Chart Pattern: Triangles

27 JUL 2011   DIBACA:2756  OLEH:GREENPIPS    KATEGORI:ANALISA TEKNIKAL

Mari kita lanjutkan bahasan tentang chart pattern. Pada artikel terdahulu, kita sudah membahas tentang salah satu jenis chart pattern, yaitu head & shoulder. Kali ini marilah kita bahas jenis chart pattern yang lain, yaitu triangles (segitiga). Pada dasarnya ada 3 jenis Triangle Chart Pattern yag akan dijabarkan di bawah ini.

Symmetrical Triangle (Segitiga Simetris)
Chart Pattern Segitiga Simetris terbentuk apabila slope high to high dan slope low to low saling mendekat dan bertemu di satu titik membentuk segitiga. Chart Pattern ini terbentuk karena high tercapai semakin rendah dibanding dengan high sebelumnya dan low tercapai semakin tinggi dibanding low sebelumnya. Hal ini berarti baik buyer maupun seller saling menekan harga. Ini merupakan sebuah bentuk konsolidasi. Apa yang akan terjadi kemudian?

Apabila slope high to high dan low to low tersebut bertemu, maka break out akan terjadi. Kita memang tidak bisa memperkirakan pihak mana yang akan menang, apakah buyer atau seller, yang pasti, kita tahu bahwa market segera “pecah” dan harga akan bergerak secara ekstrem, bisa ke atas maupun ke bawah. Nah, bagaimana kita dapat mengambil keuntungan dari keadaan ini? Sederhana saja sih… prinsipnya hampir sama dengan kalau kita menghadapi market yang biasanya bergejolak menjelang dan sesudah news besar. Kita tempatkan pending order  buy stop di atas slope lower high dan sell limit di bawah slope higher low. Apabila salah satu pending order tersebut telah tersentuh, batalkan pending order yang lain.


Pada contoh gambar diatas, kita menempatkan pending order di atas slope lower high, dan mengikuti kenaikan harga yang terjadi.

Ascending Triangle
Jenis chart pattern ini akan terbentuk apabila ada resistant level yang untuk sementara sulit tertembus dan slope pada higher low.  Apabila terjadi pola chart seperti ini berarti buyer mulai mengumpulkan kekuatan untuk menembus resistant tersebut.


Descending Triangle
Jenis pola ini adalah kebalikan dari ascending triangle, dimana ada level support  yang untuk sementara berusaha ditembus dan slope pada lower high, yang artinya seller mulai mengumpulkan kekuatan untuk menembus level support yang ada.


Pertanyaannya adalah: apa yang kemudian akan terjadi dan bagaimana kita sebaiknya mensikapi kondisi ini? Kalau menurut teori, semua bisa terjadi. Bisa saja pada kasus ascending triangle buyer memenangkan pertempuran dan harga akhirnya menembus level resistant. Akan tetapi bisa jadi kemungkinan yang terjadi sebaliknya. Harga akan jatuh karena buyer kemudian menyerah pada level resistant yang terlalu kuat. Demikian juga pada kasus descending triangle. Bisa saja seller akhirnya memenangkan pertempuran dan menembus level support.

Akan tetapi bisa saja sebaliknya yang terjadi. Harga justru akan naik karena seller kemudian menyerah pada level support yang terlalu kuat. Nah lo, anda mungkin jadi bertanya-tanya: “Lah, trus gimana dunk?” Sebenernya sih kita tidak terlalu peduli dengan siapakah yang akan menang dalam pertempuran ini, yang penting kita bisa mengambi keuntungan dari pergerakan chart yang kemudian terjadi. Jadi tempatkan saja pending order buy stop dan sell stop. Kemudian lihat, mana yang akan tersentuh dan nikmati keasyikan menaiki gelombang besar yang terjadi.



Tautan:
Chart Pattern: Head And Shoulders



Demi meningkatkan artikel ataupun materi-materi yang ada, kami selalu mengharapkan dan sangat menghargai komentar-komentar Anda.
Name:
Email:
URL:
 
New Code  

Menentukan TP

2 AUG 2011    DIBACA:3480    OLEH:GREENPIPS    KATEGORI:ANALISA TEKNIKAL

Di artikel-artikel saya terdahulu, sudah sering saya bahas tentang Stop Loss (SL). Nah, sekarang giliran saya ingin bahas tentang sodara si SL, yaitu Target Profit (TP). Memang sih, menentukan TP mungkin tidak serumit menentukan SL. Lah, soalnya klo TP kan berhubungan dengan hal yang enak, profit alias keuntungan. Apa saja sih hal-hal yang bisa dijadikan patokan atau pertimbangan pada saat kita menentukan TP?...

