Moving Average: Indikator Sederhana Dengan Banyak Fungsi

3 AUG 2011   DIBACA:6233   OLEH:GREENPIPS    KATEGORI:INDIKATOR

 

Moving Average (dengan berbagai macam variannya) bisa dikatakan sebagai indikator yang sederhana tetapi multi fungsi. Indikator ini tersedia di semua trading platform, bahkan menjadi indikator default yang terpasang di chart. Gak heran, inilah indikator yang biasanya pertama di kenal oleh (calon) trader. Tapi, jangan dulu meremehkan indikator yang satu ini. Dibalik penampilannya yang sederhana, sebenernya banyak informasi yang bisa kita ambil dari "selembar" moving average, maupun kombinasi beberapa moving average. Yuks, mari kita lihat, bagaimana kita bisa memanfaatkan informasi dari moving average.

Moving Average sebagai Pendeteksi Trend

Fungsi yang satu ini keknya sudah jelas deh. Sebagai indikator yang pada dasarnya "menghaluskan" pergerakan chart, dengan melihat kecenderungan arah moving average, otomatis kita bisa mendeteksi arah trend. Tinggal kita lihat saja, moving average cenderung naik, berarti trend cenderung naik. Moving average turun, berarti trend cenderung turun. Moving average membentuk pola bukit dan lembah secara simultan, berarti trend cenderung sideways.

Tentunya kita bisa menyesuaikan time frame dan periode dari moving average yang kita gunakan untuk mendeteksi trend dalam jangka waktu tertentu yang kita inginkan. Misalnya kita ingin mendeteksi trend dalam 2 jam terakhir, maka kita bisa menggunakan time frame 15 menit dengan moving average periode 8. Demikian seterusnya.

Moving Average sebagai "Nilai Tengah" Pergerakan Harga

Di saat market cenderung sideways, kita bisa menggunakan moving average dengan periode 200 di time frame yang rendah (misalnya 15 menit) sebagai nilai tengah yang nantinya bakalan bisa menjadi patokan bahwa harga akan bolak-balik menembus SMA200 tersebut.



Bisa kita lihat kecenderungan harga untuk bolak-balik memotong SMA 200, sehingga bisa kita ambil patokan: apabila harga di atas SMA 200, parabolic SAR terletak di atas candlestick dan W%R ada di area sell, maka kita bisa lakukan Open Position Sell. Dan apabila harga di bawah SMA 200, parabolic SAR terletak di bawah candlestick dan W%R ada di area buy, maka kita bisa lakukan Open Position Buy.

Perpotongan Dua Moving Average sebagai Patokan untuk Masuk ke Market

Chart di atas adalah chart untuk pair GBP/USD dengan time frame hourly dengan 2 SMA yang dipasang, yaitu SMA 4 (warna merah)  dan SMA 8 (warna biru). Nah, apabila SMA 4 memotong SMA 8 dari bawah ke atas, seperti nampak pada titik 1, berarti nilai rata-rata 4 jam terakhir lebih besar dari pada nilai rata-rata 8 jam terakhir. Dengan kata lain, trend dalam 4 jam cenderung naik.  Dalam kondisi seperti itu, sebaiknya kita melakukan open position: Buy pada titik tersebut (harga ditunjukkan dengan horizontal line sebesar 1.5619). Demikian seterusnya.

Ok, hal-hal yang saya kemukanan di atas sekedar contoh peggunaan moving average yang bisa kita lakukan.  Anda mungkin bisa menemukan cara yang lain dalam mengintepretasikan informasi dari moving average ini. Dari indikator yang sederhana, ternyata banyak juga ya informasi yang bisa kita dapatkan.



Name:
Email:
URL:
Code:

Apa Sih Sebenarnya Forex Trading Itu?

29 MAR 2013    DIBACA:2840    OLEH:SFTEAM    KATEGORI:PENGANTAR FOREX

Forex trading itu adalah kegiatan trading yang sama seperti trading pada umumnya, hanya saja trading ini melibatkan pertukaran dua mata uang dari berbagai jenis mata uang asing. Sebagai contoh, Anda membeli Poundsterling Inggris (menggunakan Dolar yang Anda punyai), kemudian setelah rasio Pounds / Dolar naik, Anda menjual Pounds dan membeli Dolar lagi....

