Indikator Zig zag Dan Relatif Strength Index (RSI)

19 AUG 2011   DIBACA:7458   OLEH:BAYU    KATEGORI:INDIKATOR

Dalam menentukan Analisa Teknikal, indikator Zig zag merupakan salah satu bagian yang sepertinya perlu untuk anda gunakan, kenapa demikian, karena Indikator Zigzag merupakan salah satu indikator momentum yang ada di MetaStock, sedangkan fungsinya hampir sama seperti indikator Parabolic SAR yang sudah pernah saya bahas sebelumnya yaitu bisa digunakan sebagai alat konfirmasi tambahan atau pendukung bagi indikator lainnya dalam penentuan sebuah trend yang sedang terjadi dipasar.

Hanya saja yang membedakan antara indikator Zigzag dengan indikator Parabolic SAR, yaitu indikator Zigzag biasanya memberikan signal terjadinya perubahan pergerakan arah trend lebih awal dibandingkan dengan indikator Parabolic SAR, namun bukan berarti tidak memiliki kelemahan, indikator zigzag kelemahannya ialah indikator ini belum dapat dijadikan alat konfirmasi bahwa perubahan suatu arah trend yang telah benar-benar terjadi karena jika dalam beberapa hari selanjutnya terjadi perubahan harga, maka indikator zigzag ini dapat berubah arah kembali.

Oleh karena itu, indikator Zigzag lebih cocok untuk dijadikan sebuah signal awal untuk mulai bersiap-siap mengantisipasi perubahan suatu arah trend. Misalnya jika disaat bullish sedang terjadi, tiba-tiba terjadi koreksi, maka indikator Zigzag mulai berbelok arah, dan hal ini bisa dijadikan sebagai tanda awal untuk anda mulai berhati-hati dan mulai mengantisipasi jika terjadi reversal sambil menunggu konfirmasi dari indikator dan tanda-tanda konfirmasi lainnya.

Indikator Zigzag ini berbentuk garis lurus sesuai dengan arah trend pasar yang sedang terjadi. Sedangkan untuk memanggil indikator ini pada Meta Trader 4 (MT4), anda dapat langsung Klik pada Menu Indikator kemudian pilih Custom lalu pilih Zigzag, apabila anda benar, maka dilayar Window chart anda akan tampil seperti gambar berikut :

Zigzag Indikator - twps2 - StarFish 

Indikator Relative Strength Index (RSI)
Indikator Relative Strength Index (RSI), pertama kali dibuat dan dikenalkan oleh J Welles Wilder, yang kemudian diperkenalkan ke publik melalui bukunya yang berjudul "New Concepts in Technical Trading Systems". Dimana indikator ini menghitung perbandingan antara daya tarik kenaikan dan penurunan harga, yang mana diterjemahkan kedalam indikator yang memiliki selang penilaian antara 0 - 100. Karena nilainya yang tetap, maka relative strength index dapat dikelompokkan kedalam salah satu alat untuk menganalisa oscilator indikator (RSI hanya dapat bergerak/oscilate diantara nilai tersebut).

Pembentukan indikator RSI, didasari atas beberapa asumsi, sebagai berikut :
* Suatu trend didasari atas posisi harga close dimana saja.

  • Harga close pada periode ke T > dimana harga close pada periode ke T-1 --> Up Trend.
  • Harga close pada periode ke T < dimana harga close pada periode ke T-1 --> Down Trend.
  • Harga close pada periode ke T = dimana harga close pada periode ke T-1 --> No Trend.

* Kekuatan sebuah trend dilihat dari jumlah gain atau losses, yang dibentuk antara close periode ke T dengan close periode ke -T kedalam periode pengamatan.

  • Gain : Harga close pada periode ke T - harga close pada periode ke T-1 > 0
  • Losses : Harga close pada periode ke T - harga close pada periode ke T-1 < 0

* Perimbangan anara kekuatan tren naik dan tren turun digambarkan dalam RSI yang merupakan perbandingan antara total gain dan total losses dalam periode pengamatan.

  • Trend naik akan memiliki RS > 1
  • Trend turun akan memiliki RS < 1
  • Trend horizontal akan memiliki RS = 1

Dimana Wilder dalam bukunya menganjurkan untuk menggunakan periode perhitungan sebanyak 14. Sedangkan periode lain yang biasa digunakan sangatlah bervariasi, antara 9 - 25. Namun anda dalam pemilihan periode ini, jangan sampai membatasi ruang gerak anda dalam menganalisa, yang jelas RSI dapat diaplikasikan dengan minimal 2 periode.

untuk gambar RSI, bisa anda lihat pada gambar dibawah ini : RSI - twps2 - StarFish



Name:
Email:
URL:
Code:

Bollinger Bands Dan Simple Moving Average

1 AUG 2011    DIBACA:5633    OLEH:GREENPIPS    KATEGORI:INDIKATOR

Kali ini saya akan membahas dua indikator sederhana yang saling bersaudara. Lah, kok bersaudara sih? Iya, karena dua indikator ini biasanya dipasang dalam satu "paket" dan bersifat saling melengkapi. Trus, mengapa Bollinger Bands dan Simple Moving Average?...

