Chart Pattern: Triangles

27 JUL 2011   DIBACA:2862   OLEH:GREENPIPS    KATEGORI:ANALISA TEKNIKAL

Mari kita lanjutkan bahasan tentang chart pattern. Pada artikel terdahulu, kita sudah membahas tentang salah satu jenis chart pattern, yaitu head & shoulder. Kali ini marilah kita bahas jenis chart pattern yang lain, yaitu triangles (segitiga). Pada dasarnya ada 3 jenis Triangle Chart Pattern yag akan dijabarkan di bawah ini.

Symmetrical Triangle (Segitiga Simetris)
Chart Pattern Segitiga Simetris terbentuk apabila slope high to high dan slope low to low saling mendekat dan bertemu di satu titik membentuk segitiga. Chart Pattern ini terbentuk karena high tercapai semakin rendah dibanding dengan high sebelumnya dan low tercapai semakin tinggi dibanding low sebelumnya. Hal ini berarti baik buyer maupun seller saling menekan harga. Ini merupakan sebuah bentuk konsolidasi. Apa yang akan terjadi kemudian?

Apabila slope high to high dan low to low tersebut bertemu, maka break out akan terjadi. Kita memang tidak bisa memperkirakan pihak mana yang akan menang, apakah buyer atau seller, yang pasti, kita tahu bahwa market segera “pecah” dan harga akan bergerak secara ekstrem, bisa ke atas maupun ke bawah. Nah, bagaimana kita dapat mengambil keuntungan dari keadaan ini? Sederhana saja sih… prinsipnya hampir sama dengan kalau kita menghadapi market yang biasanya bergejolak menjelang dan sesudah news besar. Kita tempatkan pending order  buy stop di atas slope lower high dan sell limit di bawah slope higher low. Apabila salah satu pending order tersebut telah tersentuh, batalkan pending order yang lain.


Pada contoh gambar diatas, kita menempatkan pending order di atas slope lower high, dan mengikuti kenaikan harga yang terjadi.

Ascending Triangle
Jenis chart pattern ini akan terbentuk apabila ada resistant level yang untuk sementara sulit tertembus dan slope pada higher low.  Apabila terjadi pola chart seperti ini berarti buyer mulai mengumpulkan kekuatan untuk menembus resistant tersebut.


Descending Triangle
Jenis pola ini adalah kebalikan dari ascending triangle, dimana ada level support  yang untuk sementara berusaha ditembus dan slope pada lower high, yang artinya seller mulai mengumpulkan kekuatan untuk menembus level support yang ada.


Pertanyaannya adalah: apa yang kemudian akan terjadi dan bagaimana kita sebaiknya mensikapi kondisi ini? Kalau menurut teori, semua bisa terjadi. Bisa saja pada kasus ascending triangle buyer memenangkan pertempuran dan harga akhirnya menembus level resistant. Akan tetapi bisa jadi kemungkinan yang terjadi sebaliknya. Harga akan jatuh karena buyer kemudian menyerah pada level resistant yang terlalu kuat. Demikian juga pada kasus descending triangle. Bisa saja seller akhirnya memenangkan pertempuran dan menembus level support.

Akan tetapi bisa saja sebaliknya yang terjadi. Harga justru akan naik karena seller kemudian menyerah pada level support yang terlalu kuat. Nah lo, anda mungkin jadi bertanya-tanya: “Lah, trus gimana dunk?” Sebenernya sih kita tidak terlalu peduli dengan siapakah yang akan menang dalam pertempuran ini, yang penting kita bisa mengambi keuntungan dari pergerakan chart yang kemudian terjadi. Jadi tempatkan saja pending order buy stop dan sell stop. Kemudian lihat, mana yang akan tersentuh dan nikmati keasyikan menaiki gelombang besar yang terjadi.



Tautan:
Chart Pattern: Head And Shoulders



Demi meningkatkan artikel ataupun materi-materi yang ada, kami selalu mengharapkan dan sangat menghargai komentar-komentar Anda.
Name:
Email:
URL:
 
New Code  

Naked Chart

28 JUL 2011    DIBACA:3021    OLEH:GREENPIPS    KATEGORI:ANALISA TEKNIKAL

Saya suka iseng nanya secara berkala ke sesama temen trader, "lagi pake indikator apa sekarang?" Nah, akhir-akhir ini, entah kompakan atau emang lagi musimnya, banyak yang menjawab dengan jawaban yang sama: "naked chart aja kok" Nah lo, saya jadi bertanya-tanya sendiri nih, ke mana gerangan perginya indikator andalan ya?...

