Chart Pattern: Triangles

27 JUL 2011   DIBACA:3629   OLEH:GREENPIPS    KATEGORI:ANALISA TEKNIKAL

Mari kita lanjutkan bahasan tentang chart pattern. Pada artikel terdahulu, kita sudah membahas tentang salah satu jenis chart pattern, yaitu head & shoulder. Kali ini marilah kita bahas jenis chart pattern yang lain, yaitu triangles (segitiga). Pada dasarnya ada 3 jenis Triangle Chart Pattern yag akan dijabarkan di bawah ini.

Symmetrical Triangle (Segitiga Simetris)
Chart Pattern Segitiga Simetris terbentuk apabila slope high to high dan slope low to low saling mendekat dan bertemu di satu titik membentuk segitiga. Chart Pattern ini terbentuk karena high tercapai semakin rendah dibanding dengan high sebelumnya dan low tercapai semakin tinggi dibanding low sebelumnya. Hal ini berarti baik buyer maupun seller saling menekan harga. Ini merupakan sebuah bentuk konsolidasi. Apa yang akan terjadi kemudian?

Apabila slope high to high dan low to low tersebut bertemu, maka break out akan terjadi. Kita memang tidak bisa memperkirakan pihak mana yang akan menang, apakah buyer atau seller, yang pasti, kita tahu bahwa market segera “pecah” dan harga akan bergerak secara ekstrem, bisa ke atas maupun ke bawah. Nah, bagaimana kita dapat mengambil keuntungan dari keadaan ini? Sederhana saja sih… prinsipnya hampir sama dengan kalau kita menghadapi market yang biasanya bergejolak menjelang dan sesudah news besar. Kita tempatkan pending order  buy stop di atas slope lower high dan sell limit di bawah slope higher low. Apabila salah satu pending order tersebut telah tersentuh, batalkan pending order yang lain.


Pada contoh gambar diatas, kita menempatkan pending order di atas slope lower high, dan mengikuti kenaikan harga yang terjadi.

Ascending Triangle
Jenis chart pattern ini akan terbentuk apabila ada resistant level yang untuk sementara sulit tertembus dan slope pada higher low.  Apabila terjadi pola chart seperti ini berarti buyer mulai mengumpulkan kekuatan untuk menembus resistant tersebut.


Descending Triangle
Jenis pola ini adalah kebalikan dari ascending triangle, dimana ada level support  yang untuk sementara berusaha ditembus dan slope pada lower high, yang artinya seller mulai mengumpulkan kekuatan untuk menembus level support yang ada.


Pertanyaannya adalah: apa yang kemudian akan terjadi dan bagaimana kita sebaiknya mensikapi kondisi ini? Kalau menurut teori, semua bisa terjadi. Bisa saja pada kasus ascending triangle buyer memenangkan pertempuran dan harga akhirnya menembus level resistant. Akan tetapi bisa jadi kemungkinan yang terjadi sebaliknya. Harga akan jatuh karena buyer kemudian menyerah pada level resistant yang terlalu kuat. Demikian juga pada kasus descending triangle. Bisa saja seller akhirnya memenangkan pertempuran dan menembus level support.

Akan tetapi bisa saja sebaliknya yang terjadi. Harga justru akan naik karena seller kemudian menyerah pada level support yang terlalu kuat. Nah lo, anda mungkin jadi bertanya-tanya: “Lah, trus gimana dunk?” Sebenernya sih kita tidak terlalu peduli dengan siapakah yang akan menang dalam pertempuran ini, yang penting kita bisa mengambi keuntungan dari pergerakan chart yang kemudian terjadi. Jadi tempatkan saja pending order buy stop dan sell stop. Kemudian lihat, mana yang akan tersentuh dan nikmati keasyikan menaiki gelombang besar yang terjadi.



Tautan:
Chart Pattern: Head And Shoulders



Tommy Prayudi
5 DEC 2011
Bagaimanapun carax, hasil trading masih belum bisa dipastikan akan memiliki peluang profit yang lebih banyak
Yahyadi M.
16 MAR 2012
Pola triangle ini bsa trmasuk naked trading dong,, kan lihat polanya dari pengamatan garis imajiner sndiri aja...
doni-raharjo
26 MAR 2012
@yahyadi, ya namanya aja chart pattern, ya pasti yang dipelajarin pola-pola harganya aja, kalo bukan naked trading pasti bakal ada indikator buat gambarin pola segitiganya.
tapi kan kalo bisa ngenalin sendiri bakal lebih berguna biar bisa ngenalin pembentukan tren tanpa tergantung sama indikator, sesalah2nya hasil pengamatan masih bisa diantisipasi sama stop order. analisis dari indikatorpun juga ga menjamin benar.
Ahmad Mirzani
10 AUG 2012
Cara pengamatan chart pattern dengan pola segitiga ini cocok bagi trader yang meyakini tren akan terbentuk tapi belum yakin akan ke arah mana.
Meskipun belum mendapat konfirmasi arah tren, saya kira ini masih menjadi pengetahuan yang perlu karena penting juga mengetahui kapan sideways akan berakhir.

Menunggu terbentuknya tren memang bisa jadi hal yang melelahkan, selain dengan mengandalkan news, pola segitiga pada chart ini bisa diandalkan jika ingin bertrading tanpa pengaruh dari indikator.
doni-raharjo
27 AUG 2012
@ahmad, setuju bro, lagipula perkiraan yang salah disini masih bisa dimanage sama stop order, jadi ga ada ruginya kalo mo open position pake cara pengamatan ini


Stop Loss: Membatasi Kerugian, Bukan Mempercepat Kerugian

26 JUL 2011    DIBACA:3133    OLEH:GREENPIPS    KATEGORI:ANALISA TEKNIKAL

Saya sengaja memilih topik tentang Stop Loss, karena banyak temen-temen trader, terutama trader pemula (newbie) yang "kapok" menggunakan fasilitas Stop Loss. Kebanyakan menganggap bahwa Stop Loss itu "mempercepat" kerugian dan menganggapnya sebagai biang keladi atas hasil negatif dari open position yang diambil sehingga modal tergerus sedikit demi sedikit....

