Strategi Berinvestasi Jangka Panjang

15 AUG 2011   DIBACA:2973   OLEH:BAYU    KATEGORI:INVESTASI

Investasi - twps2 - pendulangforexpastinya anda sudah mengetahui betapa pentingnya bagi kita untuk melakukan investasi demi masa depan yang lebih baik. Namun yang menjadi permasalahannya, ada begitu banyak peluang investasi, tapi belum tentu semua jenis investasi tersebut cocok untuk kita. Rajin-rajin membaca mengenai peluang investasi pun belum cukup kalau anda tidak menguasai pasar. Oleh karena itu kita haruslah mengerti mengenai strategi yang harus kita gunakan dalam memilihjenis investasi yang baik untuk diri kita.

Pada masa krisis finansial global yang telah berdampak pada pasar keuangan secara global. Kepercayaan para investor semakin menurun. Bursa saham diberbagai negara pun berguguran, tak terkecuali Indonesia. Banyak para investor yang menderita kerugian yang sangat besar dikarenakan anjloknya pasar modal.

Dalam situasi yang seperti ini, investor memiliki sikapnya bermacam-macam. Ada yang buru-buru untuk menjual saham, ada yang bertahan, dan ada pula yang menambah jumlah investasinya. Pertanyaannya, bagaimana strategi yang pas dalam menghadapi gejolak pasar seperti yang terjadi pada saat ini ? Untuk dapat menjawabnya, sesungguhnya itu semua sangat tergantung kepada alasan ataupun kebutuhan para investor dalam menentukan langkahnya.

Setidaknya terdapat tiga langkah atau pilihan yang bisa diambil oleh para investor. Pertama, bertahan (hold). Kedua, menambah investasi (rebalancing). Ketiga, menjual (cut loss). Ketika kondisi pasar sedang menurun, investor seharusnya tidak perlu panik. Apalagi jika mereka berpikiran secara matang dan menanamkan dana untuk investasi jangka panjang. Investor jangka panjang adalah investasi minimum 10 tahun.

Jika melihat dari sejarahnya, untuk periode investasi jangka panjang menunjukkan bahwa investasi saham terbukti memberikan imbal hasil (return) lebih baik dibanding investasi lain seperti deposito. Apabila kita flashback kebelakang, tepatnya pada tahun 1998 ketika terjadi penurunan ekonomi secara besar-besaran sedang terjadi, suku bunga Sertifikat Bank Indonesia (SBI) mencapai 28,20 persen. Saat itu, suku bunga deposito bahkan mencapai 70 persen. Inflasi juga melejit hingga 77,6 persen. Sedangkan, IHSG justru menurun 0,91 persen. Namun apa yang terjadi sembilan tahun kemudian. Pada tahun 2007, suku bunga SBI turun menjadi 6,4 persen dan inflasi 6,59 persen. Sedangkan IHSG sepanjang 2007 naik sebesar 52,08 persen. Maka jika dihitung return selama sembilan tahun menunjukkan bahwa investasi di saham jauh lebih tinggi dibandingkan produk yang lain. Dalam tempo tersebut, return untuk investasi di SBI sebesar 180,93 persen, sedangkan di saham sebesar 583,54 persen. Itu membuktikan, investasi saham lebih berpotensi memberi keuntungan.

Oleh karena itu jika mengacu pada perkembangan dan sejarahnya, maka bagi investor jangka panjang semestinya tidak perlu terlalu terpengaruh oleh perkembangan berita-berita yang terdapat dimedia massa. Sedangkan mengenai berita subscription (penyertaan reksa dana), atau sebaliknya redemption (penarikan), seharusnya bukanlah berita penting bagi para investor. Sebab, bagi investor jangka panjang, berita-berita itu bukan dan tidak lagi menjadi salah satu indikator relevan bagi mereka. Di negara lain, kebanyakan para investor produk semacam reksa dana juga berpandangan seperti ini. Mereka tidak terpengaruh oleh pendaftaran atau penarikan reksa dana.

Yang menarik perhatian bagi investor adalah memperhatikan manajer investasinya, baik soal kinerja, reputasi, kepercayaan, dan fundamentalnya. Meski begitu, yang tak kalah penting adalah diversifikasi investasi. Untuk meminimalkan dampak atau resiko investasi, investor perlu melakukan diversifikasi investasi. Investor bisa menyimpan dana sebesar 80 persen dalam bentuk deposito, lantas sisanya sebesar 20 persen ditempatkan untuk membeli saham. Investasi saham ini misalnya dalam jangka waktu lima tahun. Atau bisa pula komposisi sebaliknya.

Namun, investor perlu membaca situasi dan mengalihkan investasi ketika salah satu porsi portofolio berkurang. Misalnya, saat harga saham sedang jatuh sehingga portofolio efek menjadi 10% dan deposito 90%. Namun, pada akhir tahun, investor bisa menarik 10% dana deposito dan disuntik lagi ke saham sehingga porsi kembali imbang 80:20. Biasanya, return berpotensi lebih besar jika investor memakai investasi berimbang.



