Penggunaan Pivot Point (1)

25 MAY 2013   DIBACA:4541   OLEH:MARTIN    KATEGORI:PIVOT POINT

Para trader profesional dan mereka yang telah berpengalaman sering menggunakan pivot point guna mengidentifikasi level-level support dan resistance yang potensial. Kenapa titik-titik pivot ini begitu menarik? Jawabnya karena cukup obyektif dibandingkan leading indicator yang lain. Pada dasarnya pivot point adalah suatu level harga dimana bisa ditentukan level-level support dan resistance pada suatu periode tertentu.

Penggunaan pivot point oleh para trader hampir sama dengan penggunaan level Fibonacci retracement, dalam hal hampir semua pelaku pasar memperhatikan level-level tersebut dalam memprediksi arah pergerakan harga. Hanya perbedaannya untuk menentukan titik swing high dan swing low pada level-level Fibo retracement masih ada unsur subyektif, tergantung dari analisa trader masing-masing. Untuk menentukan pivot point berikut level-level support dan resistance-nya, para trader forex menggunakan metode yang sama.

Pivot point khususnya berguna bagi trader jangka pendek atau trader harian yang bermaksud mengambil keuntungan dari pergerakan harga yang tidak begitu besar. Seperti halnya metode trading yang mengandalkan level-level support atau resistance, trader bisa menggunakan cara bouncing atau cara breakout pada level-level tersebut. Dengan cara bouncing trader mencoba menentukan level pembalikan arah (reversal), sedang trader yang gemar bermain breakout mencoba mengidentifikasi level support atau resistance sebagai acuan terjadinya break pada level tersebut. Selanjutnya mereka akan membuka posisi buy atau sell dekat dengan level-level tersebut.

Berikut contoh pivot point dan level-level support dan resistance pada chart EUR/USD 1-hour:


   


PP adalah pivot point, R1 adalah level resistance pertama, R2 resistance ke 2, S1 level support pertama, S2 level support ke 2, dan seterusnya.

Menentukan pivot point dan level-level support dan resistance

Untuk menentukan level-level support dan resistance, pertama kali kita mesti menentukan pivot point. Pivot point ditentukan berdasarkan harga tertinggi, terendah dan penutupan pada hari sebelumnya. Pada umumnya trader menggunakan acuan penutupan pasar New York, yaitu pada jam 4:00 p.m EST atau sekitar jam 4:00 pagi WIB.

Pivot point (PP) = (harga tertinggi + harga terendah + harga penutupan) / 3

Level resistance pertama (R1) = (2 x PP) - harga terendah
Level support pertama (S1) = (2 x PP) - harga tertinggi
Level resistance ke 2 (R2) = PP + (harga teringgi - harga terendah)
Level support ke 2 (S2) = PP - (harga tertinggi - harga terendah)
Level resistance ke 3 (R3) = harga tertinggi + 2 x (PP- harga terendah)
Level support ke 3 (S3) = harga terendah - 2 x (harga tertinggi - PP)

Perlu diketahui Anda tidak harus menghitung PP atau level-level support dan resistance setiap kali trade, saat ini sudah banyak platform trading yang menyediakan indikator pivot point harian dan bisa langsung diterapkan, termasuk platform trading populer Metatrader. Hanya saja Anda mesti mengatur waktu penutupan berdasarkan jam acuan yang digunakan broker Anda.

Intermediate level

Intermediate level atau mid point level adalah level-level pertengahan antara PP dan S1, S1 dan S2, S2 dan S3, juga antara PP dan R1, R1 dan R2, R2 dan R3.


   


Intermediate level
adalah level-level acuan yang kadang-kadang digunakan bila jarak PP ke S1 atau S1 ke S2 dan seterusnya cukup besar. Sering pada level-level intermediate tersebut pergerakan harga bouncing (seperti gambar contoh diatas), oleh sebab itu level intermediate sering dianggap sebagai level support atau resistance mini.

Bersambung ke bagian (2)

Sumber : www.babypips.com


Penggunaan Pivot Point (2)

Penggunaan Pivot Point (3)

Penggunaan Pivot Point (4)

Penggunaan Pivot Point (5)


Reggi Ish
10 JUL 2013
Banyak kali ya garis2 yg muncul? itu semua cara analisanya gimana?
jainul
13 JUL 2013
@reggi:
penjelasannx masi buanyak......
lanjut aja ke bagian selanjutx......
er.close
16 NOV 2013
knp pivot poin ni dsbt leading indi yg objektif dr yg lain? apa yg lain ngg bs dblng objektif jg? trus keuntungannya apa klo pivot poin ni lbh objektif?
Hari Santoso
23 NOV 2013
Pivot Point adalah salah satu indikator yang dapat digunakan untuk menentukan level-level support dan resistan, yang sifatnya memang bersifat leading dibanding indikator teknis yang lain.

Pivot Point bersifat lebih objektif sebagai penentu level suport dan resistan, terutama jika dibandingkan dengan fibonacci retracement yang bisa difungsikan juga sebagai penentu level-level support dan resistan. Ini karena penarikan garis-garis pada fibonacci retracement ditentukan sendiri dari swing high dan low, yang bisa berbeda-beda tiap tradernya. Sedangkan pivot point ini diperoleh dari kalkulasi harga-harga sebelumnya, sehingga kesempatan untuk memperoleh pengamatan yang sama dari pivot point lebih besar dari analisa dengan fibonacci retracement.
evan irawan
19 DEC 2013
meski dikatakan banyak dipakai trader jangka pendek tapi pp paling maksimal ditempatkan di frame yg tidak terlalu rendah.


