Exit target , Stop Loss, Dan Cara Penggunaannya

21 JUN 2011   DIBACA:2786   OLEH:BAYU    KATEGORI:DASAR DASAR FOREX

Bagi kita yang baru saja bergabung dalam dunia Trading dan belum mengetahui bagaimana cara Trading yang benar, maka untuk menghindari kerugian yang terlalu besar, ada baiknya anda menggunakan cara Exit Target dan Stop Loss seperti yang akan saya bahas pada artikel ini :

Pertanyaan umum : Apakah kalau saya trading harus selalu pantengin monitor dan selalu terhubung ke internet? Maksudnya mungkin agar bisa menutup posisi apabila keuntungan telah didapatkan. Hehehe, ini pertanyaan trader pemula banget sih, tapi akan tetap kita bahas ya… Jawabannya adalah kita tidak perlu tongkrongin seharian itu komputer, kan capek badan ;) Anda bisa tinggalin posisi dan nanti bisa terlikuidasi otomatis apabila anda telah menetapkan nilai exit target dan stop loss nya. Jadi waktu yang anda gunakan untuk trading kira kira seperti ini: 15 menit analisa, 10 menit untuk order masuk posisi dan setting exit ordernya. Sisa waktu bisa anda gunakan untuk kegiatan sehari hari seperti biasa. Jadi tidak perlu campur tangan anda lagi, kalau keuntungan sudah mencapai exit target maka akan ditutup, atau kerugian sudah tidak dapat di tolerir dan harga exit target telah tersentuh maka posisi juga akan ditutup otomatis.


Exit target
: adalah tingkat harga dimana anda ingin menutup suatu posisi ketika sejumlah profit tertentu telah anda dapatkan. Anda dapat mengatur exit target ketika anda membuka posisi atau kapan saja selagi posisi tersebut masih open. Exit target juga dikenal dengan istilah Take Profit atau sering disingkat dengan TP.

Order Stop-loss
: menjamin suatu posisi dilikuidasi secara otomatis pada harga yang telah diperkirakan untuk membatasi potensi kerugian yang mungkin terjadi jika market bergerak melawan posisi anda. Stop Loss biasa disingkat SL.

Contoh exit target dan exit stop-loss
:
Anda memiliki posisi long yang dibuka pada harga 1.2000, maka exit target anda harus lebih tinggi, sebagai contoh 1.2020, dan exit stop-loss di tingkat yang lebih rendah, misalnya 1.1980. Apabila anda membuka posisi short di 1.2000, nilai exit target harus lebih rendah, misalnya 1.1980, dan exit stop-lossnya lebih tinggi misalnya 1.2020.
Baik exit target maupun exit stop-loss nilai yang anda tetapkan adalah dalam harga, bukan banyaknya poin atau pip. Seperti contoh di atas, apabila anda ingin menutup posisi dengan keuntungan 20 pip, pada posisi long yang anda buka dengan harga 1.2000, maka exit targetnya adalah 1.2020 yaitu harga buka 1.2000 + 20 poin = 1.2020.

Beberapa kasus yang sering dialami trader berkaitan dengan exit target dan stop loss, Padahal Posisi tidak saya tutup, karena saya yakin harga akan menyentuh angka Exit Target tersebut. Namun apa yang sebenarnya terjadi ?

* Perlu diingat bahwa harga terdiri dari dua komponen, yaitu Harga jual (Bid Price) dan Harga beli (Offer Price).
* Transaksi jual dibuka dengan Harga BID dan ditutup dengan Harga OFFER
* Transaksi beli dibuka dengan Harga OFFER dan ditutup dengan Harga BID

Contoh, anda melakukan transaksi Long di EUR/USD dan exit target di 1.3125. Harga pada diagram/chart menunjukkan 1.3125, tapi dalam hal ini exit target anda tidak tersentuh. Hal ini dikarenakan 1.3125 adalah harga diagram yang mana merupakah harga pertengahan bid dan offer, sedangkan transaksi Short harus ditutup dengan aksi beli. Harga Charting = 1,3125, maka Offer = harga di charting + 1/2 spread = 1,3125 + 1 = 1,3126. Sehingga harga sebenarnya masih di level 1,3126.
Kemudian posisi saya tutup, karena saya yakin harga tidak menyentuh angka Stop Loss. Apa yang sebenarnya terjadi?

* Perlu diingat bahwa harga terdiri dari dua komponen, yaitu Harga jual (Bid Price) dan Harga beli (Offer Price).
* Transaksi jual dibuka dengan Harga BID dan ditutup dengan Harga OFFER
* Transaksi beli dibuka dengan Harga OFFER dan ditutup dengan Harga BID

Contoh : anda melakukan transaksi Short di GBP/USD dan memasang Stop loss di level 1.8943. Harga pada diagram/chart menunjukkan 1.8942. Tapi dalam hal ini SL anda tersentuh.
Hal ini dikarenakan 1.8942 adalah Harga diagram, yang mana merupakah harga pertengahan bid dan offer, sedangkan transaksi Short harus ditutup dengan aksi beli. Harga Charting=1,8942, maka Offer = harga charting + 1/2 spread = 1,8942 + 2 = 1,8944. Sehingga harga sebenarnya sudah berada di level 1,8944.

Yang penting anda perhatikan disini adalah Spread, dan perlu diingat juga bahwa spread itu tidak tetap dan sewaktu waktu dapat berubah nilainya, terutama pada saat keluar berita yang mengakibatkan pergerakan harga tidak stabil.

Note :
* Dalam contoh di atas, spread untuk EUR/USD adalah 2, dan GBP/USD adalah 4.
* BID adalah harga Anda menjual ke dealer, dan OFFER adalah harga Anda membeli dari dealer. Dalam hal ini harga BID selalu lebih rendah dari harga OFFER.




Arifin Hadi
8 FEB 2012
Kadang sl dan tp bisa juga jadi alat manipulasi dari broker. udah banyak yg ngalamin kyk gitu dan mslh kyk gitu udah hmpir jadi pengetahuan umum brsama nggak pake itung2an spread segala
dion15
24 MAR 2012
nice.. prhtngn pntg stop loss dan exit profit sgt pntg pngrhnya dlm mm ataupun manajemen risiko
danu_setyaadi
12 APR 2014
nah itu kalo setiap kena stop loss dan sampe di exit profit yang nggak sesuai sama level yang ditetapkan sebelumnya apa harus hitung dengan nilai spreadnya seperti itu? nah kalo untuk ngitungnya bikin ruwet dan ogah ini memang rawan dimanfaatkan broker untuk manipulasi trading klien.
mungkin ini kali ya... yang bikin sebagian trader ogah pake stop los karena kadang ada pengaruhnya sama hasil tradingnya ntar...
Bayu HP
23 APR 2014
@Danu: Meskipun memang ada pemanfaatan seperti itu tapi saya rasa stop loss dan take profit sebaiknya tetap digunakan karena kemampuannya untuk mengamankan posisi kita saat terjadi floating. Saya yakin perhitungan kedua alat pengaman ini juga ada banyak tergantung strategi tading dan manajemen resiko yang digunakan
dion15
30 APR 2014
stj gan , emg lbh risiko bkl lbh bs dimanage kl pake prhtngn stop loss dan exit profit drpd g pake sm sekali yg kl floating risiko lossnya bs g trkendali


Indikator 10 Mind 2 Ind

28 OCT 2012    DIBACA:2811    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:BANK INDIKATOR

Indikator ini dapat digunakan dalam keadaan trend ataupun keadaan sideway. Tergantung Anda dalam menggunakan indikator. Karena ada dua pandangan yang berbeda ketika Anda memanfaatkan di kedua kondisi tersebut.Kondisi pertama, adalah ketika terjadi suatu trend. Indikator akan mudah membaca sesuai arah yang telah ditunjukkan oleh indikator.tapi bila kondisi yang kedua adalah disaat sideway,...

Tampilkan Seluruh Simbol Pair

3 JAN 2013    DIBACA:1681    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:METATRADER

Menampilkan simbol pair merupakan salah satu cara untuk mencoba pair-pair lain. Sehingga apa yang kita lihat dan apa yang kita coba selama ini dapat berkembang dengan cepat. Bukan karena ingin menjajal dan memakai semua simbol pair, melainkan sebagai pengalaman dalam menjajaki pair-pair tersebut.Tujuannya dengan bisa mengerti semua simbol yang ada, memungkinkan trader memiliki pandangan...

Pilih Belajar Otodidak Atau Mentor

3 JAN 2013    DIBACA:2715    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:DASAR DASAR FOREX

Dewasa ini perkembangan Forex melesat dengan cepat. Adanya media online menjadikan bisnis jual-beli mata uang lebih mudah. Seiring dengan perkembangan valuta asing maka munculah trader-trader baru yang mulai belajar trading. Namun banyak trader yang terjun ke dalam arena trading Forex tanpa dibarengi keadaan trader yang sesuai. Baik dari segi finansial atau pengetahuan yang cukup. Nah, di artikel ini kita akan membahas bagaimana langkah yang benar untuk belajar trading....

Waktu Yang Tepat Saat Trading

9 FEB 2013    DIBACA:3045    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:DASAR DASAR FOREX

Bagi teman-teman yang sedang bertrading, memanfaatkan waktu sebagai unsur terpenting dalam trading seharusnya mulai diterapkan. Kenapa perlu dilakukan? Karena waktu seperti sebuah kesempatan yang tidak akan kembali. Untuk itu, menemukan waktu yang tepat saat trading adalah pilihan yang tepat dalam bertransaksi. Lalu bagaimana mengetahui waktu tersebut? Dan bagaimana cara melakukannya ke dalam trading? Yuk ikuti ulasannya....

Pair Cross Dan Major

20 FEB 2013    DIBACA:1170    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:DASAR DASAR FOREX

Pasar Valuta Asing, juga disebut sebagai "Forex" adalah pasar keuangan terbesar di dunia. Ini memiliki omset rata-rata harian US $ 1,9 triliun. Jika Anda tidak bergabung rasanya sangat konyol. Dikatakan forex karena dapat membeli secara simultan pada satu mata uang yang dilakukan dari penjualan mata uang lain. Mata uang diperdagangkan secara berpasangan, misalnya Euro / Dolar AS (EUR / USD) atau US Dollar / Yen Jepang (USD / JPY). Jadi pada dasarnya, Forex adalah perdagangan....

Apabila Saldo Akun Trading Forex Anda Negatif

23 JAN 2015    DIBACA:1002    OLEH:A MUTTAQIENA    KATEGORI:BROKER FOREX

Banyak trader bertanya-tanya, bisakah saldo akun trading di broker forex tercatat negatif? Trading dengan leverage memang memungkinkan terciptanya situasi dimana trader "berhutang" lebih besar dari dana yang telah didepositkannya. Jika dilihat dari perspektif ini, maka kekhawatiran akan saldo akun negatif itu wajar. Apalagi, sebagaimana ditunjukkan oleh kondisi pasar pasca Black Thursday, saldo akun trading forex negatif ternyata bisa saja terjadi....

Rollover dan Early Closure: 2 Cara Membatasi Resiko Trading Binary Options

27 JAN 2015    DIBACA:188    OLEH:GALUH    KATEGORI:PENGANTAR BINARY OPTIONS

Selain dengan mengatur jumlah kapital dan menerapkan strategi hedging, mengelola expiry time dapat menjadi salah satu solusi yang menarik untuk mengatur manajemen resiko pada trading binary options Anda. Rollover dan Early Closure adalah layanan broker yang dapat menambah expiry time atau menutup posisi option lebih awal. Kedua cara ini dapat menjadi metode alternatif untuk membatasi resiko trading yang terlanjur ditempatkan dengan expiry time yang kurang sesuai....

Artikel: Forex | Emas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito





Pengantar Forex Dasar Dasar Forex Pasar Forex Broker Forex Margin Dan Leverage Manajemen Resiko Money Management Trading Plan Analisa Teknikal Candlestick Trend Time Frame Support Resistance Pivot Point Fibonacci Indikator Teknikal Analisa Fundamental Indikator Ekonomi Bank Sentral Dunia Analisa Intermarket Sistem Trading Bank Strategi Hedging-Scalping-Martingale Price Action Psikologi Trader Forex Tokoh Forex Inspirasi Tips Trik Investasi Serba Serbi Lainnya Metatrader Robot Trading Bank Robot Trading Belajar MQL/EA MQL/EA Bank Indikator Pengantar Binary Options Broker Binary Options Strategi Binary Options Trading Otomatis Sinyal Trading Kontes Trading Fasilitas Trading E Payment


Artikel: Forex | Emas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito


Artikel Pemirsa
"Ingin berbagi ilmu dan pengalaman trading?" Tuliskan artikel orisinil Anda di seputarforex agar dibaca lebih banyak pemirsa.

Tulis Artikel Anda
Kembali Ke Atas Kembali Ke Atas
DISCLAIMER
  • Informasi, materi, rekomendasi, dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex, forex adalah beresiko, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, banner, broker, referral, dsb.
  • Artikel/tulisan oleh team seputarforex, boleh dijadikan acuan/ditaruh di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs seputarforex.com