Moving Average: Indikator Sederhana Dengan Banyak Fungsi

3 AUG 2011   DIBACA:6649   OLEH:GREENPIPS    KATEGORI:INDIKATOR

Moving Average (dengan berbagai macam variannya) bisa dikatakan sebagai indikator yang sederhana tetapi multi fungsi. Indikator ini tersedia di semua trading platform, bahkan menjadi indikator default yang terpasang di chart. Gak heran, inilah indikator yang biasanya pertama di kenal oleh (calon) trader. Tapi, jangan dulu meremehkan indikator yang satu ini. Dibalik penampilannya yang sederhana, sebenernya banyak informasi yang bisa kita ambil dari "selembar" moving average, maupun kombinasi beberapa moving average. Yuks, mari kita lihat, bagaimana kita bisa memanfaatkan informasi dari moving average.

Moving Average sebagai Pendeteksi Trend

Fungsi yang satu ini keknya sudah jelas deh. Sebagai indikator yang pada dasarnya "menghaluskan" pergerakan chart, dengan melihat kecenderungan arah moving average, otomatis kita bisa mendeteksi arah trend. Tinggal kita lihat saja, moving average cenderung naik, berarti trend cenderung naik. Moving average turun, berarti trend cenderung turun. Moving average membentuk pola bukit dan lembah secara simultan, berarti trend cenderung sideways.

Tentunya kita bisa menyesuaikan time frame dan periode dari moving average yang kita gunakan untuk mendeteksi trend dalam jangka waktu tertentu yang kita inginkan. Misalnya kita ingin mendeteksi trend dalam 2 jam terakhir, maka kita bisa menggunakan time frame 15 menit dengan moving average periode 8. Demikian seterusnya.

Moving Average sebagai "Nilai Tengah" Pergerakan Harga

Di saat market cenderung sideways, kita bisa menggunakan moving average dengan periode 200 di time frame yang rendah (misalnya 15 menit) sebagai nilai tengah yang nantinya bakalan bisa menjadi patokan bahwa harga akan bolak-balik menembus SMA200 tersebut.



Bisa kita lihat kecenderungan harga untuk bolak-balik memotong SMA 200, sehingga bisa kita ambil patokan: apabila harga di atas SMA 200, parabolic SAR terletak di atas candlestick dan W%R ada di area sell, maka kita bisa lakukan Open Position Sell. Dan apabila harga di bawah SMA 200, parabolic SAR terletak di bawah candlestick dan W%R ada di area buy, maka kita bisa lakukan Open Position Buy.

Perpotongan Dua Moving Average sebagai Patokan untuk Masuk ke Market

Chart di atas adalah chart untuk pair GBP/USD dengan time frame hourly dengan 2 SMA yang dipasang, yaitu SMA 4 (warna merah)  dan SMA 8 (warna biru). Nah, apabila SMA 4 memotong SMA 8 dari bawah ke atas, seperti nampak pada titik 1, berarti nilai rata-rata 4 jam terakhir lebih besar dari pada nilai rata-rata 8 jam terakhir. Dengan kata lain, trend dalam 4 jam cenderung naik.  Dalam kondisi seperti itu, sebaiknya kita melakukan open position: Buy pada titik tersebut (harga ditunjukkan dengan horizontal line sebesar 1.5619). Demikian seterusnya.

Ok, hal-hal yang saya kemukanan di atas sekedar contoh peggunaan moving average yang bisa kita lakukan.  Anda mungkin bisa menemukan cara yang lain dalam mengintepretasikan informasi dari moving average ini. Dari indikator yang sederhana, ternyata banyak juga ya informasi yang bisa kita dapatkan.



Name:
Email:
URL:
Code:

Tak Ada Indikator Yang Akurat 100%

23 JUL 2012    DIBACA:2076    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:INDIKATOR

Analisis teknikal adalah sebuah analisis yang menggunakan grafik sebagai alat yang dapat membantu dalam trading. Grafik dapat menggambarkan perubahan harga dalam jangka waktu tertentu. Grafik juga dapat dianggap sebagai ukuran dari sentimentasi trader selama periode tertentu. Saat news dirilis mengakibatkan bullish, biasanya harga pasar mencerminkan harga naik lebih tinggi dari pergerakan rata-rata....

