Counter Trend VS Follow Trend

30 SEP 2012   DIBACA:4226   OLEH:PARMADITA    KATEGORI:TREND

Kalau Anda sedang melakukan trading pasti tidak akan terlepas dari pemikiran counter trend (melawan market) atau follow trend (mengikuti market). Terkadang di satu sisi kita ingin melakukan ikut market karena adanya trend, namun terkadang ada saatnya kita harus melawan trend dengan melakukan pending order, dengan harapan bisa mendapatkan posisi potensial saat terjadi pembalikan trend atau reversal.

Keputusan mengikuti market atau melawan market adalah baik. Yang perlu Anda perhatikan adalah kapan saat (timing) yang tepat untuk mengikuti atau melawan market. Kapan timing yang tepat adalah hal yang mestinya Anda pelajai dan penting untuk dipahami. Dengan mengetahui waktu untuk bisa counter maupun follow trend dengan tepat membuat transaksi setidaknya aman dari floating.

Beberapa trader ada yang memang fokus di salah satu saja. Ada yang menyukai counter saja, atau ada juga yang konsisten pada follow. Hal ini akan cenderung tergantung dari karakteristik trader itu sendiri. kebanyakan trader yang follow adalah orang menurut, tidak suka melanggar aturan, dan menaati tata tertib. Sebaliknya, trader yang lebih suka counter adalah yang berhaluan keras.
Dalam artian mereka cenderung memiliki pendirian teguh serta gemar berinovasi. Ini bisa dilihat dari karakteristik mereka berbicara, maupun bertindak.


Counter Trend
Counter memiliki arti "melawan". Melawan bisa diartikan sebagai membalas, menjawab, maupun membantah. Namun dari itu semua counter trend sering dimanfaatkan trader dalam menanggapi pembalikan market. Terlepas dari penyebab terjadinya pembalikan, biasanya trader yang sudah profesional dalam melakukan counter sangat menyukai sideway dengan ciri pending limit sebagai order.

Umumnya trader yang gemar melakukan counter flow memiliki strategi maupun sistem trader yang difokuskan kepada pergerakan market yang sideway, atau pergerakan yang stagnan maupun dalam bentuk konsolidasi. Satu ciri khas lain dari para trader counter adalah keinginan mereka untuk ber-trading secara cepat, sehingga mereka terdorong untuk selalu mendapatkan transaksi yang cepat dan simple. Sehingga tipe scalping akan menjadi pilihan tepat untuk mereka.

Sedangkan indikator yang digunakan oleh para trader penggemar counter trend adalah memanfaatkan titik jenuh. Misalnya saja indikator yang dapat dimanfaatkan adalah RSI, Stochastick, maupun indikator oscillator. Indikator-indikator tersebut adalah andalan bagi para trader penggemar counter trend.


Follow Trend

Follow memiliki arti "mengikuti", yang bisa diartikan ikut, menyusul, mengejar, atau menganut. Hal ini cenderung disukai ketika situasi market sedang breakout, maupun terjadi trend. Ciri khasnya adalah memanfaatkan pending stop sebagai order.

Strategi maupun sistem para trader penyuka follow trend cenderung terfokus pada pergerakan market yang sedang trend. Hal ini tercermin dari cara ber-trading mereka yang sedikit lebih santai. Sehingga kebanyakan trader penyuka follow trend cenderung menyukai intraday maupun long. Walaupun ada juga trader semacam ini yang menggunakan strategi scalping.

Indikator yang banyak digunakan trader penyuka follow trend adalah moving average, parabolic SAR, maupun Bollinger Band. Indikator-indikator tersebut biasanya terfokus pada situasi market Forex yang sedang trend. Sehingga trader penyuka follow trend cenderung memanfaatkan cross indikator maupun perubahan gaya trend, dengan demikian bila terjadi perubahan dalam trendpara trader ini akan lebih mudah mengikutinya.


