Moving Average: Indikator Sederhana Dengan Banyak Fungsi

3 AUG 2011   DIBACA:6146   OLEH:GREENPIPS    KATEGORI:INDIKATOR

Moving Average (dengan berbagai macam variannya) bisa dikatakan sebagai indikator yang sederhana tetapi multi fungsi. Indikator ini tersedia di semua trading platform, bahkan menjadi indikator default yang terpasang di chart. Gak heran, inilah indikator yang biasanya pertama di kenal oleh (calon) trader. Tapi, jangan dulu meremehkan indikator yang satu ini. Dibalik penampilannya yang sederhana, sebenernya banyak informasi yang bisa kita ambil dari "selembar" moving average, maupun kombinasi beberapa moving average. Yuks, mari kita lihat, bagaimana kita bisa memanfaatkan informasi dari moving average.

Moving Average sebagai Pendeteksi Trend

Fungsi yang satu ini keknya sudah jelas deh. Sebagai indikator yang pada dasarnya "menghaluskan" pergerakan chart, dengan melihat kecenderungan arah moving average, otomatis kita bisa mendeteksi arah trend. Tinggal kita lihat saja, moving average cenderung naik, berarti trend cenderung naik. Moving average turun, berarti trend cenderung turun. Moving average membentuk pola bukit dan lembah secara simultan, berarti trend cenderung sideways.

Tentunya kita bisa menyesuaikan time frame dan periode dari moving average yang kita gunakan untuk mendeteksi trend dalam jangka waktu tertentu yang kita inginkan. Misalnya kita ingin mendeteksi trend dalam 2 jam terakhir, maka kita bisa menggunakan time frame 15 menit dengan moving average periode 8. Demikian seterusnya.

Moving Average sebagai "Nilai Tengah" Pergerakan Harga

Di saat market cenderung sideways, kita bisa menggunakan moving average dengan periode 200 di time frame yang rendah (misalnya 15 menit) sebagai nilai tengah yang nantinya bakalan bisa menjadi patokan bahwa harga akan bolak-balik menembus SMA200 tersebut.



Bisa kita lihat kecenderungan harga untuk bolak-balik memotong SMA 200, sehingga bisa kita ambil patokan: apabila harga di atas SMA 200, parabolic SAR terletak di atas candlestick dan W%R ada di area sell, maka kita bisa lakukan Open Position Sell. Dan apabila harga di bawah SMA 200, parabolic SAR terletak di bawah candlestick dan W%R ada di area buy, maka kita bisa lakukan Open Position Buy.

Perpotongan Dua Moving Average sebagai Patokan untuk Masuk ke Market

Chart di atas adalah chart untuk pair GBP/USD dengan time frame hourly dengan 2 SMA yang dipasang, yaitu SMA 4 (warna merah)  dan SMA 8 (warna biru). Nah, apabila SMA 4 memotong SMA 8 dari bawah ke atas, seperti nampak pada titik 1, berarti nilai rata-rata 4 jam terakhir lebih besar dari pada nilai rata-rata 8 jam terakhir. Dengan kata lain, trend dalam 4 jam cenderung naik.  Dalam kondisi seperti itu, sebaiknya kita melakukan open position: Buy pada titik tersebut (harga ditunjukkan dengan horizontal line sebesar 1.5619). Demikian seterusnya.

Ok, hal-hal yang saya kemukanan di atas sekedar contoh peggunaan moving average yang bisa kita lakukan.  Anda mungkin bisa menemukan cara yang lain dalam mengintepretasikan informasi dari moving average ini. Dari indikator yang sederhana, ternyata banyak juga ya informasi yang bisa kita dapatkan.



Demi meningkatkan artikel ataupun materi-materi yang ada, kami selalu mengharapkan dan sangat menghargai komentar-komentar Anda.
Name:
Email:
URL:
 
New Code  

Fibonacci Retracement Di EUR/USD TF 4H

31 JUL 2011    DIBACA:2951    OLEH:GREENPIPS    KATEGORI:BANK STRATEGI

Entah kenapa, setelah lumayan lama ber-naked chart ria, tiba-tiba saya tergelitik kembali untuk coba narik Fibonacci Retracement. Sengaja saya ambil pair EUR/USD di time frame 4H. Akhir-akhir ini, saya merasakan pair ini lebih menarik ketimbang pair andalan saya dahulu, GBP/JPY. Entah karena banyak trader yang berpindah ke pair ini, gerakannya yang dulu terkenal....

Bollinger Bands Dan Simple Moving Average

1 AUG 2011    DIBACA:5184    OLEH:GREENPIPS    KATEGORI:INDIKATOR

Kali ini saya akan membahas dua indikator sederhana yang saling bersaudara. Lah, kok bersaudara sih? Iya, karena dua indikator ini biasanya dipasang dalam satu "paket" dan bersifat saling melengkapi. Trus, mengapa Bollinger Bands dan Simple Moving Average?...

Indikator Commodity Channel Index

12 SEP 2011    DIBACA:3464    OLEH:BAYU    KATEGORI:INDIKATOR

Dalam pasar Forex, mungkin anda pernah mendengar yang namanya Commodity Channel Index, namun dalam pengertiannya sendiri anda sudah begitu paham dengan yang namanya Commodity Channel Index ? Apabila anda kurang paham dengan pertian tersebut, maka kali ini saya akan membuat artikel seperti judul diatas. Commodity Channel Index atau yang lebih sering disebut dengan CCI, dimana pertama...

3 Cara Menggunakan Indikator Momentum

25 MAY 2014    DIBACA:339    OLEH:MARTIN    KATEGORI:INDIKATOR

Indikator momentum mengukur kecepatan dan besarnya perubahan harga dalam periode waktu tertentu. Pada umumnya indikator momentum akan naik ketika arah trend sedang kuat, dan sebaliknya akan turun ketika trend sedang melemah. Pada umumnya ada 3 cara dalam menggunakan indikator momentum, yaitu: sebagai trend following indicator, sebagai indikator pembalikan trend (trend reversal) dan sebagai leading indicator dengan isyarat divergensi yang terjadi....

Sekilas Tentang Indeks Dow Jones 30

5 JUL 2014    DIBACA:292    OLEH:MARTIN    KATEGORI:BANK SENTRAL DUNIA

Indeks Dow Jones 30 adalah salah satu yang sering digunakan sebagai acuan naik turunnya perdagangan saham dunia. Perubahan indeks mencerminkan harapan pasar pada besarnya keuntungan yang akan diperoleh atau resiko yang akan ditanggung terhadap saham-saham perusahaan di bursa AS pada umumnya....

Trading Pada Pasar Ranging Dengan Indikator ADX

21 AUG 2014    DIBACA:118    OLEH:MARTIN    KATEGORI:INDIKATOR

Trading pada pasar ranging bisa dilakukan dengan strategi bouncing ketika sudah diketahui level-level puncak (resistance) dan lembah (support). Artikel ini mencontohkan strategi trading pada pasar ranging dengan menggunakan indikator ADX, level support dan resistance....

Bertrading Forex Dengan Binary Options

22 AUG 2014    DIBACA:79    OLEH:GALUH    KATEGORI:BROKER FOREX

Forex binary options adalah metode trading yang lebih sederhana dan beresiko rendah daripada trading forex biasa (spot forex) seperti yang kita ketahui pada umumnya. Hal ini dikarenakan, kita tidak perlu melakukan order sell/buy pada pair yang diperdagangkan, melainkan hanya memperkirakan pergerakan nilai pair mata uang tersebut....

Artikel: Forex | Emas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito





Pengantar Forex Dasar Dasar Forex Pasar Forex Broker Forex Margin Dan Leverage Manajemen Resiko Money Management Trading Plan Analisa Teknikal Candlestick Trend Time Frame Support Resistance Pivot Point Fibonacci Indikator Teknikal Analisa Fundamental Indikator Ekonomi Bank Sentral Dunia Sistem Trading Bank Strategi Hedging-Scalping-Martingale Price Action Psikologi Trader Forex Tokoh Forex Inspirasi Tips Trik Investasi Serba Serbi Lainnya Metatrader Robot Trading Bank Robot Trading Trading Otomatis Belajar MQL/EA MQL/EA Bank Indikator


Artikel: Forex | Emas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito


Artikel Pemirsa
"Ingin berbagi ilmu dan pengalaman trading?" Tuliskan artikel orisinil Anda di seputarforex agar dibaca lebih banyak pemirsa.

Tulis Artikel Anda
Kembali Ke Atas
Kembali Ke Atas
DISCLAIMER
  • Informasi, materi, rekomendasi, dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex, forex adalah beresiko, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, banner, broker, referral, dsb.
  • Artikel/tulisan oleh team seputarforex, boleh dijadikan acuan/ditaruh di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs seputarforex.com
 
FOLLOW US
SHARE
ADS