Peran Konsumen dan Produsen

15 AUG 2011   DIBACA:27189   OLEH:BAYU    KATEGORI:SERBA SERBI

Tanpa disadari bahwa alat pemuas kebutuhan yang tersedia pada bumi terbatas jumlahnya. Oleh karena itu, dalam melakukan kegiatan ekonomi, baik yang berkaitan dengan usaha menghasilkan barang dan jasa (produksi), maupun menggunakan alat pemuas kebutuhan konsumsi, manusia harus selalu bertindak ekonomis. Artinya, setiap penggunaan sumber daya alam dan alat pemuas kebutuhan harus dapat menghasilkan kepuasan atau keuntungan secara maksimal bagi pelakunya.

Konsumen - twps2 - pendulangforex

Dalam kehidupan serta tindakan ekonomi, manusia harus selalu mempertimbangkan perbandingan antara pengorbanan dan hasil yang akan dicapai. Perbandingan yang rasional antara pengorbanan dan hasil tersebut, sesuai dengan prinsip ekonomi.

Pada dasarnya, prinsip ekonomi merupakan pedoman bagi manusia atau pelaku ekonomi dalam melakukan kegiatan ekonomi untuk mencapai hasil yang secara maksimal. Adapun peran diantara kedua kasus tersebut dapat diungkapkan sebagai berikut:

1. Peran Konsumen
Pastinya anda sendiri pernah merasa bingung pada saat akan memilih barang. Dengan jumlah uang yang anda miliki, anda harus cermat dalam menentukan pilihan barang yang akan anda beli nantinya. Misalnya, anda diberi uang jajan sebesar 44.000,- per hari. Dalam satu hari, anda dapat menabung sebesar Rp 2.000,- Setelah selama satu bulan, tabungan anda sudah mencapai Rp 60.000,- Pada saat awal bulan berikutnya, anda berkeinginan membeli buku tulis, tas, pulpen, dan buku pelajaran. Oleh karena semua kebutuhan tersebut tidak dapat dipenuhi sekaligus, mengingat dana yang tersedia terbatas, anda harus dapat memilih kebutuhan apa yang harus lebih diprioritaskan. Beragamnya barang dan jasa yang ditawarkan oleh pihak produsen menuntut pemilihan barang dan jasa yang lebih selektif oleh setiap konsumen. Sebagai konsumen tentunya anda memiliki peran yang sangat besar dalam menentukan suatu pilihan terhadap barang atau jasa. Oleh karena itu, dapat dijelaskan bahwa konsumen memiliki perannya sebagai berikut.

  •  Konsumen sebagai pengguna dari dari barang atau jasa yang dihasilkan oleh produsen.
  • Konsumen sebagai motivator bagi kegiatan perusahaan, karena semakin banyak barang atau jasa yang digunakan konsumen semakin tinggi motivasi produsen dalam memproduksi barang atau jasa tersebut.
  • Konsumen dapat menciptakan efek berantai (multiplier effect), dalam terciptanya peningkatan pendapatan nasional (GNP), suatu negara.

2. Peran Produsen
Produsen merupakan salah satu peran dari para pelaku kegiatan ekonomi selain konsumen, pemerintah, dan luar negeri. Produsen memiliki peran yang sangat besar dalam kegiatan perekonomian suatu negara. Peran ini meliputi, produsen sebagai penyedia barang atau jasa yang dibutuhkan oleh para konsumen. Terdapat dua tipe produsen dalam melakukan kegiatan produksinya. Pertama, tipe produsen yang mengutamakan kepentingan masyarakat dan Kedua, tipe produsen yang merugikan masyarakat. Produsen yang mengutamakan kepentingan masyarakat, dalam kegiatannya memerhatikan hal-hal sebagai berikut.

  • Pihak produsen memperoleh bahan baku dengan cara yang wajar (tidak dikuasai sendiri).
  • Pihak produsen memberikan upah yang layak kepada karyawannya dengan memerhatikan kesejahteraannya.
  • Pihak produsen dalam kegiatan produksinya sehari-hari tidak mengganggu lingkungan disekitarnya.
  • Pihak produsen mengutamakan keselamatan karyawannya dalam berproduksi.
  • Pihak produsen menghasilkan barang yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.
  • Pihak produsen menjamin kualitas barang yang dihasilkan terjamin dan dapat bertahan lama.
  • Harga barang yang dihasilkan pihak produsen terjangkau oleh daya beli masyarakat pada umumnya.

Adapun pihak produsen yang merugikan masyarakat, dalam berproduksi akan melakukan hal-hal sebagai berikut.

  • Produsen yang melakukan penimbunan bahan baku sehingga produsen lain mengalami kesulitan untuk mendapatkannya.
  • Dengan alasan efisiensi, produsen membayar upah yang rendah kepada karyawannya dan sering tidak tepat waktu dalam pembayarannya.
  • Produsen kurang memerhatikan keselamatan karyawannya.
  • Produsen melakukan kegiatan produksi yang menimbulkan pencemaran lingkungan sehingga menyebabkan ongkos social menjadi tinggi.
  • Kualitas barang yang dihasilkan produsen rendah, sedangkan harga yang ditawarkan kepada konsumen tinggi.
  • Pelayanan produsen kepada karyawan maupun kepada pelanggan kurang memuaskan.


Sekarida
4 FEB 2014
Ga mudeng
nadya
28 OCT 2014
cara mengidentifikasi peran pelaku konsumen?


