Cara Menggunakan Indikator MACD

  By: Parmadita   View: 15789    Indikator  

MACD adalah singkatan dari Moving Average Convergen Divergen. Indikator ini digunakan untuk melihat gerakan rata-rata grafik, juga untuk melihat penyimpangan yang terjadi. Pada saat terjadi penyimpangan inilah kita bisa masuk ke pasar. Karena pada saat itu harga akan balik arah dengan membentuk trend panjang.

Banyak trader yang ingin sekali mempelajari MACD. Katanya MACD bisa digunakan untuk mendeteksi keadaan trend lebih akurat melalui divergennya. Di artikel ini kita akan membahas MACD dan cara penggunaannya di market. Lalu seberapa efektifkah indikator MACD dipakai dalam harga?

Mungkin terlintas dipikiran kita mengapa harus repot-repot menggunakan MACD yang padahal hanya pengurangan dari XMA saja. Tidak demikian kenyataannya. Melalui formulasi sederhana seperti ini ternyata MACD mampu memberikan informasi yang bukan hanya memprediksi terjadi trend tapi bisa mengetahui lebih banyak dari trend itu sendiri.

MACD dapat digunakan untuk mengetahui peralihan momentum yang dinilai kuat atau pun lemah, juga dapat dipakai untuk mengetahui kondisi overbought/oversold pada pasar yang dapat memicu peralihan trend.

Ini adalah kegunaan khas dari MA yang digunakan dalam MACD sebagai MACD line dan triger line. Cara membaca peralihan trend dari Bullish menuju  Bearish dan sebaliknya sama dengan cara kita membaca peralihan trend pada MA. Garis digunakan untuk membacanya adalah MACD line dan triger line. Mari kita perhatikan gambar dibawah ini :

Cara Menggunakan Indikator

Penyimpangan yang dimaksud disini adalah:

1. Konvergen
Yaitu kondisi dimana grafik semakin merendah namun indikator semakin meninggi. Ketika terjadi konvergen grafik akan balik arah menjadi naik. Sehingga yang kita lakukan adalah open buy. Entry pointnya adalah ketika batang histogram lebih tinggi dari sebelumnya setelah terjadi konvergen.

Cara Menggunakan Indikator

2. Divergen
Yaitu kondisi dimana grafik semakin meninggi namun indikator semakin merendah. Setelah terjadi divergen market akan balik arah menjadi turun. Entry point-nya adalah ketika batang histogram lebih rendah dari sebelumnya setelah terjadi divergen.

Cara Menggunakan Indikator

Yang perlu diketahui adalah jika kita masuk pasar pada saat terjadi perpotongan antara garis signal dengan histogram, dipastikan bahwa kondisi market akan beranjak dari kondisi jenuh. Divergen jarang terjadi, namun ada baiknya kita mengetahuinya supaya paling tidak Anda tidak menyalahkan pasar jika terjadi false signal.

Lalu, apa yang terjadi bila benar-benar terjadi false signal? Jika benar-benar terjadi false signal, saatnya kita mengubah periode dari MACD line dan triger line yang kita gunakan dan jangan menyalahkan market.








SHARE:

SHARE:

 
Komentar: 5