Perkembangan Harga Emas

29 SEP 2011   DIBACA:3544   OLEH:BAYU

Perkembangan Harga Emas - twps2 - StarFishTanpa disadari oleh para investor, perkembangan harga emas semakin hari semakin merosot hingga pada akhir pekan, hingga mencapai penurunan terburuk ketiga dalam dua dekade. Sebagian besar para investor melepas emas dalam menutupi kerugian yang dapat bertambah semakin besar menyusul kekhawatiran bahwa hutang pemerintah Yunani akan default.

Pada penutupan perdagangan pekan ini di New York, spot harga emas turun hingga 6 persen dibawah US$1.631 per-ons (31,1 gram). Bahkan beberapa saat sebelumnya, harga emas sempat dibawah US$1.628. Dengan penurunan sebesar itu, kantor layanan berita Reuters mencatat, harga emas telah turun hampir 9 persen selama dua hari. Pernyataan para pembuat kebijakan yang akan mengambil langkah untuk meringankan krisis utang zona euro gagal dalam menenangkan investor. harga emas meluncur kelevel terendah dalam tujuh pekan dan jatuh 6 persen. Pada saat yang sama, perdagangan saham juga sangat volatile, dan investor tak tahu antara ambang keuntungan atau kerugian.

Gejolak pasar keuangan juga telah membuat indeks utama AS turun lebih dari 5 persen. "Pasar keuangan apakah semakin sakit karena pihak berwenang di Amerika Serikat dan Eropa tidak melakukan hal-hal substantif untuk memecahkan krisis ekonomi global," kata Barton Biggs, managing partner pada Traxis Partners yang berbasis di New York. "Kemungkinan resesi double-dip secara global meningkat pesat." "Para investor khawatir bahwa pemerintah tidak dapat merespons secara efektif terhadap krisis utang zona euro," kata dia, menambahkan. Kerugian tajam dalam emas telah memicu perdebatan baru mengenai apakah emas tetap menjadi tempat yang aman untuk menaruh uang bagi para investor.

Penurunan harga bukan cuma pada commodity emas dan saham-saham dunia, namun Minyak mentah berjangka juga mengalami hal yang sama, turun hingga enam pekan terendah. Prospek ekonomi yang masih suram, merupakan salah satu alasan utama penurunan ini. Di London, minyak mentah Brent ditutup menguat US$1,10 menjadi US$104,34 per barel, setelah jatuh ke US$103,43, terendah sejak 10 Agustus. Minyak mentah AS kehilangan 70 sen menjadi US$79,81 per barel. Minyak mentah Brent telah jatuh hampir 7 persen sejak pekan lalu, sementara minyak mentah AS telah menurun lebih dari 8 persen. Spot perak juga turun tajam ketingkat terendah dalam hampir tujuh bulan. Tembaga mencapai US$7,115.75, terendah sejak Agustus 2010. Sementara itu indeks Reuters-Jefferies CRB, benchmark 19 komoditas global, tergelincir 1,5 persen. Banyak orang pasti bertanya-tanya kenapa emas tiba-tiba jatuh secara signifikan.

Apa yang menyebabkan hal ini terjadi ? Beberapa dari anda mungkin sudah mengetahui penyebabnya, namun berikut adalah 2 faktor penyebab turunnya harga emas yang dapat saya informasikan kepada anda.

1. Federal Reserve Amerika
US Central Bank atau yang lebih dikenal dengan Federal Reserve, mengeluarkan kebijakan yang dinamakan dengan “Operation Twist“. Kebijakan ini adalah menjual surat hutang Amerika (obligasi), yang nilai jatuh temponya pendek, dan meggunakan dananya untuk membeli surat hutang yang jatuh temponya lama (10 tahun atau lebih). Nah, yang terpenting dari Operation Twist ini adalah efeknya pada market. Akibat penjualan surat hutang yang jatuh tempo pendek tersebut, maka tingkat bunga dari surat hutang jangka pendek ini menjadi naik dan cukup menjanjikan bagi para hedge fund/mutual fund yang mengelola dana besar.
OTR - twps2 - StarFish

2. Mutual Fund, Hedge Fund
Mutual Fund dan Hedge Fund (firma atau perseorangan yang tugasnya mengelola dana investasi dari investor dalam jumlah besar), secara serentak beralih untuk memburu surat hutang jangka pendek Amerika yang dijelaskan pada poin pertama. Surat hutang suatu negara dianggap sebagai investasi untuk mendapatkan profit yang paling aman ditengah krisis yang melanda euro dan menurunnya performa China. Negara yang mengeluarkan surat hutang bisa mencetak uang untuk membayar hutang/bunga dari surat hutang yang sebelumnya dikeluarkan. Dalam kasus ini, Amerika dikenal sebagai negara yang paling aman mata uangnya (safe haven). US Dollar adalah mata uang yang bisa digunakan hampir diseluruh penjuru dunia. Sebagai akibat perburuan surat hutang tersebut, maka para mutual fund dan hedge fund secara beramai-ramai memindahkan dananya untuk membeli surat hutang tersebut. Dana yang mereka gunakan ini adalah dengan cara menjual suatu instrumen investasi yang sebelumnya mereka pegang. Emas dan saham yang sebelumnya mereka pegang akhirnya dijual dan dananya digunakan untuk membeli surat hutang Amerika. Secara bersamaan mereka juga bisa dikatakan melakukan taking profit. Ketika kejadian diatas terjadi, maka market emas akan turun secara signifikan, dan hasilnya menimbulkan kepanikan dan efek berantai diantara para hedge fund dan investor lainnya. Akibatnya terjadi aksi “sell-off” (aksi jual besar-besaran). Bagaimana dengan pendapat anda mengenai turunnya harga emas ? mari kita berbagi disini, untuk mengetahui lebih jauh lagi mengenai perkembangan harga emas dikemudian hari.