Fungsi Relative Strength Analysis

29 MAR 2013    DIBACA:773    OLEH:SFTEAM    KATEGORI:INDIKATOR

Pertama kita ketahui dahulu mengenai analisis. Apa sih analisis itu? Analisis itu sama arti dengan penelitian. Analisis adalah sebuah penelitian yang digunakan untuk membantu dalam memprediksi arah pasar berdasarkan data teknis yang berkaitan dengan pergerakan harga pasar, atau pada data dasar seperti pendapatan perusahaan.Relative Strength Analysis adalah laporan teknis yang memungkinkan...

Mengetahui Jalur Sinyal MACD

23 MAY 2013    DIBACA:2812    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:INDIKATOR

Garis-garis sinyal yang terlihat selama ini akan membantu Anda mengonfirmasi, apakah tren memiliki kekuatan atau momentum yang diperlukan untuk menggerakkan market atau tidak. Konfirmasi garis sinyal ini bisa ditemukan pada indikator MACD yang menunjukkan ketika MACD melintasi di atas atau di bawah garis, di situlah sinyal-sinyal mulai terlihat. Histogram: Filter saat TrendingHistogram...

Follow Trader Via Social Media

10 AUG 2013    DIBACA:1179    OLEH:ASAERI    KATEGORI:SERBA SERBI

Bagi saya, keterlibatan dalam Media Sosial memberi kesempatan untuk berhubungan dengan trader besar dari seluruh dunia, terhadap trader berpengalaman saya bisa belajar dari mereka dan terhadap trader baru saya dapat membantu. Saya telah bertemu dan berhubungan dengan beberapa orang yang hebat, ini sangat bagus sebagai wadah di mana sulit untuk menemui mereka di dunia nyata....

Indikator Fundamental Producer Price Index

11 AUG 2013    DIBACA:1775    OLEH:MARTIN    KATEGORI:INDIKATOR

CPI mengukur perubahan harga rata-rata sejumlah jenis barang dan jasa tertentu di tingkat konsumen, sementara PPI mengukur perubahan harga rata-rata di tingkat produsen. Dengan memperhatikan perubahan PPI, analis bisa mengetahui sebab perubahan CPI. Jika CPI naik lebih cepat dari PPI, maka tentunya ada faktor lain yang menyebabkan distributor dan retailer menaikkan harga jualnya hingga inflasi meningkat. Bagi konsumen dan investor, memperhatikan trend PPI bisa memprediksi arah inflasi....

Irving Kahn : Investor Sukses Berusia 108 Tahun

26 AUG 2014    DIBACA:446    OLEH:MARTIN    KATEGORI:TOKOH

Irving Khan adalah seorang investor sukses yang telah berusia 108 tahun. Ia adalah pendiri Kahn Brothers. Dalam perjalanannya yang hampir 90 tahun itu Khan telah mengalami masa depresi besar tahun 1930-an, perang dunia kedua, perang dingin hingga krisis yang terjadi akhir-akhir ini....

Dampak Volatilitas Pasar Forex Bagi Trader

27 AUG 2014    DIBACA:295    OLEH:MARTIN    KATEGORI:PASAR FOREX

Volatilitas pasar forex yang rendah akhir-akhir ini terutama disebabkan oleh meningkatnya resiko geopolitik dan prospek pertumbuhan ekonomi global yang cenderung turun. Tampaknya volatilitas pasar akan naik pada bulan-bulan mendatang. Trader pada umumnya mengharapkan volatilitas pasar yang tinggi....

Artikel: Forex | Emas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito





Pengantar Forex Dasar Dasar Forex Pasar Forex Broker Forex Margin Dan Leverage Manajemen Resiko Money Management Trading Plan Analisa Teknikal Candlestick Trend Time Frame Support Resistance Pivot Point Fibonacci Indikator Teknikal Analisa Fundamental Indikator Ekonomi Bank Sentral Dunia Sistem Trading Bank Strategi Hedging-Scalping-Martingale Price Action Psikologi Trader Forex Tokoh Forex Inspirasi Tips Trik Investasi Serba Serbi Lainnya Metatrader Robot Trading Bank Robot Trading Trading Otomatis Belajar MQL/EA MQL/EA Bank Indikator


Artikel: Forex | Emas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito


Artikel Pemirsa
"Ingin berbagi ilmu dan pengalaman trading?" Tuliskan artikel orisinil Anda di seputarforex agar dibaca lebih banyak pemirsa.

Tulis Artikel Anda
Kembali Ke Atas Kembali Ke Atas
DISCLAIMER
  • Informasi, materi, rekomendasi, dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex, forex adalah beresiko, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, banner, broker, referral, dsb.
  • Artikel/tulisan oleh team seputarforex, boleh dijadikan acuan/ditaruh di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs seputarforex.com