Strategi Berinvestasi Jangka Panjang

15 AUG 2011   DIBACA:2860   OLEH:BAYU    KATEGORI:INVESTASI

 

Investasi - twps2 - pendulangforexpastinya anda sudah mengetahui betapa pentingnya bagi kita untuk melakukan investasi demi masa depan yang lebih baik. Namun yang menjadi permasalahannya, ada begitu banyak peluang investasi, tapi belum tentu semua jenis investasi tersebut cocok untuk kita. Rajin-rajin membaca mengenai peluang investasi pun belum cukup kalau anda tidak menguasai pasar. Oleh karena itu kita haruslah mengerti mengenai strategi yang harus kita gunakan dalam memilihjenis investasi yang baik untuk diri kita.

Pada masa krisis finansial global yang telah berdampak pada pasar keuangan secara global. Kepercayaan para investor semakin menurun. Bursa saham diberbagai negara pun berguguran, tak terkecuali Indonesia. Banyak para investor yang menderita kerugian yang sangat besar dikarenakan anjloknya pasar modal.

Dalam situasi yang seperti ini, investor memiliki sikapnya bermacam-macam. Ada yang buru-buru untuk menjual saham, ada yang bertahan, dan ada pula yang menambah jumlah investasinya. Pertanyaannya, bagaimana strategi yang pas dalam menghadapi gejolak pasar seperti yang terjadi pada saat ini ? Untuk dapat menjawabnya, sesungguhnya itu semua sangat tergantung kepada alasan ataupun kebutuhan para investor dalam menentukan langkahnya.

Setidaknya terdapat tiga langkah atau pilihan yang bisa diambil oleh para investor. Pertama, bertahan (hold). Kedua, menambah investasi (rebalancing). Ketiga, menjual (cut loss). Ketika kondisi pasar sedang menurun, investor seharusnya tidak perlu panik. Apalagi jika mereka berpikiran secara matang dan menanamkan dana untuk investasi jangka panjang. Investor jangka panjang adalah investasi minimum 10 tahun.

Jika melihat dari sejarahnya, untuk periode investasi jangka panjang menunjukkan bahwa investasi saham terbukti memberikan imbal hasil (return) lebih baik dibanding investasi lain seperti deposito. Apabila kita flashback kebelakang, tepatnya pada tahun 1998 ketika terjadi penurunan ekonomi secara besar-besaran sedang terjadi, suku bunga Sertifikat Bank Indonesia (SBI) mencapai 28,20 persen. Saat itu, suku bunga deposito bahkan mencapai 70 persen. Inflasi juga melejit hingga 77,6 persen. Sedangkan, IHSG justru menurun 0,91 persen. Namun apa yang terjadi sembilan tahun kemudian. Pada tahun 2007, suku bunga SBI turun menjadi 6,4 persen dan inflasi 6,59 persen. Sedangkan IHSG sepanjang 2007 naik sebesar 52,08 persen. Maka jika dihitung return selama sembilan tahun menunjukkan bahwa investasi di saham jauh lebih tinggi dibandingkan produk yang lain. Dalam tempo tersebut, return untuk investasi di SBI sebesar 180,93 persen, sedangkan di saham sebesar 583,54 persen. Itu membuktikan, investasi saham lebih berpotensi memberi keuntungan.

Oleh karena itu jika mengacu pada perkembangan dan sejarahnya, maka bagi investor jangka panjang semestinya tidak perlu terlalu terpengaruh oleh perkembangan berita-berita yang terdapat dimedia massa. Sedangkan mengenai berita subscription (penyertaan reksa dana), atau sebaliknya redemption (penarikan), seharusnya bukanlah berita penting bagi para investor. Sebab, bagi investor jangka panjang, berita-berita itu bukan dan tidak lagi menjadi salah satu indikator relevan bagi mereka. Di negara lain, kebanyakan para investor produk semacam reksa dana juga berpandangan seperti ini. Mereka tidak terpengaruh oleh pendaftaran atau penarikan reksa dana.

Yang menarik perhatian bagi investor adalah memperhatikan manajer investasinya, baik soal kinerja, reputasi, kepercayaan, dan fundamentalnya. Meski begitu, yang tak kalah penting adalah diversifikasi investasi. Untuk meminimalkan dampak atau resiko investasi, investor perlu melakukan diversifikasi investasi. Investor bisa menyimpan dana sebesar 80 persen dalam bentuk deposito, lantas sisanya sebesar 20 persen ditempatkan untuk membeli saham. Investasi saham ini misalnya dalam jangka waktu lima tahun. Atau bisa pula komposisi sebaliknya.

Namun, investor perlu membaca situasi dan mengalihkan investasi ketika salah satu porsi portofolio berkurang. Misalnya, saat harga saham sedang jatuh sehingga portofolio efek menjadi 10% dan deposito 90%. Namun, pada akhir tahun, investor bisa menarik 10% dana deposito dan disuntik lagi ke saham sehingga porsi kembali imbang 80:20. Biasanya, return berpotensi lebih besar jika investor memakai investasi berimbang.



