Trading Dengan Pivot Point

5 OCT 2011   DIBACA:4328  OLEH:GREENPIPS    KATEGORI:SISTEM TRADING

Di awal saya belajar trading, permasalahan support-resistant terus terang menjadi salah satu hal yang bikin saya penasaran. Bukan apa-apa sih, asalnya sih cuma pengen tau ajah… Soalnya seringkali ada temen trader yang bilang gini,"Kalo harga bisa tembus sekian, dia bakalan terus naik" atau "Kalo dia break sekian, bakalan terus turun tuh" atau "Ahh… paling-paling dia ntar mental di sekian”

Nah tuh, pikir saya, gimana cara dia menentukan angka "sekian"-nya itu yah? Jangan-jangan cuma main sok yakin aja ni orang. Maklumlah setelah sekian lama berhubungan dengan temen-temen trader (yang gak semuanya punya maksud baik), saya jadi punya bawaan curiga mulu kalo ada trader yang dengan yakin menyebutkan prediksi hasil analisisnya.
analisa trader - ilustrasi
Yah, akhirnya dengan modal tanya sana sini dan googling sana sini, saya jadi paham bahwa sebagian besar trader menggunakan pivot point sebagai pedoman menentukan support-resistant. Iya sih… memang ada juga temen trader yang lebih mengandalkan Fibonacci retracement sebagai patokan yang berfungsi sebagaimana pivot point, dan terus terang belakangan saya juga ikutan jatuh cinta pada Fibonacci ini. Tapi setidaknya, pivot point memberikan perhitungan matematis yang bisa dikatakan lebih obyektif dibanding dengan indikator lainnya. Saya tidak akan menjabarkan bagaimana menghitung pivot point dan support-resistant di sini.

Toh anda akan dengan mudah mendapatkan hasil perhitungan pivot dari berbagai web yang menyediakan pivot calculator. Atau, kalo anda memang hobi yang ruwet-ruwet, silahkan googling aja untuk mendapatkan rumus perhitungan pivot point ini. Yang terpenting menurut saya adalah bagaimana memanfaatkan informasi yang didapat dari seretan angka pivot, R1,R2, R3, S1, S2 dan S3 tersebut.

Ok, Pivot point serta nilai support-resistant sebenarnya secara umum menggambarkan bagaimana pergerakan harga sebuah pair bergerak dalam rentang nilai tertentu. Pergerakan harga ini bisa diibaratkan pita elastis yang meregang dan pada akhirnya, cepat atau lambat akan rebound dan kembali ke posisi keseimbangan.

Nah, pivot point ini membantu kita untuk mengetahui, seberapa jauh peregangan ini akan terjadi. Secara psikologis, traders secara umum juga memiliki batas psikologis tentang tingkat harga yang dianggap tinggi dan tingkat harga yang dianggap rendah. Batasan-batasan psikologis yang "disepakati" inilah level-level support-resistant tersebut.

Ok, sekarang masalahnya adalah bagaimana dasar cara trading dengan pivot point? Pedoman secara umumnya sih, kalau anda sudah mengetahui batas-batas kapan harga akan rebound, anda akan bisa menentukan kapan anda sebaiknya masuk ataupun keluar market. Kalau kita sudah bisa mengetahui titik-titik support-resistant ini, maka kita bisa tahu, kapan sebaiknya melakukan buy, kapan sebaiknya sell dan kapan sebaiknya take profit.

Saya sendiri biasa memasang TP beberapa pips di bawah resistant (untuk posisi buy) atau beberapa pips di atas support (untuk posisi sell) sebagai TP. Apabila dilihat trend masih kuat, terkadang saya akan memasang pending order buy beberapa pips di atas resistant atau pending order sell beberapa pips di bawah support.

Dengan kata lain, nilai-nilai pivot, support dan resistant bisa dijadikan pedoman dalam menentukan TP (keluar market). Nah, kalaupun anda sudah mempunyai indicator andalan, gak ada salahnya anda menggabungkan sinyal dari indicator tersebut dengan patokan dari perhitungan pivot point ini. Setidaknya anda akan memperoleh gambaran yang lebih lengkap dalam memahami perilaku pergerakan sebuah pair.



Demi meningkatkan artikel ataupun materi-materi yang ada, kami selalu mengharapkan dan sangat menghargai komentar-komentar Anda.
Name:
Email:
URL:
 
New Code  

Memanfaatkan Gap Saat Market Buka Di Awal Pekan

27 JUL 2011    DIBACA:4722    OLEH:GREENPIPS    KATEGORI:SISTEM TRADING

Kali ini saya akan membahas tentang bagaimana memanfaatkan Gap yang biasa terjadi saat market buka di awal pekan :) Seperti kita ketahui, pasar valas tutup selama akhir pekan, tepatnya tutup pada hari Sabtu pukul 04.00 WIB dan buka kembali pada hari Senin pukul 04.00 WIB. Di lain pihak, faktor-faktor yang mempengaruhi nilai matauang suatu Negara, seperti misalnya kondisi ekonomi...

