Indikator Zig zag Dan Relatif Strength Index (RSI)

19 AUG 2011   DIBACA:6049  OLEH:BAYU    KATEGORI:INDIKATOR

Dalam menentukan Analisa Teknikal, indikator Zig zag merupakan salah satu bagian yang sepertinya perlu untuk anda gunakan, kenapa demikian, karena Indikator Zigzag merupakan salah satu indikator momentum yang ada di MetaStock, sedangkan fungsinya hampir sama seperti indikator Parabolic SAR yang sudah pernah saya bahas sebelumnya yaitu bisa digunakan sebagai alat konfirmasi tambahan atau pendukung bagi indikator lainnya dalam penentuan sebuah trend yang sedang terjadi dipasar.

Hanya saja yang membedakan antara indikator Zigzag dengan indikator Parabolic SAR, yaitu indikator Zigzag biasanya memberikan signal terjadinya perubahan pergerakan arah trend lebih awal dibandingkan dengan indikator Parabolic SAR, namun bukan berarti tidak memiliki kelemahan, indikator zigzag kelemahannya ialah indikator ini belum dapat dijadikan alat konfirmasi bahwa perubahan suatu arah trend yang telah benar-benar terjadi karena jika dalam beberapa hari selanjutnya terjadi perubahan harga, maka indikator zigzag ini dapat berubah arah kembali.

Oleh karena itu, indikator Zigzag lebih cocok untuk dijadikan sebuah signal awal untuk mulai bersiap-siap mengantisipasi perubahan suatu arah trend. Misalnya jika disaat bullish sedang terjadi, tiba-tiba terjadi koreksi, maka indikator Zigzag mulai berbelok arah, dan hal ini bisa dijadikan sebagai tanda awal untuk anda mulai berhati-hati dan mulai mengantisipasi jika terjadi reversal sambil menunggu konfirmasi dari indikator dan tanda-tanda konfirmasi lainnya.

Indikator Zigzag ini berbentuk garis lurus sesuai dengan arah trend pasar yang sedang terjadi. Sedangkan untuk memanggil indikator ini pada Meta Trader 4 (MT4), anda dapat langsung Klik pada Menu Indikator kemudian pilih Custom lalu pilih Zigzag, apabila anda benar, maka dilayar Window chart anda akan tampil seperti gambar berikut :

Zigzag Indikator - twps2 - StarFish 

Indikator Relative Strength Index (RSI)
Indikator Relative Strength Index (RSI), pertama kali dibuat dan dikenalkan oleh J Welles Wilder, yang kemudian diperkenalkan ke publik melalui bukunya yang berjudul "New Concepts in Technical Trading Systems". Dimana indikator ini menghitung perbandingan antara daya tarik kenaikan dan penurunan harga, yang mana diterjemahkan kedalam indikator yang memiliki selang penilaian antara 0 - 100. Karena nilainya yang tetap, maka relative strength index dapat dikelompokkan kedalam salah satu alat untuk menganalisa oscilator indikator (RSI hanya dapat bergerak/oscilate diantara nilai tersebut).

Pembentukan indikator RSI, didasari atas beberapa asumsi, sebagai berikut :
* Suatu trend didasari atas posisi harga close dimana saja.

  • Harga close pada periode ke T > dimana harga close pada periode ke T-1 --> Up Trend.
  • Harga close pada periode ke T < dimana harga close pada periode ke T-1 --> Down Trend.
  • Harga close pada periode ke T = dimana harga close pada periode ke T-1 --> No Trend.

* Kekuatan sebuah trend dilihat dari jumlah gain atau losses, yang dibentuk antara close periode ke T dengan close periode ke -T kedalam periode pengamatan.

  • Gain : Harga close pada periode ke T - harga close pada periode ke T-1 > 0
  • Losses : Harga close pada periode ke T - harga close pada periode ke T-1 < 0

* Perimbangan anara kekuatan tren naik dan tren turun digambarkan dalam RSI yang merupakan perbandingan antara total gain dan total losses dalam periode pengamatan.

