Mencermati Money Management Dalam Trading Forex

22 SEP 2012   DIBACA:1013  OLEH:MARTIN    KATEGORI:MONEY MANAGEMENT

Hampir tiap trader forex tahu bahwa money management adalah aspek yang sangat penting untuk memperoleh hasil trading yang profitable. Money management harus diterapkan setiap kali akan membuka posisi trading. Jika kita cermati, ada beberapa mitos dalam money management yang banyak dipercaya oleh trader forex namun tidak sepenuhnya benar.
Marilah kita lihat mitos-mitos tersebut:

                              

Mitos 1: Dalam menetapkan resiko, trader harus fokus pada besarnya pip
Sering kita temui trader yang menentukan resiko dan target profitnya dalam pip, bukan dalam nilai uangnya. Dasar pemikirannya adalah dengan tidak melibatkan nilai uang dalam perhitungan profit atau loss maka trader tersebut bisa mencegah keterlibatan emosinya dalam trading. Sebaliknya para trader profesional menghitung resiko dan target profitnya dalam nilai uang karena mereka tahu bahwa karena tujuan utama trading forex adalah memperoleh profit nyata dalam nilai uang, maka secara psikologis risk dan reward-nya harus ditetapkan dalam nilai uang, bukan besarnya pip. Karena trading forex bagi mereka adalah sebuah bisnis, dan setiap trade adalah sebuah transaksi maka menentukan resiko dalam pip kurang relevan. Dengan demikian resiko dalam pip yang besar bukan berarti resiko terhadap modal juga besar.

Mitos 2: Resiko 1% atau 2% dari modal sudah cukup bagus
Walaupun hal ini relatif dan tergantung dari besarnya balance dari masing-masing trader, tetapi menentukan besar resiko yang fleksibel dan tidak harus selalu dipatok dalam persentasi dari modal adalah lebih efektif. Hal ini bisa dilihat pada contoh perbandingan menentukan resiko terhadap modal dan persentasi profit / loss dibawah.

Mitos 3: Stop loss yang besar mempunyai resiko lebih banyak
Banyak trader mengira bahwa dengan menentukan stop loss dalam pip yang besar resiko mereka dalam nilai uang juga besar dan sebaliknya. Secara psikologis pendapat demikian mungkin ada benarnya, tetapi jika mereka memahami konsep menentukan besar ukuran lot (position sizing), maka mitos itu jelas tidak benar. Position sizing adalah konsep untuk menentukan besarnya trading lot (lot size atau volume) yang disesuaikan dengan besarnya stop loss yang diinginkan. Misalnya jika besar resiko untuk sebuah posisi trading ditetapkan $200, dan besar stop loss 100 pip, maka ukuran trading lot adalah 2 mini-lot, yaitu $2 per pip ($2 per pip X 100 pip = $200). Tetapi jika kita tidak menyesuaikan besarnya ukuran lot dan hanya fokus pada besarnya stop loss yang kita tentukan, mitos tersebut benar. Contoh: trader A dan B sama-sama trading dalam 5 mini-lot atau $5 per pip, trader A menentukan stop loss sebesar 50 pip dan trader B sebesar 200 pip, jika memang kondisi pasar berlawana dengan prediksi mereka dan stop loss trader A dan B sama-sama kena, maka trader A loss sebesar $5 X 50 pip = $250 sedang trader B loss sebesar $5 X 200 pip = $1000. Jadi agar dapat menerapkan money management yang benar dalam trading forex, trader seharusnya memahami konsep position size tersebut dengan benar.

Kekuatan risk/reward ratio
Para trader profesional selalu fokus pada risk/reward ratio pada setiap posisi yang dibuka, baik single position maupun multiple position, dengan target profit yang realistis. Mereka telah mengerti bahwa trading forex adalah permainan probabilitas dan kecakapan mengelola modal (capital management). Banyak trader pemula yang mengabaikan perhitungan risk/reward ini dan biasa dengan hanya menentukan besar stop loss tetapi tidak menetapkan target profitnya hingga pergerakan harga berbalik melawan prediksi posisi yang telah dibukanya. Risk/reward ratio mesti ditentukan dengan lengkap untuk memperoleh persentasi profit / loss (winning percentage / loss percentage) yang nyata dalam keseluruhan trade.

Contoh perbandingan menentukan resiko terhadap modal
Misalnya trader 1 menentukan resiko sebesar 2% dari modal, dan trader 2 menentukan resiko dalam jumlah tertentu. Balance masing-masing adalah $5000, dan frekuensi trade sebanyak 4 kali dengan risk/reward ratio = 1 : 3. Persentasi profit / loss sama yaitu 50%.

