Artikel Forex

Kategori: Manajemen Resiko

Showing 1 - 10 Of 33

   By: Galuh    View: 1600

4 Cara Menentukan Batas Toleransi Risiko Anda

Empat metode berikut ini akan menjelaskan bagaimana cara menentukan batas toleransi risiko paling ideal sesuai tujuan trading, besar modal, pengalaman, dan kenyamanan trading Anda

   By: Martin    View: 2331

Tips Dalam Menentukan Stop Loss

Stop loss sangat penting dalam menentukan position size pada trade yang akan kita lakukan. Besarnya stop loss seharusnya tidak ditentukan dengan cara acak.

   By: Rico Fy    View: 4263

Rasio Risk Reward Dalam Forex

Rasio risk reward adalah rasio yang digunakan oleh banyak investor/trader untuk membandingkan imbal hasil yang diharapkan dari sebuah investasi dengan jumlah risiko yang diambil untuk mendapatkan imbal hasil tadi.

   By: Fxpro Indonesia    View: 4346

Manajemen Risiko Dalam Bertrading Forex

Pentingnya sebuah manajemen risiko dalam bertrading sudah tidak dapat dipungkiri lagi. Sangat mudah untuk belajar cara bertrading forex, tapi sangat sulit untuk menentukan cara yang baku dan logis untuk mengatur manajemen dana.

   By: Martin    View: 5680

Tip Management Resiko Untuk Trader Harian

Untuk menjaga keawetan account, trader harian harus mempunyai rencana exit yang jelas. Hal yang paling krusial adalah cara menentukan resiko atau level stop.

   By: Martin    View: 4726

Angka Persentasi Profit Yang Bagus

Untuk mengetahui profitabilitas sebuah strategi adalah dengan melakukan analisa terhadap risk/reward ratio yang digunakan untuk memperoleh expectancy profit.
Showing 1 - 10 of 33 1 3 4


Komentar: 15
  • mantap ini pelajaran manajemen fx nya. bisa dipake pedoman trading sewaktu butuh masukan terbaik buat mengelola akun.
    semangat terus tradingnya.
    salam sukses selalu
    Almi
    14 APR 2013
  • aspek penting dlm trading!! penting diperhatikan & dipelajari!!
    Sutiono Bd
    2 MAY 2013
  • Salam. Bagaimana tip manajemen risiko terbaik?
    Eldy
    13 JUL 2013
  • @eldy: coba terapkan rasio laba rugi, dengan menghitung rugi maksimal diambil dari persentase balance trading. atau juga mempertimbangkan stop loss sesuai apa yang disinyalkan sistem.

    asalkan perhitungan sesuai dengan rasio, misal 1 : 2, jadi target profit lebih besar 2 kali lipat dari loss. dengan cara manapun stop loss ditentukan bisa diambil. sekali lagi jumlah loss maksimal sudah bisa ditoleransi sendiri.
    Hari Dwiyanto
    9 AUG 2013
  • Forex adalah bisnis online penuh resiko. Tidak ada manajemen resiko berarti gagal. Karena kalaupun bisa profit kelangsungannya juga masih dipertanyakan.

    Apa tanpa manajemen resiko akun bisa profit terus dan bertahan lama. Urusan trader forex disini adalah sama harga mata uang yang terus berfluktuasi naik turun tanpa bisa diperkirakan dengan betul-betul pasti. Maka tanpa manajemen resiko akun trading akan cepet terkikis oleh gerak pasar yang seperti itu
    Darwiono
    18 NOV 2013
  • betul, makanya berbahaya kalo sampe masuk di dunia trading forex karena motivasi pengen cepet kaya. ada iming-iming forex ni bisnis yang gampang dilakukan, tinggal buy saat harga naik dan sell saat harga turun.

    padahal setelah dicoba, trading bukan cuma soal entry order aja, tapi juga exit order yang tepat. mungkin tradr yg menyerah di awal sejak awal dah punya persepsi yang salah tentang forex.

