Pengertian Simple Moving Average

  By: Bayu   View: 26349    Moving Average  

Pada artikel kali ini saya akan membahas mengenai Simple Moving Average, dimana Simple Moving Average ialah salah satu jenis indikator yang paling sederhana. Pada dasarnya, Simple Moving Average dihitung dengan menjumlahkan beberapa harga penutupan terakhir, disini saya sebut:“X”, periode dan kemudian membagi jumlah tersebut dengan X.

Apabila anda merencanakan dalam jangka waktu 5, maka Simple Moving Average pada grafik 1-jam, Anda akan menambah harga penutupan selama 5 jam terakhir, dan kemudian membagi jumlahnya dengan 5. Voila! Anda memiliki harga penutupan rata-rata selama lima jam terakhir. String harga tersebut rata-rata sama dan Anda mendapatkan rata-rata yang bergerak. Apabila anda plot secara sederhana 5-Simple Moving Average pada grafik 10 menit, maka anda akan menambah harga penutupan dari 50 menit terakhir dan kemudian bagi jumlahnya dengan 5. Namun apabila anda plot jangka waktu 5 Simple Moving Average pada grafik 30 menit, anda akan menambah harga penutupan dari 150 menit terakhir dan kemudian bagi jumlahnya dengan 5. Hal yang sama juga berlaku untuk perhitungan Simple Moving Average pada time frame yang lebih tinggi.

Pada paket charting kebanyakan akan melakukan semua perhitungan untuk kemudahan anda. Alasan menjelaskan “bagaimana” cara menghitung Simple Moving Average itu sangat penting untuk dipahami sehingga anda akan mengetahui cara mengedit dan tweak pada indikator tersebut. Bagaimana cara memahami indikator tersebut bekerja berarti anda sudah dapat mengatur dan menciptakan strategi yang berbeda.

Sekarang, seperti hampir semua indikator yang lain diluar sana, Moving Average beroperasi dengan delay. Karena anda akan mengambil harga rata-rata sejarah masa lalu, dan anda hanya akan melihat masa lalu dan  ”masa depan” harga jangka pendek.

Berikut adalah contoh bagaimana Simple Moving Average memperlancar anda dalam menganalisa pergerakan suatu harga.

SMA - twps2 - pendulangforex
Pada gambar grafik diatas, saya telah memasang tiga buah SMA yang berbeda pada chart 1 jam, pada USD/CHF. Seperti yang anda lihat, semakin besar period SMA, maka akan semakin tertinggal harganya. Kemudian coba anda perhatikan bagaimana 62 SMA berada lebih jauh dari pergerakan harga dibanding 30 dan 5 SMA. Hal ini dikarenakan 62 SMA menambahkan hingga harga penutupan 62 periode terakhir dan kemudian membaginya dengan 62. SMA dalam tabel ini menunjukkan secara keseluruhan sentimen pasar pada titik waktu ini. Disini, kita dapat melihat bahwa pasangan ini trennya sedang beranjak naik. Alih-alih hanya ingin melihat pergerakan harga pasar saat ini, moving average memberi kita pandangan yang lebih luas, dan kita sekarang dapat mengukur secara umum arah pergerakan suatu harga di masa depan.

Dengan menggunakan SMA, kita bisa tahu apakah pasangan trenya sedang naik, turun, atau hanya sideway. Hanya saja terdapat satu permasalahan pada simple moving average, yaitu rentan terhadap lonjakan. Ketika hal ini terjadi, maka akan timbul sebuah sinyal palsu yang menghampiri kita. Dengan demikian kita dapat berpikir bahwa tren baru akan segera berkembang, tetapi dalam kenyataannya, tidak ada yang berubah. Apabila anda menggunakan indikator Simple Moving Average pada sistem trading anda, diharapkan anda dapat mencegah kehadiran signal palsu tersebut secepat mungkin.








SHARE:

SHARE:

 
Komentar: 5