Simpan Data Di Favorit Metatrader

7 JAN 2013    DIBACA:1072    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:METATRADER

Bagi Anda yang sering menggunakan beberapa indikator, atau script maupun EA bisa memanfaatkan satu menu lagi. Menu ini disebut sebagai jalan pintas atau tool yang berfungsi memudahkan trader dalam menemukan data yang sering digunakan.Andaikan data Anda yang sering dipakai harus setiap saat mencarinya, pasti akan merasa kerepotan. Nah cara ini dinamakan sebagai menu favorit. Tujuan dari...

Metatrader Tidak dapat Terhubung

14 JAN 2013    DIBACA:1811    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:METATRADER

Ada banyak kasus metatrader tidak dapat terhubung. Entah karena keadaan komputer atau masalah diluar kinerja metatrader itu sendiri. Di bagian artikel lalu tentang kajian umum, mengenai kematian atau tidak bisa nyalanya metatrader ke internet sudah dijelaskan beberapa kendala yang harus ditangani. Namun bila masih tidak bisa, perlu diselesaikan dengan berbagai cara.Cara ini sebagai imbauan...

Pengenalan MA

15 APR 2013    DIBACA:823    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:INDIKATOR

Moving Averages adalah alat penting bagi para trader teknis untuk dikuasai. Pelajari dasar-dasar cara membaca dan menggunakan Simple Moving Averages dalam trading Forex Anda. Pedagang Teknis diberikan berbagai pilihan ketika mencari tren. Salah satu aplikasi yang paling sering digunakan adalah rata-rata pergerakan sederhana (MA).Trader akan menggunakan interpretasi mereka atas pasar untuk...

Trading Dengan Stochastic Oscillator

14 MAY 2014    DIBACA:2795    OLEH:MARTIN    KATEGORI:INDIKATOR

Sebagai indikator momentum stochastic menunjukkan saat-saat dimana pergerakan harga telah mencapai keadaan overbought atau oversold. Ada banyak variasi indikator ini, yang paling sering digunakan adalah slow stochastic, yang terdiri atas 2 garis kurva yaitu %K dan %D. Trader akan memperhatikan pergerakan ke 2 garis ini untuk mendapatkan sinyal....

Strategi Knock-On Effect Binary Options

13 NOV 2014    DIBACA:291    OLEH:GALUH    KATEGORI:STRATEGI BINARY OPTIONS

Strategi knock-on effect atau market pull binary options adalah metode trading yang memanfaatkan berbagai macam instrumen di binary options. Cara trading ini didasarkan pada pemahaman bahwa pergerakan pada salah satu instrumen akan mengakibatkan efek domino (knock-on) pada beberapa instrumen tertentu....

Strategi Trading 15 Menit Di Binary Options

21 NOV 2014    DIBACA:247    OLEH:GALUH    KATEGORI:STRATEGI BINARY OPTIONS

Selain trading 60 detik dan 5 menit binary options, masih ada strategi lain yang dikembangkan dari variasi expiry time di binary options. Cara trading itu adalah strategi trading 15 menit binary options, yang tidak hanya memungkinkan Anda untuk meraih profit dalam waktu singkat, tapi juga dapat memperkecil potensi kemunculan sinyal trading palsu....

Artikel: Forex | Emas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito





Pengantar Forex Dasar Dasar Forex Pasar Forex Broker Forex Margin Dan Leverage Manajemen Resiko Money Management Trading Plan Analisa Teknikal Candlestick Trend Time Frame Support Resistance Pivot Point Fibonacci Indikator Teknikal Analisa Fundamental Indikator Ekonomi Bank Sentral Dunia Sistem Trading Bank Strategi Hedging-Scalping-Martingale Price Action Psikologi Trader Forex Tokoh Forex Inspirasi Tips Trik Investasi Serba Serbi Lainnya Metatrader Robot Trading Bank Robot Trading Trading Otomatis Belajar MQL/EA MQL/EA Bank Indikator Ulasan Produk Pengantar Binary Options Broker Binary Options Strategi Binary Options


Artikel: Forex | Emas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito


Artikel Pemirsa
"Ingin berbagi ilmu dan pengalaman trading?" Tuliskan artikel orisinil Anda di seputarforex agar dibaca lebih banyak pemirsa.

Tulis Artikel Anda
Kembali Ke Atas Kembali Ke Atas
DISCLAIMER
  • Informasi, materi, rekomendasi, dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex, forex adalah beresiko, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, banner, broker, referral, dsb.
  • Artikel/tulisan oleh team seputarforex, boleh dijadikan acuan/ditaruh di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs seputarforex.com