Sinyal Dasar Indikator ATR

  By: Parmadita   View: 2957    Indikator  

Indikator Average True Range (ATR) dikembangkan oleh J. Welles Wilder Jr. dan diperkenalkan dalam bukunya tahun 1978, "Konsep Baru dalam Sistem Perdagangan Teknis". Ini adalah ukuran lain menngenai volatilitas yang berdasarkan pergerakan harga selama periode tertentu. Dengan ATR yang lebih tinggi menunjukkan tingkat volatilitas yang tinggi dan ATR rendah menunjukkan rendahnya tingkat volatilitas.

ATR dikembangkan terutama pada komoditas pasar untuk mengukur volatilitas harga harian. Pasar-pasar ini lebih cenderung memiliki kesenjangan harga atau pembatasan gerak, yang berarti bahwa memakai volatilitas berdasarkan kisaran harga tinggi-rendah tidak akan mencakup dampak batas pergerakan. ATR memang termasuk memperhitungkan volatilitas menggunakan nilai absolut, tetapi tidak menunjukkan arah harga. Dia hanya mencerminkan tingkat pergerakan.

Sinyal dasar
Jika tinggi harga hari ini di atas tinggi kemarin dan rendah saat ini di bawah rendah kemarin, maka kisaran harga tinggi-rendah saat ini digunakan sebagai rentang yang benar.

Sinyal Dasar Indikator

Jika penutupan kemarin lebih besar dari saat ini, maka signal akan menginformasikan terjadinya batasan pergerakan, dan salah satu alternatif lain berlaku menentukan rentang yang benar untuk digunakan dalam menghitung ATR.

Saat terjadi pergerakan trending yang kuat, baik ke atas atau ke bawah, sering terlihat rentang gerak yang kecil, terutama pada awal pergerakan. Akibatnya, ATR dapat digunakan untuk membantu menentukan antusiasme di balik gerakan atau memberikan penguatan untuk bertindak pada garis breakout.

Kesimpulan
ATR memberikan ukuran yang lebih baik dari kisaran harga pasar baru-baru ini dan volatilitas selama periode waktu tertentu. Namun, untuk pasar yang diperdagangkan terus-menerus sepanjang waktu, sering kali indikator ATR kurang cocok dimanfaatkan karena dinamisme pasar. Sebab ATR tidak menyediakan panduan tentang arah harga.



sumber: traderplanet.com




Artikel Indikator


Artikel Forex Lainnya

Komentar: 5
  • apakah atr ini bs dgnkn untuk mengenali reversal karena volatilitas yg makin tinggi bs diartikan sbg lonjakan hrga k arah yg sblikny?
    Pst Bachtiar
    19 OCT 2013
  • Pst: Secara keseluruhan indikator ATR hanya menunjukkan volatilitas dan bukan arah pergerakan harga yang sesungguhnya. Volatilitas yang tinggi bisa mengindikasikan lonjakan harga pada arah apapun, baik naik atau turun. Jadi meskipun pada ATR volatilitas semakin naik, lonjakan yang terjadi berikutnya belum tentu juga akan menunjukkan reversal. Bisa jadi harga akan melanjutkan trennya namun pada pergerakan yang jauh lebih signifikan dari sebelumnya.
    Alansyah
    25 OCT 2013
  • jd intiny msih prlu indikator lain y bwt op sesuai tren? trus atr ni sbg apa kalo dlm posisi trdng?
    Pst Bachtiar
    26 OCT 2013
  • Pst: Tinggi rendahnya volatilitas yang ditunjukkan oleh indikator pengukur volatilitas seperti ATR ini dapat digunakan untuk mengukur peluang ataupun resiko dalam bertrading. Biasanya banyak yang ingin mencari pasar dengan volatilitas tinggi karena peluang profitnya akan lebih besar, namun resiko yang dihadapi juga akan semakin besar. Pada volatilitas tertentu trader akan membutuhkan strategi khusus untuk dapat memaksimalkan potensi profit dan meminimalisir resiko.
    Alansyah
    31 OCT 2013
  • Terseralah yang penting trading ngikuti tren biar bisa propit..
    Mo volatilitsnya tinggi ato rendah yang penting isa dapet tren yang benerr..
    Nurin_mn
    22 NOV 2013

Apakah Anda Trader Pemula?

belajar forex untuk pemula Klik di sini untuk tahu cara belajar dan menguasai trading dengan mudah.