Indikator Tingkat Pengangguran

  By: Martin   View: 15705    Indikator Ekonomi  

Tingkat pengangguran (Unemployment Rate) sangat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi suatu negara. Semakin tinggi tingkat pengangguran, atau semakin banyak jumlah penganggur akan mengurangi pengeluaran konsumen yang mengakibatkan turunnya penjualan sektor retail yang pada akhirnya berdampak pada pertumbuhan. Di beberapa negara industri seperti Amerika Serikat, Inggris, Jerman dan Jepang, jumlah pengangguran akan berdampak langsung pada proyeksi pertumbuhan ekonomi negara tersebut sehingga dianggap sebagai indikator yang sangat penting. Di berbagai negara data tingkat pengangguran diumumkan setiap bulan oleh pemerintah. Di AS dirilis oleh biro statistik tenaga kerja (Bureau of Labor Statistics) atau BLS setiap hari Jum’at pada awal bulan.


Indikator Tingkat

 

Indikator tingkat pengangguran mengukur persentasi jumlah tenaga kerja yang sedang tidak bekerja dan aktif mencari pekerjaan, dibanding dengan jumlah total tenaga kerja selama periode waktu sebulan. Jika Anda kehilangan pekerjaan tetapi tidak sedang aktif mencari kerja, Anda tidak termasuk orang yang dihitung dalam menentukan tingkat pengangguran. Oleh sebab itu banyak yang menganggap bahwa tingkat pengangguran nyata (real unemployment rate) sebenarnya jauh lebih besar. Namun pada umumnya tingkat pengangguran diukur sesuai dengan standard ILO (International Labour Organization):

Tingkat pengangguran = (jumlah tenaga kerja yang kehilangan pekerjaan dan sedang mencari kerja) / (jumlah total tenaga kerja) x 100%.

Namun demikian, tingkat pengangguran termasuk indikator lagging, yaitu ditampilkan setelah terjadi perubahan keadaan ekonomi. Jumlah pengangguran belum akan bertambah hingga beberapa waktu setelah terjadinya keadaan resesi ekonomi. Demikian pula ketika perekonomian kembali recover, jumlah pengangguran masih bisa bertambah. Hal ini terjadi karena pada umumnya perusahaan besar memberhentikan para pekerjanya beberapa bulan setelah memburuknya situasi ekonomi, dan kembali merekrut pekerja setelah yakin perekonomian memasuki siklus ekspansi.

Di Amerika Serikat, keadaan resesi yang sebenarnya dimulai pada kwartal pertama tahun 2008, ketika GDP anjlok ke angka 1.8%, namun angka tingkat pengangguran baru naik ke 5.5% pada bulan Mei 2008 hingga mencapai puncaknya 10.2% pada Oktober 2009 setelah masa resesi berakhir. Pada resesi tahun 2001, tingkat pengangguran naik dari 5.6% pada 2002 ke 6% pada 2003 meski resesi berakhir tahun 2002.

Keuntungan indikator tingkat pengangguran

Dari keterangan diatas, indikator tingkat pengangguran bisa digunakan sebagai konfirmator indikator ekonomi lainnya. Sebagai contoh jika indikator lain menunjukkan ekspansi, dan tingkat pengangguran menurun, maka pelaku bisnis akan lebih yakin untuk memulai perekrutan tenaga kerja kembali. Investor akan memperhatikan statistik angka tenaga kerja untuk melihat sektor mana yang paling cepat ditinggalkan para pekerjanya guna memutuskan untuk menjual saham-saham di sektor tersebut.

Tingkat pengangguran adalah salah satu indikator utama yang selalu dipantau oleh bank sentral disamping tingkat inflasi dan pertumbuhan guna menentukan kebijakan moneternya. Bank sentral AS (The Federal Reserve) memproyeksikan tingkat pengangguran AS diatas 8% selama tahun 2012, dan diatas 7% selama tahun 2013. Untuk tahun 2014 sementara ini ditargetkan diatas 6.5%. Jika tingkat pengangguran berada diatas target, pemerintah akan berusaha menciptakan lapangan kerja dengan stimulasi ekonomi seperti yang terjadi pada tahun 2008.

Tingkat pengangguran adalah salah satu indikator fundamental yang berdampak tinggi. Indikator ini bisa menggerakkan pasar dengan signifikan jika hasil rilis jauh dari perkiraan (consensus).





