Moving Average: Indikator Sederhana Dengan Banyak Fungsi

3 AUG 2011   DIBACA:7995   OLEH:GREENPIPS    KATEGORI:INDIKATOR

Moving Average (dengan berbagai macam variannya) bisa dikatakan sebagai indikator yang sederhana tetapi multi fungsi. Indikator ini tersedia di semua trading platform, bahkan menjadi indikator default yang terpasang di chart. Gak heran, inilah indikator yang biasanya pertama di kenal oleh (calon) trader. Tapi, jangan dulu meremehkan indikator yang satu ini. Dibalik penampilannya yang sederhana, sebenernya banyak informasi yang bisa kita ambil dari "selembar" moving average, maupun kombinasi beberapa moving average. Yuks, mari kita lihat, bagaimana kita bisa memanfaatkan informasi dari moving average.

Moving Average sebagai Pendeteksi Trend

Fungsi yang satu ini keknya sudah jelas deh. Sebagai indikator yang pada dasarnya "menghaluskan" pergerakan chart, dengan melihat kecenderungan arah moving average, otomatis kita bisa mendeteksi arah trend. Tinggal kita lihat saja, moving average cenderung naik, berarti trend cenderung naik. Moving average turun, berarti trend cenderung turun. Moving average membentuk pola bukit dan lembah secara simultan, berarti trend cenderung sideways.

Tentunya kita bisa menyesuaikan time frame dan periode dari moving average yang kita gunakan untuk mendeteksi trend dalam jangka waktu tertentu yang kita inginkan. Misalnya kita ingin mendeteksi trend dalam 2 jam terakhir, maka kita bisa menggunakan time frame 15 menit dengan moving average periode 8. Demikian seterusnya.

Moving Average sebagai "Nilai Tengah" Pergerakan Harga

Di saat market cenderung sideways, kita bisa menggunakan moving average dengan periode 200 di time frame yang rendah (misalnya 15 menit) sebagai nilai tengah yang nantinya bakalan bisa menjadi patokan bahwa harga akan bolak-balik menembus SMA200 tersebut.



Bisa kita lihat kecenderungan harga untuk bolak-balik memotong SMA 200, sehingga bisa kita ambil patokan: apabila harga di atas SMA 200, parabolic SAR terletak di atas candlestick dan W%R ada di area sell, maka kita bisa lakukan Open Position Sell. Dan apabila harga di bawah SMA 200, parabolic SAR terletak di bawah candlestick dan W%R ada di area buy, maka kita bisa lakukan Open Position Buy.

Perpotongan Dua Moving Average sebagai Patokan untuk Masuk ke Market

Chart di atas adalah chart untuk pair GBP/USD dengan time frame hourly dengan 2 SMA yang dipasang, yaitu SMA 4 (warna merah)  dan SMA 8 (warna biru). Nah, apabila SMA 4 memotong SMA 8 dari bawah ke atas, seperti nampak pada titik 1, berarti nilai rata-rata 4 jam terakhir lebih besar dari pada nilai rata-rata 8 jam terakhir. Dengan kata lain, trend dalam 4 jam cenderung naik.  Dalam kondisi seperti itu, sebaiknya kita melakukan open position: Buy pada titik tersebut (harga ditunjukkan dengan horizontal line sebesar 1.5619). Demikian seterusnya.

Ok, hal-hal yang saya kemukanan di atas sekedar contoh peggunaan moving average yang bisa kita lakukan.  Anda mungkin bisa menemukan cara yang lain dalam mengintepretasikan informasi dari moving average ini. Dari indikator yang sederhana, ternyata banyak juga ya informasi yang bisa kita dapatkan.



rhydo p
15 DEC 2011
dari analisa pake gabungan indikator sma 200, w%r, sama parabolic sar itu kan udah tau kapan open nya, trus kalo close ditentuin dimana?
Azar Afandi
23 DEC 2011
Close posisi bisa diambil dari tp dibawah sma 200. Sma di kondisi sideways kaya begitu cocok buat support atao resistan. kalau dari contoh diatas sih jelas sma 200 jadi supportnya. Kalo tp pas dibawah sma 200 udah lumayan banyak pips yg bisa didapet.
Bambang Priyono
19 APR 2012
Sebelum entri ada baiknya untuk memastikan konfrimasi sinyal trading dari indikator-indikator yang disarankan, karena kondisi sideways bisa cukup membingungkan kalau samapai entri dengan sinyal trading palsu. Selain itu melihat tren secara garis besar pada timeframe yang lebih tinggi juga bisa membantu untuk mengetahui arah pergerakan yang sebenarnya.
buyung ferdianto
18 APR 2014
kl cm masang 2 grs sma dn trdng dr crosing 2 grs itu drmn kt tau kekuatan tren akan melemah jd kt tau kpn mesti exit market??
Bambang Priyono
20 APR 2014
Dari analisa pada dua garis MA biasanya semakin melebar jarak antara garis yang satu dengan yang lain akan semakin kuat juga trennya. Sebaliknya jika terlihat menyempit maka akan terjadi perpotongan yang menandakan akan terjadi tren di arah sebaliknya.
Untuk memastikan kekuatan tren, akan lebih baik lagi kalau menggunakan oscillator juga, karena dari situ akan diketahui momentum pergerakan harga. Kalau sudah mendekati area-area overbought atau oversold bisa siap-siap untuk exit posisi.