Belajar Dari Trading Sistem Terburuk

3 AUG 2011    DIBACA:4072    OLEH:GREENPIPS    KATEGORI:INSPIRASI

Di suatu forum trader, ada seorang member yang memberikan pengumuman yang menurut saya rada aneh. Bunyinya: "Dicari EA yang dijamin selalu loss". Weh, buat apa juga? Ternyata, dia berharap bisa menggunakan sinyal dari EA tersebut sebagai sinyal terbalik. Saya berpikir, ada baiknya kita mengetahui hal yang terburuk supaya kita bisa mengetahui di mana letak kesalahan atau kelemahannya dan kalo bisa menghindarinya....

Money Changer Online

24 FEB 2015    DIBACA:4623    OLEH:AISHA    KATEGORI:E PAYMENT

Melanjutkan Artikel yang sebelumnya mengenai metode pembayaran online tanpa kartu kredit, pada artikel ini akan dibahas khusus mengenai bagaimana cara mengisi saldo pada akun WebMoney. Bagi sebagian orang yang baru saja membuat akun di fasilitas e-payment tersebut mungkin akan merasa kebingungan dalam mengisi saldo....

Ekonomi Liberal atau Ekonomi Kerakyatan

22 OCT 2011    DIBACA:4376    OLEH:BAYU    KATEGORI:SERBA SERBI

Ekonomi kerakyatan yaitu sebuah sistem perekonomian yang membangun ekonomi secara mandiri tanpa adanya campur tangan dari para investor asing, dimana fokusnya adalah membangun pada usaha kecil dan menengah sebagai sebuah pondasi ekonomi yang kokoh, itu adalah ideal untuk negara berkembang seperti kita (Indonesia), karena sebenarnya secara pondasi kita secara keseluruhan bisa dikatakan...

Dasar-Dasar Ilmu Probabilitas

10 APR 2013    DIBACA:4019    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:SERBA SERBI

Forex bisa dikatakan bisnis yang selalu dinamis, perlu analisa setiap waktu, dan selalu ada perubahan harga di tiap menitnya. Hal ini benar-benar membuat trader tidak bisa mematiskan bahwa harga akan sesuai dengan keinginan. Karena itu dibutuhkan ilmu kemungkinan yang disebut ilmu probabilitas. Bisakah kita menggunakan ilmu tersebut? Dan apa sebenarnya ilmu probabilitas? Yuk kita kaji lebih dalam disini....

Penggunaan Indikator ROC Pada Trading

26 APR 2013    DIBACA:1550    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:INDIKATOR

Rate of Change (ROC) merupakan indikator lain yang terlihat seperti Indikator Momentum pada grafik. Sebagian besar komentar untuk Indikator Momentum juga berlaku untuk ROC, kecuali bahwa ROC khusus memanfaatkan rasio atau persentase nilai bukan harga. Dalam beberapa versi, garis tengah memiliki pembacaan 100 bukan 0. Untuk indikator ROC 10 hari, penutupan saat ini dibagi dengan penutupan 10 hari yang lalu....

Pembimbing Trading Forex

19 APR 2014    DIBACA:891    OLEH:MARTIN    KATEGORI:SERBA SERBI

Seorang trader forex layak memiliki pembimbing (mentor) guna mempelajari hal-hal yang belum diketahui dan meningkatkan potensi trading. Anda harus berusaha menemukan seorang mentor yang sekaligus juga seorang trader. Ciri-ciri penting seorang pembimbing trading yang baik adalah: 1. Bisa dipercaya, materi bimbingan tidak berubah-ubah, 2 - Ikhlas berbagi ilmu. 3. Realistis, tidak memastikan keadaan pasar yang belum terjadi. 4. Mau memberi penilaian pada kekurangan kita untuk bisa diperbaiki....

Trading Binary Options Dengan Inside Bar

24 FEB 2015    DIBACA:346    OLEH:GALUH    KATEGORI:STRATEGI BINARY OPTIONS

Inside bar adalah bentukan candlestick yang berada dalam range candle sebelumnya (mother bar). Terbentuknya inside bar sebetulnya mencerminkan keengganan pasar untuk mendorong harga ke level yang lebih tinggi atau lebih rendah. Berikut adalah pembahasan mengenai cara penggunaan inside bar sebagai salah satu strategi price action yang dapat diterapkan untuk trading binary options....

Artikel: Forex | Emas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito





Pengantar Forex Dasar Dasar Forex Pasar Forex Broker Forex Margin Dan Leverage Manajemen Resiko Money Management Trading Plan Analisa Teknikal Candlestick Trend Time Frame Support Resistance Pivot Point Fibonacci Indikator Teknikal Analisa Fundamental Indikator Ekonomi Bank Sentral Dunia Analisa Intermarket Sistem Trading Bank Strategi Hedging-Scalping-Martingale Price Action Psikologi Trader Forex Tokoh Forex Inspirasi Tips Trik Investasi Serba Serbi Lainnya Metatrader Robot Trading Bank Robot Trading Belajar MQL/EA MQL/EA Bank Indikator Pengantar Binary Options Broker Binary Options Strategi Binary Options Trading Otomatis Sinyal Trading Kontes Trading Fasilitas Trading E Payment


Artikel: Forex | Emas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito


Artikel Pemirsa
"Ingin berbagi ilmu dan pengalaman trading?" Tuliskan artikel orisinil Anda di seputarforex agar dibaca lebih banyak pemirsa.

Tulis Artikel Anda
Kembali Ke Atas Kembali Ke Atas
DISCLAIMER
  • Informasi, materi, rekomendasi, dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex, forex adalah beresiko, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, banner, broker, referral, dsb.
  • Artikel/tulisan oleh team seputarforex, boleh dijadikan acuan/ditaruh di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs seputarforex.com