Chart Pattern: Triangles

27 JUL 2011   DIBACA:2390  OLEH:GREENPIPS    KATEGORI:ANALISA TEKNIKAL

Mari kita lanjutkan bahasan tentang chart pattern. Pada artikel terdahulu, kita sudah membahas tentang salah satu jenis chart pattern, yaitu head & shoulder. Kali ini marilah kita bahas jenis chart pattern yang lain, yaitu triangles (segitiga). Pada dasarnya ada 3 jenis Triangle Chart Pattern yag akan dijabarkan di bawah ini.

Symmetrical Triangle (Segitiga Simetris)
Chart Pattern Segitiga Simetris terbentuk apabila slope high to high dan slope low to low saling mendekat dan bertemu di satu titik membentuk segitiga. Chart Pattern ini terbentuk karena high tercapai semakin rendah dibanding dengan high sebelumnya dan low tercapai semakin tinggi dibanding low sebelumnya. Hal ini berarti baik buyer maupun seller saling menekan harga. Ini merupakan sebuah bentuk konsolidasi. Apa yang akan terjadi kemudian?

Apabila slope high to high dan low to low tersebut bertemu, maka break out akan terjadi. Kita memang tidak bisa memperkirakan pihak mana yang akan menang, apakah buyer atau seller, yang pasti, kita tahu bahwa market segera “pecah” dan harga akan bergerak secara ekstrem, bisa ke atas maupun ke bawah. Nah, bagaimana kita dapat mengambil keuntungan dari keadaan ini? Sederhana saja sih… prinsipnya hampir sama dengan kalau kita menghadapi market yang biasanya bergejolak menjelang dan sesudah news besar. Kita tempatkan pending order  buy stop di atas slope lower high dan sell limit di bawah slope higher low. Apabila salah satu pending order tersebut telah tersentuh, batalkan pending order yang lain.


Pada contoh gambar diatas, kita menempatkan pending order di atas slope lower high, dan mengikuti kenaikan harga yang terjadi.

Ascending Triangle
Jenis chart pattern ini akan terbentuk apabila ada resistant level yang untuk sementara sulit tertembus dan slope pada higher low.  Apabila terjadi pola chart seperti ini berarti buyer mulai mengumpulkan kekuatan untuk menembus resistant tersebut.


Descending Triangle
Jenis pola ini adalah kebalikan dari ascending triangle, dimana ada level support  yang untuk sementara berusaha ditembus dan slope pada lower high, yang artinya seller mulai mengumpulkan kekuatan untuk menembus level support yang ada.


Pertanyaannya adalah: apa yang kemudian akan terjadi dan bagaimana kita sebaiknya mensikapi kondisi ini? Kalau menurut teori, semua bisa terjadi. Bisa saja pada kasus ascending triangle buyer memenangkan pertempuran dan harga akhirnya menembus level resistant. Akan tetapi bisa jadi kemungkinan yang terjadi sebaliknya. Harga akan jatuh karena buyer kemudian menyerah pada level resistant yang terlalu kuat. Demikian juga pada kasus descending triangle. Bisa saja seller akhirnya memenangkan pertempuran dan menembus level support.

Akan tetapi bisa saja sebaliknya yang terjadi. Harga justru akan naik karena seller kemudian menyerah pada level support yang terlalu kuat. Nah lo, anda mungkin jadi bertanya-tanya: “Lah, trus gimana dunk?” Sebenernya sih kita tidak terlalu peduli dengan siapakah yang akan menang dalam pertempuran ini, yang penting kita bisa mengambi keuntungan dari pergerakan chart yang kemudian terjadi. Jadi tempatkan saja pending order buy stop dan sell stop. Kemudian lihat, mana yang akan tersentuh dan nikmati keasyikan menaiki gelombang besar yang terjadi.



