Counter Trend VS Follow Trend

30 SEP 2012   DIBACA:3185  OLEH:PARMADITA    KATEGORI:SISTEM TRADING

Kalau Anda sedang melakukan trading pasti tidak akan terlepas dari pemikiran counter trend (melawan market) atau follow trend (mengikuti market). Terkadang di satu sisi kita ingin melakukan ikut market karena adanya trend, namun terkadang ada saatnya kita harus melawan trend dengan melakukan pending order, dengan harapan bisa mendapatkan posisi potensial saat terjadi pembalikan trend atau reversal.

Keputusan mengikuti market atau melawan market adalah baik. Yang perlu Anda perhatikan adalah kapan saat (timing) yang tepat untuk mengikuti atau melawan market. Kapan timing yang tepat adalah hal yang mestinya Anda pelajai dan penting untuk dipahami. Dengan mengetahui waktu untuk bisa counter maupun follow trend dengan tepat membuat transaksi setidaknya aman dari floating.

Beberapa trader ada yang memang fokus di salah satu saja. Ada yang menyukai counter saja, atau ada juga yang konsisten pada follow. Hal ini akan cenderung tergantung dari karakteristik trader itu sendiri. kebanyakan trader yang follow adalah orang menurut, tidak suka melanggar aturan, dan menaati tata tertib. Sebaliknya, trader yang lebih suka counter adalah yang berhaluan keras.
Dalam artian mereka cenderung memiliki pendirian teguh serta gemar berinovasi. Ini bisa dilihat dari karakteristik mereka berbicara, maupun bertindak.


Counter Trend
Counter memiliki arti "melawan". Melawan bisa diartikan sebagai membalas, menjawab, maupun membantah. Namun dari itu semua counter trend sering dimanfaatkan trader dalam menanggapi pembalikan market. Terlepas dari penyebab terjadinya pembalikan, biasanya trader yang sudah profesional dalam melakukan counter sangat menyukai sideway dengan ciri pending limit sebagai order.

Umumnya trader yang gemar melakukan counter flow memiliki strategi maupun sistem trader yang difokuskan kepada pergerakan market yang sideway, atau pergerakan yang stagnan maupun dalam bentuk konsolidasi. Satu ciri khas lain dari para trader counter adalah keinginan mereka untuk ber-trading secara cepat, sehingga mereka terdorong untuk selalu mendapatkan transaksi yang cepat dan simple. Sehingga tipe scalping akan menjadi pilihan tepat untuk mereka.

Sedangkan indikator yang digunakan oleh para trader penggemar counter trend adalah memanfaatkan titik jenuh. Misalnya saja indikator yang dapat dimanfaatkan adalah RSI, Stochastick, maupun indikator oscillator. Indikator-indikator tersebut adalah andalan bagi para trader penggemar counter trend.


Follow Trend

Follow memiliki arti "mengikuti", yang bisa diartikan ikut, menyusul, mengejar, atau menganut. Hal ini cenderung disukai ketika situasi market sedang breakout, maupun terjadi trend. Ciri khasnya adalah memanfaatkan pending stop sebagai order.

Strategi maupun sistem para trader penyuka follow trend cenderung terfokus pada pergerakan market yang sedang trend. Hal ini tercermin dari cara ber-trading mereka yang sedikit lebih santai. Sehingga kebanyakan trader penyuka follow trend cenderung menyukai intraday maupun long. Walaupun ada juga trader semacam ini yang menggunakan strategi scalping.

Indikator yang banyak digunakan trader penyuka follow trend adalah moving average, parabolic SAR, maupun Bollinger Band. Indikator-indikator tersebut biasanya terfokus pada situasi market Forex yang sedang trend. Sehingga trader penyuka follow trend cenderung memanfaatkan cross indikator maupun perubahan gaya trend, dengan demikian bila terjadi perubahan dalam trendpara trader ini akan lebih mudah mengikutinya.


Kesimpulan
Memanfaatkan trend dapat digunakan dengan dua cara: mengikuti trend atau melawan trend. Semua tergantung dari pergerakan market saat itu. Ketika Anda melihat ada indikasi perubahan trend dalam waktu dekat, maka sebaiknya Anda memanfaatkan counter. Namun ketika market masih berjalan tanpa ada pembalikan, ada baiknya Anda memutuskan untuk mengikuti pergerakan tersebut dengan memanfaatkan follow trend.



