Cara Lain Menggunakan Indikator RSI (2)

  By: Martin   View: 5228    Indikator  

Pola pergerakan (pattern) pada indikator RSI
Seperti diketahui bentuk-bentuk  pola pergerakan harga pada chart trading (chart patterns) akan membantu menentukan momentum entry. Selain pada trading chart untuk menganalisa pola pergerakan harga, pola-pola tersebut juga bisa diterapkan pada indikator, salah satu yang cukup akurat adalah pada indikator RSI. Pergerakan indikator selalu proporsional dan sebanding dengan pergerakan harga, terutama pada indikator oscillator seperti RSI, sehingga perubahan pola gerak indikator adalah isyarat untuk perubahan arah pergerakan harga. Hal ini tampak jelas jika terjadi divergensi antara arah gerak indikator dan arah pergerakan harga.

Pola chart yang umum adalah pola penerusan arah trend dan pola pembalikan arah trend. Pada kenyataannya yang sering terbentuk pada indikator RSI adalah pola pembalikan arah trend seperti double top, double bottom atau head and shoulders. Berikut contoh pola head and shoulders yang terjadi pada indikator RSI dari chart GBP/USD daily:

Cara Lain Menggunakan Indikator RSI

Pada gambar diatas tampak pergerakan indikator RSI membentuk pola head and shoulders yang mengisyaratkan pembalikan arah trend. Saat shoulder kanan (right shoulder) menembus neckline (garis supprt acuan) bisa dianggap sebagai isyarat untuk membuka posisi sell. Seperti tampak pada pergerakan indikator RSI selanjutnya, garis neckline sekarang berfungsi sebagai garis resistance indikator RSI.

Sebelum memutuskan untuk entry, kita bisa mengkonfirmasikan kondisi tersebut dengan arah pergerakan harga. Tampak pada chart daily diatas pergerakan harga GBP/USD daily membentuk pola triple top yang juga mengisyaratkan pembalikan arah trend. Dengan demikian pola pergerakan harga telah sesuai (match) dengan pola pergerakan indikator. Entry sell bisa dilakukan saat RSI menembus neckline-nya, atau ketika gagal menembus kembali neckline yang telah menjadi garis resistance.

Moving average pada indikator RSI
Trader menggunakan indikator moving average untuk mengetahui posisi harga sesuai dengan arah trend yang sedang terjadi. Yang populer diterapkan dan dianggap cukup akurat adalah trading pada time frame daily dengan indikator sma-200 day. Jika pergerakan harga berada diatas sma-200 day, maka trader cenderung buy, dan sebaliknya jika harga bergerak dibawah sma-200 day trader cenderung sell. Indikator sma-200 day juga bisa diterapkan pada RSI seperti pada contoh chart EUR/USD daily berikut ini:

Cara Lain Menggunakan Indikator RSI

Pada gambar diatas sma-200 pada indikator RSI berfungsi sebagai konfirmator trend pada pergerakan harga. Pada area A (warna merah) entry sell dilakukan saat indikator RSI memotong garis sma-200 ke arah bawah, sementara pergerakan harga dibawah garis sma-200 day. Pada area B (warna hijau) entry buy dilakukan saat RSI memotong garis sma-200 ke arah atas, sementara pergerakan harga diatas garis sma-200 day.

Ketiga cara menggunakan indikator RSI tersebut bisa Anda uji coba pada beberapa pasangan mata uang disamping penggunaan RSI secara tradisional (sebagai indikator overbought dan oversold) dan divergensi RSI dengan pergerakan harga.

