Memanfaatkan Breakout Bar

12 MAR 2013   DIBACA:1246   OLEH:PARMADITA    KATEGORI:ANALISA TEKNIKAL

Membuat strategi trading tidak perlu rumit. Hari ini kita akan meninjau strategi pergerakan harga secara sederhana menggunakan bar. Perdagangan Breakout merupakan salah satu pilihan yang paling populer dalam pasar Forex. Trader yang memanfaatkan Breakout untuk menemukan harga lebih tinggi atau lebih rendah rendah sebelum memasuki pasar. Menjual di saat tinggi dan membeli di saat rendah mungkin tampak berlawanan dengan intuisi trader baru pada awalnya, namun perdagangan breakout dapat menjadi cara yang bagus untuk mendekati pasar. Dalam artikel ini, kita akan meninjau dasar-dasar pergerakan harga dan menerapkan strategi perdagangan inside bar.

Mengidentifikasi inside bar
Yang membuat strategi trading inside bar begitu menarik bagi para trader baru adalah karena bentuknya yang dapat diidentifikasi dengan mudah. Yang diperlukan hanyalah grafik harga saat ini dan kemampuan untuk mengidentifikasi titik tertinggi dan terendah sebelumnya. Mari kita lihat sebuah contoh.

Di bawah ini kita dapat melihat contoh dari bar dalam membentuk grafik harian USDCHF. Analisis kami dimulai dengan penentuan bar sebelumnya dari titik tertinggi dan terendah. Saat ini tinggi candle sehari sebelumnya berada pada 0,9551 sementara titik terendah di 0,9417. Penting untuk diingat bahwa kedua angka tersebut adalah aksi harga hari ini yang tidak harus break di atas harga tertinggi atau jatuh di bawah harga terendah. Jika harga tetap di dalam kedua nilai tersebut, maka inside bar kita akan dikonfirmasi.



Entri dengan perintah stop order
Setelah mengidentifikasi bentuk inside bar pada chart, kemudian kita lanjutkan dengan menggunakan strategi breakout. Pada inside bar, terlihat adanya breakout karena nilai tinggi dan rendah sebelumnya akan bertindak sebagai level support dan resistance. Jika break harga berada di atas titik tinggi pada level 0,9551, trader bisa melakukan pembelian. Jika harga jatuh dan turun di bawah 0,9471 atau lebih rendah, trader bisa melakukan penjualan.

Salah satu cara untuk men-setup breakout adalah melalui penggunaan perintah stop order. Perintah stop order memungkinkan kita untuk menetapkan kedua entri beli lebih tinggi sebelumnya dan entri jual di bawah daerah terendah sebelumnya pada waktu yang sama.

Menggunakan entri order stop sangat bermanfaat untuk para trader karena akan memungkinkan trader siap untuk breakout di kedua arah, baik saat membeli atau menjual. Dalam hal harga, urutan order akan mengeksekusi order pending ketika salah satu sudah kena.



Keluar Posisi
Ketika memanfaatkan strategi breakout, selalu ada potensi pasar untuk balik dan menyebabkan apa yang dikenal sebagai "false breakout". Oleh karena itu sertakan pula stop order untuk menghindari dari false tersebut.




Sumber:
Dailyfx.com



fahmi haydar
8 JUL 2013
setuju bro, lebih baek yank simpel simpel aja daripada lihat indikator mana mana tambah bikin trading makin ruwwet aja xx
Imron Hj
21 SEP 2013
Setelah melihat hasil inside bar dari periode sebelumnya, biasanya indikator yang dipakai ya yang menunjukkan level support dan resistan, kalau swing high dan low-nya dilihat dari harga tertinggi dan terendah dari sebelumnya emang itu sudah cara umum yang banyak dipakai trader. Hanya emang perlu open position dengan pending order biar analisanya tambah tepat
leo mhm
5 OCT 2013
@imronhj: tp kl pndng ordr brisiko keeksekusi dua2nya, kl gt kn jadix sm aja, bwt ngantisipasi tu kdg butuh pngawasan extra, itupun kl kena, kdg jg trnyt hrg g smp breakout, akhirx pending order g kena2, kl sekalix kena volatil bgt bs bahaya jg
Kartono
7 OCT 2013
Sebelum menetapkan pending order, memang akan lebih meyakinkan kalau prediksi breakoutnya sudah terkonfirmasi. Saya sendiri sudah menyimpulkan kalau fungsi dari inside bar ini memang lebih untuk menarik garis-garis support dan fundamental, sedangkan penempatan pending order harus dikonfirmasi dari indikator lain dulu.
leo mhm
11 OCT 2013
@kartono: ane stju, scr teknikal mang krg meyakinkan kl op cm lht dr inside bar ja, bnyk indi yg bs dipake, mngkn yg bs trdng bnr2 naked trdng y yg pnglmnnya udh bnyk aja. lht inside bar sbg penentuan lvl2 sl n tp ja msh subjektif krn jg bs trgntng dr time framenya jg. kl sifatnya udh subjektif biasanya trdr pro aja yg peluang profitnya bkl lbh trjamin


Inverse Head Shoulders

16 OCT 2012    DIBACA:993    OLEH:SFTEAM    KATEGORI:ANALISA TEKNIKAL

Head dan Shoulders Inverse adalah pola harga yang merupakan kebalikan dari Head dan Shoulders. Semakin terlihat pola Head dan Shoulders pada market, semakin kuat harga yang bakal terjadi.Seperti yang dapat Anda lihat dari gambar di atas, garis putus-putus berwarna ungu mewakili (dan lingkaran hijau) merupakan titik penghentian yang akan menjadi Sholuder kiri dan Sholuder kanan. Perhatikan...

