Sebuah Upaya Memahami Kondisi Pasar (1) - Mengenang Tradegi 13 September 1992

18 MAY 2012   DIBACA:7273  OLEH:RACHMAT    KATEGORI:PASAR FOREX

Pendahuluan

Mungkin salah satu tragedi  yang paling terkenal di dunia trading adalah saat George Soros dan kawan kawannya melakukan serangan membabi buta dengan melakukan short atau aksi jual pound sterling sehingga  mampu mematahkan pertahanan bank sentral Inggris (BOE).

bulan September 1992 adalah sebuah tragedi bagi bank Of england. dimana saat itu Soros dan beberapa spekulator lain mulai melakukan akumulasi posisi short selling pada pound dengan asumsi bahwa ekonomi Inggris  sedang dilanda inflasi tinggi dan anjloknya sektor properti dimana kondisi itu sama persis seperti yang terjadi di USA ditahun tahun lalu

Saat itu, Inggris baru saja masuk kedalam pakta atau perjanjian ERM (cikal bakal euro) dengan posisi harga GBP/DEM 2.95, dan pair ini hanya diperbolehkan untuk diperdagangkan pada kisaran sempit dimana ambang bawah kisaran di set pada 2.778. Jika harga jatuh di bawah level tersebut, Bang Of England  akan masuk pasar dengan melakukan  intervensi untuk mengangkat nilai Sterliang.

Tanggal 13 September 1992  yang  terkenal sebagai Black Wednesday, beberapa Big Player termasuk Soros dan Goldman Sachs mengetahui bahwa Bank Of England tidak akan mampu mempertahankan pound selamanya, sehingga mereka memutuskan untuk menyerang pound secara besar-besaran. Menteri keuangan Inggris saat itu berusaha meredam serangan ini dengan mencoba membangkitkan demand akan pound melalui kenaikan suku bunga yang dilakukan tidak hanya sekali. Tetapi dua kali dalam sehari.

Tetapi Bank Of England gagal. pada malam harinya semua menjadi jelas bahwa departemen keuangan dan bank sentral tidal mampu untuk mengangkat nilai pound sehingga menyebabkan mereka menyerah atas kondisi ini

Hal ini pula yang membuat Inggris akhirnya keluar dari ERM. Mulai saat itu,  pound bebas diperdagangkan, tidak lagi berada pada suatu kisaran tertentu. Pada akhirnya pound memang jatuh hingga 2.20 DM. Pemerintah Inggris diberitakan mengalami kerugian hingga 3 billion pound dalam upaya mengangkat nilai mata uangnya, sementara Soros dan yang lainnya  hasil dari serangan ini dengan keuntungan kurang lebih $1 billion.

Dari cerita tersebut yang perlu di ketahui adalah pergerakan market terjadi karena adanya tekanan Seller dan tekanan Buyer. Siapa yang menekannya lebih kuat maka dialah yang akan mendapatkan keuntungan dari hasil transaksi perdagangan yang dilakukannya. Dan adalah bisa dianggap keliru  jika para Big Player Trading Asal Buy dan Sell saja. Big Player tetap saja membaca kondisi kondisi pasar untuk melakukan transaksi.

Memahami  Supply and Demand

Dalam  perekonomian  hukum yang paling berlaku adalah hukum Supply and Demand. Hukum ini berlaku di segala sektor perekonomian, baik itu Marketplace (pasar), Job Market (pasar kerja), dan Monetary Market (Pasar Uang).

Segala perubahan yang terjadi baik itu kenaikan harga barang, tingginya gaji pekerja, dan naik turunnya mata uang, itu semua terjadi karena hukum Supply and Demand. Untuk membaca seberapa besar Supply and Demand bisa dilakukan dengan cara membaca indikasi dari masing masih kriteria yang ada.

singkatnya jika Imbalance Harga bergerak karena terjadinya ketidakseimbangan supply dan demand (Penawaran dan Permintaan). Sederhananya harga akan menguat jika Demand ( permintaan ) lebih besar.  Harga akan menurun jika penawaran (supply ) lebih kuat.

Permintaan adalah sejumlah barang yang dibeli atau diminta pada suatu harga dan waktu tertentu. Sedangkan pengertian penawaran adalah sejumlah barang yang dijual atau ditawarkan pada suatu harga dan waktu tertentu.
( bersambung )


oleh : Salman Djazuli, dari Kampus Trader

Sebuah Upaya Memahami Kondisi Pasar (1)

Sebuah Upaya Memahami Kondisi Pasar (2)

Sebuah Upaya Memahami Kondisi Pasar (3)

Sebuah Upaya Memahami Kondisi Pasar (4)

Sebuah Upaya Memahami Kondisi Pasar (5)



Demi meningkatkan artikel ataupun materi-materi yang ada, kami selalu mengharapkan dan sangat menghargai komentar-komentar Anda.
Name:
Email:
URL:
 
New Code  

Mengelola Margin

2 AUG 2011    DIBACA:2734    OLEH:GREENPIPS    KATEGORI:MARGIN DAN LEVERAGE

Pengelolaan margin yang baik adalah terutama bagaimana menjaga used margin maupun available margin sehingga aman dari margin call. Berapakah margin yang tepat untuk dikatakan aman? Wah, terus terang, jawaban untuk pertanyaan ini gak bisa singkat. Kalo mau diceritakan panjang lebar, bisa-bisa gak kalah tebel ama novel Harry Potter yang terakhir tuh!...

