Moving Average: Indikator Sederhana Dengan Banyak Fungsi

3 AUG 2011   DIBACA:7145   OLEH:GREENPIPS    KATEGORI:INDIKATOR

Moving Average (dengan berbagai macam variannya) bisa dikatakan sebagai indikator yang sederhana tetapi multi fungsi. Indikator ini tersedia di semua trading platform, bahkan menjadi indikator default yang terpasang di chart. Gak heran, inilah indikator yang biasanya pertama di kenal oleh (calon) trader. Tapi, jangan dulu meremehkan indikator yang satu ini. Dibalik penampilannya yang sederhana, sebenernya banyak informasi yang bisa kita ambil dari "selembar" moving average, maupun kombinasi beberapa moving average. Yuks, mari kita lihat, bagaimana kita bisa memanfaatkan informasi dari moving average.

Moving Average sebagai Pendeteksi Trend

Fungsi yang satu ini keknya sudah jelas deh. Sebagai indikator yang pada dasarnya "menghaluskan" pergerakan chart, dengan melihat kecenderungan arah moving average, otomatis kita bisa mendeteksi arah trend. Tinggal kita lihat saja, moving average cenderung naik, berarti trend cenderung naik. Moving average turun, berarti trend cenderung turun. Moving average membentuk pola bukit dan lembah secara simultan, berarti trend cenderung sideways.

Tentunya kita bisa menyesuaikan time frame dan periode dari moving average yang kita gunakan untuk mendeteksi trend dalam jangka waktu tertentu yang kita inginkan. Misalnya kita ingin mendeteksi trend dalam 2 jam terakhir, maka kita bisa menggunakan time frame 15 menit dengan moving average periode 8. Demikian seterusnya.

Moving Average sebagai "Nilai Tengah" Pergerakan Harga

Di saat market cenderung sideways, kita bisa menggunakan moving average dengan periode 200 di time frame yang rendah (misalnya 15 menit) sebagai nilai tengah yang nantinya bakalan bisa menjadi patokan bahwa harga akan bolak-balik menembus SMA200 tersebut.



Bisa kita lihat kecenderungan harga untuk bolak-balik memotong SMA 200, sehingga bisa kita ambil patokan: apabila harga di atas SMA 200, parabolic SAR terletak di atas candlestick dan W%R ada di area sell, maka kita bisa lakukan Open Position Sell. Dan apabila harga di bawah SMA 200, parabolic SAR terletak di bawah candlestick dan W%R ada di area buy, maka kita bisa lakukan Open Position Buy.

Perpotongan Dua Moving Average sebagai Patokan untuk Masuk ke Market

Chart di atas adalah chart untuk pair GBP/USD dengan time frame hourly dengan 2 SMA yang dipasang, yaitu SMA 4 (warna merah)  dan SMA 8 (warna biru). Nah, apabila SMA 4 memotong SMA 8 dari bawah ke atas, seperti nampak pada titik 1, berarti nilai rata-rata 4 jam terakhir lebih besar dari pada nilai rata-rata 8 jam terakhir. Dengan kata lain, trend dalam 4 jam cenderung naik.  Dalam kondisi seperti itu, sebaiknya kita melakukan open position: Buy pada titik tersebut (harga ditunjukkan dengan horizontal line sebesar 1.5619). Demikian seterusnya.

Ok, hal-hal yang saya kemukanan di atas sekedar contoh peggunaan moving average yang bisa kita lakukan.  Anda mungkin bisa menemukan cara yang lain dalam mengintepretasikan informasi dari moving average ini. Dari indikator yang sederhana, ternyata banyak juga ya informasi yang bisa kita dapatkan.



Name:
Email:
URL:
Code:
rhydo p
dari analisa pake gabungan indikator sma 200, w%r, sama parabolic sar itu kan udah tau kapan open nya, trus kalo close ditentuin dimana?
15 DEC 2011 11:47
Azar Afandi
Close posisi bisa diambil dari tp dibawah sma 200. Sma di kondisi sideways kaya begitu cocok buat support atao resistan. kalau dari contoh diatas sih jelas sma 200 jadi supportnya. Kalo tp pas dibawah sma 200 udah lumayan banyak pips yg bisa didapet.
23 DEC 2011 11:22
Bambang Priyono
Sebelum entri ada baiknya untuk memastikan konfrimasi sinyal trading dari indikator-indikator yang disarankan, karena kondisi sideways bisa cukup membingungkan kalau samapai entri dengan sinyal trading palsu. Selain itu melihat tren secara garis besar pada timeframe yang lebih tinggi juga bisa membantu untuk mengetahui arah pergerakan yang sebenarnya.
19 APR 2012 17:53
buyung ferdianto
kl cm masang 2 grs sma dn trdng dr crosing 2 grs itu drmn kt tau kekuatan tren akan melemah jd kt tau kpn mesti exit market??
18 APR 2014 20:33
Bambang Priyono
Dari analisa pada dua garis MA biasanya semakin melebar jarak antara garis yang satu dengan yang lain akan semakin kuat juga trennya. Sebaliknya jika terlihat menyempit maka akan terjadi perpotongan yang menandakan akan terjadi tren di arah sebaliknya.
Untuk memastikan kekuatan tren, akan lebih baik lagi kalau menggunakan oscillator juga, karena dari situ akan diketahui momentum pergerakan harga. Kalau sudah mendekati area-area overbought atau oversold bisa siap-siap untuk exit posisi.
20 APR 2014 17:16

Cara Mengidentifikasi Trend

7 JUL 2012    DIBACA:2422    OLEH:SFTEAM    KATEGORI:TREND

Ada sebuah pernyataan bahwa "trend adalah teman", dari situ trader disarankan untuk lebih baik mengikutinya. Artikel ini akan menunjukkan cara mengidentifikasi trend menggunakan chart dengan analisa teknis....

Apa itu CCI?

7 SEP 2012    DIBACA:1364    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:INDIKATOR

Commodity Channel Index (CCI) adalah sebuah indikator oscillator yang diperkenalkan sekitar tahun 1980 dan digunakan oleh banyak trader untuk menentukan entri pasar. Meskipun namanya mengacu kepada komoditas, CCI juga dapat digunakan untuk perdagangan mata uang dan pasar lainnya. CCI dapat digunakan dalam berbagai kondisi, termasuk breakout, sideway dan saat trend.Dari keuntungan indikator...

Tipe Data MQL4

2 JAN 2013    DIBACA:1102    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:BELAJAR MQL EA

Jika kita menyinggung tipe data pasti akan fokus kepada faktor jenis-jenis data yang akan disimpan. Nah untuk mengetahui hal itu, MQL telah membuatkan sendiri yang tentunya berbeda bahasanya dibanding dengan bahasa pemrograman lainnya.Tipe data pada mql4 terdiri dari 7 bagian dimana fungsi dari masing tipe memiliki ciri yang unik dan hanya bisa aktifkan perintah sesuai dengan tipe data...

Indikattor Stack Stochastic

20 FEB 2013    DIBACA:2103    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:INDIKATOR

Pada dasarnya semua indikator memiliki kelebihan masing-masing. Tak terkecuali dengan Indikattor Stack Stochastic ini juga memiliki kelebihan yang tersendiri dan jauh lebih baik dari indikator bawaan metatrader.Kelebihan utama yang paling terlihat adalah mampu mendeteksi titik jenuh. Sama seperti dengan stochastic biasa bisa mendeteksi daerah jenuh. Namun yang paling kentara pada indikator...

Mengenal Bollinger Band

26 MAR 2013    DIBACA:1325    OLEH:SFTEAM    KATEGORI:INDIKATOR

Forex trading saat ini merupakan salah satu alat perdagangan yang paling banyak digunakan orang dari segala usia di seluruh dunia. Hal ini disebabkan kelebihan utama forex dibandingkan pasar modal lainnya dan potensi profitabilitas yang tinggi. Keunggulan yang paling terlihat adalah dapat trading melalui internet, dan juga Anda akan melihat bahwa Forex memiliki likuiditas tinggi bersama dengan leverage yang besar....

FX Arena: Kontes Trading Forex Demo Berhadiah Nyata

15 DEC 2014    DIBACA:462    OLEH:AISHA    KATEGORI:KONTES TRADING

FX Arena merupakan platform kontes forex online pertama di dunia. FX Arena mengambil konsep online game yang dipadukan dengan trading forex, dimana para trader forex yang bergabung dengan FX Arena dapat mengikuti berbagai kompetisi yang diadakan dalam akun demo dan meraih hadiah yang bisa dicairkan....

Trading Binary Options Dengan Analisa Fundamental

19 DEC 2014    DIBACA:62    OLEH:GALUH    KATEGORI:STRATEGI BINARY OPTIONS

Selain menggunakan analisa teknikal, trader binary options juga bisa mendasarkan penempatan optionnya pada analisa yang dilakukan secara fundamental. Tidak seperti pada spot forex, analisa fundamental untuk trading di binary options lebih banyak ditujukan pada trading jangka pendek, dengan cara analisa yang lebih ditekankan pada news trading....

Artikel: Forex | Emas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito





Pengantar Forex Dasar Dasar Forex Pasar Forex Broker Forex Margin Dan Leverage Manajemen Resiko Money Management Trading Plan Analisa Teknikal Candlestick Trend Time Frame Support Resistance Pivot Point Fibonacci Indikator Teknikal Analisa Fundamental Indikator Ekonomi Bank Sentral Dunia Sistem Trading Bank Strategi Hedging-Scalping-Martingale Price Action Psikologi Trader Forex Tokoh Forex Inspirasi Tips Trik Investasi Serba Serbi Lainnya Metatrader Robot Trading Bank Robot Trading Belajar MQL/EA MQL/EA Bank Indikator Pengantar Binary Options Broker Binary Options Strategi Binary Options Trading Otomatis Sinyal Trading Kontes Trading Fasilitas Trading E Payment


Artikel: Forex | Emas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito


Artikel Pemirsa
"Ingin berbagi ilmu dan pengalaman trading?" Tuliskan artikel orisinil Anda di seputarforex agar dibaca lebih banyak pemirsa.

Tulis Artikel Anda
Kembali Ke Atas Kembali Ke Atas
DISCLAIMER
  • Informasi, materi, rekomendasi, dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex, forex adalah beresiko, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, banner, broker, referral, dsb.
  • Artikel/tulisan oleh team seputarforex, boleh dijadikan acuan/ditaruh di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs seputarforex.com