Hindari Berprediksi dalam Market Forex (Top Secret)

23 NOV 2012    DIBACA:2492    OLEH:ASAERI    KATEGORI:INSPIRASI

Kebanyakan orang membuat kesalahan besar dalam memprediksi market forex. Mereka pikir mereka harus tepat 70 persen atau lebih untuk lulus ujian agar market forex memberi mereka keuntungan. Mereka juga percaya bahwa mereka bisa mendapatkan grade A jika mereka bisa benar 95% dari waktu yang ada. Kebutuhan untuk memprediksi jalannya market berawal dari keinginan untuk menjadi benar....

Perbedaan SMA Dan WMA

28 MAR 2013    DIBACA:2137    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:ANALISA TEKNIKAL

Moving average itu sering dipakai dalam memprediksi pasar. Tidak hanya pada pasar mata uang, bursa saham pun masih mengandalkan indicator MA dalam mengetahui pergerakan rata-rata harga. Jadi MA masih diandalkan dalam mengetahui trend dimasa depan.Salah satu teknik dasar dalam analisis teknikal untuk mengetahui apakah harga sebuah saham peluangnya lebih besar untuk menguat atau ...

Fungsi Double Chart Pattern

26 APR 2013    DIBACA:2211    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:ANALISA TEKNIKAL

Dalam proses analisis teknik, kita sering melakukan analisis pada pola grafik. Banyak ditemui pola-pola yang mirip atau hampir sama dengan pola-pola di history. Salah satu pola adalah double chart pattern. Pola ini mengisahkan terjadinya pergeseran trend atau pembalikan. Di sini ada pola top dan pola bottom. Seperti apakah pola tersebut? Yuk, kita lihat uraian di bawah ini....

Bagaimana Merubah Diri Menjadi Trader Sukses

26 OCT 2013    DIBACA:2150    OLEH:MARTIN    KATEGORI:TRADER FOREX

Banyak trader yang mengalami kegagalan sebelum berhasil merubah dirinya menjadi trader yang sukses. Perubahan tersebut tentu saja tidak bisa terjadi dalam waktu singkat, tetapi lebih merupakan evaluasi dan perbaikan dari waktu ke waktu. Mulailah untuk mengetahui sebab-sebab Anda selalu mengalami kerugian, dan buatlah rencana untuk memperbaiki kekurangan-kekurangan tersebut....

Apabila Saldo Akun Trading Forex Anda Negatif

23 JAN 2015    DIBACA:1034    OLEH:A MUTTAQIENA    KATEGORI:BROKER FOREX

Banyak trader bertanya-tanya, bisakah saldo akun trading di broker forex tercatat negatif? Trading dengan leverage memang memungkinkan terciptanya situasi dimana trader "berhutang" lebih besar dari dana yang telah didepositkannya. Jika dilihat dari perspektif ini, maka kekhawatiran akan saldo akun negatif itu wajar. Apalagi, sebagaimana ditunjukkan oleh kondisi pasar pasca Black Thursday, saldo akun trading forex negatif ternyata bisa saja terjadi....

Rollover dan Early Closure: 2 Cara Membatasi Resiko Trading Binary Options

27 JAN 2015    DIBACA:195    OLEH:GALUH    KATEGORI:PENGANTAR BINARY OPTIONS

Selain dengan mengatur jumlah kapital dan menerapkan strategi hedging, mengelola expiry time dapat menjadi salah satu solusi yang menarik untuk mengatur manajemen resiko pada trading binary options Anda. Rollover dan Early Closure adalah layanan broker yang dapat menambah expiry time atau menutup posisi option lebih awal. Kedua cara ini dapat menjadi metode alternatif untuk membatasi resiko trading yang terlanjur ditempatkan dengan expiry time yang kurang sesuai....

Artikel: Forex | Emas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito





Pengantar Forex Dasar Dasar Forex Pasar Forex Broker Forex Margin Dan Leverage Manajemen Resiko Money Management Trading Plan Analisa Teknikal Candlestick Trend Time Frame Support Resistance Pivot Point Fibonacci Indikator Teknikal Analisa Fundamental Indikator Ekonomi Bank Sentral Dunia Analisa Intermarket Sistem Trading Bank Strategi Hedging-Scalping-Martingale Price Action Psikologi Trader Forex Tokoh Forex Inspirasi Tips Trik Investasi Serba Serbi Lainnya Metatrader Robot Trading Bank Robot Trading Belajar MQL/EA MQL/EA Bank Indikator Pengantar Binary Options Broker Binary Options Strategi Binary Options Trading Otomatis Sinyal Trading Kontes Trading Fasilitas Trading E Payment


Artikel: Forex | Emas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito


Artikel Pemirsa
"Ingin berbagi ilmu dan pengalaman trading?" Tuliskan artikel orisinil Anda di seputarforex agar dibaca lebih banyak pemirsa.

Tulis Artikel Anda
Kembali Ke Atas Kembali Ke Atas
DISCLAIMER
  • Informasi, materi, rekomendasi, dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex, forex adalah beresiko, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, banner, broker, referral, dsb.
  • Artikel/tulisan oleh team seputarforex, boleh dijadikan acuan/ditaruh di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs seputarforex.com