Open Posisi Menggunakan Breakout

21 JUL 2012    DIBACA:1008    OLEH:SFTEAM    KATEGORI:ANALISA TEKNIKAL

Pasar memiliki 3 kondisi utama yaitu trending, sideway, dan breakout. Namun dari ketiga kondisi pasar tersebut yang paling sulit adalah mempelajari breakout. Trade breakout merupakan kombinasi antara detik-detik trend saat akhir dari sideway. Karena market tidak diketahui kapan membentuk breakout, maka pedagang hanya mengantisipasi serta mengindikasikan di bagian level support dan resisten. Jika tingkat level tersebut tertembus oleh harga, maka pergerakan harga akan melaju membentuk sebuah trend. Gambar berikut akan membentuk memberikan informasi lebih rinci mengenai breakout tersebut :...

Bukan Siapa, Tapi Apa

14 SEP 2012    DIBACA:3468    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:LAINNYA

Sering kali kita melihat suatu hal terlihat sepele. Melihat suatu hal sudah biasa dan akhirnya dilupakan. Padahal setiap apa yang Anda lakukan akan menjadi pengalaman Anda dimasa kini dan masa depan. Bukan masalah Anda seorang pejabat, bukan masalah pula Anda seorang professional, ataupun seorang pegawai biasa, menyepelekan suatu hal apa saja dapat berbuah buruk pada hasil yang Anda dapatkan....

Menganalisa Market Dengan Pola Triangle

22 MAR 2013    DIBACA:990    OLEH:SFTEAM    KATEGORI:ANALISA TEKNIKAL

Melihat kejadian harga akhir-akhir ini, terasa sulit bagi para trader untuk mengidentifikasi harga di pasar konsolidasi. Trader dapat mengidentifikasi pada perdagangan segitiga untuk menyederhanakan pola.Dalam tren yang kuat, keputusan pasar cenderung datang lebih mudah untuk pedagang. Trader berharap cukup untuk membeli di uptrend dan menjual dalam kecenderungan untuk menurun. Namun,...

Pentingnya Awan Ichimoku

20 MAY 2013    DIBACA:1638    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:LAINNYA

Popularitas Awan Ichimoku dikenal luas oleh kalangan trader, karena tingkat fleksibilitasnya sebagai indikator. Dimana ia dapat menyukseskan siapa saja yang menggunakannya dalam trading, dengan mem-filter setiap entry sesuai dengan arah pergerakan trend. Awan Ichimoku juga memberi informasi seputar entry tertentu terlepas dari time frame....

Trading Pada Pasar Ranging Dengan Indikator ADX

21 AUG 2014    DIBACA:215    OLEH:MARTIN    KATEGORI:INDIKATOR

Trading pada pasar ranging bisa dilakukan dengan strategi bouncing ketika sudah diketahui level-level puncak (resistance) dan lembah (support). Artikel ini mencontohkan strategi trading pada pasar ranging dengan menggunakan indikator ADX, level support dan resistance....

Bertrading Dengan Forex Binary Options

22 AUG 2014    DIBACA:255    OLEH:GALUH    KATEGORI:BROKER FOREX

Forex binary options adalah metode trading yang lebih sederhana dan beresiko rendah daripada trading forex biasa (spot forex) seperti yang kita ketahui pada umumnya. Hal ini dikarenakan, kita tidak perlu melakukan order sell/buy pada pair yang diperdagangkan, melainkan hanya memperkirakan pergerakan nilai pair mata uang tersebut....

Artikel: Forex | Emas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito





Pengantar Forex Dasar Dasar Forex Pasar Forex Broker Forex Margin Dan Leverage Manajemen Resiko Money Management Trading Plan Analisa Teknikal Candlestick Trend Time Frame Support Resistance Pivot Point Fibonacci Indikator Teknikal Analisa Fundamental Indikator Ekonomi Bank Sentral Dunia Sistem Trading Bank Strategi Hedging-Scalping-Martingale Price Action Psikologi Trader Forex Tokoh Forex Inspirasi Tips Trik Investasi Serba Serbi Lainnya Metatrader Robot Trading Bank Robot Trading Trading Otomatis Belajar MQL/EA MQL/EA Bank Indikator


Artikel: Forex | Emas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito


Artikel Pemirsa
"Ingin berbagi ilmu dan pengalaman trading?" Tuliskan artikel orisinil Anda di seputarforex agar dibaca lebih banyak pemirsa.

Tulis Artikel Anda
Kembali Ke Atas
Kembali Ke Atas
DISCLAIMER
  • Informasi, materi, rekomendasi, dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex, forex adalah beresiko, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, banner, broker, referral, dsb.
  • Artikel/tulisan oleh team seputarforex, boleh dijadikan acuan/ditaruh di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs seputarforex.com
 
FOLLOW US
SHARE
ADS