Penyebab Krisis Moneter

10 APR 2013   DIBACA:20247  OLEH:PARMADITA

Kalau kita kaji masalah terdahulu, banyak sekali masalah tentang moneter termasuk krisis-krisis moneter yang sempat terjadi. Masih ingat kasus krisis moneter 1997 lalu di Indonesia? Rasanya bikin hancur negara ini. Namun tahukah Anda penyebab krisis moneter yang bisa merebak ke berbagai sektor tersebut?


Perubahan ekonomi yang terjadi secara cepat tersebut mengarah pada turunnya nilai tukar mata uang dan harga kebutuhan pokok yang semakin tinggi. Krisis ekonomi dapat melanda suatu negara apabila perubahan perekonomian sudah tidak dapat dibendung lagi. Contohnya, krisis ekonomi yang terjadi pada tahun 1997 memporak-porandakan perekonomian global. Tidak memandang perekonomian negara berkembang ataupun negara maju. Walaupun krisis ini lebih populer dikenal dengan sebutan "Krisis Asia", tetapi tidak hanya negara Asia saja yang terkena dampaknya.

Krisis moneter dimulai dari gejala/kejutan keuangan pada Juli 1997, menurunnya nilai tukar rupiah secara tajam terhadap dolar Amerika serikat merupakan pencetus/trigger poin-nya. Meskipun tidak ada depresiasi tajam Rupiah terhadap Baht (mata uang Thailand), krismon tetap terjadi di Indonesia. Kenapa? Karena gejolak sosial dan politik Indonesia yang memanas. Oleh karena itu penyebab krismon 1998 bisa dikatakan merupakan campuran dari unsur-unsur eksternal dan domestik.

Sehebat dan secanggih apapun sektor valas, pada dasarnya merupakan fasilitator bagi sektor real. Selanjutnya, kita akan melakukan analisis tentang dampak krisis ekonomi bagi Indonesia. Penyebab krisis ekonomi menurut identifikasi para pakar :

  1. Kesenjangan produktifitas yang erat berkaitan dengan lemahnya alokasi aset ataupun faktor-faktor produksi.
  2. Jebakan ketidak seimbangan yang berkaitan dengan ketidakseimbangan struktur antar sektor produksi.
  3. Ketergantungan pada utang luar negeri yang berhubungan dengan perilaku para pelaku bisnis yang cenderung memobilisasi dana dalam bentuk mata uang asing.

Berikut ini 4 Penyebab Krisis Ekonomi Indonesia tahun 1997-1998:
Pertama
Stok utang luar negeri swasta yang sangat besar dan umumnya berjangka pendek, telah menciptakan kondisi yang tidak stabil. Hal ini diperburuk oleh rasa percaya diri yang berlebihan (bahkan cenderung mengabaikan) para menteri di bidang ekonomi maupun masyarakat perbankan sendiri, dalam menghadapi besarnya serta persyaratan utang swasta tersebut.

Kedua
Terkait erat dengan masalah di atas, adalah banyaknya kelemahan dalam sistem perbankan di Indonesia. Dengan kelemahan sistemik perbankan tersebut, masalah utang swasta eksternal langsung beralih menjadi masalah perbankan dalam negeri.

Ketiga
Sejalan dengan makin tidak jelasnya arah perubahan politik, maka isu tentang pemerintahan otomatis berkembang menjadi persoalan ekonomi pula.

Keempat
Perkembangan situasi politik telah makin menghangat akibat krisis ekonomi, dan pada gilirannya memperbesar dampak krisis ekonomi itu sendiri.

Untuk mengatasi dilema fundamental ini diperlukan suatu konsensus politik secara nasional, yang berfokus pada pilihan politik untuk merekonsiliasikan keperluan penyelesaian secara tuntas terhadap masalah-masalah dari masa lalu, dengan kepentingan bangsa dan negara untuk maju ke depan didukung oleh semua pihak.

