Exit target , Stop Loss, Dan Cara Penggunaannya

21 JUN 2011   DIBACA:2144  OLEH:BAYU    KATEGORI:SISTEM TRADING

Bagi kita yang baru saja bergabung dalam dunia Trading dan belum mengetahui bagaimana cara Trading yang benar, maka untuk menghindari kerugian yang terlalu besar, ada baiknya anda menggunakan cara Exit Target dan Stop Loss seperti yang akan saya bahas pada artikel ini :

Pertanyaan umum : Apakah kalau saya trading harus selalu pantengin monitor dan selalu terhubung ke internet? Maksudnya mungkin agar bisa menutup posisi apabila keuntungan telah didapatkan. Hehehe, ini pertanyaan trader pemula banget sih, tapi akan tetap kita bahas ya… Jawabannya adalah kita tidak perlu tongkrongin seharian itu komputer, kan capek badan Anda bisa tinggalin posisi dan nanti bisa terlikuidasi otomatis apabila anda telah menetapkan nilai exit target dan stop loss nya. Jadi waktu yang anda gunakan untuk trading kira kira seperti ini: 15 menit analisa, 10 menit untuk order masuk posisi dan setting exit ordernya. Sisa waktu bisa anda gunakan untuk kegiatan sehari hari seperti biasa. Jadi tidak perlu campur tangan anda lagi, kalau keuntungan sudah mencapai exit target maka akan ditutup, atau kerugian sudah tidak dapat di tolerir dan harga exit target telah tersentuh maka posisi juga akan ditutup otomatis.


Exit target
: adalah tingkat harga dimana anda ingin menutup suatu posisi ketika sejumlah profit tertentu telah anda dapatkan. Anda dapat mengatur exit target ketika anda membuka posisi atau kapan saja selagi posisi tersebut masih open. Exit target juga dikenal dengan istilah Take Profit atau sering disingkat dengan TP.

Order Stop-loss
: menjamin suatu posisi dilikuidasi secara otomatis pada harga yang telah diperkirakan untuk membatasi potensi kerugian yang mungkin terjadi jika market bergerak melawan posisi anda. Stop Loss biasa disingkat SL.

Contoh exit target dan exit stop-loss
:
Anda memiliki posisi long yang dibuka pada harga 1.2000, maka exit target anda harus lebih tinggi, sebagai contoh 1.2020, dan exit stop-loss di tingkat yang lebih rendah, misalnya 1.1980. Apabila anda membuka posisi short di 1.2000, nilai exit target harus lebih rendah, misalnya 1.1980, dan exit stop-lossnya lebih tinggi misalnya 1.2020.
Baik exit target maupun exit stop-loss nilai yang anda tetapkan adalah dalam harga, bukan banyaknya poin atau pip. Seperti contoh di atas, apabila anda ingin menutup posisi dengan keuntungan 20 pip, pada posisi long yang anda buka dengan harga 1.2000, maka exit targetnya adalah 1.2020 yaitu harga buka 1.2000 + 20 poin = 1.2020.

Beberapa kasus yang sering dialami trader berkaitan dengan exit target dan stop loss, Padahal Posisi tidak saya tutup, karena saya yakin harga akan menyentuh angka Exit Target tersebut. Namun apa yang sebenarnya terjadi ?

* Perlu diingat bahwa harga terdiri dari dua komponen, yaitu Harga jual (Bid Price) dan Harga beli (Offer Price).
* Transaksi jual dibuka dengan Harga BID dan ditutup dengan Harga OFFER
* Transaksi beli dibuka dengan Harga OFFER dan ditutup dengan Harga BID

Contoh, anda melakukan transaksi Long di EUR/USD dan exit target di 1.3125. Harga pada diagram/chart menunjukkan 1.3125, tapi dalam hal ini exit target anda tidak tersentuh. Hal ini dikarenakan 1.3125 adalah harga diagram yang mana merupakah harga pertengahan bid dan offer, sedangkan transaksi Short harus ditutup dengan aksi beli. Harga Charting = 1,3125, maka Offer = harga di charting + 1/2 spread = 1,3125 + 1 = 1,3126. Sehingga harga sebenarnya masih di level 1,3126.
Kemudian posisi saya tutup, karena saya yakin harga tidak menyentuh angka Stop Loss. Apa yang sebenarnya terjadi?

