Jenis Investasi

8 JUL 2011   DIBACA:2105   OLEH:BAYU    KATEGORI:INVESTASI

Investasi merupakan kata yang tidaklah asing di telinga kita, namun apakah hakikat dari investasi itu sendiri? Investasi sering didefinisikan sebagai menempatkan uang atau modal demi hasil atau bunga dengan cara membeli properti, saham, obligasi dan lain-lain, namun secara umum investasi dapat di pahami sebagai meluangkan/memanfaatkan waktu, uang atau tenaga demi keuntungan/manfaat dimasa mendatang. Jadi pada dasarnya investasi adalah “membeli” sesuatu yang diharapkan bisa “dijual kembali“ dimasa yang akan datang dengan nilai yang lebih tinggi.


Dasar Investasi - team wp2 - seputarforex.com



Mengapa kita perlu berinvestasi ? Ada banyak alasan untuk ini, salah satunya adalah persiapan masa depan sedini mungkin melalui persiapan perencanaan kebutuhan yang disesuaikan dengan kemampuan keuangan saat ini. Seperti kita tahu sejalan dengan waktu nilai mata uang bisa berkurang karena adanya inflasi, misalnya kenaikan harga barang dan jasa, inflasi inilah salah satu alasan utama mengapa kita perlu berinvestasi, baik atas dana maupun aset yang sudah ada atau yang akan kita miliki agar “nilai”-nya dapat dipertahankan dan tentu saja diharapkan meningkat.

Dari uraian diatas dapat di tarik 4 hal utama alasan untuk berinvestasi yaitu :
  1. Adanya kebutuhan masa depan atau kebutuhan saat ini yang belum dapat terpenuhi.
  2. Adanya kebutuhan untuk melindungi nilai aset yang telah dimiliki.
  3. Adanya keinginan untuk menambah nilai aset yang telah ada .
  4. Adanya inflasi.

Resiko Investasi
Resiko merupakan bagian dari investasi, karena keadaan di masa depan yang juga tidak pasti dan tak dapat diprediksi secara akurat. Hasil investasi yang didapat bisa saja tidak sesuai dengan harapan, bahkan bisa berlawanan dan menghasilkan kerugian, karena seseorang tidak dapat sepenuhnya mengelak dari resiko yang ditimbulkan oleh ketidak pastian, maka dalam konteks inilah investasi menjadi bagian dari kehidupan, secara sengaja maupun tidak orang selalu berinvestasi, belajar, bekerja dan berbisnis bisa dipahami sebagai suatu investasi, investasi dapat dilihat sebagai suatu proses menentukan pilihan, tidak hanya untuk menambah kekayaan tetapi juga mempertahankan dan melindungi apa yang sudah ada.

Jenis-jenis Investasi

* Tabungan dan Deposito
Memiliki tabungan dibank adalah cara investasi yang paling sederhana, praktis dan mudah, didukung dengan likuiditas dan kemudahan pengambilan sewaktu-waktu, bank juga relatif sangat aman, karena hingga kini simpanan di bank dijamin oleh pemerintah. Bank juga memberikan bunga, besar dari bunga tergantung pada jenis simpanan dengan prinsip semakin besar dan lama orang menyimpan dana di bank umumnya semakin besar pula bunganya. Deposito sendiri mirip dengan tabungan namun dengan jangka waktu tertentu, bunga yang ditawarkan dideposito relatif lebih tinggi dari bunga tabungan, namun bila deposito diambil sebelum jangka waktunya maka akan dikenakan penalti.

* Obligasi
Obligasi adalah surat hutang dengan jangka waktu tertentu. Obligasi dapat diterbitkan oleh perusahaan, pemerintah ataupun lembaga lainnya. Imbalan dari obligasi adalah modal pokok investasi plus kupon bunga, kupon bunga ini besarnya sudah ditentukan sekian persen dan umumnya lebih tinggi dari suku bunga bank ataupun surat berharga lainya yang dianggap aman, mengingat resiko obligasi yang relatif lebih tinggi. Pembayaran kupon bunga dilakukan secara berkala, misalnya 3 bulan atau 6 bulan atau tahunan. Pembayaran pokok investasi sendiri dilakukan saat obligasi jatuh tempo, yaitu tanggal dimana obligasi habis masa berlakunya.

* Saham
Saham merupakan bukti kepemilikan (ekuitas) bukan surat utang. Membeli saham berarti memiliki sebagian dari perusahaan, artinya juga anda berbagi resiko dengan emiten (penerbit saham). Bila emiten mendapat laba, sebagian akan dibagikan kepada pemegang saham dalam bentuk dividen.


