Strategi Berinvestasi Jangka Panjang

15 AUG 2011   DIBACA:2919   OLEH:BAYU    KATEGORI:INVESTASI

Investasi - twps2 - pendulangforexpastinya anda sudah mengetahui betapa pentingnya bagi kita untuk melakukan investasi demi masa depan yang lebih baik. Namun yang menjadi permasalahannya, ada begitu banyak peluang investasi, tapi belum tentu semua jenis investasi tersebut cocok untuk kita. Rajin-rajin membaca mengenai peluang investasi pun belum cukup kalau anda tidak menguasai pasar. Oleh karena itu kita haruslah mengerti mengenai strategi yang harus kita gunakan dalam memilihjenis investasi yang baik untuk diri kita.

Pada masa krisis finansial global yang telah berdampak pada pasar keuangan secara global. Kepercayaan para investor semakin menurun. Bursa saham diberbagai negara pun berguguran, tak terkecuali Indonesia. Banyak para investor yang menderita kerugian yang sangat besar dikarenakan anjloknya pasar modal.

Dalam situasi yang seperti ini, investor memiliki sikapnya bermacam-macam. Ada yang buru-buru untuk menjual saham, ada yang bertahan, dan ada pula yang menambah jumlah investasinya. Pertanyaannya, bagaimana strategi yang pas dalam menghadapi gejolak pasar seperti yang terjadi pada saat ini ? Untuk dapat menjawabnya, sesungguhnya itu semua sangat tergantung kepada alasan ataupun kebutuhan para investor dalam menentukan langkahnya.

Setidaknya terdapat tiga langkah atau pilihan yang bisa diambil oleh para investor. Pertama, bertahan (hold). Kedua, menambah investasi (rebalancing). Ketiga, menjual (cut loss). Ketika kondisi pasar sedang menurun, investor seharusnya tidak perlu panik. Apalagi jika mereka berpikiran secara matang dan menanamkan dana untuk investasi jangka panjang. Investor jangka panjang adalah investasi minimum 10 tahun.

Jika melihat dari sejarahnya, untuk periode investasi jangka panjang menunjukkan bahwa investasi saham terbukti memberikan imbal hasil (return) lebih baik dibanding investasi lain seperti deposito. Apabila kita flashback kebelakang, tepatnya pada tahun 1998 ketika terjadi penurunan ekonomi secara besar-besaran sedang terjadi, suku bunga Sertifikat Bank Indonesia (SBI) mencapai 28,20 persen. Saat itu, suku bunga deposito bahkan mencapai 70 persen. Inflasi juga melejit hingga 77,6 persen. Sedangkan, IHSG justru menurun 0,91 persen. Namun apa yang terjadi sembilan tahun kemudian. Pada tahun 2007, suku bunga SBI turun menjadi 6,4 persen dan inflasi 6,59 persen. Sedangkan IHSG sepanjang 2007 naik sebesar 52,08 persen. Maka jika dihitung return selama sembilan tahun menunjukkan bahwa investasi di saham jauh lebih tinggi dibandingkan produk yang lain. Dalam tempo tersebut, return untuk investasi di SBI sebesar 180,93 persen, sedangkan di saham sebesar 583,54 persen. Itu membuktikan, investasi saham lebih berpotensi memberi keuntungan.

Oleh karena itu jika mengacu pada perkembangan dan sejarahnya, maka bagi investor jangka panjang semestinya tidak perlu terlalu terpengaruh oleh perkembangan berita-berita yang terdapat dimedia massa. Sedangkan mengenai berita subscription (penyertaan reksa dana), atau sebaliknya redemption (penarikan), seharusnya bukanlah berita penting bagi para investor. Sebab, bagi investor jangka panjang, berita-berita itu bukan dan tidak lagi menjadi salah satu indikator relevan bagi mereka. Di negara lain, kebanyakan para investor produk semacam reksa dana juga berpandangan seperti ini. Mereka tidak terpengaruh oleh pendaftaran atau penarikan reksa dana.

Yang menarik perhatian bagi investor adalah memperhatikan manajer investasinya, baik soal kinerja, reputasi, kepercayaan, dan fundamentalnya. Meski begitu, yang tak kalah penting adalah diversifikasi investasi. Untuk meminimalkan dampak atau resiko investasi, investor perlu melakukan diversifikasi investasi. Investor bisa menyimpan dana sebesar 80 persen dalam bentuk deposito, lantas sisanya sebesar 20 persen ditempatkan untuk membeli saham. Investasi saham ini misalnya dalam jangka waktu lima tahun. Atau bisa pula komposisi sebaliknya.

Namun, investor perlu membaca situasi dan mengalihkan investasi ketika salah satu porsi portofolio berkurang. Misalnya, saat harga saham sedang jatuh sehingga portofolio efek menjadi 10% dan deposito 90%. Namun, pada akhir tahun, investor bisa menarik 10% dana deposito dan disuntik lagi ke saham sehingga porsi kembali imbang 80:20. Biasanya, return berpotensi lebih besar jika investor memakai investasi berimbang.



