Indikator Pivot Point

  By: Parmadita   View: 7680    Bank Indikator  

Sejarah
Pivot point sudah dikenal oleh analisis teknikal semenjak perdagangan berjangka dimulai. Henry Wheeler Chase  merupakan pencetus formula Matematika Pivot Point pada tahun 1930. Namun sayangnya bukan dia sendiri yang memperkenalkan formula pivot point, melainkan Larry williams, kemudian Donald C Lambert sang pembuat indikator CCI dengan menggunakan formula pivot sebagai perhitungannya.

Transaksi yang digunakan waktu itu masih menggunakan perhitungan matematis dan manual. Awal mula Pivot point dikenal dari kalangan saham, hingga pada tahun 1990 mulai diperkenalkan ke perdagangan valuta asing.

Fungsi dari indikator pivot tidak lain adalah untuk menentukan titik support dan resisten suatu pergerakan pair. Level harga pada pivot point digunakan untuk menganalisis pergerakan harga sehingga mampu memberikan informasi secara lebih dalam dan lebih akurat untuk diketahui arah pergerakan selanjutnya. Anda dapat mengunjungi pembuat indikator di http://www.metaquotes.net. Indikator buatan metaquotes dishare pada tahun 2009.

Prinsip Kerja
Indicator
Pada prinsipnya pivot point akan memprediksi pergerakan dengan cara seperti :

- Lakukan Buy jika harga di atas pivot
- Lakukan Sell bila harga di bawah pivot

Formula dalam pembuatan pivot point adalah sebagai berikut :

PP = ( H + C + L ) / 3

Keterangan :
PP : Pivot Point
H : Hight
C : Close
L : Low



Karakteristik
Pivot Point termasuk “tool indicator”, karena sifatnya berisi prediksi dari arah pergerakan harga saat ini. Ciri khas pivot point adalah berupa garis-garis support dan resisten yang selalu dinamis mengikuti pergerakan harga harian.

Rekomendasi Setting
Rekomendasi setting pivot adalah sebagai berikut :
Periods to plot : 1



Kelebihan

Kelebihan dari pivot adalah sebagai berikut :
1. Mampu memprediksi harga
2. Mampu mengetahui trend selanjutnya
3. Mengetahui jenuh pasar
4. Bisa digunakan saat market sedang sideway atau akan trending
5. Dapat digunakan di pair apa saja, dan TF berapapun

Kekurangan
Kekurangan Pivot adalah sebagai berikut :
1. Harga dapat menembus garis
2. False signal

Backtest
Dari rekomendasi tersebut, dapat dihasilkan uji coba sebagai berikut :



Download
Pivot point dapat di download di bawah ini :
Pivot Point (30 kb)

Kesimpulan
Indikator pivot point dapat digunakan dalam prediksi harga. Namun, perlu diketahui pivot point masih memiliki kendala dalam menganalisa pergerakan harga dimasing-masing pair. Gunakan tambahan indicator trend untuk mengetahui pergerakan dijangka panjang. Hati-hati saat pergerakan cepat.


Saran dan kritik yang membangun tetap kami harapkan untuk dapat menyajikan informasi Indicator lebih baik dan menarik untuk Anda baca dimasa yang akan datang. Sampaikan pendapat, komentar, pengalaman, cerita, saran, dan kritik Anda pada kotak post di bawah ini.


Artikel Forex

  • be success
    10 FEB 2014
    ini pivot nya mengambil nilei berdasarkan apa bos? apa sama dengan indikator pivot yang di posting sebelumnya? tapi ini hanya untuk jangka pendek ajah yahh buat day trading gtu? ga bisa long term
    Reply

Tulis Artikel

"Ingin berbagi ilmu dan pengalaman trading?" Tuliskan artikel Anda di seputarforex agar dibaca oleh banyak pemirsa.
Tulis Artikel Anda