Kesimpulan
Memanfaatkan trend dapat digunakan dengan dua cara: mengikuti trend atau melawan trend. Semua tergantung dari pergerakan market saat itu. Ketika Anda melihat ada indikasi perubahan trend dalam waktu dekat, maka sebaiknya Anda memanfaatkan counter. Namun ketika market masih berjalan tanpa ada pembalikan, ada baiknya Anda memutuskan untuk mengikuti pergerakan tersebut dengan memanfaatkan follow trend.



Setujukah Anda mengenai ulasan artikel di atas? Sampaikan pendapat Anda pada kotak post di bawah ini.



Danar Pm
24 NOV 2012
Kalau ane lihat2 dulu pas masuk di posisi tren mana, kalo setelah dilihat masuknya di awal tren ya ngikut aja, tapi kalo setelah dianalisa tren udah mau berakhir baru ambil langkah counter. Disesuaikan sama keadaan aja lebih baik, daripada mesti bersikeras nurutin prinsip awal tapi nggak bisa manfaatin posisi tren trus akhirnya malah rugi.
andy.s.pujiono
19 JAN 2013
perbedaanx, kl oscilator dipake utk entri market sm counter trader, smntr yg follower pake oscillator utk exit market
Danar Pm
21 JAN 2013
Sebetulnya nggak gitu juga sih gan. Bisa juga kok yang follower ikut siap2 keluar waktu lihat oscillator udah mendekati poin overbought/sold. Begitu juga sebaliknya.
Disini kan yang paling kelihatan bedanya dari masuknya counter trader di kondisi sideways, yang arah berikutnya sebetulnya susah diprediksi apa itu bakal terus atau justru pembalikan. Sedangkan follower kan lebih cenderung tunggu konfirmasi tren dulu dari indikator dan baru pasang order sesuai tren baru.
fx nubi
15 APR 2013
antara counter trend dan follow trend, peluang untung nya lebih besar yng mana ya?
Hari Santoso
23 APR 2013
Peluang profit sebenarnya lebih bergantung pada kemampuan trader. Keduanya sama-sama punya potensi profit dan loss. Hanya saja, bagi trader pemula lebih disarankan untuk mengikuti tren dulu. Sudah ditekankan sebelumnya bahwa counter tren cenderung suka mengambil resiko dan berinovasi terhadap tradingnya. Hal-hal seperti itu tentu akan sangat kurang sesuai jika dijalankan oleh seorang trader pemula.

Untuk pemula yang dari awal sudah suka bermain-main dengan resiko, tetap disarankan untuk menjadi follower dulu supaya benar-benar paham trading dengan tren ini.


Jangan Lawan Trend

25 JUN 2012    DIBACA:5505    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:TREND

Market akan selalu memperlihatkan sebuah siklus yang selalu berulang. Bila Anda sedang melihat sebuah harga sedang kuat dan market sedang menunjukkan trend, jangan mencoba melawan market dengan melakukan open posisi berlawanan. Tunggulah market normal, dan hindari hal-hal yang meragukan....

Cara Open Posisi Di Saat Masih Terjadi Trend

19 JUL 2012    DIBACA:1897    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:TREND

Dengan menguatnya AUD ditambahnya pelemahan akibat krisis eropa yaitu mata uang EUR menjadikan pedagang sedikit banyak ada yang frustasi melihat pergerakan yang begitu tak menentu. Sehingga mereka merindukan langkah atau cara supaya dapat mengambil keuntungan disaat terjadi trend berkepanjangan seperti ini. Untuk itu, mari lihat pada grafik harian dari EURAUD sebagai contoh berikut ini....

7 Pedagang Forex Terbesar Di Dunia

25 AUG 2012    DIBACA:5601    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:PASAR FOREX

Kalau biasanya orang bertanya mengenai siapa sih trader yang sukses di forex trading? Saya akan jawab salah satunya Soros. Tapi kalau siapa sih yang paling besar melakukan transaksi valuta asing di seluruh dunia? Maka saya akan membagi menjadi 10 pedagang yang mampu menguasai perdagangan market yang ada di dunia forex....

