ThinkMarkets Luncurkan Platform Trading ThinkTrader, Layakkah Dicoba?

  By: Rio Renata   View: 790    Fasilitas Trading  

Belum lama ini ThinkForex me-rebrand merek dagangnya menjadi ThinkMarkets. Perubahan tersebut diikuti pula dengan diluncurkannya Thinktrader, platform trading ekslusif untuk broker dengan regulasi ASIC ini. Terbuka untuk segala macam device (PC dan mobile), apakah platform trading tersebut mampu bersaing dengan rival-rivalnya?
Platform Thinktrader


Platform Trading ThinkTrader, Apa Sisi Istimewanya?

ThinkMarkets menjanjikan teknologi terdepan untuk platform trading ekslusifnya. Berikut adalah poin-poin istimewa dari ThinkTrader yang patut Anda pertimbangkan:

Chart full custom
Suka utak-atik tampilan chart? Ingin satu layar penuh dengan chart dari pair-pair pilihan? Atau ingin menambahkan widget dan snippet tertentu dengan posisi bebas? Semua pilihan tadi bisa dilakukan nyaris tanpa batasan pada platform trading ThinkTrader.

EURUSD tab

 

gbpusd tab

 

Tab multi-tasking
Bagi trader dengan kebiasaan untuk membuka banyak posisi dalam satu waktu sekaligus dan memantau pergerakan dari tiap posisi tersebut bisa dengan leluasa menggunakan opsi "create new workspace" untuk menambah tab baru. Dengan opsi tadi, trader bebas men-setting tiap tab untuk memfasilitasi data-feed saat ber-trading.

multi tab

Analisa ter-integrasi
ThinkTrader mengintegrasikan stockchartist dan real time news-feed dari Reuters sebagai suplemen analisa teknikal dan fundamental. Anda dapat dengan mudah mengatur tampilan keduanya sesuai kebutuhan.

news dan chart

 

Pilihan instrumen serba ada
Platform trading membuka peluang mulai dari forex spot, metal spot, sampai indek-indeks saham, semuanya dikover di dalam platform trading ini.

multi instruments

 


Apakah ThinkTrader Layak Untuk Live Trading?

Sampai saat ini, kurang lebih platform trading ThinkTrader masih dalam tahap peluncuran. Dengan kata lain, masih akan ada kemungkinan perubahan fitur-fitur tambahan lain atau bahkan perombakan dasar kedepannya. Hal tersebut mungkin akan menganggu stabilitas dan kenyamanan dalam menjalankan live trading.

Perlu diperhatikan, minimnya sosialisasi serta penyebaran info mengenai platform trading ini masih menjadi batu sandungan terbesar dalam perkembangannya. Masih belum banyak trader forex mengetahui optimalisasinya apalagi konten-konten komplementer dari mereka seperti EA (robot trading) dan lain sebagainya.

Misalkan saja live trading pada rival utamanya, MetaTrader 4. Tidak bisa dipungkiri bahwa MT4 masih menjadi pedoman utama bagi mayoritas trader, dari tingkat pemula sampai lanjut. Meskipun tatap muka MT4 bisa dibilang "jadul", namun sosialiasi serta dukungan dari penggunanya jauh mendahului ThinkTrader. Mulai dari pilihan plugin indikator komplementer sampai robot-robot EA gratis maupun berbayar ciptaan pengguna MT4. Dengan kata lain, ke depannya ThinkMarkets masih harus merevisi ThinkTrader berkali-kali dan mengadakan promo tambahan untuk bisa berharap menyerap perhatian trader forex

Ditambah lagi mengenai transparansi transmisi kuotasi harganya. Belum jelas apakah ThinkTrader didesain dari awal untuk model akses pasar DD (dealing desk) atau NDD (Non-Dealing Desk). Lain halnya dengan MT4 yang dari awal didesain untuk akses DD. Di sisi lain, cTrader dikenal populer sebagai platform trading dengan akses NDD. (Baca juga: cTrader vs MT4, apa bedanya?)

Menurut pertimbangan di atas, performa ThinkTrader masih belum cukup mampu untuk menopang live trading. Namun, jika Anda mencari platform trading alternatif dengan tampilan dan fitur "fresh from the oven" maka ThinkTrader bisa menjadi pertimbangan untuk dijadikan materi pembanding performa platform trading lainnya.





SHARE:

SHARE:

 
Komentar On-Site Komentar Facebook
0 Komentar Urutkan: