Exit target , Stop Loss, Dan Cara Penggunaannya

21 JUN 2011   DIBACA:2961   OLEH:BAYU    KATEGORI:DASAR DASAR FOREX

Bagi kita yang baru saja bergabung dalam dunia Trading dan belum mengetahui bagaimana cara Trading yang benar, maka untuk menghindari kerugian yang terlalu besar, ada baiknya anda menggunakan cara Exit Target dan Stop Loss seperti yang akan saya bahas pada artikel ini :
 
exit target, stop loss, dan cara penggunaannya


Pertanyaan umum
: Apakah kalau saya trading harus selalu pantengin monitor dan selalu terhubung ke internet? Maksudnya mungkin agar bisa menutup posisi apabila keuntungan telah didapatkan. Hehehe, ini pertanyaan trader pemula banget sih, tapi akan tetap kita bahas ya… Jawabannya adalah kita tidak perlu tongkrongin seharian itu komputer, kan capek badan ;) Anda bisa tinggalin posisi dan nanti bisa terlikuidasi otomatis apabila anda telah menetapkan nilai exit target dan stop loss nya. Jadi waktu yang anda gunakan untuk trading kira kira seperti ini: 15 menit analisa, 10 menit untuk order masuk posisi dan setting exit ordernya. Sisa waktu bisa anda gunakan untuk kegiatan sehari hari seperti biasa. Jadi tidak perlu campur tangan anda lagi, kalau keuntungan sudah mencapai exit target maka akan ditutup, atau kerugian sudah tidak dapat di tolerir dan harga exit target telah tersentuh maka posisi juga akan ditutup otomatis.


Exit target
: adalah tingkat harga dimana anda ingin menutup suatu posisi ketika sejumlah profit tertentu telah anda dapatkan. Anda dapat mengatur exit target ketika anda membuka posisi atau kapan saja selagi posisi tersebut masih open. Exit target juga dikenal dengan istilah Take Profit atau sering disingkat dengan TP.

Order Stop-loss
: menjamin suatu posisi dilikuidasi secara otomatis pada harga yang telah diperkirakan untuk membatasi potensi kerugian yang mungkin terjadi jika market bergerak melawan posisi anda. Stop Loss biasa disingkat SL.

Contoh exit target dan exit stop-loss
:
Anda memiliki posisi long yang dibuka pada harga 1.2000, maka exit target anda harus lebih tinggi, sebagai contoh 1.2020, dan exit stop-loss di tingkat yang lebih rendah, misalnya 1.1980. Apabila anda membuka posisi short di 1.2000, nilai exit target harus lebih rendah, misalnya 1.1980, dan exit stop-lossnya lebih tinggi misalnya 1.2020.
Baik exit target maupun exit stop-loss nilai yang anda tetapkan adalah dalam harga, bukan banyaknya poin atau pip. Seperti contoh di atas, apabila anda ingin menutup posisi dengan keuntungan 20 pip, pada posisi long yang anda buka dengan harga 1.2000, maka exit targetnya adalah 1.2020 yaitu harga buka 1.2000 + 20 poin = 1.2020.

Beberapa kasus yang sering dialami trader berkaitan dengan exit target dan stop loss, Padahal Posisi tidak saya tutup, karena saya yakin harga akan menyentuh angka Exit Target tersebut. Namun apa yang sebenarnya terjadi ?

* Perlu diingat bahwa harga terdiri dari dua komponen, yaitu Harga jual (Bid Price) dan Harga beli (Offer Price).
* Transaksi jual dibuka dengan Harga BID dan ditutup dengan Harga OFFER
* Transaksi beli dibuka dengan Harga OFFER dan ditutup dengan Harga BID

Contoh, anda melakukan transaksi Long di EUR/USD dan exit target di 1.3125. Harga pada diagram/chart menunjukkan 1.3125, tapi dalam hal ini exit target anda tidak tersentuh. Hal ini dikarenakan 1.3125 adalah harga diagram yang mana merupakah harga pertengahan bid dan offer, sedangkan transaksi Short harus ditutup dengan aksi beli. Harga Charting = 1,3125, maka Offer = harga di charting + 1/2 spread = 1,3125 + 1 = 1,3126. Sehingga harga sebenarnya masih di level 1,3126.
Kemudian posisi saya tutup, karena saya yakin harga tidak menyentuh angka Stop Loss. Apa yang sebenarnya terjadi?

* Perlu diingat bahwa harga terdiri dari dua komponen, yaitu Harga jual (Bid Price) dan Harga beli (Offer Price).
* Transaksi jual dibuka dengan Harga BID dan ditutup dengan Harga OFFER
* Transaksi beli dibuka dengan Harga OFFER dan ditutup dengan Harga BID

Contoh : anda melakukan transaksi Short di GBP/USD dan memasang Stop loss di level 1.8943. Harga pada diagram/chart menunjukkan 1.8942. Tapi dalam hal ini SL anda tersentuh.
Hal ini dikarenakan 1.8942 adalah Harga diagram, yang mana merupakah harga pertengahan bid dan offer, sedangkan transaksi Short harus ditutup dengan aksi beli. Harga Charting=1,8942, maka Offer = harga charting + 1/2 spread = 1,8942 + 2 = 1,8944. Sehingga harga sebenarnya sudah berada di level 1,8944.

Yang penting anda perhatikan disini adalah Spread, dan perlu diingat juga bahwa spread itu tidak tetap dan sewaktu waktu dapat berubah nilainya, terutama pada saat keluar berita yang mengakibatkan pergerakan harga tidak stabil.

Note :
* Dalam contoh di atas, spread untuk EUR/USD adalah 2, dan GBP/USD adalah 4.
* BID adalah harga Anda menjual ke dealer, dan OFFER adalah harga Anda membeli dari dealer. Dalam hal ini harga BID selalu lebih rendah dari harga OFFER.






Senior Bilang, Memangnya Market Milik Nenek Moyangmu!

5 JUL 2012    DIBACA:3637    OLEH:RACHMAT    KATEGORI:SERBA SERBI

Ada sebuah pertanyaan yang penulis terima dan dengar: " kenapa EUR/USD turun ?  padahal datanya positif ! " " Mengapa GBP/USD menguat ? padahal datanya jelek ! " " Ini AUD/USD mau kemana sih ? Di Buy malah turun  harusnya kan naik ! " Dan petanyaan serta komentar lainnya. Para mereka yang demikian Seolah memaksa dan ngotot agar harga sesuai dengan open posisi yang ia...

Jam Kerja Dan Korelasi Pair Dalam Pasar Forex

18 DEC 2012    DIBACA:2156    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:DASAR DASAR FOREX

Para investor maupun trader akan melakukan transaksi mata uang dan menginvestasikan dananya berada di forex market. Disetiap zona perdagangan ada waktu tak terbatas yang bisa diterima oleh trader. 24 jam transaksi bisa dilakukan pada forex market. Tidak seperti pada perdagangan lainnya yang terkadang mengalami buka tutup. Namun di forex ini tidak akan terjadi demikian, karena seluruh pergerakan market akan berubah setiap detik dan setiap menit walau Anda mungkin sedang terlelap tidur....

Perhitungan MD Menjadi Persen

31 JAN 2013    DIBACA:1387    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:ROBOT TRADING

Pada Modelling Quality kita sudah pernah mengkajji mengenai cara-cara menghitung secara rumus yang berdasarkan dari warna maupun dari rumus yang diberikan oleh metaquo. Sekarang kita akan menghitung dengan contoh perhitungannya :Sesuai yang terlihat di pada gambar di atas, kita tahu bahwa warna-warna tersebut menunjukkan adanya pembacaan market history dari time frame. Mulai dari time...

Catatan Khusus Bagi Para Pemula

17 FEB 2013    DIBACA:2094    OLEH:RACHMAT    KATEGORI:DASAR DASAR FOREX

Ada email-email dan Y!M yang sering masuk kepada saya yang menanyakan ini kenapa? Ini bagaimana? minta diajari ini, minta dikirim ini dan Itu dan yang lainnya saya maklum juga. tapi kadang bikin repot. Pengalaman dulu saya Trading, saya banyak Otodidak dari pada Banyak tanya ini itu. Saya tau mereka yang sudah lama trading tentunya punya kesibukannya Juga. Kalaupun saya harus belajar kepada...

Bisakah Trading Forex Diajarkan?

9 MAY 2013    DIBACA:3283    OLEH:MARTIN    KATEGORI:DASAR DASAR FOREX

Artikel ini mengulas pendapat mengenai bisa atau tidaknya trading forex diajarkan melalui seorang mentor atau guru. Pertanyaan yang sering muncul adalah bisakah seseorang yang ingin berhasil dalam trading forex belajar dari seorang guru, mentor atau coach, ataukah kecakapan dalam trading lebih merupakan bakat bawaan?...

Rasio Risk Reward Dalam Forex

24 MAR 2015    DIBACA:271    OLEH:RICO FY    KATEGORI:MANAJEMEN RESIKO

Rasio risk reward adalah rasio yang digunakan oleh banyak investor/trader untuk membandingkan imbal hasil yang diharapkan dari sebuah investasi dengan jumlah risiko yang diambil untuk mendapatkan imbal hasil tadi. Rasio ini diperhitungkan secara matematis....

Trading EUR/USD Di Binary Options

25 MAR 2015    DIBACA:352    OLEH:GALUH    KATEGORI:PENGANTAR BINARY OPTIONS

Tak jauh berbeda dengan cara trading di spot forex, trading EUR/USD di binary options juga dilakukan dengan memperkirakan apakah harga akan bergerak ke level yang lebih tinggi atau rendah dari harga saat ini. Namun karena adanya beberapa perbedaan seperti pilihan jenis trading dan penggunaan expiry time, trader binary options perlu menyesuaikan strategi trading dengan lebih baik agar tetap bisa meraih keuntungan dari pergerakan pair ini....

Artikel: Forex | Emas | Komoditas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito





Pengantar Forex Dasar Dasar Forex Pasar Forex Broker Forex Margin Dan Leverage Manajemen Resiko Money Management Trading Plan Analisa Teknikal Candlestick Trend Time Frame Support Resistance Pivot Point Fibonacci Indikator Teknikal Analisa Fundamental Indikator Ekonomi Bank Sentral Dunia Analisa Intermarket Sistem Trading Bank Strategi Hedging-Scalping-Martingale Price Action Psikologi Trader Forex Tokoh Forex Inspirasi Tips Trik Investasi Serba Serbi Lainnya Metatrader Robot Trading Bank Robot Trading Belajar MQL/EA MQL/EA Bank Indikator Pengantar Binary Options Broker Binary Options Strategi Binary Options Trading Otomatis Sinyal Trading Kontes Trading Fasilitas Trading E Payment


Artikel: Forex | Emas | Komoditas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito


Artikel Pemirsa
"Ingin berbagi ilmu dan pengalaman trading?" Tuliskan artikel orisinil Anda di seputarforex agar dibaca lebih banyak pemirsa.

Tulis Artikel Anda
Kembali Ke Atas Kembali Ke Atas
DISCLAIMER
  • Informasi, materi, rekomendasi, dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex, forex adalah beresiko, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, banner, broker, referral, dsb.
  • Artikel/tulisan oleh team seputarforex, boleh dijadikan acuan/ditaruh di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs seputarforex.com