10 Tipe Trader Dalam Segi Psikologi

  By: Asaeri   View: 7990    Psikologi  

Dalam market ada banyak jenis trader dan banyak motivasi yang mendorong mereka. Berbagai tipe trader yang populer berdasarkan metode trading mereka yakni scalper, Swing Trader, Daily Trader, Momentum Trader, dll

Namun bagaimana jika tipe trader didasarkan pada psikologi mereka, tujuan mereka dan motivasi mereka? Beberapa orang bertrading untuk kegembiraan dan kesenangan, yang lain bertrading murni untuk ego. Satu orang mencintai permainan dan orang yang lain bertrading hanya untuk mendapatkan uang.

Jenis Trader Forex


Dalam pertandingan terbesar di bumi ini cukup mengejutkan bahwa ternyata banyak trader memiliki motivasi yang berbeda. Dalam kenyataannya, satu-satunya motivasi yang paling masuk akal adalah motivasi untuk menghasilkan uang, yang tentu saja menjadi tujuan nyata dari sebagian besar trader.

Berikut adalah daftar jenis-jenis trader yang saya amati di aneka media sosial. Kita semua mungkin saja termasuk dalam lebih dari satu kategori saat kita bertrading. Mari kita lihat tipe-tipe apa sajakah itu:

Greedy Trader (serakah)
Ini adalah tipe bagi mereka yang trading dengan lot terlalu besar dan risiko terlalu banyak karena tujuan mereka hanyalah mendapatkan uang dengan gampang. Mereka biasanya berakhir kerugian besar pada akun mereka.

New Trader (pemula)
Mereka tidak memiliki ide bagaimana market bekerja sehingga tujuan mereka harusnya hanyalah pengetahuan. Trader baru harus tetap tekun belajar dan bersabar sampai mereka benar-benar menguasai dan berhasil menyelesaikan seluruh "PR" trading mereka. Tergesa-gesa untuk menghasilkan uang tanpa manajemen risiko, metode menang, pola pikir yang tepat, dan trading plan, akan mengakibatkan kegagalan 100% sepanjang waktu. 

Arrogant Trader (sombong)
Tujuan mereka adalah untuk membuktikan bahwa mereka benar dan memuaskan ego mereka yang rapuh. Trader sombong akan berbohong, menghapus tweet dan posting, tidak pernah mengakui ketika mereka salah. Ketika mereka salah mereka akan bersembunyi di bawah jubah, ketika mereka benar mereka akan meneriakkannya dengan lantang dari atas atap. 

Trend Trader
Tujuan mereka hanyalah untuk menunggangi tren dan menghasilkan uang. Trend trader akan membeli dengan harga tinggi dan menjualnya jauh lebih tinggi lagi. Kemudian ia menutupnya jauh lebih rendah. Mereka tampak seperti jenius dalam market yang sedang trending, tapi mereka terlihat seperti tidak mampu bertrading di saat market berombak atau whipsawing. Dalam jangka panjang, mereka melakukannya dengan sangat baik. 

Scared Trader (penakut)
Tujuan mereka hanyalah agar tidak kehilangan modal mereka. Trader jenis ini akan segera menutup trading yang loss dan segera mengambil profitnya. Mereka sangat stres dalam trading karena tidak memahami sifat trading itu sendiri dan tidak dapat menangani ketidakpastian atau risiko. Trader jenis ini mempunyai pekerjaan rumah yang paling utama, yaitu mengembangkan rasa percaya diri mereka.

Perma-Bull Trader
Tujuan mereka hanyalah untuk membeli saham dan menahannya dalam waktu yang lama. Membeli investasi terbaik dalam stock dan tidak punya hasrat untuk menjualnya. Mereka selalu percaya rally besar berikutnya pasti akan terjadi. Trader Perma-bull juga suka membeli dari tingkat support yang lebih rendah. 

Perma-Bear Trader
Tujuan mereka hanyalah untuk menjual saham. Mereka selalu berpikir bahwa market adalah suatu wadah yang penuh dengan tubrukan besar. Mereka "tahu" ekonomi berantakan dan market cenderung turun. Dalam market bullish mereka percaya harga terlalu tinggi dan akan berbalik tajam. Dalam market bearish mereka percaya price akan turun jauh lebih rendah. 

