Pengertian Simple Moving Average

  By: Bayu   View: 14455    Indikator  

Pada artikel kali ini saya akan membahas mengenai Simple Moving Average, dimana Simple Moving Average ialah salah satu jenis indikator yang paling sederhana. Dimana pada dasarnya, Simple Moving Average dihitung dengan menjumlahkan suatu harga penutupan terakhir, disini saya sebut:“X”, periode dan kemudian membagi jumlah tersebut dengan X.

Apabila anda merencanakan dalam jangka waktu 5, maka Simple Moving Average pada grafik 1-jam, Anda akan menambah harga penutupan selama 5 jam terakhir, dan kemudian membagi jumlahnya dengan 5. Voila! Anda memiliki harga penutupan rata-rata selama lima jam terakhir. String harga tersebut rata-rata sama dan Anda mendapatkan rata-rata yang bergerak. Apabila anda plot secara sederhana 5-Simple Moving Average pada grafik 10 menit, maka anda akan menambah harga penutupan dari 50 menit terakhir dan kemudian bagi jumlahnya dengan 5. Namun apabila anda plot jangka waktu 5 Simple Moving Average pada grafik 30 menit, anda akan menambah harga penutupan dari 150 menit terakhir dan kemudian bagi jumlahnya dengan 5. Hal yang sama juga berlaku untuk perhitungan Simple Moving Average pada time frame yang lebih tinggi.

Pada paket charting kebanyakan akan melakukan semua perhitungan untuk kemudahan anda. Alasan menjelaskan “bagaimana” cara menghitung Simple Moving Average itu sangat penting untuk dipahami sehingga anda akan mengetahui cara mengedit dan tweak pada indikator tersebut. Bagaimana cara memahami indikator tersebut bekerja berarti anda sudah dapat mengatur dan menciptakan strategi yang berbeda.

Sekarang, seperti hampir semua indikator yang lain diluar sana, Moving Average beroperasi dengan delay. Karena anda akan mengambil harga rata-rata sejarah masa lalu, dan anda hanya akan melihat masa lalu dan  ”masa depan” harga jangka pendek.

Berikut adalah contoh bagaimana Simple Moving Average memperlancar anda dalam menganalisa pergerakan suatu harga.

SMA - twps2 - pendulangforex
Pada gambar grafik diatas, saya telah memasang tiga buah SMA yang berbeda pada chart 1 jam, pada USD/CHF. Seperti yang anda lihat, semakin besar period SMA, maka akan semakin tertinggal harganya. Kemudian coba anda perhatikan bagaimana 62 SMA berada lebih jauh dari pergerakan harga dibanding 30 dan 5 SMA. Hal ini dikarenakan 62 SMA menambahkan hingga harga penutupan 62 periode terakhir dan kemudian membaginya dengan 62. SMA dalam tabel ini menunjukkan secara keseluruhan sentimen pasar pada titik waktu ini. Disini, kita dapat melihat bahwa pasangan ini trennya sedang beranjak naik. Alih-alih hanya ingin melihat pergerakan harga pasar saat ini, moving average memberi kita pandangan yang lebih luas, dan kita sekarang dapat mengukur secara umum arah pergerakan suatu harga di masa depan.

Dengan menggunakan SMA, kita bisa tahu apakah pasangan trenya sedang naik, turun, atau hanya sideway. Hanya saja terdapat satu permasalahan pada simple moving average, yaitu rentan terhadap lonjakan. Ketika hal ini terjadi, maka akan timbul sebuah sinyal palsu yang menghampiri kita. Dengan demikian kita dapat berpikir bahwa tren baru akan segera berkembang, tetapi dalam kenyataannya, tidak ada yang berubah. Apabila anda menggunakan indikator Simple Moving Average pada sistem trading anda, diharapkan anda dapat mencegah kehadiran signal palsu tersebut secepat mungkin.


Artikel Forex

KOMENTAR 5

  • permasalahan dari sma ini asalx dari responx yg lagging, jadi lebih aman entri kalo tren sudah bener2 terbentuk. paling rawan kalo sma crossing deket2 harga, jadi hal seperti ini yang bikin order bisa lebih lambat dari tren yg sebelumnya udah ada. kalo trennya jangka panjang sih oke, tapi kalo cuman sementara ya agak sayang juga profitx ngg bisa maks.
    Www.v.com
    30 MAR 2012
    New Comment   |   Reply
  • apa sma hrs diplot untuk 3 periode yg brbeda sprt contoh diatas itu? knp dgn 1 sma aja ndak ckp?
    Kris_yahya
    9 APR 2012
    New Comment   |   Reply
  • garis2 sma yg diatur seperti itu hanya sebagai masukan dari pengaturan sma yg bisa dipakai. sma bebas dipasang dengan jumlah dan periode berapapun. asal cocok dengan analisa tradingx, bisa pakai sma berapapun yg dimau. itulah napa trader perlu tau cara itung2an sma kayak yg dijelasin diatas, biar periodisasix bisa diatur sndiri sesuai kebutuhan
    Www.v.com
    13 APR 2012
    New Comment   |   Reply
  • indikator SMA ini apa bisa bekerja untuk semua tf?
    dan bagaimana cara melihat harga masa depan kalo ini diambil dari rata2 harga dimasa lalu?
    Gg.boy
    5 JUL 2012
    New Comment   |   Reply
  • Penghitungan SMA yang bisa disesuaikan untuk setiap time frame (SMA 5 diambil dari rata-rata harga pada 50 menit terakhir di time frame M10 dan SMA 5 yang dihitung dari rata-rata harga pada 150 menit terakhir di time frame M30), seharisnya bisa menjadikan indikator ini sebagai salah satu yang sesuai untuk diterapkan pada semua time frame.
    Analisa dari SMA memang hanya memperhitungkan hasil perhitungan dari beberapa periode tertentu, namun perkiraan tentang harga masa depan bisa dipertimbangkan dari tampilan SMA yang bergerak di atas, di bawah, atau bersilangan dengan harga. Meski masih bersifat lagging, indikator SMA masih bisa membantu mempermudah pembacaan tren yang sedang terjadi saat ini dengan lebih mudah, untuk trader bisa menerapkan strategi mengikuti tren.
    Hari Santoso
    28 JUL 2012
    New Comment   |   Reply

Tulis Artikel

"Ingin berbagi ilmu dan pengalaman trading?" Tuliskan artikel Anda di seputarforex agar dibaca oleh banyak pemirsa.
Tulis Artikel Anda