SHARE:

SHARE:

 
Komentar On-Site Komentar Facebook
8 Komentar Urutkan:

  • Jika angka unemployment rate atau tingkat pengangguran itu naik berarti mata uang ikut melemah ya master? 
    Ariefsom
    1 JUL 2015
    ya benar, kalau tingkat pengangguran naik berarti perekonomian sedang memburuk sehingga mata uang negara tersebut akan cenderung melemah.
    Martin S
    26 JUN 2016
  • @ nana:
    Ada pengaruhnya tetapi tidak langsung. Jika pengangguran bertambah berarti makin banyak perusahaan yang memutuskan hubungan kerja (melakukan PHK). PHK terjadi karena kinerja perusahaan menurun yang berarti harga sahamnya juga turun, jadi semakin tinggi pengangguran akan berdampak negatif pada pasar saham.

    Mengenai buku penelitian tentang hal ini Anda bisa searching di internet, mungkin saja ada e-book-nya.
    Martin S
    28 JUN 2015
  • mungkin tidak jika pengangguran itu mempengaruhi harga saham di pasar modal??
    ada tidak buku/penelitian/teori yang mendukung jika tingkat pengangguran tersebut mempengaruhi pergerakan harga saham??
    Nana
    5 JUN 2015
  • Jika ada hasil data yang lebih buruk atau lebih baik dari ekspektasi, tingkat pengangguran bisa juga berpengaruh, terutama untuk negara-negara yang sangat dipengaruhi oleh data tenaga kerja mereka seperti yang sudah disebutkan di atas.

    Khususnya jika tingkat pengangguran mengalami penurunan yang signifikan sehingga bank sentral harus memberikan stimulus untuk memperbaiki kondisi di bidang ini.

    Keputusan bank sentral yang seperti ini juga mempunyai efek yang besar terhadap perubahan pergerakan harga selain juga keputusan yang terkait dengan suku bunga ataupun proyeksi inflasi.
    Hari Santoso
    25 JAN 2014
    @ Hari Santoso:
    Terbalik Pak. Jika angka pengangguran naik maka bank sentral akan memberikan stimulus agar aktivitas perekonomian kembali tinggi dan mengurangi pengangguran.
    Martin S
    28 JUN 2015
  • bagaimana tingkat pengangguran berpengaruh terhadap pergerakan harga? selama ini yang bisa memberi pengaruh langsung biasanya dari tingkat suku bunga atau tingkat inflasi
    Utie
    22 JAN 2014
    @ utie:
    Pengaruhnya ke pergerakan harga biasanya disebabkan oleh perubahan data jumlah tenaga kerja (Employment Change) atau perubahan jumlah klaim pengangguran (Jobless Claims) yang biasanya dirilis bersamaan dengan tingkat pengangguran.

    Tetapi kadang perubahan angka pengangguran yang signifikan juga bisa berpengaruh ke harga, dan biasanya dampak tingkat pengangguran ini medium hingga tinggi.
    Martin S
    28 JUN 2015
  • Tingkat pengangguran bisa bertindak sebagai konfirmator dari bertambahnya atau berkurangnya pertumbuhan ekonomi suatu negara.

    Karena memperlihatkan dampak yang paling terakhir dari suatu kondisi resesi atau ekspansi, tingkat pengangguran yang berkurang atau bertambah bisa mengindikasikan lebih lanjut tentang kondisi pertumbuhan ekonomi negara tertentu. Indikator ini bisa juga bertpengaruh langsung terhadap nilai tukar mata uang.
    Hari Santoso
    18 JAN 2014
  • kl sifatx laging gmn bs brpngrh k prtmbhn ekonomi?
    Nana.ardian
    9 NOV 2013
    @ nana.ardian:
    Seperti pada keterangan diatas, indikator tingkat pengangguran lagging karena pada umumnya perusahaan melakukan PHK beberapa bulan setelah memburuknya situasi ekonomi (tidak seketika), dan kembali merekrut pekerja setelah perekonomian kembali membaik (pertumbuhan kembali meningkat).

    Jadi angka pengangguran yang tinggi menunjukkan banyaknya perusahaan yang kolaps dan menurunnya aktivitas perekonomian atau pertumbuhan yang turun, sedang angka pengangguran yang berkurang menunjukkan aktivitas perekonomian yang kembali meningkat yang akan menyebabkan angka pertumbuhan (GDP) naik.
    Martin S
    28 JUN 2015
  • Banyak sekali data fundamental yg melibatkan angka tenaga kerja ini. Ane taunya cuma ambil impactnya tinggi atau ndak dari kalender ekonomi, tapi klo secara pengertian bisa pengaruh juga ke petumbuhan ekonomi berarti memang bener2 penting ini indikator
    Jojo Aditya
    15 OCT 2013
    @ Jojo Aditya:
    Semakin berkurang tingkat pengangguran berarti ada pertambahan tenaga kerja yang menunjukkan terjadinya ekspansi ekonomi dengan meningkatnya aktivitas sektor industri, manufaktur , perdagangan retail dan jasa. Terjadinya ekspansi akan menyebabkan naiknya pertumbuhan ekonomi.
    Martin S
    28 JUN 2015