Definisi Dan Pengertian Investasi

  By: Parmadita   View: 20170    Investasi  

Melihat banyaknya investasi yang akhir-akhir ini ramai di internet, sering kali ada banyak kasus terjadinya scam dan hilangnya modal nasabah atau investor. Namun dari segi keamanan sendiri, investasi akan memiliki dampak risiko yang cukup dibanding dengan deposito. Artikel ini akan menilisik lebih jauh mengenai arti investasi dan pernanan apa saja yang diperlukan oleh seorang investor dalam menghadapi banyaknya promosi investasi.

Banyak bisnis yang dapat dilakukan dalam jangka pendek maupun jangka panjang, tentu semuanya bertujuan untuk mendapatkan nilai tambah atau keuntungan di kemudian hari. Misalnya orang menyimpan uangnya di bank dengan harapan mendapatkan bunga dari simpanannya itu. Secara umum tindakan di atas dapat dikategorikan sebagai investasi. Bagi masyarakat modern, kata investasi tentu tidak asing lagi. Bisa jadi setiap hari kita mendengar kata itu.

Definisi Dan Pengertian

Investasi merupakan suatu kegiatan penempatan dana pada aset produktif dengan harapan mendapatkan pertumbuhan modal dalam jangka waktu tertentu. Pada dasarnya, investasi secara konvensional dapat diartikan sebagai suatu kegiatan bisnis yang pasif.

Berinvestasi adalah salah satu langkah strategis yang bisa dilakukan setiap orang untuk menghasilkan uang lebih. Namun, sering kali kita bingung investasi apa yang sesuai dengan kebutuhan.

Dengan potensi pendapatan yang stabil, jelas seorang karyawan akan lebih aman (safe) untuk pemenuhan kehidupannya. Namun di sisi lain, peningkatan taraf hidup yang signifikan akan sulit di capai dalam waktu yang singkat. Di sinilah para pebisnis lebih memegang peranan. Seorang pebisnis dengan perencanaan dan kerja keras akan lebih cepat mendapatkan peningkatan pendapatan.

Suatu investasi harus ada unsur ketersediaan dana (aset) pada saat sekarang, kemudian komitmen mengikatkan dana tersebut pada obyek investasi (bisa tunggal atau portofolio) untuk beberapa periode (untuk jangka panjang lebih dari satu tahun) di masa mendatang. Selanjutnya, setelah periode yang diinginkan tersebut tercapai (jatuh tempo) barulah investor bisa mendapatkan kembali asetnya, tentu saja dalam jumlah yang lebih besar, guna mengkompensasi pengorbanan investor.

Jenis-jenis investasi yang bisa memberikan imbal hasil ini bermacam-macam. Boleh jadi dalam bentuk deposito, reksadana, atau saham. Bagaimana dengan pasar mata uang (foreign exchange/forex)? Pasar forex menyajikan perdagangan dan investasi dalam valuta asing seperti Dolar AS, Euro, Yen, Pounds, dan lain sebagainya. Bukan hanya menanamkan dana, kita juga bisa melakukan jual-beli kapan saja. Bahan untuk belajar trading forex pun sudah banyak tersedia bebas di internet.

Keistimewaannya lagi, jika Anda sebagai partisipan investasi tidak perlu repot untuk membeli lapak (tempat dagang), tidak perlu repot mengantar barang, atau tidak perlu repot bangun di pagi hari untuk ke pasar. Bahkan, hasil dari investasi bisa melengkapi perolehan pekerjaan tetap harian Anda.

Setujukah Anda mengenai ulasan artikel di atas? Sampaikan pendapat Anda pada kotak post di bawah ini.





SHARE:

SHARE:

 
Komentar On-Site Komentar Facebook
1 Komentar Urutkan:

  • Saya tertarik dengan tulisan anda mengenai Pasar Modal. Pasar modal merupakan suatu hal yang dapat dipelajari setiap kalangan yang memiliki modal dan ingin menanamkan modalnya dengan benar.
    Marcellina
    18 SEP 2015