Menghitung Transaksi Berdasarkan Money Management (MM)

  By: Parmadita   View: 12430    Money Management  

Salah satu alasan utama yang menyebabkan trader mengalami kegagalan dalam trading Forex adalah kurangnya penerapan money management (MM) yang baik. Resiko tinggi di pasar forex yang diakibatkan oleh gejolak pasar serta trading margin, membuat trader wajib menyusun dan menerapkan money management secara disiplin untuk mempertahankan akun trading.

money_management
Salah satu resiko trading disebabkan oleh pemilihan leverage yang kurang bijak. Mengingat jumlah leverage yang disediakan oleh broker begitu beragam, sedikit banyak trader tergoda untuk mencoba trading dengan leverage lebih besar. Akibatnya, ketika terjadi kerugian dalam trading (20%, 30%, 50%, atau lebih), bisa menyebabkan modal benar-benar hilang dari akun. Jika seorang trader memiliki pengertian yang benar akan MM, mungkin dia tidak akan kehilangan balance separah itu. Walaupun kerugian tidak bisa dihilangkan, namun penerapan MM yang baik dapat mengurangi risiko hilangnya seluruh modal.

Kuncinya adalah pada penempatan besarnya batas kerugian. Disarankan tidak boleh melebihi 5 persen dari total balance. Dengan mengetahui batasan tersebut, kita akan lebih mudah menghitung dan membatasi kerugian pada akun. Setelah memahami batas resiko seperti ini, maka kerugian pada akun tidak akan pernah melebihi batas maksimal yang sudah ditentukan, yaitu sebesar 5 persen.

Menghitung Transaksi dengan MM
Berapapun saldo kita dapat dikalikan 0.05 untuk dapat mencapai 5 persen. Misalnya, jika kita memiliki akun 7500 USD dengan pembatasan risiko sebesar 5 persen maka jumlah maksimal yang akan diresikokan adalah sebesar 375 USD. Hasil ini didapat dari perkalian sebagai berikut:

7500 USD x 0.5 = 375 USD



Sekarang kita sudah mengetahui jumlah maksimal risiko yang dapat kita tanggung adalah sebesar 375 USD. Untuk lebih memudahkan pemahamannya, mari lihat grafik H1 dari pasangan EUR/NZD di bawah ini:



Pair EUR/NZD sedang memiliki kecenderungan downtrend. Setelah menganalisa pergerakan harga, Anda memutuskan untuk open SELL karena terdapat sinyal jika harga akan meneruskan tren bearish-nya. Anda masuk pada level 1.5842, dan menempatkan stop loss berdasarkan sinyal candle pada level 1.5906. Terdapat 64 pips jarak antara posisi entry dengan stop loss. Untuk mendapat gambaran berapa lot yang dapat Anda ambil agar resikonya tidak melebihi batas maksimal 5 persen, maka Anda tinggal melakukan pembagian seperti ini: 375 USD / 64  = 5,8 USD. Dari hasil perhitungan didapat bahwa open position bisa menggunakan volume 5 lot. Dengan catatan 1 lot = 1 USD.

Demikianlah cara menghitung ukuran transaksi berdasarkan money management 5 persen. Kisaran maksimal untuk resiko per trade tentu saja tidak harus selalu ditetapkan di 5 persen. Anda bisa menghitung sendiri berapa batas resiko yang sanggup Anda terima. Perhitungan di atas hanyalah sebagai rekomendasi untuk membantu Anda memahami penggunaan money management secara riil.







SHARE:

SHARE:

 
Komentar: 8