Kisah Trader Sukses - Jim Rogers

11 MAR 2013   DIBACA:2654   OLEH:MARTIN    KATEGORI:TOKOH

Para trader yang telah sukses dalam karirnya sebagian besar mendedikasikan pengetahuan dan waktunya guna mengembangkan dunia trading dan investasi seperti mendirikan perusahaan konsultan investasi, menjadi komentator di berbagai media investasi dan bisnis, menulis buku, dan lain sebagainya. Kita bisa mengambil manfaat positif dari kisah perjalanan karir dan pandangan mereka tentang dunia trading dan investasi.

Jim Rogers - mengandalkan analisa fundamental

James Beeland Rogers, Jr., atau lebih populer disapa Jim Rogers, adalah investor dan trader profesional terkemuka, penulis buku, analis dan komentator di berbagai media investasi terkenal. Rogers yang juga penggemar berat sepeda motor ini telah pensiun dini pada usia 37 tahun. Bersama dengan trader legendaris Geoge Soros, Rogers mendirikan Quantum Fund yang berhasil meraup keuntungan 4200% dalam waktu 10 tahun. Nama Jim Rogers juga tercatat dalam daftar Guinness Book of World Records sebanyak 2 kali untuk rekor keliling dunia dengan sepeda motor, pertama antara tahun 1990-1992 dan ke 2 antara tahun 1999 dan 2002. Petualangannya ia tuliskan dalam buku berjudul ‘Investment Biker’ dan ‘Adventure Capitalist’ yang keduanya jadi best seller.

                                            

Dalam trading Rogers lebih mengandalkan faktor-faktor fundamental. “Saya pernah bekerja sama dengan nama-nama besar dalam dunia trading. Saya tidak tahu apakah saya telah belajar dari mereka. Cara yang paling baik untuk dipelajari dalam dunia investasi atau trading adalah tidak berbuat apa-apa sampai ada sesuatu yang harus dilakukan.” kata Jim Rogers yang juga chairman dari Rogers Holdings and Beeland Interests, Inc dan pendiri Rogers International Commodities Index (RICI).

Jim Rogers lahir di Baltimore, Maryland, AS pada tahun 1942 dan seperti penuturannya ia mulai belajar bisnis sejak usia 5 tahun dengan berjualan kacang. Setelah lulus dibidang sejarah dari Yale University, Rogers bekerja di Wall Street pada broker Dominick & Dominick. “Saat itu saya tidak tahu apa bedanya saham dan bond, bahkan saya tidak tahu benar apa sebenarnya bisnis yang ada di Wall Street” kenangnya. Karena tertarik dengan pengaruh politik terhadap pasar, Rogers melanjutkan studi dibidang Philosophy, Politics and Economics di Oxford University sebelum ia bekerja di perusahaan investasi Arnhold and S. Bleichroder pada tahun 1970 dimana ia bertemu George Soros.

“Hey, Anda baca buku saya ‘Investment Biker’ ? Berusaha menemukan ide untuk berinvestasi tidak harus duduk didepan komputer seharian. Naik sepeda motor dan lihat bagian dunia lain, banyak peluang investasi, seperti di China… ya, itu saya, tetapi Anda mungkin saja berbeda. Anda bisa saja masuk di bond atau trading di pasar forex. Masuk pasar kemudian tinggalkan. Tunggu hingga sesuatu terjadi. Jika Anda masuk di pasar forex tentu Anda akan sensitif pada berita pasar keuangan, bukankah begitu?” kata Jim Rogers yang juga penulis tetap di The Wall Street Journal, The Financial Times, Barron’s, Forbes, Fortune, Bloomberg dan CNBC itu.

Setelah pensiun muda dan naik motor keliling dunia, sejak tahun 2007 Jim Rogers dan keluarga bermukim di Singapura dan tetap mengendalikan semua perusahaan dan portofolio investasi pribadinya. Selain mendapat gelar profesor dibidang keuangan dari Columbia University School of Business, AS, berbagai pandangannya tentang teori ekonomi juga memperoleh penghargaan dari Austrian School of Economics. Tentang hijrahnya ke Singapura Rogers mengatakan bahwa Asia sangat potensial, dan sekarang adalah saat yang tepat untuk melakukan investasi di Asia. “Jika Anda cukup cerdas di tahun 1807 Anda akan hijrah ke London, jika Anda inginkan bisnis di tahun 1907 Anda akan pindah ke New York, dan jika Anda hendak berinvestasi di tahun 2007 Anda akan bermukim di Asia” katanya.

Apa nasehatnya untuk para investor atau trader pemula? “Oh, kalau saya akan menunggu hingga ada uang di suatu tempat, dan yang harus saya lakukan hanya menghampiri dan mengambil uang itu. Sementara menunggu saya tidak melakukan apa-apa. Mereka yang loss berteriak: saya telah loss, saya harus mendapatkan uang itu kembali…. Salah, itu pikiran yang keliru. Yang seharusnya mereka lakukan adalah duduk manis hingga mereka menemukan sesuatu.” kata Jim Rogers.


Sumber : www.4-traders.com
                www.stansberryresearch.com





Setelah Membuka Posisi, Apa Langkah Berikutnya ?

6 AUG 2012    DIBACA:3035    OLEH:MARTIN    KATEGORI:TRADING PLAN

Tulisan ini mengenai trade management, aspek yang cukup penting dalam trading. Dengan pengetahuan dan penerapan trade management profit yang kita dapatkan akan benar-benar maksimum. Bahkan secanggih apapun setup strategi trading kita, jika tidak dimanage dengan cerdas maka hasilnya bisa kurang memadai atau bahkan bisa berbalik merugi....

