Belajar Forex Dengan Membuat Sistem Trading Handal

  By: A Muttaqiena   View: 5114    Belajar Forex  

Ada banyak cara untuk belajar trading forex. Bisa dengan mengikuti training atau seminar yang banyak diadakan di kota besar, browsing situs belajar forex di internet, atau main app game forex di android. Namun, ada juga alternatif belajar forex dengan membuat sistem trading handal.

Membuat sistem trading handal membutuhkan proses uji coba berulang-ulang dimana bersama dengan itu, banyak hal bisa dipelajari. Pada dasarnya, belajar forex dengan membuat sistem seperti ini bisa disebut sebagai "learning by doing". Keuntungan dari cara belajar trading forex seperti ini adalah Anda akan lebih mudah mengetahui kapan siap "meluncurkan" karir trading Anda. Kapankah itu? Ya, ketika sistem trading yang dibuat sudah terbukti bisa membuahkan profit.

Membuat Sistem Trading

 

Syarat Sebelum Mulai Belajar Forex Dengan Membuat Sistem

Ibarat akan mengambil sebuah mata kuliah tingkat lanjut, maka tentu ada "mata kuliah prasyarat" yang harus diambil dan lulus lebih dulu. Dalam hal ini, mata kuliah prasyarat yang harus dikuasai dulu:

1. Ketahui aturan dan cara trading forex
Diantara aturan dan cara trading forex tersebut adalah tentang waktu untuk bertrading forex, konsep buy/sell serta leverage, dan jenis-jenis order dalam forex. Jika masih punya bayangan kalau trading forex itu seperti tukar menukar valas di money changer, maka ilusi itu perlu dihapus hingga tak bersisa. Milikilah gambaran yang tepat mengenai cara bertrading forex, itu akan menjadi awal dari perjalanan karir Anda, meski di awal tak bisa apa-apa.

2. Miliki alat trading dan ketahui cara mengoperasikan software trading
Trading forex banyak menjadi favorit karena bisa dilakukan secara online, tetapi ada saja yang tidak sadar kalau Anda perlu "memiliki" alat yang akan digunakan untuk online itu. Akan sulit sekali untuk belajar trading forex dengan baik hingga mampu membuat sistem handal, kalau komputer atau laptop yang dipakai trading ternyata pinjam tetangga atau rental. Ini karena saat menguji sistem, Anda boleh jadi harus berulang-ulang memeriksa parameter yang dipasang atau merubah-rubah posisi, berbeda dengan tradingnya para master yang pasang pending order lalu ditinggal ngantor. Nggak nyaman banget kalau gadget-nya pinjaman.

Selanjutnya, jika sudah memiliki alat-nya (tak lupa koneksi internet juga perlu diperiksa nih), langkah berikutnya adalah memasang software trading. Putuskan ingin bertrading pakai software apa. Ada banyak pilihan, tetapi trader Indonesia biasanya mulai dengan MT4 (kalau penulis, dulu mulai dengan Streamster). Di sisi plus-nya, nyaris semua broker forex menyediakan MT4, jadi tinggal pilih untuk mendaftar ke salah satunya, kemudian unduh platform trading MT4 yang mereka berikan.

Apabila sudah diunduh dan di-install, coba gunakan. Kalau bingung, ada banyak tutorial cara menggunakan MT4 di internet. Jika bingung dengan penuturan verbal, bisa dicari video-nya di Youtube. Seputarforex juga punya video tutorial tentang itu

 

Belajar Forex Dengan Membuat Sistem Trading Handal

Nah, sekarang kita memasuki mata kuliah utama. Ada dua silabus disini, yaitu membuat sistem trading, dan menguji sistem trading yang dibuat. Untuk menerapkannya, penulis merekomendasikan agar Anda buka akun demo dengan setting modal mirip modal riil yang siap ditradingkan di masa depan. Jadi misalkan Anda berniat kelak akan trading dengan modal 100 dolar, bukalah akun demo di salah satu broker, lalu minta broker untuk mengalokasikan dana virtual 100 dolar saja. Tenang, seandainya kurang, maka uang virtual untuk trading demo itu biasanya bisa ditambah dengan mudah melalui request ke helpdesk broker.

Setelah akun trading demo siap, lakukan proses di bawah ini:

1. Susun sebuah sistem trading forex dan terapkan itu.
Apa itu sistem trading? Sistem trading itu seperti apa?

Sistem trading adalah beberapa aturan yang dibuat oleh trader dan digunakan untuk bertrading. Pengertiannya sangat longgar karena setiap orang pasti punya sistem trading-nya sendiri. Hanya saja, sebuah sistem trading biasanya terdiri dari:

  • Waktu trading.

Kapan akan trading forex? Dini hari? Sepulang kerja? Tengah malam?

  • Pair forex mana yang akan ditradingkan.

Kalau baru pemula, direkomendasikan hanya pair-pair mayor dengan dolar sebagai base currency, EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD. Setelah itu baru pair mayor lain dan cross Euro seperti USD/JPY, USD/CHF, EUR/GBP. Pilih untuk fokus pada 3-5 pair forex saja, agar Anda juga bisa mendalami karakter masing-masing pair.

