Indikator Zig zag Dan Relatif Strength Index (RSI)

19 AUG 2011   DIBACA:6716  OLEH:BAYU    KATEGORI:INDIKATOR

Dalam menentukan Analisa Teknikal, indikator Zig zag merupakan salah satu bagian yang sepertinya perlu untuk anda gunakan, kenapa demikian, karena Indikator Zigzag merupakan salah satu indikator momentum yang ada di MetaStock, sedangkan fungsinya hampir sama seperti indikator Parabolic SAR yang sudah pernah saya bahas sebelumnya yaitu bisa digunakan sebagai alat konfirmasi tambahan atau pendukung bagi indikator lainnya dalam penentuan sebuah trend yang sedang terjadi dipasar.

Hanya saja yang membedakan antara indikator Zigzag dengan indikator Parabolic SAR, yaitu indikator Zigzag biasanya memberikan signal terjadinya perubahan pergerakan arah trend lebih awal dibandingkan dengan indikator Parabolic SAR, namun bukan berarti tidak memiliki kelemahan, indikator zigzag kelemahannya ialah indikator ini belum dapat dijadikan alat konfirmasi bahwa perubahan suatu arah trend yang telah benar-benar terjadi karena jika dalam beberapa hari selanjutnya terjadi perubahan harga, maka indikator zigzag ini dapat berubah arah kembali.

Oleh karena itu, indikator Zigzag lebih cocok untuk dijadikan sebuah signal awal untuk mulai bersiap-siap mengantisipasi perubahan suatu arah trend. Misalnya jika disaat bullish sedang terjadi, tiba-tiba terjadi koreksi, maka indikator Zigzag mulai berbelok arah, dan hal ini bisa dijadikan sebagai tanda awal untuk anda mulai berhati-hati dan mulai mengantisipasi jika terjadi reversal sambil menunggu konfirmasi dari indikator dan tanda-tanda konfirmasi lainnya.

Indikator Zigzag ini berbentuk garis lurus sesuai dengan arah trend pasar yang sedang terjadi. Sedangkan untuk memanggil indikator ini pada Meta Trader 4 (MT4), anda dapat langsung Klik pada Menu Indikator kemudian pilih Custom lalu pilih Zigzag, apabila anda benar, maka dilayar Window chart anda akan tampil seperti gambar berikut :

Zigzag Indikator - twps2 - StarFish 

Indikator Relative Strength Index (RSI)
Indikator Relative Strength Index (RSI), pertama kali dibuat dan dikenalkan oleh J Welles Wilder, yang kemudian diperkenalkan ke publik melalui bukunya yang berjudul "New Concepts in Technical Trading Systems". Dimana indikator ini menghitung perbandingan antara daya tarik kenaikan dan penurunan harga, yang mana diterjemahkan kedalam indikator yang memiliki selang penilaian antara 0 - 100. Karena nilainya yang tetap, maka relative strength index dapat dikelompokkan kedalam salah satu alat untuk menganalisa oscilator indikator (RSI hanya dapat bergerak/oscilate diantara nilai tersebut).

Pembentukan indikator RSI, didasari atas beberapa asumsi, sebagai berikut :
* Suatu trend didasari atas posisi harga close dimana saja.

  • Harga close pada periode ke T > dimana harga close pada periode ke T-1 --> Up Trend.
  • Harga close pada periode ke T < dimana harga close pada periode ke T-1 --> Down Trend.
  • Harga close pada periode ke T = dimana harga close pada periode ke T-1 --> No Trend.

* Kekuatan sebuah trend dilihat dari jumlah gain atau losses, yang dibentuk antara close periode ke T dengan close periode ke -T kedalam periode pengamatan.

  • Gain : Harga close pada periode ke T - harga close pada periode ke T-1 > 0
  • Losses : Harga close pada periode ke T - harga close pada periode ke T-1 < 0

* Perimbangan anara kekuatan tren naik dan tren turun digambarkan dalam RSI yang merupakan perbandingan antara total gain dan total losses dalam periode pengamatan.

  • Trend naik akan memiliki RS > 1
  • Trend turun akan memiliki RS < 1
  • Trend horizontal akan memiliki RS = 1

Dimana Wilder dalam bukunya menganjurkan untuk menggunakan periode perhitungan sebanyak 14. Sedangkan periode lain yang biasa digunakan sangatlah bervariasi, antara 9 - 25. Namun anda dalam pemilihan periode ini, jangan sampai membatasi ruang gerak anda dalam menganalisa, yang jelas RSI dapat diaplikasikan dengan minimal 2 periode.

untuk gambar RSI, bisa anda lihat pada gambar dibawah ini : RSI - twps2 - StarFish



Demi meningkatkan artikel ataupun materi-materi yang ada, kami selalu mengharapkan dan sangat menghargai komentar-komentar Anda.
Name:
Email:
URL:
 
New Code  

Chart Pattern: Triangles

27 JUL 2011    DIBACA:2732    OLEH:GREENPIPS    KATEGORI:ANALISA TEKNIKAL

Mari kita lanjutkan bahasan tentang chart pattern. Pada artikel terdahulu, kita sudah membahas tentang salah satu jenis chart pattern, yaitu head & shoulder. Kali ini marilah kita bahas jenis chart pattern yang lain, yaitu triangles (segitiga). Pada dasarnya ada 3 jenis Triangle Chart Pattern yag akan dijabarkan di bawah ini....

