Exit target , Stop Loss, Dan Cara Penggunaannya

21 JUN 2011   DIBACA:3090   OLEH:BAYU    KATEGORI:DASAR DASAR FOREX

Bagi kita yang baru saja bergabung dalam dunia Trading dan belum mengetahui bagaimana cara Trading yang benar, maka untuk menghindari kerugian yang terlalu besar, ada baiknya anda menggunakan cara Exit Target dan Stop Loss seperti yang akan saya bahas pada artikel ini :
 
exit target, stop loss, dan cara penggunaannya


Pertanyaan umum
: Apakah kalau saya trading harus selalu pantengin monitor dan selalu terhubung ke internet? Maksudnya mungkin agar bisa menutup posisi apabila keuntungan telah didapatkan. Hehehe, ini pertanyaan trader pemula banget sih, tapi akan tetap kita bahas ya… Jawabannya adalah kita tidak perlu tongkrongin seharian itu komputer, kan capek badan ;) Anda bisa tinggalin posisi dan nanti bisa terlikuidasi otomatis apabila anda telah menetapkan nilai exit target dan stop loss nya. Jadi waktu yang anda gunakan untuk trading kira kira seperti ini: 15 menit analisa, 10 menit untuk order masuk posisi dan setting exit ordernya. Sisa waktu bisa anda gunakan untuk kegiatan sehari hari seperti biasa. Jadi tidak perlu campur tangan anda lagi, kalau keuntungan sudah mencapai exit target maka akan ditutup, atau kerugian sudah tidak dapat di tolerir dan harga exit target telah tersentuh maka posisi juga akan ditutup otomatis.


Exit target
: adalah tingkat harga dimana anda ingin menutup suatu posisi ketika sejumlah profit tertentu telah anda dapatkan. Anda dapat mengatur exit target ketika anda membuka posisi atau kapan saja selagi posisi tersebut masih open. Exit target juga dikenal dengan istilah Take Profit atau sering disingkat dengan TP.

Order Stop-loss
: menjamin suatu posisi dilikuidasi secara otomatis pada harga yang telah diperkirakan untuk membatasi potensi kerugian yang mungkin terjadi jika market bergerak melawan posisi anda. Stop Loss biasa disingkat SL.

Contoh exit target dan exit stop-loss
:
Anda memiliki posisi long yang dibuka pada harga 1.2000, maka exit target anda harus lebih tinggi, sebagai contoh 1.2020, dan exit stop-loss di tingkat yang lebih rendah, misalnya 1.1980. Apabila anda membuka posisi short di 1.2000, nilai exit target harus lebih rendah, misalnya 1.1980, dan exit stop-lossnya lebih tinggi misalnya 1.2020.
Baik exit target maupun exit stop-loss nilai yang anda tetapkan adalah dalam harga, bukan banyaknya poin atau pip. Seperti contoh di atas, apabila anda ingin menutup posisi dengan keuntungan 20 pip, pada posisi long yang anda buka dengan harga 1.2000, maka exit targetnya adalah 1.2020 yaitu harga buka 1.2000 + 20 poin = 1.2020.

Beberapa kasus yang sering dialami trader berkaitan dengan exit target dan stop loss, Padahal Posisi tidak saya tutup, karena saya yakin harga akan menyentuh angka Exit Target tersebut. Namun apa yang sebenarnya terjadi ?

* Perlu diingat bahwa harga terdiri dari dua komponen, yaitu Harga jual (Bid Price) dan Harga beli (Offer Price).
* Transaksi jual dibuka dengan Harga BID dan ditutup dengan Harga OFFER
* Transaksi beli dibuka dengan Harga OFFER dan ditutup dengan Harga BID

Contoh, anda melakukan transaksi Long di EUR/USD dan exit target di 1.3125. Harga pada diagram/chart menunjukkan 1.3125, tapi dalam hal ini exit target anda tidak tersentuh. Hal ini dikarenakan 1.3125 adalah harga diagram yang mana merupakah harga pertengahan bid dan offer, sedangkan transaksi Short harus ditutup dengan aksi beli. Harga Charting = 1,3125, maka Offer = harga di charting + 1/2 spread = 1,3125 + 1 = 1,3126. Sehingga harga sebenarnya masih di level 1,3126.
Kemudian posisi saya tutup, karena saya yakin harga tidak menyentuh angka Stop Loss. Apa yang sebenarnya terjadi?

* Perlu diingat bahwa harga terdiri dari dua komponen, yaitu Harga jual (Bid Price) dan Harga beli (Offer Price).
* Transaksi jual dibuka dengan Harga BID dan ditutup dengan Harga OFFER
* Transaksi beli dibuka dengan Harga OFFER dan ditutup dengan Harga BID

Contoh : anda melakukan transaksi Short di GBP/USD dan memasang Stop loss di level 1.8943. Harga pada diagram/chart menunjukkan 1.8942. Tapi dalam hal ini SL anda tersentuh.
Hal ini dikarenakan 1.8942 adalah Harga diagram, yang mana merupakah harga pertengahan bid dan offer, sedangkan transaksi Short harus ditutup dengan aksi beli. Harga Charting=1,8942, maka Offer = harga charting + 1/2 spread = 1,8942 + 2 = 1,8944. Sehingga harga sebenarnya sudah berada di level 1,8944.

Yang penting anda perhatikan disini adalah Spread, dan perlu diingat juga bahwa spread itu tidak tetap dan sewaktu waktu dapat berubah nilainya, terutama pada saat keluar berita yang mengakibatkan pergerakan harga tidak stabil.

Note :
* Dalam contoh di atas, spread untuk EUR/USD adalah 2, dan GBP/USD adalah 4.
* BID adalah harga Anda menjual ke dealer, dan OFFER adalah harga Anda membeli dari dealer. Dalam hal ini harga BID selalu lebih rendah dari harga OFFER.






