Profit Tinggi Tanpa Emosi

  By: Bayu   View: 7935    Psikologi  

Sebelum kita memulai Aktifitas untuk open Posisi, ada baiknya apabila kita dapat memahami Point-point penting yang harus kita jadikan pedoman dalam mengambil sebuah keputusan. Apa yang terjadi apabila kita tidak mengetahui secara jelas situasi keadaan pasar yang sebetulnya terjadi pada saat ini..? Sudah pasti kita akan mengalami banyak kerugian, karena kita melakukan Open Posisi telah dikuasai oleh Emosi dan Nafsu belaka.

Profit tanpa Emosi - twps2 - www.seputarforex.com


Dalam dunia Finansial, banyak berkembang bahwa sebuah Informasi mengenai Sistem Trading yang menghasilkan dan Konsisten pastilah sangat sulit. Sedangkan faktor penentu proses trading tidak hanya ditentukan oleh sebuah sistem semata. Faktor kerugian sering terjadi karena kita terpicu oleh Emosi yang sudah tak terkendali dan rendahnya kedisiplinan dalam mematuhi rencana awal. Mindset dan trading plan yang handal tentu sangat dibutuhkan untuk mencapai profit maksimal. Namun, semua hal tersebut akan sia-sia belaka apabila keputusan transaksi dikendalikan oleh emosi semata. Selain itu masih terdapat faktor-faktor lain yang dapat menimbulkan kerugian.

Beberapa alasan utama penyebab terjadinya loss pada trading, antara lain :
* Bernafsu mengejar pasar (memaksakan ambil posisi walaupun kriterianya belum terpenuhi).
* Kurangnya disiplin dan ketiadaan trading plan.
* Tidak mampu mempelajari pasar secara mendalam.
* Melakukan analisa/interpretasi yang kurang tepat.
* Tidak mau mengalami resiko kerugian dalam trading (menahan posisi tanpa stop loss).
* Penempatan posisi modal yang salah (tidak sesuai dengan produk). Dalam mengeliminasi potensi kerugian, sangatlah dibutuhkan sebuah komitmen yang kuat dalam diri seorang trader, agar dapat mencapai pengendalian emosi yang baik selama trading, berikut tips yang perlu anda Pelajari.

Semoga Kiat-kiat berikut, nantinya akan membedakan antara trader yang berhasil dan trader yang merugi :

  1.  Membuat trading plan yang simpel dan mudah disesuaikan dengan kondisi pasar. Traders yang sukses mempercayai bahwa tidak ada sistem yang bekerja efektif selamanya. Di samping indikator teknikal, masih ada faktor-faktor lain yang bisa mempengaruhi  performa trading. Untuk meraih kesuksesan jangka panjang, seorang trader harus selalu belajar dari pengalaman, mencari ide baru dan melakukan pengujian trial and error. Sehingga ketika sistem dievaluasi (setiap periode tertentu), trader dapat memperbaiki sistem atau mengubah metodologi sesuai kondisi pasar dengan risk to reward yang menarik.

  2. Take Action. Trader yang sukses akan selalu memiliki inisiatif untuk bertindak. Aktivitas trading idealnya tidak dipengaruhi oleh rasa takut. Sebagai contoh, seorang trader tidak akan menahan posisi yang merugikan (yang tidak sesuai rencana trading) dan berharap posisinya akan berbalik menjadi sebuah posisi menguntungkan. Ia juga tidak akan mudah panik sehingga terburu-buru dalam merespon kondisi pasar diluar perkiraan.

  3. Memiliki sebuah trading plan untuk dipatuhi, agar Anda mengetahui kapan waktu yang tepat untuk mengambil atau melepas posisi. Poin ini sering dilupakan ketika trader sedang berada dalam situasi profit. Padahal, pengambilan posisi yang ideal selalu berpedoman pada trading plan dan bukan berdasarkan keadaan pasar terkini. Dengan begitu, Anda dapat mengetahui efektifitas strategi tersebut. Evaluasi tidak akan terjadi apabila strategi yang diterapkan tidak konsisten dan alasan trading terus berubah. Seringkali trader mengabaikan trading plan karena tertekan oleh kerugian. Sesungguhnya masalah merugi adalah waktu terbaik untuk belajar menghindari loss di masa depan.

