Beberapa Tips Dalam Menentukan Support Dan Resistance

  By: Martin   View: 5148    Support Resistance  

Level-level support dan resistance mutlak diperlukan dalam trading karena dianggap sebagai acuan sampai sejauh mana harga akan begerak dan bereaksi. Dalam menentukan level support dan resistance, hendaknya tidak terlalu banyak dengan menarik setiap level yang dianggap berbeda karena bisa menyebabkan over-analyzing yang akan berdampak negatif pada hasil trading. Berikut beberapa tip yang mungkin berguna bagi Anda yang belum terbiasa menentukan level support dan resistance:

1. Memulai dari level-level support dan resistance jangka panjang pada chart mingguan (weekly).

Penentuan level-level support dan resistance dimulai dari jangka panjang agar bisa jelas diketahui level-level penting yang paling berpengaruh. Seperti diketahui semakin panjang jangka waktu sebuah level support atau resistance akan semakin valid level tersebut. Time frame yang tepat untuk memulai adalah mingguan (weekly).

Pada contoh GBP/JPY berikut ini tampak garis-garis horisontal yang ditarik dari level-level penting terutama pada level puncak (top) dan lembah (bottom) saat terjadi pembalikan arah trend atau koreksi (retracement) dengan periode waktu pengamatan sekitar 2 tahun kebelakang. Level-level support dan resistance jangka panjang tersebut bisa dianggap sebagai level support kunci (key support) dan level resistance kunci (key resistance).

Beberapa Tips Dalam Menentukan Support Dan

 

2. Menentukan level-level penting pada chart daily.

Setelah mengetahui level-level support dan resistance jangka panjang, langkah berikutnya adalah menentukan level-level pada time frame yang lebih rendah. Dalam hal ini adalah time frame daily yang dianggap penting. Disini akan terlihat level-level yang tidak tampak jelas pada time frame weekly, termasuk level-level yang berpengaruh dalam waktu dekat (near term levels). Near term level biasanya akan lebih berperan untuk pergerakan jangka pendek.

Beberapa Tips Dalam Menentukan Support Dan
Perhatikan pada chart daily diatas ditentukan level 184.22 sebagai near term support, dimana level tersebut tidak tampak sebagai level yang penting pada chart weekly tetapi pada chart daily terlihat jelas sebagai level support yang penting. Selain itu pada chart daily ini juga ada penyesuaian pada level-level support dan resistance kunci yang sebelumnya ditentukan dari chart weekly. Penyesuaian level-level tersebut dibuat berdasarkan posisinya relatif terhadap level tertinggi atau terendah bar yang tampak pada chart daily sehingga bisa mewakili level resistance atau support pada chart daily. Penyesuaian level weekly ke level daily ini sering kali dilakukan dengan perbedaan pip yang tidak terlalu besar, biasanya maksimal sekitar 50 pip.

 

3. Menentukan level-level penting pada chart intraday (chart 4 jam dan chart 1 jam).

Chart 4 jam dan chart 1 jam yang sering dijadikan acuan oleh trader harian biasanya digunakan untuk memeriksa posisi level-level kunci dari chart weekly dan daily termasuk level yang berpengaruh dalam waktu dekat (near term level) karena level-level tersebut akan penting pada time frame intraday. Trader jangka panjang biasanya lebih fokus pada chart daily sementara trader harian sering menggunakan level-level support dan resistance pada chart 4 jam sebagai acuan. Berikut level-level kunci dan level-level yang berpengaruh dalam waktu dekat pada contoh GBP/JPY:

Beberapa Tips Dalam Menentukan Support Dan
Tampak pada chart 4 jam diatas ditambahkan level 186.03 sebagai level yang berpengaruh dalam waktu dekat (near term level). Level ini tampak penting pada chart 4 jam meski tidak tampak signifikan pada chart daily dan weekly. Trader harian yang mengacu pada chart 4 jam perlu menambahkan near term level ini sebagai resistance acuan dalam jangka pendek.

4. Perbedaan antara level kunci dan level yang berpengaruh dalam waktu dekat (near term level).

Pada contoh GBP/JPY diatas tampak ada level-level kunci dan level-level yang disebut berpengaruh dalam waktu dekat (near term levels). Level-level tersebut berbeda dari level kunci karena tidak tampak pada chart weekly sehingga tidak berpengaruh pada jangka panjang tetapi berpengaruh pada jangka pendek dan biasanya lebih dekat dengan harga pasar sekarang.

Level-level kunci pada chart weekly secara typical sangat penting dan biasanya akan bergerak signifikan dalam jangka menengah panjang, baik berupa penerusan trend maupun pembalikan trend ketika harga pasar telah menyentuh level-level tersebut. Namun ketika trading dalam time frame daily atau 4 jam kita harus tetap memperhatikan near term levels karena level-level tersebut akan mempengaruhi pergerakan harga dalam jangka pendek.

5. Menentukan periode waktu pengamatan.

Salah satu pertanyaan mengenai level support dan resistance ini adalah seberapa jauh periode waktu pengamatan yang dianggap valid, apakah jika semakin lama kita mundur kebelakang akan semakin valid? Hal ini sangat relatif dan tidak bisa disimpulkan dengan pasti. Pada kenyataannya memang pasar mempunyai ingatan terhadap level-level penting yang pernah dibuat diwaktu lalu namun tidak bisa dipastikan sampai seberapa jauh periode waktu pengamatan yang dianggap valid, yang pasti semakin sering diuji sebuah level akan semakin valid level tersebut baik sebagai support maupun resistance.