(Selesai)

Tautan:
Cara Lain Menggunakan Indikator RSI (1)

Sumber : finance.yahoo.com :
                New Ways to Trade Forex with the Popular RSI Oscillator, by: Tyler Yell




Artikel Indikator


Artikel Forex Lainnya

Komentar: 8
  • Oh jadi pola chart yang ada di grafik harga sama indikator rsi itu ndak mesti sama, asal sama-sama mensinyalkan pembalikan masih bisa dibilang valid, berarti untuk bisa belajar membaca rsi pakai cara ini berarti kudu hafalin pola-pola chartnya satu-satu dunk?
    Tirtawijaya
    12 JAN 2014
  • Pada dasarnya pola chart bisa membantu trader dalam banyak hal, bukan hanya pada analisa dengan RSI saja. Kemampuan menganalisa dari pola chart akan sangat berguna pada situasi-situasi tertentu untuk mengkonfirmasi sinyal trading.

    Link-link di bawah ini bisa menjelaskan lebih lengkap pola-pola chart umum yang bisa dijadikan indikator untuk melakukan analisa:
    http://www.seputarforex.com/artikel/forex/lihat.php?id=126009&title=pola_chart_yang_umum_dalam_pasar_forex_1
    http://www.seputarforex.com/artikel/forex/lihat.php?id=126033&title=pola_chart_yang_umum_dalam_pasar_forex_2
    Hari Santoso
    18 JAN 2014
  • knp msh prlu psng sma d indi rsi? apa sma d chart aja krg cukup? kn cr pnggunaanx udh ckp jelas, kl smp pmbcaan d rsi sm chartx beda trus gmn?
    Mose
    11 FEB 2014
  • Penggunaan SMA pada RSI ditujukan untuk mengkonfirmasi sinyal trading dari indikator SMA yang dipasang pada chart. Adapun pergerakan yang berbeda dari chart harga dengan RSI biasanya masih bisa dianalisa dengan divergensi yang justru bersifat lebih leading daripada indikator SMA dan RSI itu sendiri.

    Hanya saja perlu pemahaman khusus tentang pola divergensi ini dan pengamatan yang lebih jeli untuk bisa memanfaatkan perbedaan ini.
    Hari Santoso
    12 FEB 2014
  • ane masih belom tau cara masang sma di indikator windownya rsi itu gimana. kalo masang object kayak horizontal line bisa, tapi masang indikator tambahan di situ gimana caranya?
    Lexa
    2 DEC 2014
  • @ TirtaWijaya:
    ya, tidak harus sama. Sinyal yang ditunjukkan kadang-kadang juga berlawanan. Dalam hal ini kalau tidak terkonfirmasi oleh indikator RSI sebaiknya tidak entry....
    Pola-pola chart sering muncul Pak, jadi sebaiknya dipahami terutama yang sering terbentuk seperti double top / bottom, head and shoulders dan inverted head and shoulders, triangle, flag dan wedges. Kalau sering mengamati nanti juga hafal sendiri....
    Martin S
    14 JAN 2015
  • @ mose:
    untuk konfirmasi arah trend. Metode ini adalah salah satu cara lain dalam menggunakan indikator RSI, jadi selain mendeteksi overbought, oversold dan divergensi.
    Kalau sampai ada perbedaan dengan indikator RSI: karena kita menggunakan cara tsb untuk konfirmasi, kalau berbeda berarti tidak konform, dan seharusnya kita tidak entry.... tunggu sampai ada konfirmasi dari indikator RSI-nya...
    Martin S
    14 JAN 2015
  • @lexa:
    Ok... caranya: pertama pasang indikator RSI dulu, kemudian pasang indikator MA (moving average) via: View - Navigator - Indicators - Trend - Moving Average.
    Kemudian drag (tarik) MA ke kolom indikator RSI yg sudah terpasang. Disitu nanti akan diberi pilihan: Apply to: (close, open, high, low, ....dsb), pilih yang: Previous Indicator’s Data. Kemudian atur periode dan MA method, misal periode 200, method: simple, kemudian klik OK......
    Martin S
    14 JAN 2015

Apakah Anda Trader Pemula?

belajar forex untuk pemula Klik di sini untuk tahu cara belajar dan menguasai trading dengan mudah.