Sinyal Palsu Pada Strategi Breakout

22 JUL 2012    DIBACA:1409    OLEH:SFTEAM    KATEGORI:ANALISA TEKNIKAL

Strategi breakout merupakan salah satu strategi terbaik yang ada pada forex trading. Strategi yang mampu memberikan kemudahan kepada trader dalam menemukan harga. Strategi ini pula digunakan oleh para senior yang sudah menguasai dan mengenal trading puluhan tahun yang lalu. Dan strategi ini pula digunakan oleh para fund manager kelas dunia.Seperti yang Anda pahami sebelumnya bahwa strategi...

Cara Bangkit Dari Keterpurukan

12 APR 2013    DIBACA:4556    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:LAINNYA

Banyak trader yang mengalami kepedihan yang mendalam akibat kalah dalam bertransaksi. Tak ayal mereka yang tidak sanggup bertahan dengan besarnya risiko trading akan sulit untuk berjuang kembali. Jika Anda mampu untuk bangkit, mungkin sedikit akan terdorong untuk mencoba. Tapi sayang, kerugian telah terjadi dan kini hanya ada penyesalan....

Cash Flow VS Capital Gain - Jalur Mana Lebih Cepat Menuju Kaya?

9 JUL 2013    DIBACA:2749    OLEH:ASAERI    KATEGORI:INVESTASI

Rich Dad akan menyarankan Anda untuk fokus pada membangun cash flow / arus kas jika Anda ingin menjadi kaya. Namun ketika Dennis Ng masih hidup, dia akan mengatakan itu tidak benar. Dia menjadi kaya dengan capital gain. Ia menjadi jutawan dengan menginvestasikan $ 250k dalam saham. Lalu siapa yang benar? Saya akan mengatakan keduanya benar. Bahkan, Anda membutuhkan keduanya untuk...

Teori Dow Pada Pasar Forex

19 MAY 2014    DIBACA:208    OLEH:MARTIN    KATEGORI:ANALISA TEKNIKAL

Teori Dow adalah sebuah analisa teknikal yang dibuat berdasarkan pergerakan harga saham-saham pada indeks Dow Jones Industrial Average yang terdiri dari saham-saham blue chip di bursa AS. Beberapa teori Dow secara teknikal berguna untuk menganalisa trend pada pasar forex, yaitu pemahaman 3 pola pergerakan swing dan 3 fase...

ECB Dan Program LTRO

6 JUL 2014    DIBACA:795    OLEH:MARTIN    KATEGORI:BANK SENTRAL DUNIA

LTRO adalah program pinjaman jangka panjang dengan bunga rendah yang diberikan oleh ECB kepada bank-bank di kawasan Euro. Tujuan dari program LTRO adalah menjaga likuiditas bank-bank di kawasan Euro dan memperkecil yield bond negara-negara di kawasan....

Mengenal Index S&P 500

10 JUL 2014    DIBACA:309    OLEH:MARTIN    KATEGORI:BANK SENTRAL DUNIA

Indeks S&P 500 atau Standard & Poor’s 500 adalah salah satu indeks saham yang populer dan banyak diperdagangkan. Komposisi saham S&P 500 lebih besar dari Dow Jones 30 dan bobot dari tiap saham diperhitungkan secara proporsional....

Artikel: Forex | Emas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito





Pengantar Forex Dasar Dasar Forex Pasar Forex Broker Forex Margin Dan Leverage Manajemen Resiko Money Management Trading Plan Analisa Teknikal Candlestick Trend Time Frame Support Resistance Pivot Point Fibonacci Indikator Teknikal Analisa Fundamental Indikator Ekonomi Bank Sentral Dunia Sistem Trading Bank Strategi Hedging-Scalping-Martingale Price Action Psikologi Trader Forex Tokoh Forex Inspirasi Tips Trik Investasi Serba Serbi Lainnya Jurnal Trading Metatrader Robot Trading Bank Robot Trading Trading Otomatis Belajar MQL/EA MQL/EA Bank Indikator


Artikel: Forex | Emas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito


Artikel Pemirsa
"Ingin berbagi ilmu dan pengalaman trading?" Tuliskan artikel orisinil Anda di seputarforex agar dibaca lebih banyak pemirsa.

Tulis Artikel Anda
Kembali Ke Atas
Kembali Ke Atas
DISCLAIMER
  • Informasi, materi, rekomendasi, dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex, forex adalah beresiko, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, banner, broker, referral, dsb.
  • Artikel/tulisan oleh team seputarforex, boleh dijadikan acuan/ditaruh di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs seputarforex.com
 
FOLLOW US
SHARE
ADS