Prophet Trader (Nabi)
Tujuan mereka adalah untuk ikut memprediksi pergerakan market dengan benar kemudian membiarkan mengetahui prediksi mereka tersebut. Mereka selalu berpikir mereka tahu bagian top atau bottom. Mereka mencintai target dan percaya bahwa grafik menunjukkan dengan tepat apa yang akan terjadi selanjutnya. Mereka tidak benar-benar membahas trading mereka sendiri, mereka hanya memprediksi harga. 

Paper Trader (kertas)
Mereka mencintai market dan mempelajari lebih dari siapa pun tetapi tidak pernah cukup untuk membuatnya terjun kedalam real trading. Mereka tinggal di dunia yang nyaman dengan trading di atas kertas dan membuatnya lebih dari sekedar hobi. Mereka hanyalah orang-orang yang tidak bisa bertransisi ke market yang sebenarnya. 

Rich Trader (kaya)
Tujuan mereka hanyalah untuk secara konsisten menghasilkan uang dan mengembangkan modal mereka dalam jangka panjang. Mereka tidak meminta tips atau saran, mereka telah menyelesaikan PR nya dan mereka trading dengan metode sendiri. Mereka meningkatkan kepercayaan diri dan metodenya terlepas dari apakah mereka profit atau loss.

 




Artikel Psikologi


Artikel Forex Lainnya

Komentar: 3
  • banyak kali ya ini tipe traderx, apa semuax relevan buat dibilang trader forex yg dibedain scra psikologis? kok sepertix cuman 3 aja yg bener2 macam trader forex berdasarkan psikologisx. trend trader pun ane krg yakin itu dilatarbelakangi sm faktor psikologis. itu bukan lebih ke strategix y?
    Fian Valentino
    30 APR 2013
    Kenapa trend trdr bkn trmasuk gol. trdr dlm segi psikologis? Maap masih nubai ni...
    Rommy
    10 MAY 2013
    soalx kalo didasarin sama kondisi psikologisx, emang cmn faktor serakah, takut, sama sombong aja yg mustix berpengaruh. kondisi lain itu tdk langsung berhubungan sm psikologis. contoh buat trend trader, yg bikin mereka jd trader mcm itu kan karena mereka suka memanfaatkan trend aja buat trading, jadi ketika tren tdk muncul mungkin mereka tdk trading. entah karena strategi yg mereka siapain emang khusus buat trading di tren aja ato emang mereka punya penghasilan paling maks kalo trading trend. coba bandingin sma greed trader, yg keputusan tradingx lebih dipengaruhi sama potensi profit. karna mereka serakah maka tiap kali liat kesempatan op selalu trading dg ukuran yg melebihi batas resiko. disini jelas hal yg mendorong mereka untuk trading sngat berbeda kan?
    Fian Valentino
    14 MAY 2013
    O jadi begitu ya gan... Ane ngerti dikit-dikit, memang trend bisa terjadi karena ada sentimen yang cenderung menguat di satu arah, tapi kalo hubungannya sama trader yang lebih langsung memang tipe trader serakah, sombong, & penakut lebih gampang dihubungkan sama segi psikologis...
    Rommy
    18 MAY 2013
  • perma bull, perma bear, sampe rich trader itu dah masuk kategori trader saham ya?
    apa relevan kalau dijadikan 1 sama trader forex? apa ini enggak perlu ada perubahan kata-kata supaya tipe2 trader itu bisa relevan sama jenis trader forex?
    thnks.
    Noer
    30 MAY 2013
  • @Noer: Sepertinya meskipun diubah hasilnya tetap kurang relevan. Terutama pada bagian Perma Bull dan Bear Trader. Salah satu perbedaan yang paling mencolok dari trading forex dan saham adalah kesempatan bertransaksi buy/sell dengan suatu instrumen. Trader forex yang cenderung bearish saya rasa tidak akan terpaku untuk melakukan sell di satu pair saja. Mungkin ia akan memiliki running position untuk short dalam jangka panjang, tapi ia juga bisa melakukan variasi untuk buy pada pair yang lain. Begitu juga untuk trader forex yang cenderung bullish.
    Juliano Ar
    24 JUN 2013

Apakah Anda Trader Pemula?

belajar forex untuk pemula Klik di sini untuk tahu cara belajar dan menguasai trading dengan mudah.