Kapan Buy, Kapan Sell? (part 2)

2 AUG 2011    DIBACA:8522    OLEH:GREENPIPS    KATEGORI:DASAR DASAR FOREX

Ide dasar dari pemikiran ini adalah untuk memanfaatkan "seluruh" trend yang ada. Seorang temen trader pernah mengatakan, gak enak kalo cuma sekedar mengikuti trend yang sedang atau sudah berjalan atau kita masuk di tengah-tengah trend. Masuk di tengah-tengah trend, apalagi trend yang lagi kenceng-kencengnya, ibaratnya kalo seperti naik bus, kita loncat masuk ke bus yang sedang berjalan....

Fungsi-Fungsi Pada Tester EA

19 MAY 2012    DIBACA:2698    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:ROBOT TRADING

Ulasan kali ini akan menyinggung soal fungsi dari menu yang ada di dalam tester EA. fungsi ini sebagai landasan awal untuk mengetahui cara kerja dan melakukan test yang akan kita kaji pada EA. untuk melakukan hal tersebut, lakukan klik start pada setting, maka akan muncul menu-menu sebagai berikut :SettingMerupakan tampilan awal pada tester EA. disini kita akan melihat tatanan EA yang...

Aturan dalam Forex Trading

29 MAY 2012    DIBACA:7480    OLEH:GREENPIPS    KATEGORI:DASAR DASAR FOREX

Kali ini saya mencoba merangkum beberapa saran atau anjuran yang pernah saya dengar, baca atau terima, dari temen-temen trader senior berkaitan dengan cara atau aturan dalam ber-trading tentang bagaimana cara trading yang baik. Yuk mari kita simak satu per satu....

Sesi Waktu Perdagangan Forex

28 MAR 2013    DIBACA:2935    OLEH:MARTIN    KATEGORI:DASAR DASAR FOREX

Salah satu fitur yang menarik dari pasar forex adalah buka selama 24 jam. Hal ini memungkinkan trader dari seluruh dunia melakukan transaksi sepanjang hari, baik trader yang part-time maupun yang full-time. Namun demikian tidak sepanjang waktu tersebut pasar bergerak dengan volatilitas yang sama. Ada periode waktu saat volatilitas pasar relatif tinggi dan periode waktu saat pasar nyaris...

Tips Mengendalikan Stres Dalam Trading

1 JUN 2013    DIBACA:2293    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:PSIKOLOGI

Apakah Anda mengalami kegagalan dalam trading? Stress? Dan bingung harus balikin modal? Untuk itu Anda perlu berdiam diri dan merenungkan beberapa saat. Lalu lakukan hal terbaik dengan mengikuti tips-tips di bawah ini.Dalam melakukan trading, semua dari trader akan mengalami kerugian, walupun kadarnya berbeda. Namun bila rasa stress sudah mendominasi diri Anda, maka cobalah perhatikan tips berikut....

Menggunakan MACD Untuk Trading Binary Options

21 MAY 2015    DIBACA:188    OLEH:GALUH    KATEGORI:STRATEGI BINARY OPTIONS

Dalam binary options, trader perlu mengetahui kekuatan tren agar bisa menempatkan option "call" atau "put" dengan lebih meyakinkan. Selain itu, analisa pada kekuatan tren juga diperlukan agar trader bisa memperkirakan expiry time yang tepat. MACD adalah salah satu indikator yang bisa mengkonfirmasi arah dan kekuatan tren. Tidak hanya pada kondisi trending, indikator ini ternyata juga sangat bermanfaat untuk trading boundary di binary options....

Korelasi Antara Forex Dan Pasar Saham

22 MAY 2015    DIBACA:175    OLEH:A MUTTAQIENA    KATEGORI:ANALISA INTERMARKET

Apakah pasar saham mempengaruhi forex, atau forex mempengaruhi saham? Korelasi antara pasar saham dan forex kadangkala samar-samar, dan kadang cuma ilusi. Tak ada jaminan kalau pasar saham jatuh maka mata uang akan jatuh juga, atau sebaliknya bergerak menguat. Dalam situasi yang berbeda, reaksinya bisa berbeda pula....

Artikel: Forex | Emas | Komoditas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito





Pengantar Forex Dasar Dasar Forex Pasar Forex Broker Forex Margin Dan Leverage Manajemen Resiko Money Management Trading Plan Analisa Teknikal Candlestick Trend Time Frame Support Resistance Pivot Point Fibonacci Indikator Teknikal Analisa Fundamental Indikator Ekonomi Bank Sentral Dunia Analisa Intermarket Sistem Trading Bank Strategi Hedging-Scalping-Martingale Price Action Psikologi Trader Forex Tokoh Forex Inspirasi Tips Trik Investasi Serba Serbi Lainnya Metatrader Robot Trading Bank Robot Trading Belajar MQL/EA MQL/EA Bank Indikator Pengantar Binary Options Broker Binary Options Strategi Binary Options Trading Otomatis Sinyal Trading Kontes Trading Fasilitas Trading E Payment


Artikel: Forex | Emas | Komoditas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito


Artikel Pemirsa
"Ingin berbagi ilmu dan pengalaman trading?" Tuliskan artikel orisinil Anda di seputarforex agar dibaca lebih banyak pemirsa.

Tulis Artikel Anda
Kembali Ke Atas Kembali Ke Atas
DISCLAIMER
  • Informasi, materi, rekomendasi, dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex, forex adalah beresiko, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, banner, broker, referral, dsb.
  • Artikel/tulisan oleh team seputarforex, boleh dijadikan acuan/ditaruh di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs seputarforex.com