Menghitung Transaksi Berdasarkan Money Management (MM)

  By: Parmadita   View: 10649    Money Management  

Salah satu alasan utama yang menyebabkan trader mengalami kegagalan dalam trading Forex adalah kurangnya penerapan money management (MM) yang baik. Resiko tinggi di pasar forex yang diakibatkan oleh gejolak pasar serta trading margin, membuat trader wajib menyusun dan menerapkan money management secara disiplin untuk mempertahankan akun trading.

money_management
Salah satu resiko trading disebabkan oleh pemilihan leverage yang kurang bijak. Mengingat jumlah leverage yang disediakan oleh broker begitu beragam, sedikit banyak trader tergoda untuk mencoba trading dengan leverage lebih besar. Akibatnya, ketika terjadi kerugian dalam trading (20%, 30%, 50%, atau lebih), bisa menyebabkan modal benar-benar hilang dari akun. Jika seorang trader memiliki pengertian yang benar akan MM, mungkin dia tidak akan kehilangan balance separah itu. Walaupun kerugian tidak bisa dihilangkan, namun penerapan MM yang baik dapat mengurangi risiko hilangnya seluruh modal.

Kuncinya adalah pada penempatan besarnya batas kerugian. Disarankan tidak boleh melebihi 5 persen dari total balance. Dengan mengetahui batasan tersebut, kita akan lebih mudah menghitung dan membatasi kerugian pada akun. Setelah memahami batas resiko seperti ini, maka kerugian pada akun tidak akan pernah melebihi batas maksimal yang sudah ditentukan, yaitu sebesar 5 persen.

Menghitung Transaksi dengan MM
Berapapun saldo kita dapat dikalikan 0.05 untuk dapat mencapai 5 persen. Misalnya, jika kita memiliki akun 7500 USD dengan pembatasan risiko sebesar 5 persen maka jumlah maksimal yang akan diresikokan adalah sebesar 375 USD. Hasil ini didapat dari perkalian sebagai berikut:

7500 USD x 0.5 = 375 USD



Sekarang kita sudah mengetahui jumlah maksimal risiko yang dapat kita tanggung adalah sebesar 375 USD. Untuk lebih memudahkan pemahamannya, mari lihat grafik H1 dari pasangan EUR/NZD di bawah ini:



Pair EUR/NZD sedang memiliki kecenderungan downtrend. Setelah menganalisa pergerakan harga, Anda memutuskan untuk open SELL karena terdapat sinyal jika harga akan meneruskan tren bearish-nya. Anda masuk pada level 1.5842, dan menempatkan stop loss berdasarkan sinyal candle pada level 1.5906. Terdapat 64 pips jarak antara posisi entry dengan stop loss. Untuk mendapat gambaran berapa lot yang dapat Anda ambil agar resikonya tidak melebihi batas maksimal 5 persen, maka Anda tinggal melakukan pembagian seperti ini: 375 USD / 64  = 5,8 USD. Dari hasil perhitungan didapat bahwa open position bisa menggunakan volume 5 lot. Dengan catatan 1 lot = 1 USD.

Demikianlah cara menghitung ukuran transaksi berdasarkan money management 5 persen. Kisaran maksimal untuk resiko per trade tentu saja tidak harus selalu ditetapkan di 5 persen. Anda bisa menghitung sendiri berapa batas resiko yang sanggup Anda terima. Perhitungan di atas hanyalah sebagai rekomendasi untuk membantu Anda memahami penggunaan money management secara riil.




Artikel Money Management


Artikel Forex Lainnya

Komentar: 8
  • thnks atas pembagian hitungannya untuk memperjelas penggunaan money manajemen.
    Aryo_oentoeng
    24 MAR 2013
  • ngambil ukuran trading apa bisa dilakukan dengan pembagian batas resiko dan jumlah pips dari stop loss aja? terus gimana perhitungannya kalo akun yang digunakan bukan akun standar?
    Erwinsuryonugroho
    21 JUL 2013
    Tinggal dihitung aja. Setau ane yg 1 pip = $1 itu udah lot mini. Lot standar nilainya 1 pip=$10. Jadi semisal pakai akun mikro ya tinggal membagi saja, berarti nilai 1 pip=$0.1.