Trader 1: resiko = 2% X $5000 = $100
Trade 1 loss   = $5000 -  $100 = $4900
Trade 2 loss   = $4900 -  $98   = $4802
Trade 3 profit = $4802 + $288 = $5090
Trade 4 profit = $5090 + $305 = $5395

Trader 2: menetapkan resiko fixed sebesar $200
Trade 1 loss   = $5000 -  $200 = $4800
Trade 2 loss   = $4800 -  $200 = $4600
Trade 3 profit = $4600 + $600 = $5200
Trade 4 profit = $5200 + $600 = $5800

Dari contoh diatas tampak bahwa setelah terjadi drawdown (jumlah kerugian akibat loss yang berurutan) dengan persentasi profit dan loss yang sama, maka hasil akhir trader 2 lebih baik dari trader 1, dan juga misalnya terjadi drawdown dengan frekuensi trade yang lebih besar, trader 2 akan lebih cepat dalam recovery paling tidak untuk breakeven (balik modal).

Dari bahasan dan contoh diatas dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan money managent yang benar dan tidak harus terpaku pada mitos, cepat atau lambat hasil trading yang konsisten dan profitable tentu bisa tercapai.


Sumber : Nial Fuller - www.learntotradethemarket.com

ARTIKEL KATEGORI MONEY MANAGEMENT LAINNYA

Tips Menggunakan Money Management (1)

18 JUN 2013   DIBACA:2586    OLEH:MARTIN

Strategi Money Management Dengan Position Sizing (2)

14 FEB 2014   DIBACA:845    OLEH:MARTIN

Pyramiding - Strategi Money Management Guna Memperbesar Keuntungan

4 JUL 2012   DIBACA:2070    OLEH:MARTIN

Belajar Memahami Money Management

6 SEP 2012   DIBACA:2511    OLEH:MARTIN

Demi meningkatkan artikel ataupun materi-materi yang ada, kami selalu mengharapkan dan sangat menghargai komentar-komentar Anda.
Name:
Email:
URL:
 
New Code  

3 Kesalahan Ketika Trading Pada Volatilitas Rendah

20 MAR 2014    DIBACA:2361    OLEH:MARTIN    KATEGORI:SISTEM TRADING

Volatilitas pasar yang rendah sebenarnya menguntungkan trader karena biasanya membuat pasar bergerak ranging. Trader bisa menggunakan strategi pullback atau buy low sell high dengan persentasi kesalahan entry yang minimum. 3 kesalahan yang lazim dilakukan trader ketika volatilitas rendah adalah: 1. Menggunakan strategi..

Kisah Trader Sukses - William Eckhardt

20 MAR 2014    DIBACA:1882    OLEH:MARTIN    KATEGORI:TOKOH

William (Bill) Eckhardt adalah trader komoditi dan futures serta salah satu fund manager terkemuka AS. Ia adalah pakar matematika yang menerapkan konsep statistik dan probabilitas untuk analisa pasar. Bersama Richard Dennis ia menciptakan turtle trading systems. Selain melakukan riset, Eckhardt juga sibuk mengelola perusahaan..

EA Firebird v 0.65 fixed

17 JUN 2012    DIBACA:5652    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:BANK ROBOT EA

SejarahEA Firebird diciptakan pada awalnya mengikuti sistem MA envelope exhaustion system. Pada sistem tersebutlah EA mulai di desain dan digunakan dalam trading sehari-hari. Banyak keunggulan yang disertakan pada EA. secara sederhana EA dilengkapi oleh satu indikator bawaan metatrader yang ditanamkan kedalam EA.Indikator..

Alasan Lain Memiliki Emas

19 APR 2013    DIBACA:1167    OLEH:RACHMAT    KATEGORI:EMAS

Emas sangat dihargai karena nilai dan sejarahnya, dimana telah dipakai selama ribuan tahun. Emas seharusnya menjadi bagian penting dalam sebuah portofolio investasi yang terdiversifikasi karena harga emas akan naik ketika nilai dari instrumen keuangan, seperti saham dan obligasi, turun. Walaupun harga emas memiliki volatilitas..

Permintaan Dan Penawaran Dalam Pasar Forex

26 FEB 2013    DIBACA:2117    OLEH:MARTIN    KATEGORI:PASAR FOREX

Dalam trading dipasar forex, indikator teknikal sangat diperlukan guna mengetahui pola pergerakan harga, sedang indikator fundamental (data ekonomi) sangat penting diperhatikan untuk mengetahui penyebab pergerakan harga. Dengan menggunakan kombinasi kedua alat utama tersebut kita bisa memprediksi arah pergerakan pasar selanjutnya...

comments powered by Disqus







HEADLINE NEWS

euro

Inflasi Zona Euro Sudah Di Kisaran 0.5%, ECB Harus Bertindak

16 APR 2014 DIBACA:274

Pertumbuhan Ekonomi Tiongkok Di Kuartal Pertama 2014 Lebih Tinggi Dari Ekspektasi
Inflasi Inggris Anjlok Akibat Harga BBM, Pound Melemah
Intisari Pertemuan G20 Dan Respon Pasar Forex
Headline News Lainnya



PILIH KATEGORI ARTIKEL



FOLLOW US
SHARE
ADS