  • Ukuran (lot) per transaksi.

Ukuran (lot) trading bisa meningkat, tergantung pada berapa modal yang siap Anda "pertaruhkan" untuk bertrading forex. Tapi kalau masih latihan, sistem trading saja belum punya, maka pakai saja ukuran lot paling kecil: 0.01.

  • Aturan kapan akan order buy/sell.

Untuk menentukan kapan order buy/sell ini, tentu perlu penerapan analisa terlebih dahulu, baik itu analisa teknikal, fundamental, atau malah keduanya. Kalau cari jalan pintas, maka tiru strategi yang sudah dipakai oleh orang lain. Misalnya strategi scalping sederhana dengan indikator CCI atau trading dengan Moving Averages. Dari strategi trading forex bermodal indikator yang simpel-simpel itu, pelan-pelan Anda bisa mengembangkan ke strategi yang lebih canggih, menggunakan pola-pola candlestick, Fibonacci, dan lain-lain. Dengan amunisi satu jenis strategi, tentukan bahwa Anda akan open order jika ini atau itu terjadi, lalu tentukan juga Stop Loss (SL) dan Target Profit (TP)-nya.

  • Aturan kapan akan close order.

Nah, aturan tentang kapan close order ini lebih rumit. Rumitnya karena tak peduli kapan close order, hampir pasti bakal menyesal. Kalau close terlalu cepat, muncul sesalan, "Waduh, seharusnya tadi hold", padahal kalau close terlambat maka lebih fatal lagi karena isi akun bisa terkuras.

Kunci untuk menghadapi ini adalah ketetapan mental untuk mengikuti aturan yang sejak awal dibuat. Jika sebelumnya saat open order menetapkan SL dan TP di level tertentu, maka jangan pernah usik itu. Ketika kelak Anda sudah lebih ahli dalam bertrading, Anda boleh saja memanfaatkan trailing stop, atau menggeser-geser secara manual level SL dan TP tergantung situasi, tetapi selama masih belajar dan belum punya sistem trading yang handal, selalu taati SL dan TP sendiri.

  • Apa yang akan dilakukan kalau posisi trading loss/profit.

Setelah close order, ternyata loss. Apa yang akan Anda lakukan? Ngambek dan ogah trading lagi? atau langsung ganti siasat karena tahu tren-nya ganti dari bullish jadi bearish? Bagaimana pula jika secara kebetulan Anda dapat "beginner's luck", begitu close order langsung profit ratusan pips? Di tahap ini, trader forex yang lebih berpengalaman ada yang menggunakan Money Management seperti Martingale, Averaging, atau lainnya, dan ada juga yang lalu tutup toko untuk hari ini agar bisa buka toko lagi dengan kepala jernih di hari esok. Sah-sah saja manapun yang Anda pilih, asalkan di saat yang sama bisa melatih diri untuk menerima hasil trading yang bagaimanapun tanpa terhanyut oleh euforia.


2. Trial and error
Membuat sistem trading forex handal tidak bisa dilepaskan dari trial and error panjang yang boleh jadi baru akan berakhir ketika Anda menemukan sistem trading yang profitable dan nyaman digunakan. Bagaimana menentukan sistem trading seperti itu?

  • Jangan mengincar 100% pasti profit, karena sistem semacam itu tidak eksis di dunia ini. Yang terpenting dari sebuah sistem trading handal adalah jumlah kemenangan (win rate) lebih tinggl daripada loss, atau meskipun sedikit win tetapi nilai dolarnya mengungguli loss.
  • Lakukan beberapa kali trading sebelum memastikan suatu sistem trading itu berfungsi atau tak berfungsi. Di "babak penyisihan", lakukan 10-30 kali trading dengan suatu sistem, kalau berhasil maka simpan dan masukkan dalam daftar sistem yang bisa dipakai. Lalu coba sistem berikutnya. Ulangi terus hingga ada minimal tiga strategi untuk masuk ke "babak semi final"
  • Di "babak semi final" ini, coba jalankan masing-masing sistem trading selama minimal satu bulan (semakin lama semakin baik). Kalau win rate bisa mencapai 60% atau Anda sudah merasa puas dengan pips yang didapat, maka itu bisa masuk final. Kalau masih belum puas atau tak ada yang win rate-nya melebihi 60%, ulangi proses dengan menguji sistem trading lagi dengan memulai "babak penyisihan" baru.

Satu poin terakhir yang tak boleh dilupakan. Sepanjang pembuatan sistem dan siklus "trial and error", pastikan Anda mencatat aturan-aturan yang dibuat dan bagaimana hasilnya. Catatan bisa berupa corat-coret di notes saja, ataupun dilengkapi screenshot. Harapannya, perjalanan Anda membuat sistem trading ini bisa menjadi bekal bagi karir trading forex yang mapan.








SHARE:

SHARE: