Kisah Trader Sukses - Jim Rogers

11 MAR 2013   DIBACA:1495  OLEH:MARTIN    KATEGORI:TOKOH

Para trader yang telah sukses dalam karirnya sebagian besar mendedikasikan pengetahuan dan waktunya guna mengembangkan dunia trading dan investasi seperti mendirikan perusahaan konsultan investasi, menjadi komentator di berbagai media investasi dan bisnis, menulis buku, dan lain sebagainya. Kita bisa mengambil manfaat positif dari kisah perjalanan karir dan pandangan mereka tentang dunia trading dan investasi.

Jim Rogers - mengandalkan analisa fundamental

James Beeland Rogers, Jr., atau lebih populer disapa Jim Rogers, adalah investor dan trader profesional terkemuka, penulis buku, analis dan komentator di berbagai media investasi terkenal. Rogers yang juga penggemar berat sepeda motor ini telah pensiun dini pada usia 37 tahun. Bersama dengan trader legendaris Geoge Soros, Rogers mendirikan Quantum Fund yang berhasil meraup keuntungan 4200% dalam waktu 10 tahun. Nama Jim Rogers juga tercatat dalam daftar Guinness Book of World Records sebanyak 2 kali untuk rekor keliling dunia dengan sepeda motor, pertama antara tahun 1990-1992 dan ke 2 antara tahun 1999 dan 2002. Petualangannya ia tuliskan dalam buku berjudul ‘Investment Biker’ dan ‘Adventure Capitalist’ yang keduanya jadi best seller.

                                            

Dalam trading Rogers lebih mengandalkan faktor-faktor fundamental. “Saya pernah bekerja sama dengan nama-nama besar dalam dunia trading. Saya tidak tahu apakah saya telah belajar dari mereka. Cara yang paling baik untuk dipelajari dalam dunia investasi atau trading adalah tidak berbuat apa-apa sampai ada sesuatu yang harus dilakukan.” kata Jim Rogers yang juga chairman dari Rogers Holdings and Beeland Interests, Inc dan pendiri Rogers International Commodities Index (RICI).

Jim Rogers lahir di Baltimore, Maryland, AS pada tahun 1942 dan seperti penuturannya ia mulai belajar bisnis sejak usia 5 tahun dengan berjualan kacang. Setelah lulus dibidang sejarah dari Yale University, Rogers bekerja di Wall Street pada broker Dominick & Dominick. “Saat itu saya tidak tahu apa bedanya saham dan bond, bahkan saya tidak tahu benar apa sebenarnya bisnis yang ada di Wall Street” kenangnya. Karena tertarik dengan pengaruh politik terhadap pasar, Rogers melanjutkan studi dibidang Philosophy, Politics and Economics di Oxford University sebelum ia bekerja di perusahaan investasi Arnhold and S. Bleichroder pada tahun 1970 dimana ia bertemu George Soros.

“Hey, Anda baca buku saya ‘Investment Biker’ ? Berusaha menemukan ide untuk berinvestasi tidak harus duduk didepan komputer seharian. Naik sepeda motor dan lihat bagian dunia lain, banyak peluang investasi, seperti di China… ya, itu saya, tetapi Anda mungkin saja berbeda. Anda bisa saja masuk di bond atau trading di pasar forex. Masuk pasar kemudian tinggalkan. Tunggu hingga sesuatu terjadi. Jika Anda masuk di pasar forex tentu Anda akan sensitif pada berita pasar keuangan, bukankah begitu?” kata Jim Rogers yang juga penulis tetap di The Wall Street Journal, The Financial Times, Barron’s, Forbes, Fortune, Bloomberg dan CNBC itu.

Setelah pensiun muda dan naik motor keliling dunia, sejak tahun 2007 Jim Rogers dan keluarga bermukim di Singapura dan tetap mengendalikan semua perusahaan dan portofolio investasi pribadinya. Selain mendapat gelar profesor dibidang keuangan dari Columbia University School of Business, AS, berbagai pandangannya tentang teori ekonomi juga memperoleh penghargaan dari Austrian School of Economics. Tentang hijrahnya ke Singapura Rogers mengatakan bahwa Asia sangat potensial, dan sekarang adalah saat yang tepat untuk melakukan investasi di Asia. “Jika Anda cukup cerdas di tahun 1807 Anda akan hijrah ke London, jika Anda inginkan bisnis di tahun 1907 Anda akan pindah ke New York, dan jika Anda hendak berinvestasi di tahun 2007 Anda akan bermukim di Asia” katanya.

