Strategi Berinvestasi Jangka Panjang

15 AUG 2011   DIBACA:2925   OLEH:BAYU    KATEGORI:INVESTASI

Investasi - twps2 - pendulangforexpastinya anda sudah mengetahui betapa pentingnya bagi kita untuk melakukan investasi demi masa depan yang lebih baik. Namun yang menjadi permasalahannya, ada begitu banyak peluang investasi, tapi belum tentu semua jenis investasi tersebut cocok untuk kita. Rajin-rajin membaca mengenai peluang investasi pun belum cukup kalau anda tidak menguasai pasar. Oleh karena itu kita haruslah mengerti mengenai strategi yang harus kita gunakan dalam memilihjenis investasi yang baik untuk diri kita.

Pada masa krisis finansial global yang telah berdampak pada pasar keuangan secara global. Kepercayaan para investor semakin menurun. Bursa saham diberbagai negara pun berguguran, tak terkecuali Indonesia. Banyak para investor yang menderita kerugian yang sangat besar dikarenakan anjloknya pasar modal.

Dalam situasi yang seperti ini, investor memiliki sikapnya bermacam-macam. Ada yang buru-buru untuk menjual saham, ada yang bertahan, dan ada pula yang menambah jumlah investasinya. Pertanyaannya, bagaimana strategi yang pas dalam menghadapi gejolak pasar seperti yang terjadi pada saat ini ? Untuk dapat menjawabnya, sesungguhnya itu semua sangat tergantung kepada alasan ataupun kebutuhan para investor dalam menentukan langkahnya.

Setidaknya terdapat tiga langkah atau pilihan yang bisa diambil oleh para investor. Pertama, bertahan (hold). Kedua, menambah investasi (rebalancing). Ketiga, menjual (cut loss). Ketika kondisi pasar sedang menurun, investor seharusnya tidak perlu panik. Apalagi jika mereka berpikiran secara matang dan menanamkan dana untuk investasi jangka panjang. Investor jangka panjang adalah investasi minimum 10 tahun.

Jika melihat dari sejarahnya, untuk periode investasi jangka panjang menunjukkan bahwa investasi saham terbukti memberikan imbal hasil (return) lebih baik dibanding investasi lain seperti deposito. Apabila kita flashback kebelakang, tepatnya pada tahun 1998 ketika terjadi penurunan ekonomi secara besar-besaran sedang terjadi, suku bunga Sertifikat Bank Indonesia (SBI) mencapai 28,20 persen. Saat itu, suku bunga deposito bahkan mencapai 70 persen. Inflasi juga melejit hingga 77,6 persen. Sedangkan, IHSG justru menurun 0,91 persen. Namun apa yang terjadi sembilan tahun kemudian. Pada tahun 2007, suku bunga SBI turun menjadi 6,4 persen dan inflasi 6,59 persen. Sedangkan IHSG sepanjang 2007 naik sebesar 52,08 persen. Maka jika dihitung return selama sembilan tahun menunjukkan bahwa investasi di saham jauh lebih tinggi dibandingkan produk yang lain. Dalam tempo tersebut, return untuk investasi di SBI sebesar 180,93 persen, sedangkan di saham sebesar 583,54 persen. Itu membuktikan, investasi saham lebih berpotensi memberi keuntungan.

Oleh karena itu jika mengacu pada perkembangan dan sejarahnya, maka bagi investor jangka panjang semestinya tidak perlu terlalu terpengaruh oleh perkembangan berita-berita yang terdapat dimedia massa. Sedangkan mengenai berita subscription (penyertaan reksa dana), atau sebaliknya redemption (penarikan), seharusnya bukanlah berita penting bagi para investor. Sebab, bagi investor jangka panjang, berita-berita itu bukan dan tidak lagi menjadi salah satu indikator relevan bagi mereka. Di negara lain, kebanyakan para investor produk semacam reksa dana juga berpandangan seperti ini. Mereka tidak terpengaruh oleh pendaftaran atau penarikan reksa dana.

Yang menarik perhatian bagi investor adalah memperhatikan manajer investasinya, baik soal kinerja, reputasi, kepercayaan, dan fundamentalnya. Meski begitu, yang tak kalah penting adalah diversifikasi investasi. Untuk meminimalkan dampak atau resiko investasi, investor perlu melakukan diversifikasi investasi. Investor bisa menyimpan dana sebesar 80 persen dalam bentuk deposito, lantas sisanya sebesar 20 persen ditempatkan untuk membeli saham. Investasi saham ini misalnya dalam jangka waktu lima tahun. Atau bisa pula komposisi sebaliknya.

Namun, investor perlu membaca situasi dan mengalihkan investasi ketika salah satu porsi portofolio berkurang. Misalnya, saat harga saham sedang jatuh sehingga portofolio efek menjadi 10% dan deposito 90%. Namun, pada akhir tahun, investor bisa menarik 10% dana deposito dan disuntik lagi ke saham sehingga porsi kembali imbang 80:20. Biasanya, return berpotensi lebih besar jika investor memakai investasi berimbang.