Teknikal Analisis JPY

23 NOV 2012    DIBACA:1210    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:ANALISA TEKNIKAL

Banyak trader menyukai teknikal analisis karena beberapa faktor. Faktor pertama adalah karena lebih praktis sehingga trader dapat dengan mudah melakukan analisis tanpa harus tergantung pada data-data yang rumit. Selain itu pula harga pada chart dapat di analisis sesuai dengan pergerakan harga dan pola yang terbentuk. Sebab itulah faktor teknikal selalu menjadi idola bagi sebagaian besar trader diseluruh dunia....

Tips Meningkatkan Keamanan VPS

26 MAR 2013    DIBACA:1547    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:ROBOT TRADING

Akhir-akhir ini banyak trader yang mulai beralih ke VPS. Karena suatu kelebihannya, virtual server sudah menjadi hal yang dapat bermanfaat bagi beberapa trader khususnya bagi pengguna EA. Dengan VPS, trader akan tetap bisa menjalankan aktifitas sehari-hari tanpa terganggu oleh trading EA yang awalnya dijalankan lewat komputer pribadi.Namun percayakah Anda bahwa VPS benar-benar aman? Untuk...

Apa Itu Chart Pattern

28 MAR 2013    DIBACA:2813    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:ANALISA TEKNIKAL

Menguasai chart pattern berarti menguasai teknik pola harga. Anda tidak perlu pusing-pusing lagi melihat trend ataupun mencermati rilis berita. Cukup dengan memperhatikan chart pattern, maka arah trend sudah terlihat. He he.. begitu kira-kira gambarannya karena efek dari chart pattern pada harga akan sangat jelas dan komplit untuk mendeteksi arah market. Lalu bagaimana penggunannya dan seberapa efektifkah untuk diterapkan ke chart? Yuk ikuti ulasannya....

5 Kunci Agar Trader Memiliki Batas Keunggulan

16 JUL 2013    DIBACA:2498    OLEH:ASAERI    KATEGORI:TRADER FOREX

Belajar untuk trading adalah sebuah proses, dan ini berlaku sama untuk semua orang. Sangat mudah untuk kehilangan ataupun mendapatkan uang di market, bagian tersulit adalah bagaimana menghasilkan uang secara konsisten dan stabil. Berikut adalah prosesnya....

Apabila Saldo Akun Trading Forex Anda Negatif

23 JAN 2015    DIBACA:1080    OLEH:A MUTTAQIENA    KATEGORI:BROKER FOREX

Banyak trader bertanya-tanya, bisakah saldo akun trading di broker forex tercatat negatif? Trading dengan leverage memang memungkinkan terciptanya situasi dimana trader "berhutang" lebih besar dari dana yang telah didepositkannya. Jika dilihat dari perspektif ini, maka kekhawatiran akan saldo akun negatif itu wajar. Apalagi, sebagaimana ditunjukkan oleh kondisi pasar pasca Black Thursday, saldo akun trading forex negatif ternyata bisa saja terjadi....

Rollover dan Early Closure: 2 Cara Membatasi Resiko Trading Binary Options

27 JAN 2015    DIBACA:223    OLEH:GALUH    KATEGORI:PENGANTAR BINARY OPTIONS

Selain dengan mengatur jumlah kapital dan menerapkan strategi hedging, mengelola expiry time dapat menjadi salah satu solusi yang menarik untuk mengatur manajemen resiko pada trading binary options Anda. Rollover dan Early Closure adalah layanan broker yang dapat menambah expiry time atau menutup posisi option lebih awal. Kedua cara ini dapat menjadi metode alternatif untuk membatasi resiko trading yang terlanjur ditempatkan dengan expiry time yang kurang sesuai....

Artikel: Forex | Emas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito





Pengantar Forex Dasar Dasar Forex Pasar Forex Broker Forex Margin Dan Leverage Manajemen Resiko Money Management Trading Plan Analisa Teknikal Candlestick Trend Time Frame Support Resistance Pivot Point Fibonacci Indikator Teknikal Analisa Fundamental Indikator Ekonomi Bank Sentral Dunia Analisa Intermarket Sistem Trading Bank Strategi Hedging-Scalping-Martingale Price Action Psikologi Trader Forex Tokoh Forex Inspirasi Tips Trik Investasi Serba Serbi Lainnya Metatrader Robot Trading Bank Robot Trading Belajar MQL/EA MQL/EA Bank Indikator Pengantar Binary Options Broker Binary Options Strategi Binary Options Trading Otomatis Sinyal Trading Kontes Trading Fasilitas Trading E Payment


Artikel: Forex | Emas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito


Artikel Pemirsa
"Ingin berbagi ilmu dan pengalaman trading?" Tuliskan artikel orisinil Anda di seputarforex agar dibaca lebih banyak pemirsa.

Tulis Artikel Anda
Kembali Ke Atas Kembali Ke Atas
DISCLAIMER
  • Informasi, materi, rekomendasi, dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex, forex adalah beresiko, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, banner, broker, referral, dsb.
  • Artikel/tulisan oleh team seputarforex, boleh dijadikan acuan/ditaruh di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs seputarforex.com