Cara Menggunakan Indikator MACD

4 APR 2013   DIBACA:7884   OLEH:PARMADITA    KATEGORI:INDIKATOR

MACD adalah singkatan dari Moving Average Convergen Divergen. Indikator ini digunakan untuk melihat gerakan rata-rata grafik, juga untuk melihat penyimpangan yang terjadi. Pada saat terjadi penyimpangan inilah kita bisa masuk ke pasar. Karena pada saat itu harga akan balik arah dengan membentuk trend panjang.

Banyak trader yang ingin sekali mempelajari MACD. Katanya MACD bisa digunakan untuk mendeteksi keadaan trend lebih akurat melalui divergennya. Di artikel ini kita akan membahas MACD dan cara penggunaannya di market. Lalu seberapa efektifkah indikator MACD dipakai dalam harga?

Mungkin terlintas dipikiran kita mengapa harus repot-repot menggunakan MACD yang padahal hanya pengurangan dari XMA saja. Tidak demikian kenyataannya. Melalui formulasi sederhana seperti ini ternyata MACD mampu memberikan informasi yang bukan hanya memprediksi terjadi trend tapi bisa mengetahui lebih banyak dari trend itu sendiri.

MACD dapat digunakan untuk mengetahui peralihan momentum yang dinilai kuat atau pun lemah, juga dapat dipakai untuk mengetahui kondisi overbought/oversold pada pasar yang dapat memicu peralihan trend.

Ini adalah kegunaan khas dari MA yang digunakan dalam MACD sebagai MACD line dan triger line. Cara membaca peralihan trend dari Bullish menuju  Bearish dan sebaliknya sama dengan cara kita membaca peralihan trend pada MA. Garis digunakan untuk membacanya adalah MACD line dan triger line. Mari kita perhatikan gambar dibawah ini :



Penyimpangan yang dimaksud disini adalah:

1. Konvergen
Yaitu kondisi dimana grafik semakin merendah namun indikator semakin meninggi. Ketika terjadi konvergen grafik akan balik arah menjadi naik. Sehingga yang kita lakukan adalah open buy. Entry pointnya adalah ketika batang histogram lebih tinggi dari sebelumnya setelah terjadi konvergen.



2. Divergen
Yaitu kondisi dimana grafik semakin meninggi namun indikator semakin merendah. Setelah terjadi divergen market akan balik arah menjadi turun. Entry point-nya adalah ketika batang histogram lebih rendah dari sebelumnya setelah terjadi divergen.



Yang perlu diketahui adalah jika kita masuk pasar pada saat terjadi perpotongan antara garis signal dengan histogram, dipastikan bahwa kondisi market akan beranjak dari kondisi jenuh. Divergen jarang terjadi, namun ada baiknya kita mengetahuinya supaya paling tidak Anda tidak menyalahkan pasar jika terjadi false signal.

Lalu, apa yang terjadi bila benar-benar terjadi false signal? Jika benar-benar terjadi false signal, saatnya kita mengubah periode dari MACD line dan triger line yang kita gunakan dan jangan menyalahkan market.





Short Selling Pada Trading Forex

11 JUL 2011    DIBACA:3958    OLEH:BAYU    KATEGORI:SERBA SERBI

Salah satu kelebihan investasi perdagangan forex adalah adanya leverage atau two way opportunity, yaitu kesempatan mencetak keuntungan baik dalam kondisi harga sedang naik maupun sedang menurun. Dalam kondisi harga sedang naik, strategi yang digunakan adalah perdagangan konvensional, yaitu membeli dahulu dengan harga murah baru kemudian menjualnya....

Memanfaatkan Persilangan Garis Stochastic

12 AUG 2012    DIBACA:2344    OLEH:SFTEAM    KATEGORI:INDIKATOR

Ketika tren mengalami up atau uptrend, stochastic oscillator memiliki kecenderungan ikut naik pula. Dalam kondisi ini kita perlu cermat mencari sinyal beli yang potensial untuk open posisi sesuai dengan arah tren tersebut. Ketika garis oscillator stochastic sudah mencapai daerah di bawah 20 kemudian bergerak di atas daerah 20 maka di situlah letak sinyal beli muncul....