* Membuka Usaha Baru
Membuka usaha baru juga merupakan bentuk dari investasi. Alasan mengapa orang membuka usaha baru, selain potensi hasil yang tak terhingga juga bisa agar bisa melakukan pekerjaan yang benar-benar disukai, mengembangkan kreativitas individual dan juga mencapai kemandirian finansial. Perlu diingat bahwa resiko membuka usaha baru relatif besar, kerugian usaha bisa sampai pada kebangkrutan yang bisa lebih dari menghabiskan modal,. Selain itu dibutuhkan juga dedikasi waktu, ketrampilan, keseriusan, determinasi dan mungkin juga bakat.

* Properti
Salah satu pilihan yang relatif aman, selama tidak ada resiko gejolak politik maka rumah/tanah tak akan berkurang. Juga potensi hasil investasinya yang berupa nilai jual yang terus meningkat dan hasil dari sewa. Berinvestasi di properti memerlukan jumlah dana relatif besar dan juga komitmen jangka panjang, karena meski nilainya akan terus meningkat, kendala likuiditas yaitu penjualan kembali properti yang tidak mudah dan memakan waktu lama.

* Logam Mulia
Pembelian perhiasan seperti emas juga bisa menjadi sarana investasi, selain bisa dijual kembali dengan relatif mudah, harga emas juga terus meningkat dari waktu ke waktu, walaupun harga jualnya lebih rendah ada nilai guna yang telah dipakai. Pembelian emas juga melindungi dari depresiasi mata uang, karena harga emas meningkat seiring dengan inflasi hal ini mirip dengan menyimpan dana dalam bentuk valuta asing, keduanya sama-sama melindungi dari resiko penurunan nilai mata uang.

* Kolektibel
Investasi dalam bentuk benda-benda koleksi seperti karya seni, meskipun banyak pertimbangan non-ekonomi dalam investasi dibidang ini, namun perlu diingat bahwa nilai untuk barang kolektibel meskipun cenderung naik tapi tak terukur, dan juga kendala likuiditas dimana sulit menjual kembali dan memperkirakan nilai jualnya.

* Pasar Berjangka
Pasar ini muncul dari timbulnya transaksi forward, yaitu transaksi dilakukan hari ini tetapi pembayaran dan penyerahan komoditas dilakukan di kemudian hari yang telah ditetapkan. Transaksi ini melindungi pembeli dan penjual dari fluktuasi harga yang tidak diharapkan. Perbedaan waktu antara transaksi dengan penyerahan komoditas yang bisa sampai berbulan-bulan dimanfaatkan oleh para spekulan untuk memperdagangkan kontrak forward tersebut. Spekulan ini tidak memproduksi /mengkonsumsi produk tersebut, kontrak diperdagangkan dengan harapan keuntungan dari fluktuasi harga dimasa datang akibat perubahan pasokan. Pasar berjangka ini semula hanya diproduk komoditas, namun kemudian meluas ke pasar modal, pasar uang dan valas.

* Reksa Dana
Bagi seseorang yang ingin investasi di pasar uang atau pasar modal tetapi tidak mempunyai keahlian atau tidak mempunyai waktu dapat berinvestasi di reksa dana. Reksa dana adalah wadah yang menghimpun dana dari para investor untuk kemudian dikelola oleh Manajer Investasi ke berbagai instrumen investasi. Instrumen investasi yang bisa dipilih ada bermacam-macam misalnya obligasi, saham atau campuran antara obligasi dan saham. Selain itu reksa dana berbasis instrumen hutang jangka pendek yang jatuh temponya kurang dari 1 tahun yaitu reksa dana pasar uang.

Setelah anda mengetahui jenis-jenis Investasi Untuk masa depan anda, maka mulailah berinvestasi dari sekarang. Dan semoga artikel ini dapat membuka wawasan anda untuk berinvestasi demi masa depan yang lebih baik.



Name:
Email:
URL:
Code:

Ayo Menabung

13 AUG 2011    DIBACA:2971    OLEH:BAYU    KATEGORI:INVESTASI

Masih ingatkah anda perkataan oranga tua saat kita masih kecil, dimana saat kita menerima pemberian uang oleh salah satu dari family kita, kemudian orang tua kita berkata "ditabung ya Nak uangnya, untuk beli baju nantinya" kemudian kita menjawab dengan polosnya "iya Bu". Namun dalam selang waktu kurang dari 30 menit kita malah menggunakannya untuk membeli sesuatu. Masih ingatkah anda...