  4. Fokus untuk menjadi Konsisten. Trader yang baik pasti memahami bahwa lebih penting untuk menjadi konsisten dari pada meraih profit secara cepat. Salah satu bagian terpenting dalam trading, selain profit itu sendiri, adalah cara untuk mencapainya. Jika Anda hanya berharap pada keberuntungan dalam sebuah transaksi, berarti Anda masih belum memiliki strategi/sistem yang handal untuk memperoleh profit yang konsisten dalam jangka waktu lama.

Apabila anda dapat meng-Aplikasikan Point-point tersebut diatas kedalam dunia Trading, berarti anda telah memegang salah satu kunci dalam trading. yang perlu untuk anda ketahui adalah jangan mudah menyerah dalam mengarungi setiap rintangan yang terjadi pada dunia Trading.


Artikel Psikologi


Artikel Forex Lainnya

Komentar: 6
  • apakah kalau sudah berhasil mengesampingkan emosi sudah berarti profitnya bakal tinggi? dari yng sudah2 ane simpulkan bahwa dapet profit tinggi di fx ini butuh waktu lama & perjuangan yng ga gampang. bahkan ketika emosi sudah diminimalisir pun, tetep butuh ketelatenan yng luar biasa kalo menurut ane. gimana ga?

    sebagai langkah awalnya aja, disaranin buat trading di akun demo dulu, yng profitnya ga bisa ditarik, trus pas udah pindah ke akun real, dianjurin buat trading pake volume yng kecil2 dulu, disini nih yng tahapannya paling lama, karna buat ngembangin potensi profit & resiko itu perlu keyakinan dulu apakah sistemnya udah berhasil apa belum.
    Olga
    5 DEC 2011
  • sya rasa tidak mau mengalami loss itu hal yg cukup wajar. betul tidak?
    bagaimana itu dijadikan alasan kenapa trader bisa loss?

    kalo tidak mau mengalami loss kan pasti imbasnya ke usaha trader itu yg lebih besar buat ngusahain supaya jangan sampai dia loss, jadi mestinya itu lebih punya efek positif kan?
    Si Komar
    2 MAR 2012
  • gimana sih bro? yg namax trading ya mesti siap kalah siap menang. kalo cuman siap menang aja ternyata ntarx kalah, apa ndak langsung don tuh mental tradingx? iya kalo kalah rugix cuman seiprit, tapi kalo tradingx udah pede2 ngerasa udah kerja keras sebaik mungkin jadi ndak dikasih pengaman, lha apa ndak kegedean itu ntar angka lossx?
    Buruan Profit
    10 MAR 2012
  • @Si Komar: Loss itu perlu dianggap sebagai konsekuensi yang lumrah terjadi. Karena jika tidak, maka potensi kerugian yang dihadapi tidak akan mampu dibatasi. Di sini menurut saya fokusnya lebih pada besaran lossnya. Tentu akan lebih baik kalau kerugian bisa dibatasi sesuai kemampuan trader dalam menanggung resiko.

    Pada dasarnya meskipun trader berusaha sebaik mungkin dalam membangun strategi yang menguntungkan dan menaati sistemnya, resiko loss itu tetap saja ada. Jadi jika tidak dipersiapkan kondisi mental yang tepat dalam menghadapi situasi semacam itu, maka pengaruh emosi bisa berakibat negatif dan besar kerugian bisa tak terkendali.
    Didit Farhadian
    16 MAR 2012
  • saya dah bikin trading plan tapi hasilnya blom memuaskan. perlu digonta-ganti dulu kali ya itu baru bisa nemuin sistim yg profitable.

    lumayan pusing + berat juga belajar trading ini, karna begitu (hampir) selese paham soal analisa market, proses belajar masi aja perlu diterosin buat ngatur money management yang betul, blom lagi bikin peritungan buat target jangka panjangnya...

    mw gimana lagi ya.. emang kalo mw diseriusin ya gini ini perjuanganya...
    Rianhandoko
    3 JUN 2012
  • saya belum menemukan alur trading saya, saya masih kesulitan, kadang profit kadang loss, saya juga belum tau bagai mana cara nya biar bisa profit konsisten
    Ali Akbar
    30 MAY 2016

Apakah Anda Trader Pemula?

belajar forex untuk pemula Klik di sini untuk tahu cara belajar dan menguasai trading dengan mudah.