Apa Itu CFD Trading?

  By: Utari   View: 2232    Investasi  

CFD Trading adalah perdagangan kontrak derivatif CFD (Contract for Difference) antara dua pihak yang biasanya disebut sebagai pihak pembeli dan penjual. Mereka akan membayar selisih antara harga beli dan harga jual dari beberapa instrumen keuangan seperti saham, komoditas, mata uang dan indeks. Pada dasarnya, CFD Trading menawarkan produk dan layanan trading yang memungkinkan Anda bisa bertrading pada pasar lewat broker untuk suatu aset tanpa memiliki instrumen aset yang ada dalam kontrak itu. Misalnya jika Anda melakukan aksi "buy" CFD Trading pada komoditas minyak, maka tak sungguh-sungguh membeli minyak.

 

Trading CFD

 

Tujuan CFD Trading

Ada beberapa alasan mengapa orang-orang memilih untuk melakukan aktivitas CFD Trading. Berikut beberapa diantaranya: 

  • Bisa Mendapat Keuntungan Dari Buy Maupun Sell

CFD Trading memungkinkan trader untuk memilih posisi buy, apabila trader percaya bahwa harga saat di pasar akan naik, atau menetapkan posisi sell, jika diyakini harga aset di pasar akan turun.

Apabila trader percaya bahwa sebuah perusahaan atau pasar akan mengalami penurunan dalam jangka pendek, trader dapat menggunakan CFD untuk menjual aset itu hari ini dan profit akan tetap bisa didapatkan meski harga aset di pasar sedang menurun. Oleh karena itu, CFD Trading adalah sebuah alternatif trading yang fleksibel karena memungkinkan trader untuk mendapatkan keuntungan dari pergerakan harga naik dan turun. Walaupun, jika pergerakan harga di pasar ternyata berbeda dengan prediksi, maka trader tetap saja bisa mengalami loss. 

 

  • Perlindungan Terhadap Portofolio Investasi

Jika seseorang mengkhawatirkan portofolio investasinya saat ini akan menurun nilainya, maka ia bisa menggunakan CFD Trading untuk menutup loss dengan mengambil langkah aksi jual. Dengan begitu, kerugian karena penurunan nilai aset dalam portofolio bisa diperkecil dengan perolehan profit dari posisi sell dalam CFD Trading. Saat ini, terdapat banyak sekali investor yang sudah memanfaatkan CFD Trading untuk melindungi aset mereka, khususnya ketika volatilitas harga di pasar finansial sedang tinggi dan berisiko.

CFD Trading

 

Bagaimana Cara Kerja CFD Trading?

Sebenarnya cara kerja CFD Trading adalah hampir serupa dengan aktivitas investasi dalam pasar finansial lainnya.  Sebagai contoh pada CFD saham, Anda memutuskan untuk berinvestasi pada saham perusahaan X dengan membeli 100 saham di harga USD25.26. Total biaya yang harus dikeluarkan adalah USD2,526. Tetapi dalam CFD Trading, Anda bisa trading dengan margin, sehingga tak harus mengeluarkan dana sebesar itu. Misalnya, broker Anda menawarkan trading dengan margin sebesar 5 persen, Anda bisa membeli saham tersebut dengan dana USD126.30 saja. Ketika setelah beberapa jam kemudian harga pembelian saham ini naik ke level harga USD25.76, saham bisa dijual untuk keuntungan sebesar USD50.

Namun, harga bid CFD bisa jadi hanya 25.74 karena besaran spread pada CFD biasanya lebih besar daripada pasar saham yang sebenarnya (spread di sini menjadi keuntungan broker yang menjadi perantara CFD Trading), sehingga bisa terdapat selisih beberapa sen dalam profitnya. Oleh karena itu, profit dari CFD Trading saham tersebut mungkin hanya sekitar antara USD46 dan USD48 saja. Dalam kasus ini, diketahui bahwa spread pada CFD Trading membatasi keuntungan yang bisa didapatkan trader.