Macam-macam Aliran EA

7 MAR 2012    DIBACA:3420    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:ROBOT TRADING

Ada jutaan EA diluaran sana, baik yang di buat secara profesional maupun dibuat sebagai pembelajaran kepada trader lain di forum. Semua EA tersebut punya ciri khas masing-masing. Di dalam produk EA sudah disertakan beragam banyak hal, mulai dari : teknik, system, cara open, cara close, pending order, hingga pengenalan market secara mendalam ditiap point pergerakan harga. Jika kita...

Perdebatan Kaum Teknikal Dan Fundamental

4 FEB 2013    DIBACA:1462    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:ANALISA FUNDAMENTAL

Orang yang suka teknikal selalu berbicara tentang chart, namun orang-orang fundamen selalu berbicara tentang news dan rumor. Lalu adakah perbedaan dari mereka? Secara sekilas tidak ada karena mereka selalu mengutarakan pendapatnya masing-masing. Terlepas dari keduanya, market akan selalu bergerak sesuai dengan keinginannya....

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Suku Bunga di AS

24 SEP 2014    DIBACA:1132    OLEH:MARTIN    KATEGORI:BELUM

3 faktor utama yang mempengaruhi tingkat suku bunga AS: 1. Penawaran dan permintaan uang . 2. Tingkat inflasi - semakin tinggi inflasi semakin tinggi pula tingkat kenaikan suku bunga. 3. Kebijakan moneter bank sentral - bank sentral menetapkan suku bunga melalui transaksi pasar terbuka....

Indikator RSI Versus Stochastics : Mana Yang Lebih Unggul?

25 NOV 2014    DIBACA:507    OLEH:MARTIN    KATEGORI:BELUM

RSI dan stochastics pada umumnya digunakan untuk mengidentifikasi keadaan overbought atau oversold, dan keadaan divergensi. Namun demikian kedua indikator tersebut dibuat dengan dasar filosofi dan formula yang berbeda sehingga interpretasi dan applikasinya perlu disesuaikan dengan keadaan pasar....

Metode Trading Dengan EMA 9 Dan EMA 18

23 DEC 2014    DIBACA:372    OLEH:MARTIN    KATEGORI:BELUM

Metode yang disebut 'floor trader's method' ini menggunakan indikator exponential moving average (ema) periode 9 dan 18, dan entry ketika harga berbalik arah setelah terjadi retracement hingga menyentuh kurva indikator ema. Dengan kelebihan dan kekurangannya metode ini masih sering digunakan....

Apabila Saldo Akun Trading Forex Anda Negatif

23 JAN 2015    DIBACA:937    OLEH:A MUTTAQIENA    KATEGORI:BROKER FOREX

Banyak trader bertanya-tanya, bisakah saldo akun trading di broker forex tercatat negatif? Trading dengan leverage memang memungkinkan terciptanya situasi dimana trader "berhutang" lebih besar dari dana yang telah didepositkannya. Jika dilihat dari perspektif ini, maka kekhawatiran akan saldo akun negatif itu wajar. Apalagi, sebagaimana ditunjukkan oleh kondisi pasar pasca Black Thursday, saldo akun trading forex negatif ternyata bisa saja terjadi....

Rollover dan Early Closure: 2 Cara Membatasi Resiko Trading Binary Options

27 JAN 2015    DIBACA:134    OLEH:GALUH    KATEGORI:PENGANTAR BINARY OPTIONS

Selain dengan mengatur jumlah kapital dan menerapkan strategi hedging, mengelola expiry time dapat menjadi salah satu solusi yang menarik untuk mengatur manajemen resiko pada trading binary options Anda. Rollover dan Early Closure adalah layanan broker yang dapat menambah expiry time atau menutup posisi option lebih awal. Kedua cara ini dapat menjadi metode alternatif untuk membatasi resiko trading yang terlanjur ditempatkan dengan expiry time yang kurang sesuai....

Artikel: Forex | Emas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito





Pengantar Forex Dasar Dasar Forex Pasar Forex Broker Forex Margin Dan Leverage Manajemen Resiko Money Management Trading Plan Analisa Teknikal Candlestick Trend Time Frame Support Resistance Pivot Point Fibonacci Indikator Teknikal Analisa Fundamental Indikator Ekonomi Bank Sentral Dunia Sistem Trading Bank Strategi Hedging-Scalping-Martingale Price Action Psikologi Trader Forex Tokoh Forex Inspirasi Tips Trik Investasi Serba Serbi Lainnya Metatrader Robot Trading Bank Robot Trading Belajar MQL/EA MQL/EA Bank Indikator Pengantar Binary Options Broker Binary Options Strategi Binary Options Trading Otomatis Sinyal Trading Kontes Trading Fasilitas Trading E Payment


Artikel: Forex | Emas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito


Artikel Pemirsa
"Ingin berbagi ilmu dan pengalaman trading?" Tuliskan artikel orisinil Anda di seputarforex agar dibaca lebih banyak pemirsa.

Tulis Artikel Anda
Kembali Ke Atas Kembali Ke Atas
DISCLAIMER
  • Informasi, materi, rekomendasi, dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex, forex adalah beresiko, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, banner, broker, referral, dsb.
  • Artikel/tulisan oleh team seputarforex, boleh dijadikan acuan/ditaruh di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs seputarforex.com