Dengan adanya konsensus politik secara nasional, barulah kita dapat menyusun suatu Program Nasional untuk cepat keluar dari krisis dan mulai memulihkan kembali Pertumbuhan Ekonomi Nasional yang mampu memberantas pengangguran, kemiskinan, kebodohan, dan Utang Nasional. Sebab di situlah letak kepentingan mendesak dari ekonomi rakyat.


Sumber:
http://aannurefendi.wordpress.com
http://maulanahavidh.blogspot.com
http://hilmihusada.wordpress.com
http://ngedobos.blogspot.com


Setujukah Anda mengenai ulasan di atas? Sampaikan pendapat Anda pada kotak post di bawah ini. 



Demi meningkatkan artikel ataupun materi-materi yang ada, kami selalu mengharapkan dan sangat menghargai komentar-komentar Anda.
Name:
Email:
URL:
 
New Code  

Adi laksono

20 NOV 2013 15:27, SAYS:

Jdi jka produktvtas negara kta meninkt mka kta bsa kluar dri krismon ini ? anda pasti lebih thu dri sya , tolng bals.nya!! fb adi new corral

halim

21 NOV 2013 10:37, SAYS:

@mr.adi
yaaa produktivitas negara meningkat dlm hal apanya dlu? export ato import? ehhee.
Di kita tuh produktivitasnya tinggi, hanya saja khusus untuk import . O___o

kemarin waktu thn 98 itu krn faktor kita banyak hutang luar negri, sudah gtu faktor internal kebijakan politiknya bikin ekonomi melemah krn ketidak tegasan pemerintah. itu sudah jadi bumbu komplit untuk bikin bangkrut suatu negara. untungnya kita sekarang bisa sedikit demi sedikit bangkit.. tapi tetep bangkit dari produktivitas barang import lagi dan lagi ,ditambah hutang perusahaan swasta kemarin pun defisit.

Ditambah baru ada pengumuman pengurangan pembelian aset alias QE bulan mei kemarin rupiah melemah terus dan IHSG turun sampai 3837 point sekitar 30% turun dari bulan mei...itu menandakan kita itu msh lemah n msh tergantung luar negri soalnya dana penurunan 30% itu diakibatkan dana asing keluar dari indo, baru ditoel sedikit dah demam. == .

ntah knapa dengan negara ini jatoh pada lubang yg sama berulang kali XD ..

kalau eksport kita n kebijakan politik ga diperbaikin ga nutup kemungkinan kita bakal ngalamin krismon kedua.. :)...tpi dapat diperbaiki sampai kapan? hanya tuhan yang tauu broowww..:)

Mambaul Usulul Hikmah

5 FEB 2014 09:48, SAYS:

bapak saya mau tanya,,apa yang terjadi dengan keuangan negara saat itu? apa terjadi defisit anggaran pemerintah? tentu iya kan pak? jika iya,, kebijakan apa yang di buat pemerintah untuk mengatasi dfisit anggaran tersebut? terima kasih

A. Muttaqiena

5 FEB 2014 14:44, SAYS:

Kalau defisit anggaran itu selalu, sejak dulu sampai sekarang anggaran Indonesia selalu defisit. Defisit anggaran bukan sesuatu yang perlu diatasi, karena memang umumnya negara manapun juga pakai anggaran defisit, yang penting defisit itu dikendalikan.
Intinya sih, kalau nggak mau defisit nambah, ya tingkatkan pendapatan negara, dan kurangi pengeluaran yang nggak perlu.

Keberuntungan Dapat Diciptakan

28 SEP 2012    DIBACA:3644    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:PERIKSA LAGI

Katanya trading itu butuh keahlian dalam mengolah transaksi. Katanya trading itu butuh yang namanya pengalaman dan pengorbanan. Katanya pula trading itu harus bisa menjalankan modal dengan hati-hati. Namun, kalau terjadi kerugian ataupun keuntungan kok hanya seperti faktor luck saja. Memang terkadang profit, namun terkadang rugi terus. Nah berarti sia-sia donk belajar trading selama ini kalau hasilnya konstan....