Cara Close chart Tanpa Repot

27 NOV 2012    DIBACA:1797    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:METATRADER

Banyak dari kita yang sering melakukan close chart dengan mengklik tombol close di pojok. Namun biasanya dengan melakukan close harus melakukan klik mouse dan hal ini cukup membutuhkan fokus trader dalam melakukan close grafik.Bila ingin mencoba cara baru yang lebih simple dan lebih menyenangkan pasti Anda akan mencobanya. Salah satu cara yang bisa digunakan dalam melakukan close chart...

Mengenal Indikator CCI

23 OCT 2013    DIBACA:2719    OLEH:MARTIN    KATEGORI:INDIKATOR

Commodity Channel Index (CCI) termasuk dalam indikator oscillator, namun karena indikator ini juga bisa menunjukkan arah trend maka pada platform trading Metatrader dikategorikan dalam indikator trend. CCI dibuat sebagai alat bantu dalam trading komoditi, namun pada kenyataannya indikator ini bisa digunakan dalam trading di semua jenis pasar termasuk forex. Indikator CCI bisa menunjukkan kondisi overbought dan oversold, melihat terjadinya divergensi antara indikator dan pergerakan harga serta saat-saat pergantian arah trend....

Indikator Jobless Claims

21 NOV 2013    DIBACA:3909    OLEH:MARTIN    KATEGORI:INDIKATOR

Indikator Jobless Claims atau jumlah klaim tunjangan pengangguran mengukur jumlah tenaga kerja yang sedang menganggur atau sedang mencari pekerjaan, dan yang telah mengajukan kompensasi untuk memperoleh tunjangan dari pemerintah. Data ini sangat diperhatikan oleh para pelaku pasar keuangan karena merupakan indikator awal bagi kondisi perekonomian. Klaim yang tinggi mengisyaratkan perekonomian sedang melemah. Jika rata-rata jumlah klaim bulanan pengangguran berkurang, maka akan berdampak positif pada perekonomian dan nilai tukar mata uang....

Rasio Risk Reward Dalam Forex

24 MAR 2015    DIBACA:229    OLEH:RICO FY    KATEGORI:MANAJEMEN RESIKO

Rasio risk reward adalah rasio yang digunakan oleh banyak investor/trader untuk membandingkan imbal hasil yang diharapkan dari sebuah investasi dengan jumlah risiko yang diambil untuk mendapatkan imbal hasil tadi. Rasio ini diperhitungkan secara matematis....

Trading EUR/USD Di Binary Options

25 MAR 2015    DIBACA:317    OLEH:GALUH    KATEGORI:PENGANTAR BINARY OPTIONS

Tak jauh berbeda dengan cara trading di spot forex, trading EUR/USD di binary options juga dilakukan dengan memperkirakan apakah harga akan bergerak ke level yang lebih tinggi atau rendah dari harga saat ini. Namun karena adanya beberapa perbedaan seperti pilihan jenis trading dan penggunaan expiry time, trader binary options perlu menyesuaikan strategi trading dengan lebih baik agar tetap bisa meraih keuntungan dari pergerakan pair ini....

Artikel: Forex | Emas | Komoditas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito





Pengantar Forex Dasar Dasar Forex Pasar Forex Broker Forex Margin Dan Leverage Manajemen Resiko Money Management Trading Plan Analisa Teknikal Candlestick Trend Time Frame Support Resistance Pivot Point Fibonacci Indikator Teknikal Analisa Fundamental Indikator Ekonomi Bank Sentral Dunia Analisa Intermarket Sistem Trading Bank Strategi Hedging-Scalping-Martingale Price Action Psikologi Trader Forex Tokoh Forex Inspirasi Tips Trik Investasi Serba Serbi Lainnya Metatrader Robot Trading Bank Robot Trading Belajar MQL/EA MQL/EA Bank Indikator Pengantar Binary Options Broker Binary Options Strategi Binary Options Trading Otomatis Sinyal Trading Kontes Trading Fasilitas Trading E Payment


Artikel: Forex | Emas | Komoditas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito


Artikel Pemirsa
"Ingin berbagi ilmu dan pengalaman trading?" Tuliskan artikel orisinil Anda di seputarforex agar dibaca lebih banyak pemirsa.

Tulis Artikel Anda
Kembali Ke Atas Kembali Ke Atas
DISCLAIMER
  • Informasi, materi, rekomendasi, dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex, forex adalah beresiko, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, banner, broker, referral, dsb.
  • Artikel/tulisan oleh team seputarforex, boleh dijadikan acuan/ditaruh di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs seputarforex.com