Name:
Email:
URL:
Code:

Mengenal Jenis Broker

22 JUN 2011    DIBACA:3185    OLEH:BAYU    KATEGORI:BROKER FOREX

Sebelum kita memilih salah satu diantara beberapa Broker Forex yang banyak bertebaran di Dunia Online, saya akan mencoba memberikan beberapa Informasi mengenai Broker Forex kepada anda. Pada umumnya terdapat 4 Jenis Broker Forex yang sering digunakan oleh para Trader dalam bertransaksi atau bertrading ria....

Indikator Heiken Ashi

24 JUL 2012    DIBACA:5142    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:BANK INDIKATOR

Indikator kali ini akan membahas mengenai Heiken Ashi. Cara menggunakan indikator sangat mudah. Anda hanya melihat warna yang terbaca pada chart dan dianggap sebagai bentuk candle stick. Setelah penutupan candle biasanya akan memberikan warna apa yang sudah muncul. Untuk warna sendiri biasanya digunakan oleh trader untuk mengidentifikasi daerah jenuh perdagangan.Untuk warna kemunculan...

Benarkah Emas Tidak Cocok Untuk Investasi ?

7 JAN 2013    DIBACA:3005    OLEH:RACHMAT    KATEGORI:INVESTASI

Tentang Investasi EmasTak salah jika banyak orang menyebut emas sebagai logam mulia. Selain rupanya yang elok, lonjakan harga logam yang satu ini juga bisa mendatangkan keuntungan berlipat-lipat bagi pemiliknya. Karenanya sejak zaman dahulu kala, banyak orang menggunakan emas sebagai salah satu alat untuk membiakkan duit mereka. Cuma, agar keuntungannya menjadi lebih maksimal, investor...

Forex VS Investasi Real Estate

5 APR 2013    DIBACA:1070    OLEH:SFTEAM    KATEGORI:INVESTASI

Kebanyakan orang yang ingin membangun masa depan finansial dengan aman sering memilih untuk berinvestasi atau berdagang dalam real estate. Memang, jika Anda melihat pada daftar nama orang-orang terkaya dengan kategori apapun, sebagian besar dari mereka telah mengalokasikan bagian utama dari asetnya di real estate. Donald Trump, yang membuat kekayaannya dalam real estat adalah sangat populer dengan kisah suksesnya yang menjadi inspirasi bagi kita semua....

Investasi Syariah

12 APR 2013    DIBACA:1504    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:INVESTASI

Akhir-akhir ini banyak sekali investasi yang berkembang khususnya di bidang syariah. Namun apakah benar dengan ada lambang syariah di belakang investasi lalu menjadi benar-benar syariah? Ataukah hanya ada perbedaan khusus antara yang syariah dengan yang non syariah? Disinilah kita akan membahasnya mengenai investasi syariah dan definisi pendukungnya. Yuk kita kaji.Menggunakan produk...

Strategi Knock-On Effect Binary Options

13 NOV 2014    DIBACA:272    OLEH:GALUH    KATEGORI:STRATEGI BINARY OPTIONS

Strategi knock-on effect atau market pull binary options adalah metode trading yang memanfaatkan berbagai macam instrumen di binary options. Cara trading ini didasarkan pada pemahaman bahwa pergerakan pada salah satu instrumen akan mengakibatkan efek domino (knock-on) pada beberapa instrumen tertentu....

Strategi Trading 15 Menit Di Binary Options

21 NOV 2014    DIBACA:84    OLEH:GALUH    KATEGORI:STRATEGI BINARY OPTIONS

Selain trading 60 detik dan 5 menit binary options, masih ada strategi lain yang dikembangkan dari variasi expiry time di binary options. Cara trading itu adalah strategi trading 15 menit binary options, yang tidak hanya memungkinkan Anda untuk meraih profit dalam waktu singkat, tapi juga dapat memperkecil potensi kemunculan sinyal trading palsu....

Artikel: Forex | Emas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito





Pengantar Forex Dasar Dasar Forex Pasar Forex Broker Forex Margin Dan Leverage Manajemen Resiko Money Management Trading Plan Analisa Teknikal Candlestick Trend Time Frame Support Resistance Pivot Point Fibonacci Indikator Teknikal Analisa Fundamental Indikator Ekonomi Bank Sentral Dunia Sistem Trading Bank Strategi Hedging-Scalping-Martingale Price Action Psikologi Trader Forex Tokoh Forex Inspirasi Tips Trik Investasi Serba Serbi Lainnya Metatrader Robot Trading Bank Robot Trading Trading Otomatis Belajar MQL/EA MQL/EA Bank Indikator Ulasan Produk Pengantar Binary Options Broker Binary Options Strategi Binary Options


Artikel: Forex | Emas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito


Artikel Pemirsa
"Ingin berbagi ilmu dan pengalaman trading?" Tuliskan artikel orisinil Anda di seputarforex agar dibaca lebih banyak pemirsa.

Tulis Artikel Anda
Kembali Ke Atas Kembali Ke Atas
DISCLAIMER
  • Informasi, materi, rekomendasi, dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex, forex adalah beresiko, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, banner, broker, referral, dsb.
  • Artikel/tulisan oleh team seputarforex, boleh dijadikan acuan/ditaruh di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs seputarforex.com