Name:
Email:
URL:
Code:

Konsep Alokasi Aset Strategis I

18 OCT 2011    DIBACA:2526    OLEH:BAYU    KATEGORI:INVESTASI

Volatilitas pasar yang tinggi dan kondisi ekonomi yang masih belum menentu hingga saat ini telah menambah urgensi bagi para investor untuk berpikir keras mengenai langkah-langkah yang perlu dilakukan terhadap investasinya. Bukan hal yang mudah memang, apalagi mengingat begitu cepat dan makin tak terduganya arah dari pergerakan pasar, sebenarnya sebelum investor menentukan langkah yang...

EA CSBL 2

17 MAR 2012    DIBACA:3840    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:BANK ROBOT EA

SejarahEA CSBL merupakan ea besutan dari sistem breakout yang digabungkan oleh martingale. Sistem yang ada di dalam EA merupakan inspirasi dari seorang anggota forum yang disebut sebagai “ryan”. Sistem ini telah diuji coba dan digunakan di luar negeri beberapa tahun yang lalu. Syukurlah, “ryan” telah melakukan riset dan trial eror untuk mendapatkan sistem breakout...

Apakah Robot Diperlukan Dalam Trading Forex?

3 NOV 2012    DIBACA:1264    OLEH:MARTIN    KATEGORI:ROBOT TRADING

Saat ini semakin banyak trader yang menggunakan bantuan robot, atau yang pada platform Metatrader disebut dengan Expert Advisor (EA). EA adalah salah satu alat bantu trading yang bagus dan bisa menghasilkan profit signifikan bila programnya memadai dan digunakan dengan tepat. Walaupun para trader forex profesional secara pribadi lebih banyak yang memilih trading secara manual dan hanya...

Jangan Berinvestasi Melebihi Kemampuan

30 NOV 2012    DIBACA:3195    OLEH:SFTEAM    KATEGORI:INVESTASI

Kalau sekarang kita bisa bertrading, bisa menghasilkan profit, dan dapat menjalankan aktifikan transaksi dengan lancar itu karena ada modal. Ada dana yang bisa kita manfaatkan untuk mulai berdagang forex. Tanpa disadari banyak dari kita membutuhkan modal besar untuk melakukannya. Tanpa difahami forex telah menyita modal yang Anda miliki untuk ditaruh dan diinvestasikan ke market forex. Sayangnya banyak trader yang...

Hati-Hati Penipuan Mengatasnamakan Forex

25 JAN 2013    DIBACA:6373    OLEH:RACHMAT    KATEGORI:INVESTASI

Forex atau Valas merupakan pasar keuangan terbesar di dunia yang memiliki potensi tinggi untuk mendapatkan keuntungan dan memiliki potensi tinggi juga untuk kehilangan uang. Kedua faktor yang membuat penipu melakukan aksinya karena pasar Forex menawarkan keuntungan yang tinggi dan regulasi atau peraturan yang lunak sehingga penipu bisa berhasil mencuri jutaan rupiah dari investor yang...

Review Sinyal Trading: Happy Forex

23 OCT 2014    DIBACA:452    OLEH:AISHA    KATEGORI:ULASAN PRODUK

Happy Forex adalah salah satu sinyal trading yang memanfaatkan strategi Martingale/Grid yang berisiko tinggi. Namun demikian, dengan kontrol risiko yang bagus, pembuat sinyal trading ini berhasil menciptakan sinyal trading yang profitable dengan level drawdown rendah....

Pivot Point Dalam Binary Options

23 OCT 2014    DIBACA:116    OLEH:GALUH    KATEGORI:STRATEGI BINARY OPTIONS

Salah satu tantangan terbesar dalam trading adalah menentukan kapan harga akan mengalami reversal atau justru melanjutkan tren. Salah satu solusi yang dapat digunakan untuk menemukan titik support dan resistance yang sanggup membantu trader mengatasi masalah tersebut adalah strategi pivot point....

Artikel: Forex | Emas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito





Pengantar Forex Dasar Dasar Forex Pasar Forex Broker Forex Margin Dan Leverage Manajemen Resiko Money Management Trading Plan Analisa Teknikal Candlestick Trend Time Frame Support Resistance Pivot Point Fibonacci Indikator Teknikal Analisa Fundamental Indikator Ekonomi Bank Sentral Dunia Sistem Trading Bank Strategi Hedging-Scalping-Martingale Price Action Psikologi Trader Forex Tokoh Forex Inspirasi Tips Trik Investasi Serba Serbi Lainnya Metatrader Robot Trading Bank Robot Trading Trading Otomatis Belajar MQL/EA MQL/EA Bank Indikator Ulasan Produk Pengantar Binary Options Broker Binary Options Strategi Binary Options


Artikel: Forex | Emas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito


Artikel Pemirsa
"Ingin berbagi ilmu dan pengalaman trading?" Tuliskan artikel orisinil Anda di seputarforex agar dibaca lebih banyak pemirsa.

Tulis Artikel Anda
Kembali Ke Atas Kembali Ke Atas
DISCLAIMER
  • Informasi, materi, rekomendasi, dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex, forex adalah beresiko, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, banner, broker, referral, dsb.
  • Artikel/tulisan oleh team seputarforex, boleh dijadikan acuan/ditaruh di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs seputarforex.com