Setujukah Anda mengenai ulasan artikel di atas? Sampaikan pendapat Anda pada kotak post di bawah ini.

ARTIKEL KATEGORI SISTEM TRADING LAINNYA

Trade Dengan Pivot Point

22 MAR 2013   DIBACA:995    OLEH:PARMADITA

Trailing Stop

11 JAN 2013   DIBACA:740    OLEH:PARMADITA

Belajar Menjadi Trader Swing

19 NOV 2012   DIBACA:923    OLEH:PARMADITA

Buatlah Evaluasi Dan Perencanaan Dalam Trading

8 FEB 2013   DIBACA:1000    OLEH:PARMADITA

Demi meningkatkan artikel ataupun materi-materi yang ada, kami selalu mengharapkan dan sangat menghargai komentar-komentar Anda.
Name:
Email:
URL:
 
New Code  

3 Kesalahan Ketika Trading Pada Volatilitas Rendah

20 MAR 2014    DIBACA:2337    OLEH:MARTIN    KATEGORI:SISTEM TRADING

Volatilitas pasar yang rendah sebenarnya menguntungkan trader karena biasanya membuat pasar bergerak ranging. Trader bisa menggunakan strategi pullback atau buy low sell high dengan persentasi kesalahan entry yang minimum. 3 kesalahan yang lazim dilakukan trader ketika volatilitas rendah adalah: 1. Menggunakan strategi..

Kisah Trader Sukses - William Eckhardt

20 MAR 2014    DIBACA:1869    OLEH:MARTIN    KATEGORI:TOKOH

William (Bill) Eckhardt adalah trader komoditi dan futures serta salah satu fund manager terkemuka AS. Ia adalah pakar matematika yang menerapkan konsep statistik dan probabilitas untuk analisa pasar. Bersama Richard Dennis ia menciptakan turtle trading systems. Selain melakukan riset, Eckhardt juga sibuk mengelola perusahaan..

Range Trade Dengan Price Action

20 NOV 2012    DIBACA:748    OLEH:SFTEAM    KATEGORI:SISTEM TRADING

Tujuan utama dengan strategi range ini adalah membeli di harga rendah dan menjualnya pada harga tinggi. Tapi hal itu tidak bisa dilakukan dan tentu saja tidak selalu begitu. Terkadang harga turun terus atau naik terus dan selalu menciptakan titik-titik terendah baru maupun titik atas terbaru.Seharusnya temukan dahulu titik..

Trader Pemula Saat Berbicara

19 NOV 2011    DIBACA:2517    OLEH:BAYU    KATEGORI:TRADER FOREX

Sebelum anda terjun kedunia Trading forex, ada baiknya apabila anda memahami betul tentang dunia forex, seperti Apakah Forex bisa dijadikan sebuah profesi yang menjanjikan dikemudian hari ? atau Apa yang menjadi kendala sehingga para trader Forex banyak yang mengalami kerugian ? atau bisa juga Bahwa forex selalu membawa..

Indikator Mint Signal 2

31 AUG 2012    DIBACA:2878    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:BANK INDIKATOR

Indikator ini merupakan gabungan dari MA, RSI dan CCI. Indikator yang mudah digunakan, tidak memakan tempat, dan ringan menjadikan pilihan trader dalam menganalisa. Tidak seperti pada indikator lain, Mint Signal2 dapat hanya menjalankan signal yang berada di pojok kiri atas saja. Tidak ada bentuk grafik, panah, atau metode..

comments powered by Disqus







HEADLINE NEWS

euro

Inflasi Zona Euro Sudah Di Kisaran 0.5%, ECB Harus Bertindak

16 APR 2014 DIBACA:46

Pertumbuhan Ekonomi Tiongkok Di Kuartal Pertama 2014 Lebih Tinggi Dari Ekspektasi
Inflasi Inggris Anjlok Akibat Harga BBM, Pound Melemah
Intisari Pertemuan G20 Dan Respon Pasar Forex
Headline News Lainnya



PILIH KATEGORI ARTIKEL



FOLLOW US
SHARE
ADS