    Disini dapet ilmu baru cz ternyata ambil stop loss dari sinyal candle juga bisa dimasukin perhitungan mm juga. Kirain selama ini begitu dapet 5% langsung diitung ukuran slnya dari situ. Ternyata bsa dgn cara begini juga.
    Makasih banyak atas ilmunya.
    Nasir Ferdiansyah
    23 SEP 2013
  • @Erwin. Saya juga mempertanyakan hal yang sama. Semestinya ada perhitungan juga untuk menentukan money management jika lot yang diambil kurang dari 1, karena banyak juga trader yang menggunakan akun mini atau bahkan mikro.

    Tapi menurut saya penghitungan ukuran lot dari cara di atas sudah sesuai dan mudah dipahami untuk mengukur trading dengan money management. Hanya memang kurang bervariasi soal perhitungan lotnya.
    Adam Haryono
    14 SEP 2013
  • bener tuh. ane ngerti sih kalo yang dipake hitungan 1 lot ilustrasinya bisa lebih gampang dipahami. tapi mestinya juga ada keterangan soal bagian mana yang perlu disesuaiin kalo ada trader yang pake lot beda
    Erwinsuryonugroho
    15 SEP 2013
    bljr cr ngitung nilai lot dl gan... msk mw jd trdr blm tw crany ngitung lot... gmn mw ngukur risk management?
    Farid15
    20 JAN 2014
  • ttg pngmbilan leverage itu. pa ada pnghitungan leverage trtntu yg bs dpakai sbg slh 1 metode mm?
    Adji
    15 FEB 2014
    Leverage bisa dipilih bebas, tapi untuk mencegah agar tidak cepat kehabisan modal lebih baik pilih yang tidak terlalu tinggi. Karena makin tinggi leverage makin rendah margin kita.

    Padahal nanti yang menahan floating loss adalah margin tersebut. Jika margin kecil, sedikit saja harga bergerak melawan posisi yang terbuka maka akun bisa terkena margin call. Oleh karena itu perhitungkan money management berdasarkan jumlah modal.
    Abdul Isa
    12 APR 2014
  • 5 lot apa bs kita pecah 5 posisi jd masing 2 ada 1 lot trdng? Cr diversifikasi ini msh amankan utk dipakai dn sesuai dgn money management d atas? krn bs sja kt ingin trading d bbrp pair dgn bbrp posisi spy klau pair yg ini hsilnya tdk memuaskan msh ada harapan dr pair lain.

    tdk harus sbnyk 5 posisi jg sbnrnya mngkn 2 atau 3 posisi jg sdh cukup, yg penting cm hrs dipastikan klo dlm wkt itu maks ukuran trdngnya 5 lot?
    Ricky Irmawan
    17 APR 2014
    Bisa saja jika itu memang cara trading yang sudah teruji dan biasa dilakukan. Namun ingat bahwa setiap posisi ada charge spread/komisinya masing-masing, dan setiap pair besar spreadnya tidak sama. Dengan spread floating pun kadang juga biaya ini bisa melebar jika volatilitas tinggi.

    Paling tidak dengan 1 posisi trader bisa menghemat dari segi spread, sedangkan jika membuka banyak posisi maka akan berlipat-lipat biaya spread yang dibayarkan. Disamping itu setiap posisi mestinya dipastikan dengan sinyal valid, yang pastinya diperoleh dari analisa secara mendalam.

    Untuk trader pemula ini bisa sulit dan memakan waktu di 1 pair, apalagi di beberapa pair. Jadi meskipun bisa mengamankan posisi trading agar tidak seluruhnya rugi jika salah satu pair bergerak diluar prediksi, namun cara seperti ini juga sulit untuk dilakukan, dan cenderung mahal terutama untuk pemula.
    Abdul Isa
    19 APR 2014
  • Ukuran lot ada banyak banget hampir nggak terbatas jumlahnya. Kalau diminta untuk jabarin satu2 perhitungannya apa masuk akal? ni udah bener kok kasih contoh berdasarkan hitungan paling mudah 1 lot 1 usd. Semisal pake lot micro ya berarti tinggal dibagi 10 aja berarti lot yg diambil 0.5 begitu
    Zadi Yasri
    1 MAY 2014
  • G salah ya gan kalo 5% bukannya 0,05 kalo 0,5 g bunyi 5% dong:D
    Pemula Forex
    24 APR 2016
    Mohon maaf, ada kesalahan penulisan pada artikel ini. Masalah tersebut sudah kami perbaiki sesuai rekomendasi Anda. Terima kasih atas notifikasi yang Anda berikan

    Salam sukses
    Seputar Forex
    26 APR 2016

Apakah Anda Trader Pemula?

belajar forex untuk pemula Klik di sini untuk tahu cara belajar dan menguasai trading dengan mudah.