Indikator KG Band

18 FEB 2013    DIBACA:3719    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:BANK INDIKATOR

Indikator KG Band tergolong lagging atau tertinggal dari harga. sifatnya yang memberikan informasi seputar trend bisa meminimalisir dari false signal yang terjadi. Memiliki karakter khusus untuk mngetahui apakah harga bisa mengalami breakout atau malah mengalami pembalikan....

Bermain-main Dengan Trend Line

2 JUN 2013    DIBACA:4016    OLEH:RACHMAT    KATEGORI:TREND

Ada sebuah pandangan menyebutkan bahwa, Analisis teknikal dibangun dengan asumsi bahwa harga bergerak berdasarkan tren. Garis tren adalah alat yang sangat penting dalam analisis teknikal, baik untuk mengidentifikasikan trend maupun digunakan untuk mengidentifikasi harga Support & Resistance....

Apabila Saldo Akun Trading Forex Anda Negatif

23 JAN 2015    DIBACA:1020    OLEH:A MUTTAQIENA    KATEGORI:BROKER FOREX

Banyak trader bertanya-tanya, bisakah saldo akun trading di broker forex tercatat negatif? Trading dengan leverage memang memungkinkan terciptanya situasi dimana trader "berhutang" lebih besar dari dana yang telah didepositkannya. Jika dilihat dari perspektif ini, maka kekhawatiran akan saldo akun negatif itu wajar. Apalagi, sebagaimana ditunjukkan oleh kondisi pasar pasca Black Thursday, saldo akun trading forex negatif ternyata bisa saja terjadi....

Rollover dan Early Closure: 2 Cara Membatasi Resiko Trading Binary Options

27 JAN 2015    DIBACA:191    OLEH:GALUH    KATEGORI:PENGANTAR BINARY OPTIONS

Selain dengan mengatur jumlah kapital dan menerapkan strategi hedging, mengelola expiry time dapat menjadi salah satu solusi yang menarik untuk mengatur manajemen resiko pada trading binary options Anda. Rollover dan Early Closure adalah layanan broker yang dapat menambah expiry time atau menutup posisi option lebih awal. Kedua cara ini dapat menjadi metode alternatif untuk membatasi resiko trading yang terlanjur ditempatkan dengan expiry time yang kurang sesuai....

Artikel: Forex | Emas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito





Pengantar Forex Dasar Dasar Forex Pasar Forex Broker Forex Margin Dan Leverage Manajemen Resiko Money Management Trading Plan Analisa Teknikal Candlestick Trend Time Frame Support Resistance Pivot Point Fibonacci Indikator Teknikal Analisa Fundamental Indikator Ekonomi Bank Sentral Dunia Analisa Intermarket Sistem Trading Bank Strategi Hedging-Scalping-Martingale Price Action Psikologi Trader Forex Tokoh Forex Inspirasi Tips Trik Investasi Serba Serbi Lainnya Metatrader Robot Trading Bank Robot Trading Belajar MQL/EA MQL/EA Bank Indikator Pengantar Binary Options Broker Binary Options Strategi Binary Options Trading Otomatis Sinyal Trading Kontes Trading Fasilitas Trading E Payment


Artikel: Forex | Emas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito


Artikel Pemirsa
"Ingin berbagi ilmu dan pengalaman trading?" Tuliskan artikel orisinil Anda di seputarforex agar dibaca lebih banyak pemirsa.

Tulis Artikel Anda
Kembali Ke Atas Kembali Ke Atas
DISCLAIMER
  • Informasi, materi, rekomendasi, dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex, forex adalah beresiko, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, banner, broker, referral, dsb.
  • Artikel/tulisan oleh team seputarforex, boleh dijadikan acuan/ditaruh di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs seputarforex.com