Name:
Email:
URL:
Code:

Konsep Alokasi Aset Strategis I

18 OCT 2011    DIBACA:2441    OLEH:BAYU    KATEGORI:INVESTASI

Volatilitas pasar yang tinggi dan kondisi ekonomi yang masih belum menentu hingga saat ini telah menambah urgensi bagi para investor untuk berpikir keras mengenai langkah-langkah yang perlu dilakukan terhadap investasinya. Bukan hal yang mudah memang, apalagi mengingat begitu cepat dan makin tak terduganya arah dari pergerakan pasar, sebenarnya sebelum investor menentukan langkah yang...

Tips Investasi

1 NOV 2011    DIBACA:2195    OLEH:BAYU    KATEGORI:INVESTASI

Investasi ialah sebuah istilah dengan beberapa pengertian yang berhubungan dengan dunia keuangan serta ekonomi. Istilah tersebut berkaitan dengan akumulasi suatu bentuk aktiva dengan sebuah harapan agar mendapatkan keuntungan dimasa yang akan datang. Investasi bisa disebut juga sebagai penanaman modal. Berdasarkan teori ekonomi, investasi dapat diartikean dengan pembelian suatu barang...

Trading Forex Dan Gambling

21 FEB 2013    DIBACA:1622    OLEH:MARTIN    KATEGORI:INVESTASI

Dari beberapa survey kebanyakan trader forex yang gagal menghasilkan profit dengan konsisten mempunyai cara pikir seperti gambler (penjudi). Mereka menganggap pasar seperti layaknya arena bermain casino dan bukan arena bisnis. Trading dengan cara pikir seperti gambler dalam jangka panjang biasanya merugi, sedang cara berpikir "trading adalah bisnis" lebih bertahan lama dan tidak sedikit yang bisa menghasilkan profit dengan konsisten....

Manfaatkan Leverage Dengan Realistis

21 APR 2013    DIBACA:1147    OLEH:SFTEAM    KATEGORI:MARGIN DAN LEVERAGE

Salah satu keuntungan berinvestasi forex adalah Anda bisa meminjam uang sebanyak yang Anda suka dari broker dengan menggunakan fasilitas leverage ini. Namun, penting untuk diingat bahwa meminjam uang untuk perdagangan akan meningkatkan keuntungan, tetapi juga akan meningkatkan kerugian Anda....

Pentingnya Analisa Intermarket

20 JUN 2014    DIBACA:407    OLEH:MARTIN    KATEGORI:ANALISA FUNDAMENTAL

Analisa intermarket meliputi tinjauan terhadap 4 instrumen utama pasar keuangan yaitu mata uang, komoditi, bond dan saham sehingga trader akan mendapatkan gambaran yang lebih luas dan menyeluruh tentang apa yang sedang terjadi dalam pasar keuangan untuk memperbesar probabilitas prediksinya....

Tiga EA Forex Terbaik Dalam Meraih Profit Yang Konsisten

29 SEP 2014    DIBACA:505    OLEH:AISHA    KATEGORI:ULASAN PRODUK

Ada beberapa petunjuk untuk memilih sinyal trading dan expert advisor, tetapi tetap saja Anda akan pusing kalau harus memeriksa semua EA forex yang ada di Dunia ini satu-satu. Oleh karena itu, kami telah memilihkan beberapa EA forex yang berdasarkan rekam jejak-nya nampak bisa diandalkan untuk meraup profit di pasar forex. Rekam jejak mereka tanpa cela dan menjanjikan lebih banyak manfaat lagi di masa depan....

Manfaat dan Cara Mendaftar Paypal

29 SEP 2014    DIBACA:200    OLEH:GALUH    KATEGORI:BROKER FOREX

Salah satu alat pembayaran virtual yang telah mendunia dan sangat dikenal oleh pebisnis online di Indonesia saat ini adalah Paypal. Dengan mendaftar sebagai pengguna akun Paypal, Anda dapat menjadikan sarana pembayaran online ini sebagai rekening virtual. Berbeda dengan rekening bank online yang hanya dapat memfasilitasi transaksi pembayaran di satu negara, akun Paypal dapat menjembatani transfer Anda untuk setiap transaksi ekonomi secara global....

Artikel: Forex | Emas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito





Pengantar Forex Dasar Dasar Forex Pasar Forex Broker Forex Margin Dan Leverage Manajemen Resiko Money Management Trading Plan Analisa Teknikal Candlestick Trend Time Frame Support Resistance Pivot Point Fibonacci Indikator Teknikal Analisa Fundamental Indikator Ekonomi Bank Sentral Dunia Sistem Trading Bank Strategi Hedging-Scalping-Martingale Price Action Psikologi Trader Forex Tokoh Forex Inspirasi Tips Trik Investasi Serba Serbi Lainnya Metatrader Robot Trading Bank Robot Trading Trading Otomatis Belajar MQL/EA MQL/EA Bank Indikator Ulasan Produk


Artikel: Forex | Emas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito


Artikel Pemirsa
"Ingin berbagi ilmu dan pengalaman trading?" Tuliskan artikel orisinil Anda di seputarforex agar dibaca lebih banyak pemirsa.

Tulis Artikel Anda
Kembali Ke Atas Kembali Ke Atas
DISCLAIMER
  • Informasi, materi, rekomendasi, dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex, forex adalah beresiko, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, banner, broker, referral, dsb.
  • Artikel/tulisan oleh team seputarforex, boleh dijadikan acuan/ditaruh di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs seputarforex.com