Indikator All Stochastic

19 JUL 2012    DIBACA:3764    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:BANK INDIKATOR

Indikator stochastic diketahui sebagai pendeteksi trend. Karena dapat mengidentifikasi sebelum trend terjadi, membuat indikator diminati oleh banyak trader. Namun begitu repotnya bila harus menganalisa satu-satu setiap time frame. Supaya tidak merepotkan, kini tersedia indikator yang dapat memberikan signal stochastic mulai dari time frame 15, 30, h1, h4, D1, W1, dan MN. Time frame yang ditampilkan dapat dibaca dalam satu chart saja....

Hati-Hati Penipuan Mengatasnamakan Forex

25 JAN 2013    DIBACA:6367    OLEH:RACHMAT    KATEGORI:INVESTASI

Forex atau Valas merupakan pasar keuangan terbesar di dunia yang memiliki potensi tinggi untuk mendapatkan keuntungan dan memiliki potensi tinggi juga untuk kehilangan uang. Kedua faktor yang membuat penipu melakukan aksinya karena pasar Forex menawarkan keuntungan yang tinggi dan regulasi atau peraturan yang lunak sehingga penipu bisa berhasil mencuri jutaan rupiah dari investor yang...

Ciri-Ciri Seorang Spekulator

15 APR 2013    DIBACA:2059    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:INVESTASI

Banyak orang yang tidak menyadari kalau dirinya seorang spekulator. Setiap transaksi yang dilakukan trader akan memiliki kemungkinan apakah permainannya berbentuk spekulasi atau tidak. Di artikel ini kita akan membahasnya mengenai ciri khusus yang dilakukan oleh seorang spekulator. Bagaimana kelanjutannya? Yuk kita lihat di ulasan berikut ini....

Bagaimana Memilih Penyedia Sinyal di ZuluTrade

15 MAR 2013    DIBACA:299    OLEH:SFTEAM    KATEGORI:TRADING OTOMATIS

Berbeda dengan trading forex manual, didalam menggunakan auto trade(ZuluTrade) ini, maka ketrampilan Anda dalam memilih penyedia sinyal akan sangat menentukan keberhasilan. Saat ini di ZuluTrade memiliki ribuan penyedia sinyal trading. Perlu diketahui bahwa mereka adalah trader yang secara aktif mendaftarkan diri sebagai penyedia sinyal. Tidak dipilih ataupun diseleksi oleh pihak ZuluTrade....

Review Sinyal Trading: Happy Forex

23 OCT 2014    DIBACA:417    OLEH:AISHA    KATEGORI:ULASAN PRODUK

Happy Forex adalah salah satu sinyal trading yang memanfaatkan strategi Martingale/Grid yang berisiko tinggi. Namun demikian, dengan kontrol risiko yang bagus, pembuat sinyal trading ini berhasil menciptakan sinyal trading yang profitable dengan level drawdown rendah....

Pivot Point Dalam Binary Options

23 OCT 2014    DIBACA:22    OLEH:GALUH    KATEGORI:STRATEGI BINARY OPTIONS

Salah satu tantangan terbesar dalam trading adalah menentukan kapan harga akan mengalami reversal atau justru melanjutkan tren. Salah satu solusi yang dapat digunakan untuk menemukan titik support dan resistance yang sanggup membantu trader mengatasi masalah tersebut adalah strategi pivot point....

Artikel: Forex | Emas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito





Pengantar Forex Dasar Dasar Forex Pasar Forex Broker Forex Margin Dan Leverage Manajemen Resiko Money Management Trading Plan Analisa Teknikal Candlestick Trend Time Frame Support Resistance Pivot Point Fibonacci Indikator Teknikal Analisa Fundamental Indikator Ekonomi Bank Sentral Dunia Sistem Trading Bank Strategi Hedging-Scalping-Martingale Price Action Psikologi Trader Forex Tokoh Forex Inspirasi Tips Trik Investasi Serba Serbi Lainnya Metatrader Robot Trading Bank Robot Trading Trading Otomatis Belajar MQL/EA MQL/EA Bank Indikator Ulasan Produk Pengantar Binary Options Broker Binary Options Strategi Binary Options


Artikel: Forex | Emas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito


Artikel Pemirsa
"Ingin berbagi ilmu dan pengalaman trading?" Tuliskan artikel orisinil Anda di seputarforex agar dibaca lebih banyak pemirsa.

Tulis Artikel Anda
Kembali Ke Atas Kembali Ke Atas
DISCLAIMER
  • Informasi, materi, rekomendasi, dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex, forex adalah beresiko, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, banner, broker, referral, dsb.
  • Artikel/tulisan oleh team seputarforex, boleh dijadikan acuan/ditaruh di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs seputarforex.com