Tipe Trader Yang Manakah Anda?

3 NOV 2011    DIBACA:2776    OLEH:GREENPIPS    KATEGORI:TRADER FOREX

Penggolongan type trader yang akan saya bicarakan berikut sangat berpengaruh terhadap kesuksesan dalam bertrading. Tidak peduli anda scalper, day trader, ataupun swinger. Tidak peduli juga apakah anda penganut aliran technical ataupun fundamental. Saya akan menggolongkan type trader menjadi 2 kelompok yang akan menyebabkan perbedaan kemungkinan dalam meraih sukses. Apa saja?...

Menahan Dan Menutup Sebuah Posisi Dalam Trading

10 JUL 2012    DIBACA:1075    OLEH:MARTIN    KATEGORI:SISTEM TRADING

Salah satu hal yang krusial dalam trading forex adalah kapan waktu yang tepat untuk menutup posisi bila kita sudah entry dan punya posisi. Hal ini penting agar hasil trading kita konsisten, dengan level keuntungan paling tidak seperti yang kita harapkan. Memanage open posisi yang sudah untungWalaupun posisi kita sudah untung, kadang kita bimbang antara menutup posisi atau menambah...

Indikator Aroon

24 AUG 2012    DIBACA:2458    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:BANK INDIKATOR

Indicator ini pertama kali diciptakan oleh seorang trader bernama Tushar Chande pada tahun 1995. Indicator Aroon ini diyakini dapat mengukur kekuatan trend kedepan. Serta memiliki keunggulan lain yaitu dapat mengidentifikasi terjadinya trend up atau trend down bahkan sideway. Saking lengkapnya indicator, banyak trader memburunya dan mempelajari dari Aroon tersebut. Memang kalau dilihat...

Keltner Indikator

2 MAY 2013    DIBACA:730    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:SISTEM TRADING

Band Keltner dikembangkan oleh Chester Keltner dan memperkenalkan dalam bukunya sekitar tahun 1960 yaitu “Cara Membuat Uang di Komoditi”. Channel dari Band-band ini didasarkan pada indikator ATR dan dihitung selama periode 20 hari secara default. (Terkadang periode waktu yang telah dimodifikasi untuk 10 hari oleh orang lain.) Nilai asli ATR akan di kalikan dua kali lipat dan ditambahkan ke 20 hari pada exponential moving average untuk menghasilkan band atas dan dikurangi dari rata-rata ini untuk menghasilkan sebuah band yang lebih rendah....

ECB Dan Program LTRO

6 JUL 2014    DIBACA:831    OLEH:MARTIN    KATEGORI:BANK SENTRAL DUNIA

LTRO adalah program pinjaman jangka panjang dengan bunga rendah yang diberikan oleh ECB kepada bank-bank di kawasan Euro. Tujuan dari program LTRO adalah menjaga likuiditas bank-bank di kawasan Euro dan memperkecil yield bond negara-negara di kawasan....

Mengenal Index S&P 500

10 JUL 2014    DIBACA:331    OLEH:MARTIN    KATEGORI:BANK SENTRAL DUNIA

Indeks S&P 500 atau Standard & Poor’s 500 adalah salah satu indeks saham yang populer dan banyak diperdagangkan. Komposisi saham S&P 500 lebih besar dari Dow Jones 30 dan bobot dari tiap saham diperhitungkan secara proporsional....

Artikel: Forex | Emas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito





Pengantar Forex Dasar Dasar Forex Pasar Forex Broker Forex Margin Dan Leverage Manajemen Resiko Money Management Trading Plan Analisa Teknikal Candlestick Trend Time Frame Support Resistance Pivot Point Fibonacci Indikator Teknikal Analisa Fundamental Indikator Ekonomi Bank Sentral Dunia Sistem Trading Bank Strategi Hedging-Scalping-Martingale Price Action Psikologi Trader Forex Tokoh Forex Inspirasi Tips Trik Investasi Serba Serbi Lainnya Jurnal Trading Metatrader Robot Trading Bank Robot Trading Trading Otomatis Belajar MQL/EA MQL/EA Bank Indikator


Artikel: Forex | Emas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito


Artikel Pemirsa
"Ingin berbagi ilmu dan pengalaman trading?" Tuliskan artikel orisinil Anda di seputarforex agar dibaca lebih banyak pemirsa.

Tulis Artikel Anda
Kembali Ke Atas
Kembali Ke Atas
DISCLAIMER
  • Informasi, materi, rekomendasi, dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex, forex adalah beresiko, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, banner, broker, referral, dsb.
  • Artikel/tulisan oleh team seputarforex, boleh dijadikan acuan/ditaruh di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs seputarforex.com
 
FOLLOW US
SHARE
ADS