    mereka kira forex bakal gampang, tapi ternyata jauh lebih sulit. dipikir bisa banyak profit dalam waktu sebentar, padahal tanpa perhitungan cepet profit bisa juga cepet loss.
    Anggi Iswanda
    14 JAN 2014
    Analisa yg mantap boss,,...
    Jupri
    22 JAN 2014
  • menurut sy jangan terlalu dilebih-lebihkan lah resiko forex ini. memang trading forex punya resiko yang besar, tapi ini kan bisa dimanage.

    banyak fitur juga yang bisa didapat untuk membatasi resiko. jadi daripada terus-terusan mengulang tentang bahaya resiko forex tanpa memberitahu bagaimana solusi menghadapinya, mending lansung saja menyarankan penggunaan persentase resiko pertrade, rasui risk-reward, atau macam-macam teknik manajemen forex yang bisa diterapkan.

    hanya menyebutkan resiko saja tidak akan konstruktif, terutama untuk trader yang masih sangat hijau. bisa-bisa mereka malah akan mengurungkan niat untuk jadi trader forex karena belum-belum sudah dihadapkan pada resiko besar yang sepertinya tak bersolusi itu.
    Lukman Sunardi
    10 FEB 2014
    ndak apa bang. hbs makin marak aja oknum2 penipuan/scam yg mengatasnamakan forex. udh begitu bnyk pula yg memasarkan jasa broker, sinyal, ato produk2 lain dgn promosi yg ndak realistis.

    krn perkara gn mkn banyak, mk ndak ada salahny kita bantu mrk yg msh awam utk lebih hati2. jd skeptis ndak apa2 asal ndak sampe parno. dibroker forex yg udah terkenal dn katax legal pun kita jg masih sering ketemu komplain. bayangkan gimana akibatnya tanpa ada pengenalan resiko yg seperti ini
    Aminur
    12 MAY 2014
    Masta rada ngelantur nie, ikan ngomongin risiko trading bukanx risiko lain2 yg ada hubunganx sama broker wkekekeke
    Adis Putra
    17 MAY 2014
    daftar akun dibroker yang salah itu juga termasuk resiko forex lo. ditambah lagi kalo brokernya ternyata broker bandar, bisa sering kena manipulasi tuh biasanya. sistem udah bener dijalanin tapi masih aja kena loss ndak sesuai sama paraktek demonya, sering kejadian sampe berasa abnormal, apa lama-lama ndak bikin rugi juga tuh?

    ini juga resiko namax jadi sebelum betul2 masuk, belajar analisa, manajemen resiko ini itu, pilih dulu broker yang bener lebih penting
    Aminur
    18 MAY 2014
  • Loss bukan u/ ditakuti, loss adlh wajar. Langkah yang perlu dilakukan menghadapi loss adalh dgn bersiap menghitung batas toleransi. Di forex sdh ada yg namanya stop loss u/ membatasi kerugian, Jdi tdk perlu khawatir kita harus mantau chart terus u/ close posisi.
    Afandi Cs
    17 FEB 2014
  • ane masih nubi, jadi br belajar tentang cara trading serta manajemen risiko nya ini. dari yang sejauh ini ane pahamin, kok semakin ribet ya kita trader tiap kali mau open posisi?

    untuk ambil buy/sell di posisi yg tepat aja perlu analisa dulu. teknikal - fundamental. dan itu aja ga cukup ternyata masih perlu itung-itungan manajemen risiko dulu tiap mau open posisi. mesti paham tentang hitungan pip, lot, dn sebagainya sebelum op.
    Mei Kelabu
    24 FEB 2014
  • Memang forex aslinya susah. Kalo nggak seperti ini trading sifatnya cuman spekulasi aja. Berbahaya buat pemula yg belum ngenal pasar forex, pasti bakalan cepet ludes akunnya. Begini emangĀ  tips yg tepat buat mulai bisnis forex. Ribet belajar cuman di awal sj, untuk seterusnya klo sudah ketemu hitungan yg pas maka trading bisa tinggal menuruti aturan sj.