Name:
Email:
URL:
Code:

EA Fxcasino v1

17 JUN 2012    DIBACA:8374    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:BANK ROBOT EA

SejarahEA Fxcasino v1 didesain sebagai perwujudan kepada para trader yang selalu mengalami kerugian dalam transaksi. Tak ada informasi yang dibutuhkan oleh trader selain bisa memenangkan pertarungan dipair market. Begitulah kira-kira pembuatan EA fxcasino v1 ditujukan kepada para trader diseluruh dunia.EA tidak dilengkepai dengan indikator-indikator, baik indikator bawaan metatrader maupun...

Forex VS Investasi Real Estate

5 APR 2013    DIBACA:979    OLEH:SFTEAM    KATEGORI:INVESTASI

Kebanyakan orang yang ingin membangun masa depan finansial dengan aman sering memilih untuk berinvestasi atau berdagang dalam real estate. Memang, jika Anda melihat pada daftar nama orang-orang terkaya dengan kategori apapun, sebagian besar dari mereka telah mengalokasikan bagian utama dari asetnya di real estate. Donald Trump, yang membuat kekayaannya dalam real estat adalah sangat populer dengan kisah suksesnya yang menjadi inspirasi bagi kita semua....

Forex Menurut Kristen

9 APR 2013    DIBACA:1949    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:INVESTASI

Pada awalnya perdagangan forex belum bisa diketahui hukumnya dari kalangan kaum Kritiani dalam hal keagamaan. Namun seiring berkembangnya informasi global, forex telah berkembang dan telah diijinkan oleh seluruh pemeluk agama kristen. Dengan beberapa dasar dan dalil alkitab, forex halal hukumnya. Apakah dalil-dalil yang menjadi dasar diperbolehkannya forex dipakai dalam transaksi? Yuk ikuti ulasannya berikut ini....

Pembelajaran Naked Trading

31 MAY 2013    DIBACA:2096    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:SISTEM TRADING

Penting sekali dipelajari bahwa pembelajaran naked trading lebih identik dengan pengalaman trader itu sendiri. Seiring dengan pola pikir dan cara pandang trader, secara tidak langsung akan mempelajari yang namanya naked trading. Entah itu karena memang belajar otodidak ataupun belajar bersama seorang guru. Disini kita akan mengetahui dasar-dasar serta langkahnya mengasah naked trading yang akan kita gunakan....

Pengertian Bond Dalam Investasi

22 MAY 2014    DIBACA:559    OLEH:MARTIN    KATEGORI:INVESTASI

Bond artinya surat hutang atau obligasi. Bond adalah suatu pernyataan hutang dari penerbit bond tersebut kepada pemegang bond beserta janji untuk membayar kembali pokok utang beserta kupon bunganya kelak pada saat tanggal jatuh tempo pembayaran. Besar keuntungan yang akan diperoleh apabila menempatkan dananya pada bond dinyatakan sebagai yield. Berbeda dengan harga saham yang dinyatakan dalam bentuk mata uang, harga bond dinyatakan dalam persentase dari nilai nominalnya....

Strategi Reversal Binary Options

15 OCT 2014    DIBACA:307    OLEH:GALUH    KATEGORI:STRATEGI BINARY OPTIONS

Strategi reversal dalam binary options merupakan salah satu metode trading yang kerap digunakan oleh trader binary options secara umum. Dalam binary options, reversal ini dapat diaplikasikan ke dalam dua hal, yaitu tren dan posisi trading. Strategi reversal dalam binary options yang mengandalkan pembalikan tren disebut sebagai "trend reversal", sedangkan strategi yang memanfaatkan posisi-posisi trading berlawanan lebih dikenal sebagai "risk reversal" ....

Trading Binary Options Dengan Strategi Straddle

20 OCT 2014    DIBACA:152    OLEH:GALUH    KATEGORI:STRATEGI BINARY OPTIONS

Salah satu strategi trading yang populer di kalangan trader binary options adalah straddle. Saat trader memperkirakan akan terjadi pergerakan harga yang signifikan namun tidak yakin akan ke arah mana, cara ini sangat tepat untuk dilakukan. Strategi yang sering disebut sebagai option netral ini banyak disalah artikan sebagai teknik hedging....

Artikel: Forex | Emas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito





Pengantar Forex Dasar Dasar Forex Pasar Forex Broker Forex Margin Dan Leverage Manajemen Resiko Money Management Trading Plan Analisa Teknikal Candlestick Trend Time Frame Support Resistance Pivot Point Fibonacci Indikator Teknikal Analisa Fundamental Indikator Ekonomi Bank Sentral Dunia Sistem Trading Bank Strategi Hedging-Scalping-Martingale Price Action Psikologi Trader Forex Tokoh Forex Inspirasi Tips Trik Investasi Serba Serbi Lainnya Metatrader Robot Trading Bank Robot Trading Trading Otomatis Belajar MQL/EA MQL/EA Bank Indikator Ulasan Produk Pengantar Binary Options Broker Binary Options Strategi Binary Options


Artikel: Forex | Emas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito


Artikel Pemirsa
"Ingin berbagi ilmu dan pengalaman trading?" Tuliskan artikel orisinil Anda di seputarforex agar dibaca lebih banyak pemirsa.

Tulis Artikel Anda
Kembali Ke Atas Kembali Ke Atas
DISCLAIMER
  • Informasi, materi, rekomendasi, dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex, forex adalah beresiko, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, banner, broker, referral, dsb.
  • Artikel/tulisan oleh team seputarforex, boleh dijadikan acuan/ditaruh di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs seputarforex.com