Biografi George Soros

15 APR 2013    DIBACA:4424    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:TOKOH

Seorang Soros akan selalu dikenang oleh sebagian orang atas jasa-jasanya dengan mendirikan yayasan dan salah satu sumbangan paling besar di dunia. Oleh karena itu tidak salah jika Soros memang dianggap seorang pahlawan yang dermawan. Namun dibalik dari kehebatannya ini, ia juga banyak dikritik karena pekerjaannya. Bagaimana kisahnya?...

Kisah Investor Legendaris - Benjamin Graham

16 JUN 2013    DIBACA:2168    OLEH:MARTIN    KATEGORI:TOKOH

Benjamin Graham (8 Mei 1894 - 21 September 1976) adalah seorang investor, trader saham profesional, manager investasi, pengajar di bidang keuangan dan penulis buku. Dua bukunya, "Security Analysis" (dipublish tahun 1934) dan 'The Intelligent Investor' (dipublish tahun1949) dianggap sebagai buku investasi terbaik yang pernah ada. Graham lebih fokus pada penelitian, konsultasi dan pendidikan setelah mengalami kerugian besar pada crash pasar saham tahun 1929....

Kisah Investor Sukses - Peter Lynch

5 AUG 2013    DIBACA:2403    OLEH:MARTIN    KATEGORI:TOKOH

Peter Lynch adalah investor saham terkenal Amerika Serikat yang berangkat dari seorang analis. Ia bekerja untuk perusahaan investasi terkemuka Fidelity Investments, Inc. dan Fidelity Management & Research Company sejak tahun 1969. Lynch sempat menjabat berbagai posisi sebelum pensiun pada tahun 1990. Dalam bukunya "Beating The Street" Lynch mengungkap dari portofolio investasi pribadinya....

Buy The Dip Dan Sell The Rally

19 MAY 2014    DIBACA:837    OLEH:MARTIN    KATEGORI:ANALISA TEKNIKAL

Pada umumnya kita akan membeli sebuah barang bila harganya murah dan menjualnya bila harganya telah tinggi. Jika Anda tahu harga barang yang akan Anda beli hari ini besok akan turun, maka Anda tentu akan menunggu hingga besok untuk membelinya. Demikian pula jika Anda tahu harga barang yang akan Anda jual besok akan lebih tinggi, tidak ada salahnya Anda menunggu hingga besok....

Apabila Saldo Akun Trading Forex Anda Negatif

23 JAN 2015    DIBACA:1057    OLEH:A MUTTAQIENA    KATEGORI:BROKER FOREX

Banyak trader bertanya-tanya, bisakah saldo akun trading di broker forex tercatat negatif? Trading dengan leverage memang memungkinkan terciptanya situasi dimana trader "berhutang" lebih besar dari dana yang telah didepositkannya. Jika dilihat dari perspektif ini, maka kekhawatiran akan saldo akun negatif itu wajar. Apalagi, sebagaimana ditunjukkan oleh kondisi pasar pasca Black Thursday, saldo akun trading forex negatif ternyata bisa saja terjadi....

Rollover dan Early Closure: 2 Cara Membatasi Resiko Trading Binary Options

27 JAN 2015    DIBACA:213    OLEH:GALUH    KATEGORI:PENGANTAR BINARY OPTIONS

Selain dengan mengatur jumlah kapital dan menerapkan strategi hedging, mengelola expiry time dapat menjadi salah satu solusi yang menarik untuk mengatur manajemen resiko pada trading binary options Anda. Rollover dan Early Closure adalah layanan broker yang dapat menambah expiry time atau menutup posisi option lebih awal. Kedua cara ini dapat menjadi metode alternatif untuk membatasi resiko trading yang terlanjur ditempatkan dengan expiry time yang kurang sesuai....

Artikel: Forex | Emas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito





Pengantar Forex Dasar Dasar Forex Pasar Forex Broker Forex Margin Dan Leverage Manajemen Resiko Money Management Trading Plan Analisa Teknikal Candlestick Trend Time Frame Support Resistance Pivot Point Fibonacci Indikator Teknikal Analisa Fundamental Indikator Ekonomi Bank Sentral Dunia Analisa Intermarket Sistem Trading Bank Strategi Hedging-Scalping-Martingale Price Action Psikologi Trader Forex Tokoh Forex Inspirasi Tips Trik Investasi Serba Serbi Lainnya Metatrader Robot Trading Bank Robot Trading Belajar MQL/EA MQL/EA Bank Indikator Pengantar Binary Options Broker Binary Options Strategi Binary Options Trading Otomatis Sinyal Trading Kontes Trading Fasilitas Trading E Payment


Artikel: Forex | Emas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito


Artikel Pemirsa
"Ingin berbagi ilmu dan pengalaman trading?" Tuliskan artikel orisinil Anda di seputarforex agar dibaca lebih banyak pemirsa.

Tulis Artikel Anda
Kembali Ke Atas Kembali Ke Atas
DISCLAIMER
  • Informasi, materi, rekomendasi, dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex, forex adalah beresiko, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, banner, broker, referral, dsb.
  • Artikel/tulisan oleh team seputarforex, boleh dijadikan acuan/ditaruh di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs seputarforex.com