* Perlu diingat bahwa harga terdiri dari dua komponen, yaitu Harga jual (Bid Price) dan Harga beli (Offer Price).
* Transaksi jual dibuka dengan Harga BID dan ditutup dengan Harga OFFER
* Transaksi beli dibuka dengan Harga OFFER dan ditutup dengan Harga BID

Contoh : anda melakukan transaksi Short di GBP/USD dan memasang Stop loss di level 1.8943. Harga pada diagram/chart menunjukkan 1.8942. Tapi dalam hal ini SL anda tersentuh.
Hal ini dikarenakan 1.8942 adalah Harga diagram, yang mana merupakah harga pertengahan bid dan offer, sedangkan transaksi Short harus ditutup dengan aksi beli. Harga Charting=1,8942, maka Offer = harga charting + 1/2 spread = 1,8942 + 2 = 1,8944. Sehingga harga sebenarnya sudah berada di level 1,8944.

Yang penting anda perhatikan disini adalah Spread, dan perlu diingat juga bahwa spread itu tidak tetap dan sewaktu waktu dapat berubah nilainya, terutama pada saat keluar berita yang mengakibatkan pergerakan harga tidak stabil.

Note :
* Dalam contoh di atas, spread untuk EUR/USD adalah 2, dan GBP/USD adalah 4.
* BID adalah harga Anda menjual ke dealer, dan OFFER adalah harga Anda membeli dari dealer. Dalam hal ini harga BID selalu lebih rendah dari harga OFFER.


ARTIKEL KATEGORI SISTEM TRADING LAINNYA

Trading Memanfaatkan Berita

13 JUL 2011   DIBACA:1836    OLEH:BAYU

Trading With Patern

10 AUG 2011   DIBACA:1975    OLEH:BAYU

Hedging Pada Forex Trading

3 AUG 2011   DIBACA:3055    OLEH:BAYU

Pattern Triangle

12 AUG 2011   DIBACA:2081    OLEH:BAYU

Demi meningkatkan artikel ataupun materi-materi yang ada, kami selalu mengharapkan dan sangat menghargai komentar-komentar Anda.
Name:
Email:
URL:
 
New Code  

Mengenal European Central Bank (ECB)

23 APR 2014    DIBACA:48    OLEH:MARTIN    KATEGORI:EKONOMI FOREX

Aspek yang unik dari kawasan Euro adalah bahwa negara-negara anggota tersebut sepakat untuk mengelola kebijakan moneternya dengan membentuk sebuah bank sentral yaitu European Central Bank (ECB). ECB mempunyai satu tugas yaitu menjaga tingkat inflasi. Ketika CPI kawasan tidak seperti yang diharapkan maka EUR akan melemah..

Aspek Fundamental Dalam Trading Forex (4)

22 APR 2014    DIBACA:92    OLEH:MARTIN    KATEGORI:ANALISA FUNDAMENTAL

Pada bagian ke 4 ini akan dibahas mengenai 3 data fundamental penting yang mempengaruhi permintaan akan mata uang suatu negara, yaitu produk domestik bruto atau Gross Domestic Product (GDP), tingkat inflasi atau Consumer Price Index (CPI) dan data tenaga kerja atau Employment figures. Ke 3 indikator tersebut mencerminkan..

Belajar Dari Kesalahan Orang Lain

3 AUG 2011    DIBACA:2440    OLEH:GREENPIPS    KATEGORI:TIPS TRIK

..

Hukum Saham Menurut Islam

4 APR 2013    DIBACA:3682    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:INVESTASI

Istilah saham sementara ini lebih akrab bagi kalangan tertentu. Tetapi tidak menutup kemungkinan, sebuah usaha kecil yang dikelola dengan rapi dan profesional berani membuka diri, menerima para penanam modal. Ketika hal itu terjadi, perusahaan perlu menerbitkan lembaran saham.Mengenai trading saham sebagian umat Islam ada..

Indikator VROC

2 JAN 2013    DIBACA:1388    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:BANK INDIKATOR

Siapa yang tidak suka bila melihat setiap signal muncul maka sebentar lagi bakal ada trend besar. Mudah digunakan dan tidak repot diaplikasikan. Karena sangat sederhanya indikator ini, setiap trader dapat menggunakannya. Bila dikatakan rumit, sebetulnya tidak juga karena signal akan memberikan informasi mengenai pergerakan..








PILIH KATEGORI ARTIKEL



HEADLINE NEWS

kiwi

Suku Bunga RBNZ Kembali Diangkat, Kiwi Menguat

24 APR 2014 DIBACA:188

Notulensi MPC BOE Catat Perbedaan Pandangan Mengenai Inflasi Inggris
Danske Bank: Divergensi Kebijakan ECB Dan The Fed Sebagai Katalis Utama Euro
Inilah Pengaruh PMI Zona Euro Pada Pergerakan Euro Besok
Headline News Lainnya




FOLLOW US
SHARE
ADS