Cara Menggunakan Indikator MACD

4 APR 2013   DIBACA:8483   OLEH:PARMADITA    KATEGORI:INDIKATOR

MACD adalah singkatan dari Moving Average Convergen Divergen. Indikator ini digunakan untuk melihat gerakan rata-rata grafik, juga untuk melihat penyimpangan yang terjadi. Pada saat terjadi penyimpangan inilah kita bisa masuk ke pasar. Karena pada saat itu harga akan balik arah dengan membentuk trend panjang.

Banyak trader yang ingin sekali mempelajari MACD. Katanya MACD bisa digunakan untuk mendeteksi keadaan trend lebih akurat melalui divergennya. Di artikel ini kita akan membahas MACD dan cara penggunaannya di market. Lalu seberapa efektifkah indikator MACD dipakai dalam harga?

Mungkin terlintas dipikiran kita mengapa harus repot-repot menggunakan MACD yang padahal hanya pengurangan dari XMA saja. Tidak demikian kenyataannya. Melalui formulasi sederhana seperti ini ternyata MACD mampu memberikan informasi yang bukan hanya memprediksi terjadi trend tapi bisa mengetahui lebih banyak dari trend itu sendiri.

MACD dapat digunakan untuk mengetahui peralihan momentum yang dinilai kuat atau pun lemah, juga dapat dipakai untuk mengetahui kondisi overbought/oversold pada pasar yang dapat memicu peralihan trend.

Ini adalah kegunaan khas dari MA yang digunakan dalam MACD sebagai MACD line dan triger line. Cara membaca peralihan trend dari Bullish menuju  Bearish dan sebaliknya sama dengan cara kita membaca peralihan trend pada MA. Garis digunakan untuk membacanya adalah MACD line dan triger line. Mari kita perhatikan gambar dibawah ini :



Penyimpangan yang dimaksud disini adalah:

1. Konvergen
Yaitu kondisi dimana grafik semakin merendah namun indikator semakin meninggi. Ketika terjadi konvergen grafik akan balik arah menjadi naik. Sehingga yang kita lakukan adalah open buy. Entry pointnya adalah ketika batang histogram lebih tinggi dari sebelumnya setelah terjadi konvergen.



2. Divergen
Yaitu kondisi dimana grafik semakin meninggi namun indikator semakin merendah. Setelah terjadi divergen market akan balik arah menjadi turun. Entry point-nya adalah ketika batang histogram lebih rendah dari sebelumnya setelah terjadi divergen.



Yang perlu diketahui adalah jika kita masuk pasar pada saat terjadi perpotongan antara garis signal dengan histogram, dipastikan bahwa kondisi market akan beranjak dari kondisi jenuh. Divergen jarang terjadi, namun ada baiknya kita mengetahuinya supaya paling tidak Anda tidak menyalahkan pasar jika terjadi false signal.

Lalu, apa yang terjadi bila benar-benar terjadi false signal? Jika benar-benar terjadi false signal, saatnya kita mengubah periode dari MACD line dan triger line yang kita gunakan dan jangan menyalahkan market.





Mengenal Sistem Trading I

5 OCT 2011    DIBACA:4161    OLEH:BAYU    KATEGORI:SISTEM TRADING

Dalam dunia trading, terdapat salah satu ciri khas yang dapat membedakan antara trader yang telah berpengalaman sehingga mampu meraup keuntungan secara konsisten. Dan ada pula trader pemula yang penuh dengan semangat dan harapan untuk meraup keuntungan dari dunia forex. Seorang Trader yang berpengalaman memiliki sebuah sistem trading yang benar-benar telah ia kuasai dan dia lakukan...

Tahapan Menjadi Seorang Trader (1) Sebuah Pengalaman

13 JUL 2012    DIBACA:7464    OLEH:RACHMAT    KATEGORI:TRADER FOREX

Di dunia ini tak ada orang yang lebih kaya daripada orang Tionghoa demikian Ibnu Batutah mengatakan. Kata-kata itu memang terbukti, karena kenyataannya orang-orang Tiongkok menguasai perdagangan dunia dan tidak hanya di Asia Tenggara saja.Dalam melakukan usaha dagangnya, orang-orang Tionghoa menggunakan falsafah konfusianisme sebagai dasar untuk mengubah kehidupan mereka dan keluarga....

