Moving Average: Indikator Sederhana Dengan Banyak Fungsi

3 AUG 2011   DIBACA:8586   OLEH:GREENPIPS    KATEGORI:INDIKATOR

Moving Average (dengan berbagai macam variannya) bisa dikatakan sebagai indikator yang sederhana tetapi multi fungsi. Indikator ini tersedia di semua trading platform, bahkan menjadi indikator default yang terpasang di chart. Gak heran, inilah indikator yang biasanya pertama di kenal oleh (calon) trader. Tapi, jangan dulu meremehkan indikator yang satu ini. Dibalik penampilannya yang sederhana, sebenernya banyak informasi yang bisa kita ambil dari "selembar" moving average, maupun kombinasi beberapa moving average. Yuks, mari kita lihat, bagaimana kita bisa memanfaatkan informasi dari moving average.

Moving Average sebagai Pendeteksi Trend

Fungsi yang satu ini keknya sudah jelas deh. Sebagai indikator yang pada dasarnya "menghaluskan" pergerakan chart, dengan melihat kecenderungan arah moving average, otomatis kita bisa mendeteksi arah trend. Tinggal kita lihat saja, moving average cenderung naik, berarti trend cenderung naik. Moving average turun, berarti trend cenderung turun. Moving average membentuk pola bukit dan lembah secara simultan, berarti trend cenderung sideways.

Tentunya kita bisa menyesuaikan time frame dan periode dari moving average yang kita gunakan untuk mendeteksi trend dalam jangka waktu tertentu yang kita inginkan. Misalnya kita ingin mendeteksi trend dalam 2 jam terakhir, maka kita bisa menggunakan time frame 15 menit dengan moving average periode 8. Demikian seterusnya.

Moving Average sebagai "Nilai Tengah" Pergerakan Harga

Di saat market cenderung sideways, kita bisa menggunakan moving average dengan periode 200 di time frame yang rendah (misalnya 15 menit) sebagai nilai tengah yang nantinya bakalan bisa menjadi patokan bahwa harga akan bolak-balik menembus SMA200 tersebut.



Bisa kita lihat kecenderungan harga untuk bolak-balik memotong SMA 200, sehingga bisa kita ambil patokan: apabila harga di atas SMA 200, parabolic SAR terletak di atas candlestick dan W%R ada di area sell, maka kita bisa lakukan Open Position Sell. Dan apabila harga di bawah SMA 200, parabolic SAR terletak di bawah candlestick dan W%R ada di area buy, maka kita bisa lakukan Open Position Buy.

Perpotongan Dua Moving Average sebagai Patokan untuk Masuk ke Market

Chart di atas adalah chart untuk pair GBP/USD dengan time frame hourly dengan 2 SMA yang dipasang, yaitu SMA 4 (warna merah)  dan SMA 8 (warna biru). Nah, apabila SMA 4 memotong SMA 8 dari bawah ke atas, seperti nampak pada titik 1, berarti nilai rata-rata 4 jam terakhir lebih besar dari pada nilai rata-rata 8 jam terakhir. Dengan kata lain, trend dalam 4 jam cenderung naik.  Dalam kondisi seperti itu, sebaiknya kita melakukan open position: Buy pada titik tersebut (harga ditunjukkan dengan horizontal line sebesar 1.5619). Demikian seterusnya.

Ok, hal-hal yang saya kemukanan di atas sekedar contoh peggunaan moving average yang bisa kita lakukan.  Anda mungkin bisa menemukan cara yang lain dalam mengintepretasikan informasi dari moving average ini. Dari indikator yang sederhana, ternyata banyak juga ya informasi yang bisa kita dapatkan.





Menggunakan Informasi Dari Parabolic SAR

27 JUL 2011    DIBACA:5417    OLEH:GREENPIPS    KATEGORI:INDIKATOR

Kali ini saya akan membicarakan tentang indikator lain yang biasa digunakan dalam forex trading, yaitu Parabolic SAR atau biasa disingkat menjadi Parasar atau SAR saja. SAR sendiri di sini adalah singkatan dari Stop And Reverse yang kalau diterjemahin dengan bebas, artinya kurang lebih adalah berhenti dan berbalik....

Kisah Trader Sukses - Glenn Neely Bucks

20 JAN 2013    DIBACA:2633    OLEH:MARTIN    KATEGORI:TOKOH

Hanya seminggu sebelum sebelum peristiwa tragis 11 September 2001 yang membumi-hanguskan menara kembar World Trade Center di New York, trader ternama dan pendiri NeoWave Institute, Glenn Neely Bucks memprediksi bakal ada kejadian fundamental luar biasa yang memporak-porandakan pasar Amerika Serikat. Glenn Neely Bucks adalah pakar analisa teori gelombang Elliot dan analis pasar yang reputasinya diakui dunia....

