Belajar Trading Dari Kisah Horor 4 Trader Forex

  By: Galuh   View: 1987    Belajar Forex  

Melihat judul di atas, jangan dulu mengira kita akan membahas hal-hal gaib, karena dalam konteks trading forex, kejadian paling seram adalah mengalami MC (Margin Call). Ketika Anda sudah menjadi trader, rasa takut akibat hal-hal aneh yang membuat bulu kuduk merinding akan terkalahkan dengan perasaan ngeri terkena MC.

Belajar Trading Dari Kisah Horor Forex
Tak percaya? Empat trader di bawah ini sudah membuktikannya. Agar tak mengalami nasib serupa, Anda dapat mengambil hikmah sekaligus belajar trading dari kisah horor forex mereka.

Dale Woods dari theforexguy.com mengungkapkan bahwa kisah horor forex 4 trader berikut ini diambil dari kejadian nyata. Namun demi melindungi privasi masing-masing trader, kita tak akan menyebut nama langsung, melainkan ciri karakter yang menuntun mereka pada kesalahan-kesalahan terbesar dalam trading. artikel ini ditulis Galuh untuk seputarforex.com


Riwayat Si Tuan Serakah

Tuan Serakah adalah seorang pebisnis sukses. Ia membangun sendiri usahanya dan mencapai kejayaan setelah bisnisnya sukses besar. Tak lama kemudian, Tuan Serakah pun mencari jalan lain untuk semakin memperbanyak uangnya. Setelah mencari kesana kemari, ia akhirnya menemukan trading forex yang potensi keuntungannya tak terbatas. Melihat hal itu, semakin berbinar-binarlah mata si Tuan Serakah. Ia percaya diri dapat mengulangi keberhasilannya, karena toh ia sudah menjadi pebisnis sukses.

Kisah Horor Forex Si Tuan Serakah
Karena ingin segera melihat uangnya semakin bertambah banyak, ia pun berinvestasi dalam jumlah besar. Namun setelah beberapa waktu, Tuan Serakah merasa kecewa karena besar return-nya tak sesuai harapan. Tanpa berpikir panjang, ia pun melipatgandakan investasinya dan menggunakan cara-cara yang tanpa disadari, sebenarnya berisiko tinggi.

Pada akhirnya, semua dana trading Tuan Serakah hilang ditelan kerugian. Bukannya kapok, ia malah semakin 'geregetan' dan mulai menjual aset-aset usahanya, bahkan meminjam dana dari bank untuk menambah modal. Di tahap ini, kebangkrutan Tuan Serakah sudah menjadi bom waktu yang siap meledak kapan saja.

Tak perlu menunggu lama, ia pun akhirnya kehilangan semua kekayaan dan harta bendanya. Sekarang, Tuan Serakah bekerja sebagai pegawai supermarket untuk membayar hutang-hutangnya.

Belajar Trading Dari Tuan Serakah

Tak ada yang lebih mengerikan dari kehilangan seluruh uang di pasar forex. Kisah horor forex Tuan Serakah sebenarnya bisa dihindari, jika sejak awal ia belajar trading dengan persepsi yang benar. Tidak semua motto di kehidupan nyata dapat digunakan di trading forex, termasuk prinsip si Tuan Serakah yang sepertinya adalah "ada harga ada rupa".

Di samping itu, kesuksesan di bidang lain sama sekali tak menjamin keberhasilan di pasar forex, karena apa yang dituntut di sini bukanlah suatu kegigihan yang membabi buta, melainkan kendali emosi dan cara berpikir dengan kepala dingin. Percaya atau tidak, golongan trader gagal sebenarnya dipenuhi oleh para profesional (dokter, insinyur, dll.) yang terlalu percaya diri karena tak mampu mencerna ide tersebut.


Kisah Horor Forex Si Tukang Pamer

Trader satu ini pernah terkenal di forum-forum trading. Ia menjadi panutan karena "terlihat" jago trading, padahal sesungguhnya ia hanya pintar berlagak seperti seorang pro dan melontarkan jargon-jargon sulit. Si Tukang Pamer mudah besar kepala dan suka 'didewakan'. Ia berhasil meraih pengikut karena rutin memenuhi forum-forum dengan berbagai teorinya yang terlihat 'wow'.