Memanfaatkan Persilangan Garis Stochastic

12 AUG 2012    DIBACA:1912    OLEH:SFTEAM    KATEGORI:INDIKATOR

Ketika tren mengalami up atau uptrend, stochastic oscillator memiliki kecenderungan ikut naik pula. Dalam kondisi ini kita perlu cermat mencari sinyal beli yang potensial untuk open posisi sesuai dengan arah tren tersebut. Ketika garis oscillator stochastic sudah mencapai daerah di bawah 20 kemudian bergerak di atas daerah 20 maka di situlah letak sinyal beli muncul....

Contoh Studi: Mendeteksi Support Dan Resistance EURAUD

27 NOV 2012    DIBACA:1709    OLEH:SFTEAM    KATEGORI:SUPPORT RESISTANCE

Contohnya studi SR, dapat kita lihat pada pasangan mata uang EURAUD, dimana dalam grafik, pergerakan pasangan berada pada zona resistance, yang dibatasi oleh 3 level yang berbeda pada kisaran dekat dengan tingkat 1,2400....

Jika MM Sudah Tidak Mampu Melindungi Akun

11 DEC 2012    DIBACA:2575    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:MONEY MANAGEMENT

Tidak ada gading yang tak retak. Itu adalah peribahasa yang layak untuk money management. Walaupun MM sangat membantu dalam mengamankan risiko di dalam trading, namun keberadaannya pun masih memiliki kelemahan....

Menentukan Open Position Indikator Trend

24 FEB 2013    DIBACA:3336    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:INDIKATOR

Khusus untuk indikator trend menggunakan signal dalam penentuan open position sangat diperlukan. Hal ini berkaitan dengan keberhasilan trading. Terlepas dari Anda mampu menghasilkan profit secara konsisten atau pun baru tahap awal mempelajari indikator trend, open position mengikuti signal sudah mencapai keberhasilan sebesar 50%. Untuk itu ada beberapa identifikasi market berdasarkan signal :...

Review Sinyal Trading: Happy Forex

23 OCT 2014    DIBACA:492    OLEH:AISHA    KATEGORI:ULASAN PRODUK

Happy Forex adalah salah satu sinyal trading yang memanfaatkan strategi Martingale/Grid yang berisiko tinggi. Namun demikian, dengan kontrol risiko yang bagus, pembuat sinyal trading ini berhasil menciptakan sinyal trading yang profitable dengan level drawdown rendah....

Pivot Point Dalam Binary Options

23 OCT 2014    DIBACA:144    OLEH:GALUH    KATEGORI:STRATEGI BINARY OPTIONS

Salah satu tantangan terbesar dalam trading adalah menentukan kapan harga akan mengalami reversal atau justru melanjutkan tren. Salah satu solusi yang dapat digunakan untuk menemukan titik support dan resistance yang sanggup membantu trader mengatasi masalah tersebut adalah strategi pivot point....

Artikel: Forex | Emas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito





Pengantar Forex Dasar Dasar Forex Pasar Forex Broker Forex Margin Dan Leverage Manajemen Resiko Money Management Trading Plan Analisa Teknikal Candlestick Trend Time Frame Support Resistance Pivot Point Fibonacci Indikator Teknikal Analisa Fundamental Indikator Ekonomi Bank Sentral Dunia Sistem Trading Bank Strategi Hedging-Scalping-Martingale Price Action Psikologi Trader Forex Tokoh Forex Inspirasi Tips Trik Investasi Serba Serbi Lainnya Metatrader Robot Trading Bank Robot Trading Trading Otomatis Belajar MQL/EA MQL/EA Bank Indikator Ulasan Produk Pengantar Binary Options Broker Binary Options Strategi Binary Options


Artikel: Forex | Emas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito


Artikel Pemirsa
"Ingin berbagi ilmu dan pengalaman trading?" Tuliskan artikel orisinil Anda di seputarforex agar dibaca lebih banyak pemirsa.

Tulis Artikel Anda
Kembali Ke Atas Kembali Ke Atas
DISCLAIMER
  • Informasi, materi, rekomendasi, dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex, forex adalah beresiko, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, banner, broker, referral, dsb.
  • Artikel/tulisan oleh team seputarforex, boleh dijadikan acuan/ditaruh di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs seputarforex.com