Leading in Forex

5 AUG 2011    DIBACA:2551    OLEH:BAYU    KATEGORI:INDIKATOR

Indikator Osilator ialah setiap objek maupun data yang bergerak secara bolak-balik diantara dua titik. Dengan kata lain, ini merupakan item yang akan selalu jatuh disuatu tempat diantara titik A dan titik B. dengan begitu, coba anda pikirkan ketika anda menekan sebuah saklar pada kipas angin listrik Anda, apa yang akan terjadi. Silahkan anda pikirkan mengenai indikator teknis sebagai...

Money Changer Online

24 FEB 2015    DIBACA:4662    OLEH:AISHA    KATEGORI:E PAYMENT

Melanjutkan Artikel yang sebelumnya mengenai metode pembayaran online tanpa kartu kredit, pada artikel ini akan dibahas khusus mengenai bagaimana cara mengisi saldo pada akun WebMoney. Bagi sebagian orang yang baru saja membuat akun di fasilitas e-payment tersebut mungkin akan merasa kebingungan dalam mengisi saldo....

Visual Mode pada Tester EA

28 APR 2012    DIBACA:1563    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:ROBOT TRADING

Dari beberapa banyak kita melakukan tester EA, tentu telah mengenal visual mode tester. Ini dapat terlihat saat kita ingin membacktest suatu EA dimana bekerja lebih pelan atau lebih cepat dari biasanya. Beberapa dari teman-teman masih mengalami bingung saat melakukan tester karena lama harus menunggu berjam-jam, katanya cepet, kok saat ditest ternyata lama...Nah dari pernyataan maupun...

Identifikasi Trend Melalui MA

30 JUL 2012    DIBACA:1834    OLEH:SFTEAM    KATEGORI:TREND

Karena kebutuhan trader lebih mengikuti pergerakan jangka pendek, maka banyak trader merasa butuh variasi mengenai indikator yang lebih relevan dalam menangani harga-harga saat ini. Exponential moving Average adalah indikator MA yang difungsikan untuk mengidentifikasi harga dalam waktu dekat....

Menggunakan Indikator Stochastic Dalam Trading Forex

25 OCT 2013    DIBACA:2976    OLEH:MARTIN    KATEGORI:INDIKATOR

Dengan menggunakan skala untuk mengukur besarnya perubahan antara harga-harga penutupan pada satu periode ke periode berikutnya, indikator stochastic memberikan prediksi kemungkinan pergerakan arah trend saat ini. Dengan mengacu pada skala tersebut, trader bisa melihat sinyal yang diberikan indikator stochastic....

Trading Breakout Dengan Indikator Donchian Channel

28 JUN 2014    DIBACA:1985    OLEH:MARTIN    KATEGORI:INDIKATOR

Indikator Donchian channel cukup sederhana dan telah terbukti sangat sukses digunakan dalam trading futures antara tahun 1960-an hingga 1980-an. Dasar metodenya yang asli adalah breakout entry dan exit pada level harga ekstrem 20-day....

Trading Binary Options Dengan Inside Bar

24 FEB 2015    DIBACA:396    OLEH:GALUH    KATEGORI:STRATEGI BINARY OPTIONS

Inside bar adalah bentukan candlestick yang berada dalam range candle sebelumnya (mother bar). Terbentuknya inside bar sebetulnya mencerminkan keengganan pasar untuk mendorong harga ke level yang lebih tinggi atau lebih rendah. Berikut adalah pembahasan mengenai cara penggunaan inside bar sebagai salah satu strategi price action yang dapat diterapkan untuk trading binary options....

Artikel: Forex | Emas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito





Pengantar Forex Dasar Dasar Forex Pasar Forex Broker Forex Margin Dan Leverage Manajemen Resiko Money Management Trading Plan Analisa Teknikal Candlestick Trend Time Frame Support Resistance Pivot Point Fibonacci Indikator Teknikal Analisa Fundamental Indikator Ekonomi Bank Sentral Dunia Analisa Intermarket Sistem Trading Bank Strategi Hedging-Scalping-Martingale Price Action Psikologi Trader Forex Tokoh Forex Inspirasi Tips Trik Investasi Serba Serbi Lainnya Metatrader Robot Trading Bank Robot Trading Belajar MQL/EA MQL/EA Bank Indikator Pengantar Binary Options Broker Binary Options Strategi Binary Options Trading Otomatis Sinyal Trading Kontes Trading Fasilitas Trading E Payment


Artikel: Forex | Emas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito


Artikel Pemirsa
"Ingin berbagi ilmu dan pengalaman trading?" Tuliskan artikel orisinil Anda di seputarforex agar dibaca lebih banyak pemirsa.

Tulis Artikel Anda
Kembali Ke Atas Kembali Ke Atas
DISCLAIMER
  • Informasi, materi, rekomendasi, dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex, forex adalah beresiko, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, banner, broker, referral, dsb.
  • Artikel/tulisan oleh team seputarforex, boleh dijadikan acuan/ditaruh di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs seputarforex.com