Kisah Inspiratif Seorang Trader

19 FEB 2013    DIBACA:2870    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:INSPIRASI

Sebelumnya kisah ini pernah ditulis pada majalah-majalah ekonomi dan disebarluaskan kebentuk koran bisnis. Kita tak perlu membahas siapa dia, asal-usul, ataupun pekerjaannya. Yang jelas kita bisa ambil intisari dalam trading yang telah meneguk kesuksesan tiada tara. Bukan cuma main kecil-kecilan melainkan sudah bertransaksi milyaran dollar. Mau tau kisahnya?...

ECB Dan Program LTRO

6 JUL 2014    DIBACA:745    OLEH:MARTIN    KATEGORI:BANK SENTRAL DUNIA

LTRO adalah program pinjaman jangka panjang dengan bunga rendah yang diberikan oleh ECB kepada bank-bank di kawasan Euro. Tujuan dari program LTRO adalah menjaga likuiditas bank-bank di kawasan Euro dan memperkecil yield bond negara-negara di kawasan....

Mengenal Index S&P 500

10 JUL 2014    DIBACA:252    OLEH:MARTIN    KATEGORI:BANK SENTRAL DUNIA

Indeks S&P 500 atau Standard & Poor’s 500 adalah salah satu indeks saham yang populer dan banyak diperdagangkan. Komposisi saham S&P 500 lebih besar dari Dow Jones 30 dan bobot dari tiap saham diperhitungkan secara proporsional....

Berapa Pip Target Kita Per Hari?

13 JUL 2014    DIBACA:537    OLEH:MARTIN    KATEGORI:BELUM

Masalah dengan menetapkan target pip per hari adalah kondisi pasar yang selalu berubah dan tidak ada satu strategi yang bisa bekerja dengan konsisten. Pasar tidak bisa dikendalikan, dan kita harus fokus pada apa yang bisa dikendalikan, yaitu mengikuti strategi dan rencana trading dengan benar....

Mengenal Reserve Bank of Australia (RBA)

15 JUL 2014    DIBACA:170    OLEH:MARTIN    KATEGORI:BELUM

RBA mulai beroperasi sebagai bank sentral Australia sejak 14 Januari 1960. Misi utama RBA adalah menjaga kestabilan mata uang AUD, ikut berperan dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan warga negara Australia. Suku bunga ditetapkan atas dasar konsensus....

Volatilitas, Range, Indikator ATR Dan Stop Loss

19 JUL 2014    DIBACA:164    OLEH:MARTIN    KATEGORI:BELUM

ATR adalah teknikal indikator yang digunakan untuk mengukur volatilitas. Dari ATR bisa ditentukan level stop loss dengan asumsi batas harga tertinggi atau terendah seperti yang diperkirakan. Yang biasa digunakan adalah dengan menerapkan stop loss pada 1 kali nilai ATR periode 14 hari....

Artikel: Forex | Emas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito





Pengantar Forex Dasar Dasar Forex Pasar Forex Broker Forex Margin Dan Leverage Manajemen Resiko Money Management Trading Plan Analisa Teknikal Candlestick Trend Time Frame Support Resistance Pivot Point Fibonacci Indikator Teknikal Analisa Fundamental Indikator Ekonomi Bank Sentral Dunia Sistem Trading Bank Strategi Hedging-Scalping-Martingale Price Action Psikologi Trader Forex Tokoh Forex Inspirasi Tips Trik Investasi Serba Serbi Lainnya Jurnal Trading Metatrader Robot Trading Bank Robot Trading Trading Otomatis Belajar MQL/EA MQL/EA Bank Indikator


Artikel: Forex | Emas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito


Artikel Pemirsa
"Ingin berbagi ilmu dan pengalaman trading?" Tuliskan artikel orisinil Anda di seputarforex agar dibaca lebih banyak pemirsa.

Tulis Artikel Anda
Kembali Ke Atas
Kembali Ke Atas
DISCLAIMER
  • Informasi, materi, rekomendasi, dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex, forex adalah beresiko, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, banner, broker, referral, dsb.
  • Artikel/tulisan oleh team seputarforex, boleh dijadikan acuan/ditaruh di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs seputarforex.com
 
FOLLOW US
SHARE
ADS