Si Tukang Pamer
Banyak dipuji dan diagung-agungkan fans-nya, trader ini kemudian terinspirasi untuk menjadi provider sinyal yang akunnya ia manajeri sendiri. Tak tanggung-tanggung, ia mempromosikan diri sebagai penyedia sinyal terbaik. Tak lama kemudian, banyak Follower yang mengetahui sejarahnya berbaris untuk menyalin sinyalnya.

Di awal, performa trading Tukang Pamer menunjukkan perkembangan yang meyakinkan. Setelah menumbuhkan 18% keuntungan dalam waktu sebulan, semakin banyak saja Follower yang mendaftar padanya. Kisah horor forex dari trader ini dimulai ketika di bulan berikutnya, performanya terus mendatar. Follower mulai curiga, dan ia pun akhirnya tahu bagaimana rasanya berada di bawah tekanan.

Bukannya mulai bersikap hati-hati, Tukang Pamer bersikeras mempertahankan strateginya karena tak ingin pamornya turun. Sekedar informasi, ia adalah scalper yang gemar membuka banyak posisi trading dengan target kecil. Ketika banyak di antara posisi tersebut berakhir loss, maka Si Tukang Pamer pun kewalahan menutupi beban spread yang terus membengkak.

Waktu terus berjalan, tapi keadaan tak juga membaik. Ia kini mulai panik, dan malah berusaha memperbaiki tradingnya dengan memperbanyak posisi. Di suatu waktu, ia bahkan membuka 30 order sekaligus! Jelas sekali bahwa di poin ini, ia telah terjerat overtrading. Kegagalan Si Tukang Pamer hanya menunggu waktu karena ia trading dengan frekuensi tinggi, tapi money management-nya buruk. Bayangkan saja, untuk target sebesar 3-5 pips ia merisikokan 20-50 pips.

Satu per satu akun live Follower-nya pun tumbang, tapi tidak demikian halnya dengan akun Si Tukang Pamer. Tahu kenapa? Usut punya usut, ternyata selama ini ia hanya menggunakan akun demo.

Bisa Anda bayangkan sendiri betapa geramnya para Follower yang terlanjur mendaftar untuk menyalin sinyalnya. Namun jika dipikir-pikir lagi, mungkin inilah harga yang harus mereka bayar karena tak mampu mendeteksi bualan-bualan Si Tukang Pamer sejak dini.

Lalu bagaimana dengan keadaan trader yang mengaku-ngaku sebagai provider sinyal terbaik itu? Meskipun tak menderita kerugian besar, ia tetap kecipratan dampaknya. Tukang Pamer kini tak lagi disanjung di forum-forum. Ia bahkan didepak dari komunitasnya karena dianggap sebagai tong kosong nyaring bunyinya. Bukannya menjadi Zero to Hero, ia justru berakhir sebagai Hero to Zero.

Kisah Horor Forex Si Tukang Pamer


Belajar Trading Dari Tukang Pamer

Terlalu percaya diri, apalagi mudah bersikap sombong adalah penyakit trading paling berbahaya. Dilihat dari ceramah-ceramahnya di masa lalu, terlihat sekali bahwa ia adalah seorang pemula yang sedikit paham tentang trading, lalu menerjemahkannya sendiri menjadi suatu teknik kompleks. Ia begitu yakin akan kemampuannya dan semakin nekat menyesatkan para pengikutnya karena sedang merasa di atas angin. Padahal, tak ada konsistensi dalam penjelasannya, begitu pula dengan strategi tradingnya.

Jika tak ingin berakhir seperti Si Tukang Pamer, maka jangan terlalu mementingkan popularitas dan sanjungan trader lain. Pikirkan bagaimana Anda dapat mempertahankan konsistensi profit, bukan bagaimana merancang strategi super rumit yang bakal mengesankan banyak trader di forum-forum.

Pesan ekstra: Sebagai Follower, waspadai jebakan para penyedia sinyal yang memiliki ciri-ciri mirip Si Tukang Pamer. Karena jika tidak hati-hati, bisa-bisa Anda akan diseret untuk 'menemaninya' menghadapi kisah horor forex, yaitu terkena MC.


Malapetaka Si Trader Agresif

Sifat tidak sabaran seringkali menghadirkan kisah horor forex yang mencekam bagi kebanyakan trader. Si Trader Agresif membuktikannya sendiri, setelah ia mengalami kisah horor forex yang membuatnya menjauh selama-selamanya dari dunia trading.

