Cara Benar Menganalisis Fundamental

  By: Parmadita   View: 7668    Analisa Fundamental  

Berita adalah sumber paling dasar dari penganalisisan suatu market. Lihat saja ketika ada rilis sebuah berita maka harga akan fluktuatif. Respon dari adanya fundamental sangat berperan penting dalam mengenali gejala market serta menentukan arah geraknya. Nah, untuk itu Anda perlu menganalisis secara benar terhadap hasil berita. Bagaimana caranya? Di bawah ini adalah ulasan mengenai cara benar dalam menganalisis berita, sehingga bisa bermanfaat pada transaksi yang menguntungkan.

Dalam mekanisme pasar Foreign Exchange market (Forex) bergantung pada dua tipe analisis dasar yang digunakan dalam pasar: Analisis Fundamental dan Analisis Teknikal. Penggunan analisis teknikal dalam Forex kurang lebih menitikberatkan pada harga, yang diasumsikan dapat merefleksikan semua berita dan grafik sebagai objek utama dari analisis teknikal. Namun tidak seperti perusahaan ataupun negara dalam memprediksi pasar, mereka selalu hanya fokus pada analisis fundamental. Namun Bagaimana analisis fundamental bisa dilakukan pada mata uang secara benar?

Anda dapat melakukannya dengan melihat pada neraca keuangan, arus kas, dan pernyataan pernyataan dari pemimpin suatu negara. Dengan demikian analisis sudah dapat diuji-coba untuk menentukan nilai harga.




Analisis fundamental adalah analisis dengan mengandalkan berita-berita yang terjadi di pasar dunia. Atau yang sedang beredar di market. Kandungan berita ini menjadi penggerak emosi market trader untuk menentukan nilai suatu mata uang, saham, atau instrumen yang lain.

Salah satu contohnya adalah kenaikan suku bunga Bank Sentral oleh The Fed (bank sentralnya US) dapat berarti menguatnya Dollar. Begitu juga naiknya harga petrolleum akan menaikkan saham-saham yang berhubungan dengan komoditas. Jika Anda tidak menyukai analisis yang rumit-rumit (hitungan matematis atau grafik), maka kini saatnya anda untuk mempelajari analisa fundamental.

Anda dapat mengenali beberapa laporan ekonomi, seperti angka pengangguran yang terpublikasi setiap bulan dengan baik. Selain pengangguran juga ada yang penting seperti statistik perumahan. Namun, setiap indikator memiliki tujuan tertentu dan akan sangat berguna bagi trader. Di sini kita akan memberikan garis besar laporan utama, beberapa diantaranya dipergunakan sebagai perbandingan indikator fundamental yang digunakan oleh investor ekuitas:

Confidence Index (CCI)

Naik

USD Menguat

Consumer Price Index (CPI)

Naik

USD Menguat

Durabel Goods Orders

Naik

USD Menguat

Econimic Monetary System (EMS)

Naik

USD Menguat

Gross Domestic Product (GDP)

Naik

USD Menguat

Gross National Product (GNP)

Naik

USD Menguat

Housing Start

Naik

USD Menguat

Jobless Claims

Turun

USD Menguat

Non Farm Payrolls

Naik

USD Menguat

Product Price Index (PPI)

Naik

USD Menguat

Retail Sales

Turun

USD Menguat

Trade Balance

Naik

USD Menguat

Unemployment Rate

Turun

USD Menguat


Laporan ini dirilis pada waktu yang telah dijadwalkan, memberikan pasar indikasi apakah ekonomi sebuah negara telah meningkat atau menurun. Dampak dari laporan ini dapat dibandingkan dengan bagaimana laporan pendapatan, pelaporan perusahaan ke badan pengawas pasar modal dan laporan lainnya yang dapat mempengaruhi sekuritas.

Dalam Forex, seperti dalam pasar saham, adanya pergerakan diluar kondisi normal yang dapat menyebabkan pergerakan harga dan volume yang besar.


Artikel Forex

KOMENTAR 6

  • sapa bilang analisa fundamental g rumit? cara ini justru jauh lebih rumit dan makan waktu lama dibanding teknikal. kalo teknikal mungkin proses belajarnya yang dikit ribet tapi kalo sudah paham gampang aja aplikasinya. sementara fudamental perlu update berita terus, pantau previous data, data revisi, forecast, sampe actualnya. belum lagi kalo mo pastiin tren jangka panjangnya mesti kumpulin berita lain2. kesimpulannya kalo mo berhasil mesti serius belajar dan tekun berusaha. fundamental ato tekmnikal bisa dibikin gampang kalo tradernya emang punya basic learning dibidang itu ato diambil teknik luarnya aja. kategori kedua inilah ntar yang nanggung resiko lebih besar. jadi apapun caranya mesti dipelajari baik2 dan sungguh2 biar hasilnya juga nggak setengah2.
    Eko Rudi Cahyono
    18 NOV 2013
    New Comment   |   Reply
  • @Eko:
    Setuju, fundamental belum tentu lebih gampang dari teknikal. Jadi buat trader yg milih fundamental co dikira lebih gampang, siap2 aja direpotin sama susahx prediksi harga dari berita doang. Ini sebenerx cuma persoalan preferensi aja. Dasarx suka hitung2an & ngamati grafik atau lebih suka update berita fundamental. Tapi biasax lebih banyak dari teknikalis yg pake dua analisa. Tunggu rilis data dan cek hasilx kadang sangat perlu supaya bisa menghindari news trading atau faktor kuat pendorong tren harga...
    Syariff I
    29 NOV 2013
    New Comment   |   Reply
  • contoh indikator diatas bwt usd saja? Yg untuk eur, gbp, ato jpy apa aja?
    Subandi
    3 DEC 2013
    New Comment   |   Reply
  • @Subandi:
    Hampir sebagian besar dari contoh indikator yg disebutin juga berpengaruh untuk mata uang selain USD. Mungkin perlu ditekankan aja asal negara yg merilis datax. Kayak di atas seharusx ada keterangan GDP AS, CPI AS, dan seterusx. Sedangkan kalo GDP Zona Euro atau Inggris jelas punya pengaruh penguatan juga untuk Euro ataupun GBP kalo datanya bagus, begitupun sebalikx. Jadi indikator itu g cuma dijadikan pedoman untuk nilai USD aja, tapi juga mata uang lain tergantung dari negara yg merilis datax...
    Syariff I
    7 DEC 2013
    New Comment   |   Reply
  • retail sales turun usd menguat??
    kok bisa??
    kl unemployment ane sepaham krna pengangguran makin berkurang makin baik...
    tp retail sales???
    Supri Dk
    10 MAY 2014
    New Comment   |   Reply
  • Seputarforex, info menyesatkan nih, koq dimuat sih? Ritel turun, dolar menguat, logikanya gimana? gak mesti juga lageee. Buat yang baca, jangan dianggep dah artikel ini. kalo dipake trading, pasti loss. Kalo ritel naik kan malah bagus ekonominya. Otomatis dolar kuat dong. Justru kalo ritel turun, ekonomi jelek, dolar malah melemah. Gitu tuh BIASANYA. Tapi sering juga ada faktor X yang entah apa. Jadi biarpun ritel bagus, tapi dolar tetep jeblok karena sentimen pasar jelek. Jadi perkara indikator ini naik, dolar naik apa turun, itu nggak jaminan.
    Cathy
    18 AUG 2015
    New Comment   |   Reply

Tulis Artikel

"Ingin berbagi ilmu dan pengalaman trading?" Tuliskan artikel Anda di seputarforex agar dibaca oleh banyak pemirsa.
Tulis Artikel Anda