  • Trend naik akan memiliki RS > 1
  • Trend turun akan memiliki RS < 1
  • Trend horizontal akan memiliki RS = 1

Dimana Wilder dalam bukunya menganjurkan untuk menggunakan periode perhitungan sebanyak 14. Sedangkan periode lain yang biasa digunakan sangatlah bervariasi, antara 9 - 25. Namun anda dalam pemilihan periode ini, jangan sampai membatasi ruang gerak anda dalam menganalisa, yang jelas RSI dapat diaplikasikan dengan minimal 2 periode.

untuk gambar RSI, bisa anda lihat pada gambar dibawah ini : RSI - twps2 - StarFish

ARTIKEL KATEGORI INDIKATOR LAINNYA

Rangkuman Beberapa Indikator II

27 OCT 2011   DIBACA:2971    OLEH:BAYU

Indikator Forex Part I

4 AUG 2011   DIBACA:3318    OLEH:BAYU

Indikator SMA VS EMA

20 AUG 2011   DIBACA:4072    OLEH:BAYU

Leading in Forex

5 AUG 2011   DIBACA:1956    OLEH:BAYU

Demi meningkatkan artikel ataupun materi-materi yang ada, kami selalu mengharapkan dan sangat menghargai komentar-komentar Anda.
Name:
Email:
URL:
 
New Code  

3 Kesalahan Ketika Trading Pada Volatilitas Rendah

20 MAR 2014    DIBACA:2539    OLEH:MARTIN    KATEGORI:SISTEM TRADING

Volatilitas pasar yang rendah sebenarnya menguntungkan trader karena biasanya membuat pasar bergerak ranging. Trader bisa menggunakan strategi pullback atau buy low sell high dengan persentasi kesalahan entry yang minimum. 3 kesalahan yang lazim dilakukan trader ketika volatilitas rendah adalah: 1. Menggunakan strategi..

Kisah Trader Sukses - William Eckhardt

20 MAR 2014    DIBACA:1998    OLEH:MARTIN    KATEGORI:TOKOH

William (Bill) Eckhardt adalah trader komoditi dan futures serta salah satu fund manager terkemuka AS. Ia adalah pakar matematika yang menerapkan konsep statistik dan probabilitas untuk analisa pasar. Bersama Richard Dennis ia menciptakan turtle trading systems. Selain melakukan riset, Eckhardt juga sibuk mengelola perusahaan..

Cara Cerdik Mengelola Kerugian Dalam Forex

9 APR 2013    DIBACA:1131    OLEH:SFTEAM    KATEGORI:TIPS TRIK

Salah satu aturan yang paling penting dari perdagangan Forex adalah untuk menjaga kerugian sekecil mungkin. Dengan kerugian trading Forex yang kecil, Anda dapat tetap keluar lebih lama dari saat-saat ketika pasar bergerak melawan Anda, dan diposisikan dengan baik untuk menemupkan trend berbalik. Salah satu metode yang telah..

Jumlah Modal Untuk Trading Forex

13 JUL 2012    DIBACA:865    OLEH:SFTEAM    KATEGORI:BROKER FOREX

Penelitian menunjukkan bahwa jumlah modal di account trading anda dapat mempengaruhi keuntungan. Dengan minimal dana sekitar $5.000, Anda dapat menggunakan leverage yang lebih aman atau lebih kecil. Pedagang dapat memanfaatkan leverage dari 1:1 sampai 1:10 atau kurang. Diharapkan penggunaan leverage lebih kecil dapat menyimpan..

Cara Membaca Parabolic SAR

23 SEP 2012    DIBACA:906    OLEH:SFTEAM    KATEGORI:INDIKATOR

PSAR adalah indikator teknis yang diciptakan oleh Welles Wilder dengan tujuan menemukan titik pembalikan di pasar trending. Jika harga di bawah titik PSAR merah seperti gambar dibawah ini yang memberi indikasi kecenderungan terus turun karena titik rendah terus diciptakan. Ketika harga bergerak berlawanan PSAR akan berada..

comments powered by Disqus







HEADLINE NEWS

fokus

Tiga Data Ekonomi Untuk Fokus Trading Hari Ini

17 APR 2014 DIBACA:927

Rekap: Mengapa Dolar AS Cenderung Melemah Hari Ini
Inflasi Zona Euro Sudah Di Kisaran 0.5%, ECB Harus Bertindak
Pertumbuhan Ekonomi Tiongkok Di Kuartal Pertama 2014 Lebih Tinggi Dari Ekspektasi
Headline News Lainnya



PILIH KATEGORI ARTIKEL



FOLLOW US
SHARE
ADS