Cara Menggunakan Indikator MACD

4 APR 2013   DIBACA:6695   OLEH:PARMADITA    KATEGORI:INDIKATOR

MACD adalah singkatan dari Moving Average Convergen Divergen. Indikator ini digunakan untuk melihat gerakan rata-rata grafik, juga untuk melihat penyimpangan yang terjadi. Pada saat terjadi penyimpangan inilah kita bisa masuk ke pasar. Karena pada saat itu harga akan balik arah dengan membentuk trend panjang.

Banyak trader yang ingin sekali mempelajari MACD. Katanya MACD bisa digunakan untuk mendeteksi keadaan trend lebih akurat melalui divergennya. Di artikel ini kita akan membahas MACD dan cara penggunaannya di market. Lalu seberapa efektifkah indikator MACD dipakai dalam harga?

Mungkin terlintas dipikiran kita mengapa harus repot-repot menggunakan MACD yang padahal hanya pengurangan dari XMA saja. Tidak demikian kenyataannya. Melalui formulasi sederhana seperti ini ternyata MACD mampu memberikan informasi yang bukan hanya memprediksi terjadi trend tapi bisa mengetahui lebih banyak dari trend itu sendiri.

MACD dapat digunakan untuk mengetahui peralihan momentum yang dinilai kuat atau pun lemah, juga dapat dipakai untuk mengetahui kondisi overbought/oversold pada pasar yang dapat memicu peralihan trend.

Ini adalah kegunaan khas dari MA yang digunakan dalam MACD sebagai MACD line dan triger line. Cara membaca peralihan trend dari Bullish menuju  Bearish dan sebaliknya sama dengan cara kita membaca peralihan trend pada MA. Garis digunakan untuk membacanya adalah MACD line dan triger line. Mari kita perhatikan gambar dibawah ini :



Penyimpangan yang dimaksud disini adalah:

1. Konvergen
Yaitu kondisi dimana grafik semakin merendah namun indikator semakin meninggi. Ketika terjadi konvergen grafik akan balik arah menjadi naik. Sehingga yang kita lakukan adalah open buy. Entry pointnya adalah ketika batang histogram lebih tinggi dari sebelumnya setelah terjadi konvergen.



2. Divergen
Yaitu kondisi dimana grafik semakin meninggi namun indikator semakin merendah. Setelah terjadi divergen market akan balik arah menjadi turun. Entry point-nya adalah ketika batang histogram lebih rendah dari sebelumnya setelah terjadi divergen.



Yang perlu diketahui adalah jika kita masuk pasar pada saat terjadi perpotongan antara garis signal dengan histogram, dipastikan bahwa kondisi market akan beranjak dari kondisi jenuh. Divergen jarang terjadi, namun ada baiknya kita mengetahuinya supaya paling tidak Anda tidak menyalahkan pasar jika terjadi false signal.

Lalu, apa yang terjadi bila benar-benar terjadi false signal? Jika benar-benar terjadi false signal, saatnya kita mengubah periode dari MACD line dan triger line yang kita gunakan dan jangan menyalahkan market.



Name:
Email:
URL:
Code:

Divergence Trading

2 AUG 2011    DIBACA:4871    OLEH:GREENPIPS    KATEGORI:ANALISA TEKNIKAL

Pada dasarnya, divergence trading adalah trading menggunakan patokan "perbedaan" antara pergerakan harga dengan pergerakan indicator oscillator. Anda bisa menggunakan MACD, RSI, stochastic dan yang sejenisnya....

Rangkuman Beberapa Indikator I

5 OCT 2011    DIBACA:3715    OLEH:BAYU    KATEGORI:INDIKATOR

Setelah anda banyak membaca dari hasil Blogwalking maupun dari beberapa e-book yang membahas mengenai forex, namun tidak banyak yang membahas mengenai kesimpulan-kesimpulan dari indikator yang mereka uraikan. Bagi sebagian trader yang telah expert ataupun midle, mungkin tidak akan mendapat masalah yang akan dia temukan pada saat pengaplikasiannya pada MT4. Namun bagaimana dengan yang...

