAM    KATEGORI:MONEY MANAGEMENT

Salah satu komponen kunci dari MM atau Money Management adalah aturan 5%. Artinya, jangan pernah memasukkan lebih dari 5% dari rekening trading yang berisiko pada satu waktu. Alasan di balik peraturan ini adalah ketika Anda mengalami kerugian, Anda tidak akan membuat kesalahan yang terlalu fatal....

Merencanakan MM

5 OCT 2012    DIBACA:1233    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:MONEY MANAGEMENT

Trading bisa dinamakan sebagai olahraga individual, karena Anda dapat melatih otak, detak jantung, dan konsentrasi tetap terjaga. Sebagai seorang olahraga individual, Anda dipaksa untuk bergulat dengan banyak topik yang menonjol sampai perdagangan Anda dapat berhasil....

Macam Macam Metode MM

28 NOV 2012    DIBACA:4717    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:MONEY MANAGEMENT

Seiring dengan perkembangan jaman, strategi yang digunakan oleh trader memiliki cara unik dan berbeda-beda. Walaupun begitu, setiap trader diwajibkan untuk memiliki pilihan untuk menggunakan Money Management. Beberapa metode MM yang umum digunakan para trader....

Indikator Day High Low

12 MAR 2013    DIBACA:4674    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:INDIKATOR

Salah satu indikator yang banyak digunakan oleh trader profesional adalah dengan memanfaatkan high low pada market saat ini atau dalam periode tertentu. Dengan memahami dan mengetahui high low suatu pergerakan, trader akan bisa memahami arah trend yang sesuai dengan kondisi market.Keunggulan tersebut akan diperoleh pada Indikator Day High Low yang berfungsi sebagai penentu high low dan...

Ubah Emosi Anda Sebagai Indikator Trading

23 APR 2013    DIBACA:2828    OLEH:ASAERI    KATEGORI:PSIKOLOGI

Bagian tersulit dari trading bukanlah hitungan matematika, bahkan bukan pula pengembangan metodologi yang baik dan sistemnya. Manajemen risiko sendiri tidaklah sulit. Masalah muncul ketika adrenalin kita dipompa begitu penuh sehingga tidak bisa menghitung matematika dengan tepat....

Awas Jebakan Money Game Berkedok Broker Forex

5 MAR 2015    DIBACA:512    OLEH:A MUTTAQIENA    KATEGORI:BROKER FOREX

Suatu money game berkedok broker forex baru-baru ini masuk ke Indonesia dan berusaha menjebak investor dengan iming-iming return luar biasa tinggi. Oleh karena itu, amat penting bagi kita untuk mengenali tanda-tanda jebakan money game berkedok broker forex seperti ini....

Membuat Rencana Trading Binary Options

4 MAR 2015    DIBACA:241    OLEH:GALUH    KATEGORI:PENGANTAR BINARY OPTIONS

Penyesuaian yang tersusun dalam suatu rencana trading akan membawa hasil yang lebih baik dan meyakinkan, yaitu perolehan profit secara konsisten dan angka kerugian yang dapat diminimalisir. Bagaimana dengan binary options? Seperti halnya forex, trading di pasar ini juga bisa menghasilkan perolehan yang stabil jika trader memiliki perencanaan yang baik. Apa sajakah yang perlu disiapkan dalam pembuatan rencana trading binary options?...

Artikel: Forex | Emas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito





Pengantar Forex Dasar Dasar Forex Pasar Forex Broker Forex Margin Dan Leverage Manajemen Resiko Money Management Trading Plan Analisa Teknikal Candlestick Trend Time Frame Support Resistance Pivot Point Fibonacci Indikator Teknikal Analisa Fundamental Indikator Ekonomi Bank Sentral Dunia Analisa Intermarket Sistem Trading Bank Strategi Hedging-Scalping-Martingale Price Action Psikologi Trader Forex Tokoh Forex Inspirasi Tips Trik Investasi Serba Serbi Lainnya Metatrader Robot Trading Bank Robot Trading Belajar MQL/EA MQL/EA Bank Indikator Pengantar Binary Options Broker Binary Options Strategi Binary Options Trading Otomatis Sinyal Trading Kontes Trading Fasilitas Trading E Payment


Artikel: Forex | Emas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito


Artikel Pemirsa
"Ingin berbagi ilmu dan pengalaman trading?" Tuliskan artikel orisinil Anda di seputarforex agar dibaca lebih banyak pemirsa.

Tulis Artikel Anda
Kembali Ke Atas Kembali Ke Atas
DISCLAIMER
  • Informasi, materi, rekomendasi, dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex, forex adalah beresiko, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, banner, broker, referral, dsb.
  • Artikel/tulisan oleh team seputarforex, boleh dijadikan acuan/ditaruh di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs seputarforex.com