Cara Menentukan Take Profit

  By: Martin   View: 5032    Trading Plan  

Jika Anda punya posisi dalam trading dan kebetulan Anda memonitor, kalau ternyata dalam keadaan profit mungkin sekali Anda  akan menghitung dulu berapa pip yang Anda peroleh sebelum mengambil keputusan untuk closing. Itu jika Anda tidak menerapkan profit taking plan, dan keputusan take profit hanya berdasarkan emosi.

Dalam artikel ini akan diberikan contoh bagaimana trading dengan price action memberikan potensi profit yang lumayan, serta cara mengamankan posisi yang sudah profit dan  masih open.

Take profit berdasarkan emosi dan take profit berdasarkan logika
Dalam kenyataannya, banyak trader yang take profit hanya karena tekanan emosional, tidak menuruti exit target yang telah disepakati sebelumnya dalam trading plan, atau bahkan mungkin tanpa target dan tidak terencana. Akibatnya take profit yang dihasilkan karena emosi jauh lebih kecil dari yang seharusnya bisa diperoleh, disamping seringnya merasa ragu dan kadang panik ketika pergerakan harga berbalik arah. Sebaliknya trader yang disiplin menerapkan trading plan dengan exit target yang terencana mendapatkan profit sesuai dengan risk / reward ratio yang telah ditetapkan, tanpa keraguan atau panik.

GBP/USD daily pada gambar berikut mencontohkan bagaimana seorang trader yang ragu atau mungkin segan take profit ketika pergerakan harga telah mencapai area puncaknya, dan mengabaikan petunjuk indikator moving average hingga profit yang seharusnya bisa diperoleh benar-benar hangus.

Kalaupun nantinya harga akan kembali naik itu masalah lain lagi, karena secara logika dilihat dari posisi opennya, trader tersebut seharusnya sudah bisa take profit atau mengunci profit (dengan menggeser stop loss level / trailing stop loss) pada risk/reward ratio 1:2 atau 1:3 di area (2).



Biarlah pasar menentukan pergerakannya sendiri

Banyak trader yang exit secara manual karena pergerakan harga mulai melawan posisinya, tetapi kemudian berbalik lagi setelah eksekusi exit dilakukan, atau exit pada breakeven karena melihat gelagat harga yang akan berbalik, tetapi ternyata tidak. Trader tersebut berfikir seolah mereka tahu apa yang akan terjadi pada pergerakan harga di pasar.

Baiklah, sebenarnya tak seorangpun tahu dan bisa memastikan pergerakan harga pasar, tak terkecuali para profesional trader yang paling top. Yang perlu dan penting kita lakukan adalah percaya sepenuhnya pada trading plan kita, dan risk / reward ratio yang telah kita sepakati. Biarlah pasar menentukan pergerakannya sendiri, kita sikapi dan siasati lewat strategi trading dan money management yang benar-benar telah teruji. Kita harus selalu meningkatkan kemampuan dalam membaca probabilitas pergerakan harga dalam kondisi pasar yang berbeda-beda. Jika kita mempermainkan pasar dengan sering buka posisi hingga overtrade, atau trading dengan asal-asalan, cepat atau lambat account kita akan sirna tidak peduli strategi take profit apapun yang kita terapkan.

Take profit pada kondisi pasar trending
Jika kondisi pasar sedang trending dengan kuat, kita bisa meraup profit yang sangat signifikan dengan menggeser stop loss (trailing stop).
Contoh berikut AUD/USD daily dengan indikator ema 8 daily dan ema 21 daily sebagai support level dengan kondisi pasar uptrend.


Take profit pada kondisi pasar ranging (sideway)

Pasar yang sideway ditandai dengan batas-batas range atas dan bawah. Kita menentukan level entry dan exit dengan formasi pin bar yang terbentuk pada batas-batas range tersebut. Sebagai contoh, perhatikan chart GBP/USD daily berikut:



Take profit pada risk / reward ratio 1:2, 1:3, atau sebaiknya dengan trailing stop ?

Walaupun sebenarnya tak seorangpun tahu apa yang akan terjadi pada pergerakan harga pasar, dari berbagai metode yang telah teruji, secara umum bila kondisi pasar sedang trending dengan sangat kuat, maka menerapkan trailing stop adalah strategi yang paling tepat guna meraup big profit. Stop loss kita geser mula-mula pada titik 1:2, kemudian 1:3, dan jika kondisi pasar masih memungkinkan tidak ada salahnya untuk ditingkatkan lagi.

Sumber : Nial Fuller - www.learntotradethemarket.com

 


Artikel Forex

KOMENTAR 5

  • Ulasan mengenai penggunaan take profit ini sangat bermanfaat..
    Terima kasih atas petunjuknya
    Hari Santoso
    3 APR 2013
    New Comment   |   Reply
  • tp kn bnyk buanget formasi2 pin bar itu? ane coba ngenali polax g berhasil2 dari dulu. kalo sideways gni apa mesti repot ngliatin posisi pin bar kyk gitu?
    Putra W_s
    17 SEP 2013
    New Comment   |   Reply
    @ putra w_s:
    Untuk kondisi sideways Anda hanya perlu mengetahui level resistance dan support-nya, setelah itu perhatikan formasi bar pada level resistance dan support tersebut sebelum entry. Kalau formasinya menunjukkan pergerakan reversal baru entry. Biasanya formasi tsb berupa pin bar, pin bar berekor panjang atau doji dan variasinya.
    Martin S
    19 APR 2015
    Reply
  • Mengenali pola candlestick untuk menentukan take profit saat kondisi sideways memang bisa jadi cara yang pa;ing disarankan disini. Mengenalinya tidak terlalu sulit kok.

    Penjelasan singkatnya mungkin bisa dipahami disini:
    http://www.seputarforex.com/belajar/sekolah/sd/kelas6/pola_pola_dasar_candlestick.php
    Hari Santoso
    22 SEP 2013
    New Comment   |   Reply
  • Fasilitas trailing stop kayaknya emang ampuh banget buat pasar trending. Sayang ane belum tau pasti cara makenya, dan kemungkinan bakal nggak ane terapin coz pake perhitungan pips segala. Apalagi pas nentuinnya pake risk reward ratio
    Endro
    8 NOV 2013
    New Comment   |   Reply
    @Endro:
    Pip dihitung berdasarkan besarnya resiko yang tela direncanakan, jadi sama dengan stop loss yang Anda gunakan. Risk/reward ratio tidak berpengaruh karena trailing stop hanya mengatur pergeseran level stop loss secara otomatis jika level stop tidak kena. Untuk take profit (reward) tetap seperti yang Anda tentukan (tidak berubah).
    Untuk penjelasannya bisa baca: Menggunakan Fasilitas Trailing Stop.
    Martin S
    19 APR 2015
    Reply
  • @Endro: Sayang sekali jika trailing stop tidak dimanfaatkan untuk memaksimalkan peluang profit dalam trading. Ini kan sesuatu yang menguntungkan, jadi kenapa tidak dimanfaatkan saja?

    Lagipula penghitungan pips adalah hal yang wajar dan umum di forex trading. Bukan hanya untuk penghitungan stop loss dan take profit, kalkulasi pips juga dipakai dalam penghitungan spread dan komisi-komisi beroker lainnya yang didasarkan pada pergerakan harga.
    Hari Santoso
    12 NOV 2013
    New Comment   |   Reply

Tulis Artikel

"Ingin berbagi ilmu dan pengalaman trading?" Tuliskan artikel Anda di seputarforex agar dibaca oleh banyak pemirsa.
Tulis Artikel Anda