Aspek Mental Dalam Trading

20 NOV 2012    DIBACA:2257    OLEH:MARTIN    KATEGORI:PSIKOLOGI

Artikel ini mengenai bagaimana seharusnya mental seorang trader beneran, yang menjadikan trading sebagai mata pencaharian utama (trading for living). Linda Bradford Raschke, trader futures dan komoditi kawakan yang menulis artikel ini adalah seorang trader profesional yang telah berpengalaman lebih dari 30 tahun dan adalah salah satu hedge fund manager yang terkenal. Menurut pandangannya,...

RSI Sebagai Indikator Penentu Jenuh Trend

22 DEC 2012    DIBACA:2691    OLEH:SFTEAM    KATEGORI:INDIKATOR

Sudah menjadi rahasia umum bahwa menemukan trend berikutnyaadalah dambaan semua orang. Untuk bisa mengetahuinya, pastinya harus tahu pula dengan adanya reversal, sideway, dan pembalikan harga. Jadi ada titik-titik tertentu yang bisadigunakan sebagai penentu adanya jenuh trend. Relative Strength Index (RSI) adalah salah satu indikator yang bisa mengetahui adanya jenuh market....

Apa Itu Indikator CCI

26 APR 2013    DIBACA:1789    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:INDIKATOR

Commodity Channel Index (CCI) selalu diasosiasikan dengan Donald Lambert. Lambert merancang CCI untuk membandingkan harga saat ini dengan rata-rata pergerakan untuk jangka waktu tertentu, dengan menggunakan pembagi konstan berdasarkan penyimpangan demi menormalkan osilator. Indikator ini biasanya didasarkan pada 20 periode. Namun beberapa pengguna telah mengikat rentang waktu pada panjang siklus harga pasar tertentu, dalam menghasilkan channel di mana sebagian besar aktivitas harga diperkirakan akan berlangsung....

FX Arena: Kontes Trading Forex Demo Berhadiah Nyata

15 DEC 2014    DIBACA:474    OLEH:AISHA    KATEGORI:KONTES TRADING

FX Arena merupakan platform kontes forex online pertama di dunia. FX Arena mengambil konsep online game yang dipadukan dengan trading forex, dimana para trader forex yang bergabung dengan FX Arena dapat mengikuti berbagai kompetisi yang diadakan dalam akun demo dan meraih hadiah yang bisa dicairkan....

Trading Binary Options Dengan Analisa Fundamental

19 DEC 2014    DIBACA:81    OLEH:GALUH    KATEGORI:STRATEGI BINARY OPTIONS

Selain menggunakan analisa teknikal, trader binary options juga bisa mendasarkan penempatan optionnya pada analisa yang dilakukan secara fundamental. Tidak seperti pada spot forex, analisa fundamental untuk trading di binary options lebih banyak ditujukan pada trading jangka pendek, dengan cara analisa yang lebih ditekankan pada news trading....

Artikel: Forex | Emas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito





Pengantar Forex Dasar Dasar Forex Pasar Forex Broker Forex Margin Dan Leverage Manajemen Resiko Money Management Trading Plan Analisa Teknikal Candlestick Trend Time Frame Support Resistance Pivot Point Fibonacci Indikator Teknikal Analisa Fundamental Indikator Ekonomi Bank Sentral Dunia Sistem Trading Bank Strategi Hedging-Scalping-Martingale Price Action Psikologi Trader Forex Tokoh Forex Inspirasi Tips Trik Investasi Serba Serbi Lainnya Metatrader Robot Trading Bank Robot Trading Belajar MQL/EA MQL/EA Bank Indikator Pengantar Binary Options Broker Binary Options Strategi Binary Options Trading Otomatis Sinyal Trading Kontes Trading Fasilitas Trading E Payment


Artikel: Forex | Emas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito


Artikel Pemirsa
"Ingin berbagi ilmu dan pengalaman trading?" Tuliskan artikel orisinil Anda di seputarforex agar dibaca lebih banyak pemirsa.

Tulis Artikel Anda
Kembali Ke Atas Kembali Ke Atas
DISCLAIMER
  • Informasi, materi, rekomendasi, dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex, forex adalah beresiko, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, banner, broker, referral, dsb.
  • Artikel/tulisan oleh team seputarforex, boleh dijadikan acuan/ditaruh di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs seputarforex.com