Apa Itu Indikator MACD

23 MAY 2013    DIBACA:2266    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:INDIKATOR

MACD diciptakan pada akhir tahun 1970 oleh Gerald Appel, yang mengatakan MACD sebagai "indikator untuk semua musim". Karena indikator ini dapat membantu pedagang baik saat masuk posisi ataupun saat keluar dari transaksi, serta bekerja pada semua frame waktu. Dengan cepat MACD menjadi favorit sebagian besar trader....

Memahami Indikator Momentum

31 MAY 2013    DIBACA:3712    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:INDIKATOR

Pada bagian ini kita akan mempelajari tentang indikator momentum yang banyak dimanfaatkan trader untuk mengetahui kekuatan tren. Apa sih yang bisa dibanggakan dari indikator Momentum ini? dan bagaimana penggunaannya di dalam market forex? Di bawah inilah ulasan tentang indikator Momentum diungkap.Momentum ini adalah salah satu oscillator tertua yang pernah ditemukan. Caranya sangat simpel,...

Pentingnya Analisa Intermarket

20 JUN 2014    DIBACA:1156    OLEH:MARTIN    KATEGORI:ANALISA INTERMARKET

Analisa intermarket meliputi tinjauan terhadap 4 instrumen utama pasar keuangan yaitu mata uang, komoditi, bond dan saham sehingga trader akan mendapatkan gambaran yang lebih luas dan menyeluruh tentang apa yang sedang terjadi dalam pasar keuangan untuk memperbesar probabilitas prediksinya....

Memahami Kekuatan Sinyal Retracement

23 APR 2015    DIBACA:356    OLEH:KUKUH RAHARJO    KATEGORI:INDIKATOR

Saya yakin pasti sudah ada yang pernah menggunakan suatu retracement sebagai signal untuk open posisi buy atau sell. Di aplikasi MT4 terdapat banyak indikator atau tool untuk menentukan suatu retracement. Disini saya akan berbagi salah satu cara untuk melakukan retracement yang cukup mudah dengan dasar teknik price movement....

Cara Buka Situs Broker Yang Diblokir, Tools, Dan Aplikasi Lain

24 APR 2015    DIBACA:360    OLEH:A MUTTAQIENA    KATEGORI:TIPS TRIK

Masyarakat sering salah paham; mengira kalau situs yang ingin diaksesnya itu sudah down (offline), error, atau situs scam. Padahal, penyebabnya bisa jadi adalah karena pemblokiran yang dilakukan dengan perantaraan ISP berdampak pada seluruh akses internet Anda, bukan cuma pada akses situs tertentu saja. Menghadapi masalah ini, ada berbagai alternatif mudah yang bisa Anda tempuh....

Artikel: Forex | Emas | Komoditas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito





Pengantar Forex Dasar Dasar Forex Pasar Forex Broker Forex Margin Dan Leverage Manajemen Resiko Money Management Trading Plan Analisa Teknikal Candlestick Trend Time Frame Support Resistance Pivot Point Fibonacci Indikator Teknikal Analisa Fundamental Indikator Ekonomi Bank Sentral Dunia Analisa Intermarket Sistem Trading Bank Strategi Hedging-Scalping-Martingale Price Action Psikologi Trader Forex Tokoh Forex Inspirasi Tips Trik Investasi Serba Serbi Lainnya Metatrader Robot Trading Bank Robot Trading Belajar MQL/EA MQL/EA Bank Indikator Pengantar Binary Options Broker Binary Options Strategi Binary Options Trading Otomatis Sinyal Trading Kontes Trading Fasilitas Trading E Payment


Artikel: Forex | Emas | Komoditas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito


Artikel Pemirsa
"Ingin berbagi ilmu dan pengalaman trading?" Tuliskan artikel orisinil Anda di seputarforex agar dibaca lebih banyak pemirsa.

Tulis Artikel Anda
Kembali Ke Atas Kembali Ke Atas
DISCLAIMER
  • Informasi, materi, rekomendasi, dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex, forex adalah beresiko, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, banner, broker, referral, dsb.
  • Artikel/tulisan oleh team seputarforex, boleh dijadikan acuan/ditaruh di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs seputarforex.com