Tautan:
Chart Pattern: Head And Shoulders

ARTIKEL KATEGORI ANALISA TEKNIKAL LAINNYA

Naked Chart

28 JUL 2011   DIBACA:2580    OLEH:GREENPIPS

Memilih Time Frame Dalam Analisis Teknikal Forex

26 JUL 2011   DIBACA:5324    OLEH:GREENPIPS

Chart Pattern: Head And Shoulder

27 JUL 2011   DIBACA:2734    OLEH:GREENPIPS

Lagi Dan Lagi: Stop Loss

3 AUG 2011   DIBACA:2383    OLEH:GREENPIPS

Demi meningkatkan artikel ataupun materi-materi yang ada, kami selalu mengharapkan dan sangat menghargai komentar-komentar Anda.
Name:
Email:
URL:
 
New Code  

Mengenal European Central Bank (ECB)

23 APR 2014    DIBACA:50    OLEH:MARTIN    KATEGORI:EKONOMI FOREX

Aspek yang unik dari kawasan Euro adalah bahwa negara-negara anggota tersebut sepakat untuk mengelola kebijakan moneternya dengan membentuk sebuah bank sentral yaitu European Central Bank (ECB). ECB mempunyai satu tugas yaitu menjaga tingkat inflasi. Ketika CPI kawasan tidak seperti yang diharapkan maka EUR akan melemah..

Aspek Fundamental Dalam Trading Forex (4)

22 APR 2014    DIBACA:93    OLEH:MARTIN    KATEGORI:ANALISA FUNDAMENTAL

Pada bagian ke 4 ini akan dibahas mengenai 3 data fundamental penting yang mempengaruhi permintaan akan mata uang suatu negara, yaitu produk domestik bruto atau Gross Domestic Product (GDP), tingkat inflasi atau Consumer Price Index (CPI) dan data tenaga kerja atau Employment figures. Ke 3 indikator tersebut mencerminkan..

Tindakan Darurat Mengatasi Trading Yang Selalu Rugi

7 JUN 2013    DIBACA:2373    OLEH:MARTIN    KATEGORI:TIPS TRIK

Dalam trading kerugian memang tidak bisa dihindari, namun jika sering terjadi atau bahkan berturut-turut secara psikologis jarang sekali bisa diterima trader sebagai sebuah kenyataan. Ini menyebabkan mereka merusak sistem trading yang sedang digunakan, dan jika tidak segera diatasi akan semakin menyulitkan trader baik dari..

Tip Trading Pada Mata Uang Utama - Bagian 2

4 OCT 2012    DIBACA:1412    OLEH:MARTIN    KATEGORI:TIPS TRIK

Pada bagian 2 ini kita akan membahas pasangan mata uang yang besar volume perdagangannya nomor 2 setelah EUR/USD, yaitu USD/JPY.2. USD/JPYSebagian trader forex menganggap pasangan mata uang Dollar-Yen ini penuh dengan misteri dan sulit dipahami arah pergerakan harganya. Sementara nilai mata uang Yen terus menguat terhadap..

Indikator Trend

24 FEB 2013    DIBACA:5355    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:BANK INDIKATOR

Seperti namanya indikator ini memiliki keistimewaan dalam menentukan arah trend. Untuk nama aslinya penulis belum mengetahuinya apakah asli Trend atau ada nama lain selain nama tersebut di luaran sana. Sangat cocok bagi pemula dan yang sudah cukup pengalaman di forex trading.Keunggulan lainnya dapat mengenali pergerakan..








PILIH KATEGORI ARTIKEL



HEADLINE NEWS

kiwi

Suku Bunga RBNZ Kembali Diangkat, Kiwi Menguat

24 APR 2014 DIBACA:220

Notulensi MPC BOE Catat Perbedaan Pandangan Mengenai Inflasi Inggris
Danske Bank: Divergensi Kebijakan ECB Dan The Fed Sebagai Katalis Utama Euro
Inilah Pengaruh PMI Zona Euro Pada Pergerakan Euro Besok
Headline News Lainnya




FOLLOW US
SHARE
ADS