Kelebihan CFD Trading

  • Trading Dengan Margin

CFD Trading menyediakan fasilitas margin yang jauh lebih tinggi daripada di pasar saham atau pasar komoditas berjangka sungguhan. Persyaratan margin minimal pada pasar CFD adalah mulai dari dua persen. Persyaratan margin tersebut tergantung pada aset yang ditradingkan, misalnya pada CFD saham, persyaratan margin bisa sampai 20 persen. Persyaratan margin yang lebih rendah membuat modal yang dibutuhkan trader atau investor berkurang, sehingga potensi untuk mendapatkan profit lebih besar. Namun, perlu juga diingat bahwa trading dengan margin menghadirkan risiko yang lebih tinggi pula.

 

  • Akses Pasar Global Dari Satu Platform

Sebagian besar broker penyedia CFD Trading menawarkan berbagai macam produk yang diperdagangkan pada pasar-pasar utama di dunia, termasuk dari Amerika Serikat, Inggris, Eropa, dan lain-lain. Hal ini menunjukkan bahwa para trader dapat dengan mudah bertrading di banyak pasar hanya dengan menggunakan satu platform. Selain itu, pasar CFD umumnya tidak memiliki aturan tertentu terkait dengan aksi jual, karena sebuah instrumen dapat dijual dan dibeli setiap saat.

 

  • Eksekusi Order Profesional Tanpa Biaya Tambahan

Broker CFD menawarkan banyak jenis order seperti pada broker biasa yaitu order stop, order limit dan order one-cancels-the-Other (OCO). Di samping itu, sebagian besar broker tidak mengenakan biaya komisi atau biaya lain ketika trader masuk atau keluar pasar. Broker mengambil keuntungan dari spread yaitu selisih antara harga jual (bid) dan nilai beli (ask). Spread dapat kecil dan besar, besar tergantung pada volatilitas harga pada pasar saat itu.


Kekurangan Dan Risiko Pada CFD Trading

Walaupun terlihat sangat menarik, CFD Trading tetap memiliki beberapa kekurangan. Adanya spread pada entry dan exit bisa jadi mengurangi potensi profit akibat selisih pergerakan harga yang menipis. Selain itu, ada juga beberapa risiko yang melekat pada CFD Trading.

 

Risiko CFD Trading


  • Risiko Pasar

Risiko utama pada CFD Trading adalah risiko pasar karena kontrak pada CFD didesain untuk membayarkan selisih antara harga pembukaan dan harga penutupan dari aset tertentu. CFD diperdagangkan dengan margin, sehingga memungkinkan trader untuk menggunakan modal kecil dalam mengambil posisi yang berisiko. Adanya margin alias fasilitas leverage yang tinggi ini sangat berbahaya dan berpotensi besar menyebabkan trader mengalami loss lebih dari modal yang dimiliki, jika pergerakan pasar tidak sesuai dengan prediksi. Salah satu cara untuk mengurangi risiko ini adalah dengan menggunakan stop loss dan mengaplikasikan money management.

 

  • Risiko Broker

Broker adalah suatu perusahaan yang menyediakan aset dalam transaksi finansial. Ketika membeli dan menjual CFD, aset satu-satunya yang sedang diperdagangkan adalah kontrak yang diterbitkan oleh broker itu. Oleh karena itu, pastikan memilih broker yang tepat, yakni mempunyai status regulasi yang jelas dan bukan tipu-tipu.

 

CFD Trading dapat memberikan alternatif bagus untuk trader, baik trader jangka pendek maupun jangka panjang. Akan tetapi, setiap trader yang masuk ke dalam pasar CFD juga harus menimbang kelebihan dan kekurangannya. Selain itu, penting pula untuk membuat sebuah rencana trading, karena trading dengan rencana yang terarah akan dapat membuat trader tetap bertahan di pasar dengan hasil trading yang konsisten.





SHARE:

SHARE:

 
Komentar: 2