Indikator Leading Dan Lagging

10 APR 2013    DIBACA:3823    OLEH:SFTEAM    KATEGORI:INDIKATOR

Pernahkah menggunakan indikator lagging atau tertinggal atau leading atau mendahului? Di satu sisi kita akan dihadapkan oleh suatu kelebihan dan kelemahan dari kedua indikator tersebut. Dengan menggunakan indikator lagging atau leading, kita akan bisa mengetahui kondisi pasar dengan baik. Namun pilih mana yang lagging atau leading? Yuk kita ikuti ulasannya.Yang perlu diketahui, indikator...

Sinyal Dasar Indikator ATR

29 APR 2013    DIBACA:1546    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:INDIKATOR

Indikator Average True Range dikembangkan oleh J. Welles Wilder Jr. dan diperkenalkan dalam bukunya tahun 1978, "Konsep Baru dalam Sistem Perdagangan Teknis". Ini adalah ukuran lain menngenai volatilitas yang berdasarkan pergerakan harga selama periode tertentu. Dengan ATR yang lebih tinggi menunjukkan tingkat volatilitas yang tinggi dan ATR rendah menunjukkan rendahnya tingkat volatilitas....

Trading Dengan Stochastic Oscillator

14 MAY 2014    DIBACA:8794    OLEH:MARTIN    KATEGORI:INDIKATOR

Sebagai indikator momentum stochastic menunjukkan saat-saat dimana pergerakan harga telah mencapai keadaan overbought atau oversold. Ada banyak variasi indikator ini, yang paling sering digunakan adalah slow stochastic, yang terdiri atas 2 garis kurva yaitu %K dan %D. Trader akan memperhatikan pergerakan ke 2 garis ini untuk mendapatkan sinyal....

Menggunakan MACD Untuk Trading Binary Options

21 MAY 2015    DIBACA:274    OLEH:GALUH    KATEGORI:STRATEGI BINARY OPTIONS

Dalam binary options, trader perlu mengetahui kekuatan tren agar bisa menempatkan option "call" atau "put" dengan lebih meyakinkan. Selain itu, analisa pada kekuatan tren juga diperlukan agar trader bisa memperkirakan expiry time yang tepat. MACD adalah salah satu indikator yang bisa mengkonfirmasi arah dan kekuatan tren. Tidak hanya pada kondisi trending, indikator ini ternyata juga sangat bermanfaat untuk trading boundary di binary options....

Korelasi Antara Forex Dan Pasar Saham

22 MAY 2015    DIBACA:263    OLEH:A MUTTAQIENA    KATEGORI:ANALISA INTERMARKET

Apakah pasar saham mempengaruhi forex, atau forex mempengaruhi saham? Korelasi antara pasar saham dan forex kadangkala samar-samar, dan kadang cuma ilusi. Tak ada jaminan kalau pasar saham jatuh maka mata uang akan jatuh juga, atau sebaliknya bergerak menguat. Dalam situasi yang berbeda, reaksinya bisa berbeda pula....

Artikel: Forex | Emas | Komoditas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito





Pengantar Forex Dasar Dasar Forex Pasar Forex Broker Forex Margin Dan Leverage Manajemen Resiko Money Management Trading Plan Analisa Teknikal Candlestick Trend Time Frame Support Resistance Pivot Point Fibonacci Indikator Teknikal Analisa Fundamental Indikator Ekonomi Bank Sentral Dunia Analisa Intermarket Sistem Trading Bank Strategi Hedging-Scalping-Martingale Price Action Psikologi Trader Forex Tokoh Forex Inspirasi Tips Trik Investasi Serba Serbi Lainnya Metatrader Robot Trading Bank Robot Trading Belajar MQL/EA MQL/EA Bank Indikator Pengantar Binary Options Broker Binary Options Strategi Binary Options Trading Otomatis Sinyal Trading Kontes Trading Fasilitas Trading E Payment


Artikel: Forex | Emas | Komoditas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito


Artikel Pemirsa
"Ingin berbagi ilmu dan pengalaman trading?" Tuliskan artikel orisinil Anda di seputarforex agar dibaca lebih banyak pemirsa.

Tulis Artikel Anda
Kembali Ke Atas Kembali Ke Atas
DISCLAIMER
  • Informasi, materi, rekomendasi, dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex, forex adalah beresiko, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, banner, broker, referral, dsb.
  • Artikel/tulisan oleh team seputarforex, boleh dijadikan acuan/ditaruh di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs seputarforex.com