Arti HLCO Pada Pivot Point

28 APR 2012    DIBACA:2058    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:PIVOT POINT

Masih ingat mengenai ulasan formula pivot point? Dari ulasan tersebut ada banyak variasi pivot point beserta rumus formula perhitungannya. Nah, kali ini, kita akan belajar memahami arti HLCO pada pivot point. Untuk itu, ikuti uraian di artikel ini....

Strategi Support-Resistance

21 NOV 2012    DIBACA:2778    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:SUPPORT RESISTANCE

Teori dan bentuk dari support dan resistance terkadang tidak menjamin 100% dapat konsisten dan akurat sesuai dengan prosedur yang ada. Hal tersebut pada akhirnya memancing pertanyaan: mungkinkah SR dapat terus diandalkan?...

Pivot dan Mid Pivot

25 MAY 2013    DIBACA:2361    OLEH:GREENPIPS    KATEGORI:PIVOT POINT

Kali ini saya akan kembali membahas satu indikator yang kemungkinan besar temen-temen trader sudah sangat akrab dalam penggunaannya, yaitu Pivot dan Mid Pivot. Untuk Fungsi Pivot tentunya sudah temen-temen trader ketahui, sedangkan Mid pivot berguna sebagai bantuan untuk penggunaan pivot....

Pivot Point Dalam Trading Forex (2)

13 MAY 2014    DIBACA:658    OLEH:MARTIN    KATEGORI:PIVOT POINT

Level-level pivot membantu menentukan stop loss dan take profit dengan mengetahui akurasi level-level pivot terhadap pasangan mata uang yang sedang Anda trading-kan. Dalam trading forex, level-level support dan resistance yang diturunkan dari pivot point juga lazim dikombinasikan dengan indikator oscillator, yang populer adalah indikator RSI. Pivot point bisa ditentukan secara harian berdasarkan harga tertinggi dan terendah hari sebelumnya, atau ditentukan berdasarkan mingguan berdasarkan harga tertinggi dan terendah minggu sebelumnya....

Review Sinyal Trading: Happy Forex

21 JAN 2015    DIBACA:1478    OLEH:AISHA    KATEGORI:SINYAL TRADING

Happy Forex adalah salah satu sinyal trading yang memanfaatkan strategi Martingale/Grid yang berisiko tinggi. Namun demikian, dengan kontrol risiko yang bagus, pembuat sinyal trading ini berhasil menciptakan sinyal trading yang profitable dengan level drawdown rendah....

Apabila Saldo Akun Trading Forex Anda Negatif

23 JAN 2015    DIBACA:993    OLEH:A MUTTAQIENA    KATEGORI:BROKER FOREX

Banyak trader bertanya-tanya, bisakah saldo akun trading di broker forex tercatat negatif? Trading dengan leverage memang memungkinkan terciptanya situasi dimana trader "berhutang" lebih besar dari dana yang telah didepositkannya. Jika dilihat dari perspektif ini, maka kekhawatiran akan saldo akun negatif itu wajar. Apalagi, sebagaimana ditunjukkan oleh kondisi pasar pasca Black Thursday, saldo akun trading forex negatif ternyata bisa saja terjadi....

Rollover dan Early Closure: 2 Cara Membatasi Resiko Trading Binary Options

27 JAN 2015    DIBACA:179    OLEH:GALUH    KATEGORI:PENGANTAR BINARY OPTIONS

Selain dengan mengatur jumlah kapital dan menerapkan strategi hedging, mengelola expiry time dapat menjadi salah satu solusi yang menarik untuk mengatur manajemen resiko pada trading binary options Anda. Rollover dan Early Closure adalah layanan broker yang dapat menambah expiry time atau menutup posisi option lebih awal. Kedua cara ini dapat menjadi metode alternatif untuk membatasi resiko trading yang terlanjur ditempatkan dengan expiry time yang kurang sesuai....

Artikel: Forex | Emas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito





Pengantar Forex Dasar Dasar Forex Pasar Forex Broker Forex Margin Dan Leverage Manajemen Resiko Money Management Trading Plan Analisa Teknikal Candlestick Trend Time Frame Support Resistance Pivot Point Fibonacci Indikator Teknikal Analisa Fundamental Indikator Ekonomi Bank Sentral Dunia Sistem Trading Bank Strategi Hedging-Scalping-Martingale Price Action Psikologi Trader Forex Tokoh Forex Inspirasi Tips Trik Investasi Serba Serbi Lainnya Metatrader Robot Trading Bank Robot Trading Belajar MQL/EA MQL/EA Bank Indikator Pengantar Binary Options Broker Binary Options Strategi Binary Options Trading Otomatis Sinyal Trading Kontes Trading Fasilitas Trading E Payment


Artikel: Forex | Emas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito


Artikel Pemirsa
"Ingin berbagi ilmu dan pengalaman trading?" Tuliskan artikel orisinil Anda di seputarforex agar dibaca lebih banyak pemirsa.

Tulis Artikel Anda
Kembali Ke Atas Kembali Ke Atas
DISCLAIMER
  • Informasi, materi, rekomendasi, dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex, forex adalah beresiko, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, banner, broker, referral, dsb.
  • Artikel/tulisan oleh team seputarforex, boleh dijadikan acuan/ditaruh di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs seputarforex.com