Manajemen Risiko

20 MAR 2013   DIBACA:743  OLEH:SFTEAM    KATEGORI:MANAJEMEN RESIKO

Manajemen risiko merupakan suatu keterampilan penting yang harus dikuasai di dalam dunia trading. Untuk lebih memahami seperti apa manajemen risiko itu, dalam artikel ini, kita akan membahas lebih dalam, bagaimana cara memanfaatkan risiko Forex dengan aturan 5%.

Manajemen risiko adalah salah satu skill trading yang paling sulit untuk dikuasai, terutama bagi para trader Forex baru. Banyak dari mereka, umumnya sulit untuk memahami masalah penempatan stop loss dalam trading, tetapi sering melewatkan bagian terpentingnya yaitu tentang risiko apa saja yang harus dilalui dalam trading. Sebelum Anda memasuki pasar atau mempertimbangkan untuk membuka posisi baru, pertimbangkan terlebih dahulu pertanyaan berikut.

Berapa risiko yang harus ditanggung?
Kebanyakan para trader profesional menganggap aturan 5% merupakan langkah yang tepat untuk mengamankan modal. Aturan ini diberlakukan ketika semua posisi yang terbuka ditutup dan total loss pada saat penutupan, tidak melebihi batas 5% dari saldo rekening trader. Di bawah ini adalah cara untuk mengaplikasikan perhitungan dasar aturan 5% pada rekening yang berisi dana sebesar $ 10.000. Dimana jika semua posisi ditutup saat transaksi mengalami kerugian, maka trader hanya akan rugi sebesar $500.



Tentu, tidak ada orang yang mau mengalami kerugian 5% dari saldo rekening mereka. Tetapi jika kita kaji kembali contoh di atas, kerugian 5% atau sekitar $500 tersebut justru sebenarnya menyelamatkan para trader dari kerugian total akunnya. Contoh diatas menggambarkan bahwa meskipun trader kehilangan $500, akan tetapi trader masih memiliki sisa balance sebesar $9500, untuk bisa dipakai dalam trading yang lain. Mari kita lihat apa saja yang bisa terjadi ketika trader mengabaikan aturan ini.

Perlu dicatat bahwa aturan 5% tidak sama dengan mempertaruhkan 5% dari account trading Anda untuk satu perdagangan tertentu saja. Contohnya, jika Anda memiliki 5 perdagangan terbuka, masing-masing mempertaruhkan 5% dari account Anda, maka pada saat semua posisi ditutup, Anda akan kehilangan 25% dari total account. Sehingga apabila sesuai dengan perspektif, dengan saldo awal sebesar $10.000, berarti kerugian yang akan ditanggung adalah sebesar $2.500 dan hanya meninggalkan saldo $7500.

Untuk membantu trader mengendalikan risiko mereka, programmer di FXCM telah menciptakan sebuah indikator sederhana untuk membantu menguraikan, berapa banyak risiko yang telah diasumsikan pada salah satu perdagangan tertentu.
 






Alat ini akan membantu Anda, bertahan pada open posisi dan pada strategi yang telah ditetapkan, serta pengaplikasian manajemen risiko secara tepat. Untuk mempelajari lebih lanjut tentang manajemen risiko, anda dapat mengakses App Store FXCM.



Sumber:
dailyfx.com

ARTIKEL KATEGORI MANAJEMEN RESIKO LAINNYA

Membuat Manajemen Risiko Yang Baik

5 NOV 2012   DIBACA:1213    OLEH:SFTEAM

Kalkulator Manajemen Risiko

20 MAR 2013   DIBACA:896    OLEH:SFTEAM

Manajemen Risiko

11 JUL 2012   DIBACA:904    OLEH:SFTEAM

Memahami Risiko Trading

21 APR 2013   DIBACA:652    OLEH:SFTEAM

Demi meningkatkan artikel ataupun materi-materi yang ada, kami selalu mengharapkan dan sangat menghargai komentar-komentar Anda.
Name:
Email:
URL:
 
New Code  

3 Kesalahan Ketika Trading Pada Volatilitas Rendah

20 MAR 2014    DIBACA:2743    OLEH:MARTIN    KATEGORI:SISTEM TRADING

Volatilitas pasar yang rendah sebenarnya menguntungkan trader karena biasanya membuat pasar bergerak ranging. Trader bisa menggunakan strategi pullback atau buy low sell high dengan persentasi kesalahan entry yang minimum. 3 kesalahan yang lazim dilakukan trader ketika volatilitas rendah adalah: 1. Menggunakan strategi..

Kisah Trader Sukses - William Eckhardt

20 MAR 2014    DIBACA:2132    OLEH:MARTIN    KATEGORI:TOKOH

William (Bill) Eckhardt adalah trader komoditi dan futures serta salah satu fund manager terkemuka AS. Ia adalah pakar matematika yang menerapkan konsep statistik dan probabilitas untuk analisa pasar. Bersama Richard Dennis ia menciptakan turtle trading systems. Selain melakukan riset, Eckhardt juga sibuk mengelola perusahaan..

Just Follow The Trend

28 JUL 2011    DIBACA:2448    OLEH:GREENPIPS    KATEGORI:TREND

Satu nasehat bijak bagi seorang trader adalah: “follow the trend, trend is your friend”. Ok deh… terus terang saya udah dikasih nasehat itu di minggu pertama saya belajar forex. Tapi terus terang pula, itu nasehat yang sering saya “langgar”. Bukan bermaksud menentang trend sih sebenernya. Cuma, kadang mungkin karena over..

Tips Mudah Melepas Stress

8 APR 2013    DIBACA:901    OLEH:BAYU    KATEGORI:PSIKOLOGI

Sebagai seorang trader ataupun seorang investor terkadang membuat kita terlalu mendewakan uang, sehingga selalu memberikan tekanan stress yang tinggi terhadap diri kita. Memang benar, uang dapat membeli sebuah kesenangan, yang mana anda dapatkan melalui keuntunga yang diraih untuk berlibur ke luar negeri, hingga memanjakan..

Belajar Dari Trader Berpengalaman

15 JUL 2012    DIBACA:3839    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:TIPS TRIK

Awal mula yang Anda lakukan saat trading pertama kali adalah hasil coba-coba untuk mendapatkan peluang profit. Biasanya karena tergiur oleh sebuah promosi, cerita dari teman-teman dekat, atau melihat sendiri kegiatan yang dilakukan oleh seorang trader senior. Namun ada juga yang tertarik pada forex karena ingin mendapat..

comments powered by Disqus







HEADLINE NEWS

japan_factory

Defisit Perdagangan Jepang Maret 2014 Membengkak Empat Kali Lipat

21 APR 2014 DIBACA:400

Rekap: Kesepakatan Jenewa Sumbangkan Volatilitas Harga Di Tengah Libur Paskah
Tiga Data Ekonomi Untuk Fokus Trading Hari Ini
Rekap: Mengapa Dolar AS Cenderung Melemah Hari Ini
Headline News Lainnya



PILIH KATEGORI ARTIKEL



FOLLOW US
SHARE
ADS