Memanfaatkan Indikator Perubahan (ROC)

28 OCT 2012    DIBACA:974    OLEH:SFTEAM    KATEGORI:INDIKATOR

Menemukan pergerakan jangka panjang adalah tujuan utama dari pedagang tren Forex. Namun setelah tren ditemukan, mungkin sulit menemukan cara yang tepat untuk open. Di bawah ini Anda bisa melihat contoh dari pasangan mata uang EURGBP yang sedang trending sebanyak 413 pips selama tiga bulan terakhir. Bagaimana trader merencanakan entri potensi mereka dipasar? Hari ini akan diulas cara mengidentifikasi peluang perdagangan EURGBP menggunakan indikator Tingkat Perubahan....

Apa Yang Disebut Dengan Moving Average

16 MAR 2013    DIBACA:1841    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:INDIKATOR

Moving Average sendiri merupakan indikator berjenis tren, yaitu indikator dengan fungsi untuk menentukan tren yang sedang terjadi di market. Penggunaannya sangat luas bukan saja dalam dunia forex. Jika Anda pernah bermain saham dan menggunakan analisis teknikal, maka pasti MA juga digunakan di sana....

Saatnya Menjadi Long Term Trader (2)

5 APR 2013    DIBACA:3279    OLEH:ASAERI    KATEGORI:SISTEM TRADING

Berikut adalah 6 langkah cara mengaplikasikan strategi long term : 1. Lihatlah pada chart/grafik monthly dan weekly untuk mengamati perilaku harga dalam pergerakan bulanan dan minnguannya. Carilah tren pada grafik long term tersebut yang memiliki arah dan momentum yang baik. Misalnya seperti ini :    Identifikasi arah tren, bullish atau bearish. Kemudian harus diperhatikan...

Indikator Williams Percent Range (2)

31 JUL 2013    DIBACA:1887    OLEH:MARTIN    KATEGORI:INDIKATOR

Pada bagian ini akan dicontohkan penggunaan %R pada kondisi pasar yang sideways (ranging) dan kondisi trending. Pada kondisi sideways tunggu hingga garis %R memasuki area overbought atau oversold dan keluar lagi sebelum membuka posisi trading. Ini dilakukan untuk memperoleh konfirmasi momentum yang tepat. Untuk kondisi uptrend entry buy pada saat garis %R memotong diatas level -20 dan exit ketika garis %R memotong dibawah level -20. Sebaliknya untuk kondisi downtrend....

ECB Dan Program LTRO

6 JUL 2014    DIBACA:758    OLEH:MARTIN    KATEGORI:BANK SENTRAL DUNIA

LTRO adalah program pinjaman jangka panjang dengan bunga rendah yang diberikan oleh ECB kepada bank-bank di kawasan Euro. Tujuan dari program LTRO adalah menjaga likuiditas bank-bank di kawasan Euro dan memperkecil yield bond negara-negara di kawasan....

Mengenal Index S&P 500

10 JUL 2014    DIBACA:265    OLEH:MARTIN    KATEGORI:BANK SENTRAL DUNIA

Indeks S&P 500 atau Standard & Poor’s 500 adalah salah satu indeks saham yang populer dan banyak diperdagangkan. Komposisi saham S&P 500 lebih besar dari Dow Jones 30 dan bobot dari tiap saham diperhitungkan secara proporsional....

Artikel: Forex | Emas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito





Pengantar Forex Dasar Dasar Forex Pasar Forex Broker Forex Margin Dan Leverage Manajemen Resiko Money Management Trading Plan Analisa Teknikal Candlestick Trend Time Frame Support Resistance Pivot Point Fibonacci Indikator Teknikal Analisa Fundamental Indikator Ekonomi Bank Sentral Dunia Sistem Trading Bank Strategi Hedging-Scalping-Martingale Price Action Psikologi Trader Forex Tokoh Forex Inspirasi Tips Trik Investasi Serba Serbi Lainnya Jurnal Trading Metatrader Robot Trading Bank Robot Trading Trading Otomatis Belajar MQL/EA MQL/EA Bank Indikator


Artikel: Forex | Emas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito


Artikel Pemirsa
"Ingin berbagi ilmu dan pengalaman trading?" Tuliskan artikel orisinil Anda di seputarforex agar dibaca lebih banyak pemirsa.

Tulis Artikel Anda
Kembali Ke Atas
Kembali Ke Atas
DISCLAIMER
  • Informasi, materi, rekomendasi, dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex, forex adalah beresiko, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, banner, broker, referral, dsb.
  • Artikel/tulisan oleh team seputarforex, boleh dijadikan acuan/ditaruh di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs seputarforex.com
 
FOLLOW US
SHARE
ADS