    Untuk tes sistem bisa mulai dari akun demo, belajar juga. Kadang tahap ini memang tahap ribet 2 nya. Tapi bagaimanapun memang ini pengorbanan yg perlu kalo mau berkembang di trading forex
    Afandi Cs
    2 MAR 2014
  • "Kunci Dari Manajemen Resiko Adalah Diri Sendiri"
    Nah itu sudah dijelaskan. Berarti selevel lebih penting dari manajemen resiko yang katanya holy grailnya trading forex, adalah bagaimana kita mengendalikan diri sendiri, alias psikologi trading.
    Hardian Wijaya
    12 NOV 2014
  • Bgmn psikologi lbh pntng dr mnjmn rsk ? Bknnya dgn mnjmn rsk yg tpt kt bs jg psikologi trdng ??
    Lana 207
    26 NOV 2014
  • Mengatur psikologi trading dengan manajemen resiko, hal itu kadang bisa dilakukan, namun jika emosi trading belum stabil, belum tentu manajemen resiko tersebut akan selalu disiplin digunakan. Manajemen resiko hanyalah manajemen resiko, sebuah sistem perhitungan yang bisa kita gunakan dan kita abaikan.

    Pada akhirnya yang mengambil keputusan tetaplah diri kita sendiri. Apakah ingin selalu aman menghadapi resiko, atau sengaja tidak melindungi diri dari resiko trading forex. Keputusan seperti ini kadang tidak bisa diambil dengan begitu mudahnya.

    Karena sekali lagi, pasar forex selalu menunjukkan perubahan kondisi yang kadang bisa menarik trader untuk melakukan hal-hal di luar rencana. Jika trader belum punya pertahanan diri untuk selalu disiplin dengan aturannya apapun yang terjadi, maka tetap saja, manajemen tersebut tidak akan banyak membantu.
    Hardian Wijaya
    28 NOV 2014
  • apa mencari pengukuran manajemen resiko yang tepat bisa sulit? sy masih pemula dn mau belajar. dari yg saya pahami di pelajaran ttg strategi trading, trader bisa menemukan sendiri mana yang paling cocok dengan gayanya.

    dan dalam pencarian ini bisa memakan waktu lama, trader bisa rugi dulu beberapa kali untuk tahu apakah strateginya sudah layak digunakan atau tidak. apa dengan manajemen resiko ini juga seperti itu?
    trima kasih
    Bruno Rei
    30 JAN 2015
    Setau ane netapin ukuran risiko disesuaiin sama semampuny trader nanggun risiko itu. Bener nggak?
    Jadi misalkan punya modal 100 usd, trus setelah dipertimbangin matang2, ambil 5% sbg risiko tiap trade, berarti ntar diposisikan spy nanti ditiap order peluang lossny nggak melebihi 5 usd.

    Masalah jumlah itu bisa disesuaiin sendiri2 sama kemauan trader.
    Asal jumlahnya bisa ditolerir.
    Ane pikir manajemen risiko nggak perlu banyak ganti 2 kayak sewaktu milih strategi trading.
    Dicoba ukur sesuai batas sendiri aja, trus kalo outcomenya udah sesuai ekspektasi, maka bs dikonsistenkan dgn manajemen resiko yg seukuran itu.
    Edi Muryadi
    26 MAR 2015
  • resiko forex memang perlu dibatasi. ini gg bisa dihilangkan tp cuma bisa dibatasi. resiko forex akan selalu ada. trader cuma perlu bersiap gimana untuk menghadapi n membatasinya. kl dipikir setiap hal pasti ada resikonya. jadi wajar juga forex ni beresiko
    Odi Kuswanto
    13 MAY 2015