Ceritanya dimulai dari keinginan kuatnya belajar trading. Ia ingin sekali menguasai ilmu price action dan segala hal yang berkaitan dengan cara menjadi trader sukses. Tak ada yang salah dalam hal itu, kecuali niatnya untuk mencerna semua itu dalam waktu sehari.

Ibarat seorang anak yang belajar berlari sebelum bisa berjalan, Si Trader Agresif jelas-jelas tak memahami pentingnya kesabaran dalam trading forex. Baru juga mengenal price action, ia tergesa-gesa menggunakannya di akun real tanpa latihan di akun demo. Setiap formasi pin bar di chart H1 disambarnya, begitu juga dengan pola candlestick lain di time frame rendah.

Praktis, ia telah masuk ke jurang overtrading yang perlahan-lahan menghancurkan akun tradingnya. Namun anehnya, Si Trader Agresif tak sadar akan bahaya tersebut dan malah menganggap hal itu sebagai sebuah progres. Ia bahkan membuka sebuah blog untuk merekam semua tradingnya dan menulis kisah "from nobody into a millionaire".

Tak lama kemudian, Si Trader Agresif akhirnya menghadapi peristiwa horor yang telah lama mengintainya. Dana tradingnya habis, akunnya cuma tinggal kenangan, dan blog-nya pun ditutup. Hingga saat ini, nama Si Trader Agresif tak pernah kedengaran lagi. artikel ini ditulis Galuh untuk seputarforex.com

Kisah Horor Forex Trader Agresif


Belajar Trading Dari Trader Agresif

Ilmu trading forex sangatlah luas dan mustahil untuk dipelajari dalam waktu singkat, apalagi sehari saja. Bersabarlah dalam proses belajar trading, karena setiap teori, strategi, dan cara trading forex menuntut ketelatenan serta pemahaman yang mendalam. Seorang calon koki tak bisa berharap untuk menjadi master chef setelah berlatih hanya dalam waktu semalam, begitu pula situasinya dengan trader forex.


Ketika Si Orang Bingung Mengalami Bencana

Kisah horor forex trader satu ini dimulai ketika ia terkesima melihat betapa banyaknya indikator yang bisa digunakan. Menurutnya, semua indikator itu penting dan bermanfaat untuk diterapkan. Ia pun bingung menentukan pilihan terbaik, dan akhirnya menerapkan semua yang ia tahu dalam satu chart. Alhasil, grafik trading-nya pun menjelma menjadi mimpi buruk dan memancarkan kesan horor bagi siapa saja yang melihatnya.

Chart Trader Bingung
Sekitar 50 strategi ia coba terapkan di waktu bersamaan. Parahnya lagi, Si Orang Bingung menggunakan teknik martingale. Padahal dengan susunan chart yang amburadul, jangankan menganalisa potensi pembalikan, melihat seperti apa bentuk harganya saja ia tidak bisa.

Pernah suatu kali, Si Orang Bingung membuka hingga 50 open buy saat trend sedang bearish, dan terus bertrading melawan momentum pasar. Jika sudah seperti itu, maka jelaslah kerugian besar telah melambai-lambai di depan mata. Akun Si Orang Bingung pun perlahan-lahan tenggelam, hingga akhirnya karam tak bersisa.

Belajar Trading Dari Orang Bingung

Trading forex tidak harus dibuat rumit. Bahkan dengan cara trading sesederhana price action, Anda dapat mengembangkannya menjadi strategi yang menguntungkan. Tak perlu bingung-bingung memilih indikator terbaik, cukup pilih yang menurut Anda mudah dipahami dan lolos hasil uji tes di akun demo.


Akhir Kata

Pelajaran dari 4 kisah horor forex di atas jelas; hindari sebisa mungkin untuk melakukan kesalahan yang sama. Jangan terlalu serakah, sombong, dan tergesa-gesa. Sederhanakan trading Anda sebisa mungkin, dan cepatlah sadari ketika suatu saat Anda mulai meniru kebiasaan 4 trader di atas. Bagaimanapun juga, bukankah inti belajar trading dari kisah horor kegagalan trader adalah untuk bisa menghindari kekeliruan yang pernah mereka buat!?

 

Di samping bercermin dari kisah horor forex, belajar trading juga dapat dilakukan dengan berkaca pada kesuksesan trader. Simak info selengkapnya di sini.




Artikel Belajar Forex


Artikel Forex Lainnya


Apakah Anda Trader Pemula?

belajar forex untuk pemula Klik di sini untuk tahu cara belajar dan menguasai trading dengan mudah.