Kita tidak harus melacak level-level penting pada waktu yang telah sangat lama misal beberapa puluh tahun yang lalu, karena semakin jauh pengamatan kita akan semakin kurang relevan dengan kondisi dan harga pasar sekarang. Sebagai acuan kita bisa terapkan seperti pada contoh GBP/JPY diatas, yaitu untuk chart weely kita mundur 2 hingga 3 tahun kebelakang, dan untuk chart daily kita amati 6 bulan hingga setahun sebelumnya, sementara untuk chart 4 jam dan 1 jam kita amati kurang lebih 3 bulan kebelakang.

6. Level support dan resistance tidak harus tepat pada level low atau high.

Dalam menentukan level support tidak harus tepat pada level terendah bar candlestick, demikian juga untuk level resistance tidak harus persis pada level tertinggi bar. Level-level tersebut bisa melewati body atau ekor candle. Hal ini bisa terjadi ketika kita menarik level dari beberapa candlestick yang berjajar seperti pada contoh berikut:

Beberapa Tips Dalam Menentukan Support Dan
Support dan resistance ditentukan pada level yang paling logis, dan ini sangat relatif, tergantung dari pengalaman trader. Meski mungkin ada perbedaan antar trader, biasanya level-level support dan resistance yang dianggap logis tersebut tidak berbeda jauh. Dalam prakteknya, level support dan resistance tidak harus mengacu pada suatu level tertentu, melainkan mengacu pada sebuah zona atau area yang dianggap mewakili zona support dan zona resistance.

Setelah mengetahui tips-tips ini, untuk mengukur kekuatan level support dan resistance yang telah Anda tentukan bisa baca: Mengukur Kekuatan Level Support Dan Resistance.





SHARE:

SHARE:

 
Komentar On-Site Komentar Facebook
3 Komentar Urutkan:

  • Seumpama support dan resisten nggak ditentukan dr top/bottom harga seperti di atas ini, contohnya support dan resisten dari fibonaci atau pivot point, apakah juga ada tips terbaik yg bisa dilakukan? Karna dgn support dan resisten fibo misalnya, kita kan sudah nggak mencari top harga lagi, karena level2nya sudah terpasang otomatis
    Liam
    11 JAN 2016
    @ Liam: Fibonacci retracement, Fibonacci expansion dan juga Pivot digunakan jika kesulitan menarik acuan dari level-level resistance dan support yang kasat mata atau bisa diamati dengan jelas seperti pada contoh artikel diatas. Level-level resistance dan support yang biasanya sulit untuk ditentukan adalah level yang berpengaruh dalam waktu dekat (near term level).

    Untuk Fibonacci baik Fibo Retracement (FR) atau Fibo Expansion (FE) kita harus menentukan titik-titik swing high dan swing low yang merupakan level top dan bottom dari periode yang hendak kita tentukan level-level resistance dan supportnya.

    Untuk keterangan lebih lanjut bisa baca:
    Trading Dengan Teori Fibonacci (1)
    Menggunakan Level Ekspansi Fibonacci

    Sebagai contoh Fibo retracement dan expansion yang ditentukan dari AUD/USD daily sebagai level-level resistanse dan support karena agak sulit menentukan level support dibawah 0.6900. Dalam hal ini level-level Fibo expansion bisa dianggap sebagai level support.
    Martin S
    2 MAR 2016
    Pak Martin.. jika teori SR di atas kita terapkan, lalu untuk open posisi harus menggunakan TF berapa ya? Terimakasih atas jawabannnya.
    Ngadiyono
    3 APR 2016
    @ Ngadiyono:
    Untuk entry atau membuka posisi tergantung dari time frame yang biasa Anda gunakan. Kalau Anda scalper mungkin biasa menggunakan time frame 5 menit, 15 menit atau 30 menit. Kalau day trader menggunakan 30 menit, 1 jam atau 4 jam, dan kalau Anda swing trader bisa menggunakan time frame 4 jam atau time frame daily.

    Namun demikian, pada time frame berapapun yang Anda gunakan, untuk menentukan level-level support dan resistance sebaiknya dimulai dari time frame yang paling tinggi seperti pada keterangan artikel diatas, untuk menjamin akurasi level-level support dan resistance tersebut.
    Martin S
    7 JUN 2016
  • @alex.. tergantung bro, tergantung sampe sl / tp kena / klo manual sampe sinyal exit muncul..., yg jelas klo pake chart h4 waktu tradingnya lebih pendek dari trading pake chart daily / weekly
    Somadi
    29 DEC 2015
  • master bisa minta tolong berikan informasi tentang rata rata waktu open posisi jika timeframe nya 4 jam? apa bisa dalam sehari posisinya biasa diclose atau bisa sampai dihari berikutnya? makasih...
    Alex Tred
    27 DEC 2015
    @ Alex Tred: Tidak ada rata-rata waktu yang pasti, tergantung dari kondisi pasar saat itu, sedang trending atau sideways (ranging).

    Jika sedang trending dan volatilitas sedang tinggi biasanya lebih cepat exit, baik profit (target profitnya kena) atau loss (stop lossnya yang kena). Pada time frame 4 jam sehari ada 6 bar candlestick. Bisa saja belum sampai sehari sudah closing.
    Martin S
    2 MAR 2016