Apa nasehatnya untuk para investor atau trader pemula? “Oh, kalau saya akan menunggu hingga ada uang di suatu tempat, dan yang harus saya lakukan hanya menghampiri dan mengambil uang itu. Sementara menunggu saya tidak melakukan apa-apa. Mereka yang loss berteriak: saya telah loss, saya harus mendapatkan uang itu kembali…. Salah, itu pikiran yang keliru. Yang seharusnya mereka lakukan adalah duduk manis hingga mereka menemukan sesuatu.” kata Jim Rogers.


Sumber : www.4-traders.com
                www.stansberryresearch.com

ARTIKEL KATEGORI TOKOH LAINNYA

Kisah Trader Sukses - Lee Gettess

23 DEC 2012   DIBACA:1747    OLEH:MARTIN

Kisah Investor Sukses - John Paulson

30 AUG 2013   DIBACA:1644    OLEH:MARTIN

Kisah Trader Sukses - Tom DeMark

4 NOV 2012   DIBACA:1602    OLEH:MARTIN

Kisah Trader Sukses - Paul Tudor Jones

23 MAR 2013   DIBACA:1539    OLEH:MARTIN

Demi meningkatkan artikel ataupun materi-materi yang ada, kami selalu mengharapkan dan sangat menghargai komentar-komentar Anda.
Name:
Email:
URL:
 
New Code  

3 Kesalahan Ketika Trading Pada Volatilitas Rendah

20 MAR 2014    DIBACA:2465    OLEH:MARTIN    KATEGORI:SISTEM TRADING

Volatilitas pasar yang rendah sebenarnya menguntungkan trader karena biasanya membuat pasar bergerak ranging. Trader bisa menggunakan strategi pullback atau buy low sell high dengan persentasi kesalahan entry yang minimum. 3 kesalahan yang lazim dilakukan trader ketika volatilitas rendah adalah: 1. Menggunakan strategi..

Kisah Trader Sukses - William Eckhardt

20 MAR 2014    DIBACA:1952    OLEH:MARTIN    KATEGORI:TOKOH

William (Bill) Eckhardt adalah trader komoditi dan futures serta salah satu fund manager terkemuka AS. Ia adalah pakar matematika yang menerapkan konsep statistik dan probabilitas untuk analisa pasar. Bersama Richard Dennis ia menciptakan turtle trading systems. Selain melakukan riset, Eckhardt juga sibuk mengelola perusahaan..

Pivot dan Mid Pivot

25 MAY 2013    DIBACA:1585    OLEH:GREENPIPS    KATEGORI:PIVOT POINT

Kali ini saya akan kembali membahas satu indikator yang kemungkinan besar temen-temen trader sudah sangat akrab dalam penggunaannya, yaitu Pivot dan Mid Pivot. Untuk Fungsi Pivot tentunya sudah temen-temen trader ketahui, sedangnkan Mid pivot berguna sebagai bantuan untuk penggunaan pivot, terutama apabila kita merasa market..

Kunci Sukses Trading

23 JAN 2013    DIBACA:1619    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:TIPS TRIK

Ada sebuah kisah unik dimana perjalanan hidup yang dilalui pada suatu malam cukup menginspirasi kita dalam menjajaki dunia trading. Cerita yang bisa memberikan penggambaran kepada trader khususnya pemula untuk tetap menatap masa depan. Dari cerpen ini pula memberikan beberapa point yang bisa menjadi teladan bagi Anda, dan..

Disiplin Mengikuti Berita Fundamental

19 MAR 2013    DIBACA:734    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:ANALISA FUNDAMENTAL

Jika Anda ingin serius trading dengan membiarkan posisi terbuka yang berlangsung selama satu hari, maka Anda perlu menyisihkan beberapa waktu setiap hari untuk mewujudkannya. Banyak day trader mungkin mencoba untuk menyeimbangkan waktu rutin mereka pada pekerjaan penuh waktu dengan perdagangan Forex, tetapi faktanya sulit..

comments powered by Disqus







HEADLINE NEWS

fokus

Tiga Data Ekonomi Untuk Fokus Trading Hari Ini

17 APR 2014 DIBACA:807

Rekap: Mengapa Dolar AS Cenderung Melemah Hari Ini
Inflasi Zona Euro Sudah Di Kisaran 0.5%, ECB Harus Bertindak
Pertumbuhan Ekonomi Tiongkok Di Kuartal Pertama 2014 Lebih Tinggi Dari Ekspektasi
Headline News Lainnya



PILIH KATEGORI ARTIKEL



FOLLOW US
SHARE
ADS