Memanage Trade Dengan Trailing Stop

11 AUG 2012    DIBACA:824    OLEH:SFTEAM    KATEGORI:TIPS TRIK

Memilih open posisi secara lebih tepat merupakan dambaan setiap trader. Menempatkan stop loss dan keluar dari transaksi sebelum adanya pembalikan harga merupakan yang diinginkan oleh semua pedagang forex. Namun sayangnya tidak semua trader dapat melakukannya. Tidak semua trader dapat menemukan cara open posisi serta keluar dari perdagangan dengan lebih tepat....

Trade Di Sesi Tokyo

20 NOV 2012    DIBACA:916    OLEH:SFTEAM    KATEGORI:PASAR FOREX

Sering dikatakan bahwa sesi asia disebut juga sebagai sesi Tokyo. Pada jam-jam itulah perdagangan market disebut sebagai waktu terbaik dalam perdagangan forex karena pergerakan yang stabil dan mudah digunakan dalam trading.Diambil dari buku The Best Time of Day karangan dari David Rodriguez bahwa sebagian trader akan terkejut karena yang selama ini mereka rasakan sesi Tokyo memiliki...

Konsep Penawaran Dan Permintaan

26 FEB 2013    DIBACA:2135    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:PASAR FOREX

Konsep yang paling penting di bidang ekonomi, tanpa diragukan lagi, adalah konsep penawaran dan permintaan. Kebanyakan orang memahami hal ini secara intuitif : jika ada sesuatu yang diminati, pembeli bersedia membayar harga yang lebih tinggi walaupun misalnya harganya cukup mahalpun  tetap akan dibutuhkan.Sedangkan para penjual, tentu saja lebih dari senang untuk menjual harga paling...

Supply Dan Demand Di Forex

3 APR 2013    DIBACA:2078    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:PASAR FOREX

Hal mendasar bagi pemula adalah mengetahui bagaimana dan mengapa harga bisa bergerak. Karenanya penting dipahami bahwa harga bergerak tidak lain hanya karena fungsi serta akibat dari Hukum Penawaran dan Permintaan (Supply and Demand), bukan karena hal lain.Harga bergerak hanya dan hanya jika perhitungan sederhana menjadi tidak seimbang. Anggap saja perdagangan mata uang ini tidak jauh beda...

ECB Dan Program LTRO

6 JUL 2014    DIBACA:806    OLEH:MARTIN    KATEGORI:BANK SENTRAL DUNIA

LTRO adalah program pinjaman jangka panjang dengan bunga rendah yang diberikan oleh ECB kepada bank-bank di kawasan Euro. Tujuan dari program LTRO adalah menjaga likuiditas bank-bank di kawasan Euro dan memperkecil yield bond negara-negara di kawasan....

Mengenal Index S&P 500

10 JUL 2014    DIBACA:311    OLEH:MARTIN    KATEGORI:BANK SENTRAL DUNIA

Indeks S&P 500 atau Standard & Poor’s 500 adalah salah satu indeks saham yang populer dan banyak diperdagangkan. Komposisi saham S&P 500 lebih besar dari Dow Jones 30 dan bobot dari tiap saham diperhitungkan secara proporsional....

Artikel: Forex | Emas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito





Pengantar Forex Dasar Dasar Forex Pasar Forex Broker Forex Margin Dan Leverage Manajemen Resiko Money Management Trading Plan Analisa Teknikal Candlestick Trend Time Frame Support Resistance Pivot Point Fibonacci Indikator Teknikal Analisa Fundamental Indikator Ekonomi Bank Sentral Dunia Sistem Trading Bank Strategi Hedging-Scalping-Martingale Price Action Psikologi Trader Forex Tokoh Forex Inspirasi Tips Trik Investasi Serba Serbi Lainnya Jurnal Trading Metatrader Robot Trading Bank Robot Trading Trading Otomatis Belajar MQL/EA MQL/EA Bank Indikator


Artikel: Forex | Emas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito


Artikel Pemirsa
"Ingin berbagi ilmu dan pengalaman trading?" Tuliskan artikel orisinil Anda di seputarforex agar dibaca lebih banyak pemirsa.

Tulis Artikel Anda
Kembali Ke Atas
Kembali Ke Atas
DISCLAIMER
  • Informasi, materi, rekomendasi, dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex, forex adalah beresiko, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, banner, broker, referral, dsb.
  • Artikel/tulisan oleh team seputarforex, boleh dijadikan acuan/ditaruh di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs seputarforex.com
 
FOLLOW US
SHARE
ADS
stat_ref_internal = stat_ref_internal + 1,