Bank Sentral Inggris Naikkan Suku Bunga Ke 0.5 Persen

   By: A Muttaqiena    view: 3194   Berita Forex

Pasca rapat kebijakan Monetary Policy Committee (MPC) yang digelar hari ini (2/November), bank sentral Inggris (Bank of England/BoE) mengumumkan kenaikan suku bunga untuk pertama kalinya dalam satu dekade. Kenaikan dari 0.25% menjadi 0.5% tersebut sebenarnya sudah diekspektasikan pasar. 

 

Pounds

 

Gegara Inflasi Tak Terkendali 

Latar belakang di balik keputusan ini adalah laju inflasi yang meroket tak terkendali dalam beberapa bulan terakhir, hingga menyentuh 3 persen pada bulan September lalu dan diperkirakan masih akan naik terus akibat pelemahan Pounds pasca referendum Brexit. Para pengambil kebijakan menilai, diperlukan kenaikan suku bunga guna mengendalikan inflasi pada kisaran 2 persen, sekaligus mencegah harga-harga barang dan jasa membubung dalam masa mendatang.

Lebih lanjut, sebagaimana dilansir The Guardian, Gubernur Bank of England, Mark Carney, menyatakan bahwa suku bunga bisa naik dua kali lagi hingga mencapai 1 persen dalam tiga tahun ke depan. Kenaikan suku bunga berikutnya akan dilakukan secara bertahap dan terbatas, katanya, sembari menekankan kesiapan otoritas moneter untuk merespon perubahan apapun dalam outlook ekonomi Inggris ke depan. 

 

MPC Khawatir Ketidakpastian Jelang Brexit

Kebijakan BoE kali ini didukung oleh 7 dari 9 peserta rapat, termasuk Gubernur Mark Carney. Hanya Deputi Gubernur Dave Ramsden dan Jon Cunliffe yang berbeda pendapat, memandang suku bunga sebaiknya tak diubah lantaran belum ada cukup bukti bahwa gaji pegawai telah meningkat --salah satu prasyarat utama sebelum bank sentral menaikkan suku bunga. Namun, pandangan umum MPC menyatakan laju pertumbuhan gaji akan naik hingga 3 persen dalam setahun ke depan karena rendahnya pengangguran.

Di sisi lain, MPC justru lebih mengkhawatirkan dampak ketidakpastian menjelang perpisahan Inggris dari Uni Eropa (Brexit), karena sejauh ini banyak perusahaan menunda atau membatalkan ekspansi sementara perundingan masih berlangsung dan belum ada kejelasan status hubungan Inggris-Uni Eropa kelak seusai Brexit. Meski demikian, MPC optimis peningkatan daya saing ekspor yang bersumber dari lemahnya nilai tukar, akan mampu mengimbangi perlambatan investasi bisnis dan belanja konsumen.

280871

Antisipasi NAFTA, USD/CAD Turun Pasca Wholesale Sales Data Antisipasi NAFTA, USD/CAD Turun Pasca Wholesale Sales Data
By Nafier Khan, 23 Jan 2018, In Berita Forex, View 229
Menanti hasil renegosiasi NAFTA, USD/CAD turun setelah Wholesales Data tunjukkan hasil positif selama dua bulan beruntun.
AUD/USD Tergelincir Setelah Sempat Menyentuh 0.80 Pagi ini AUD/USD Tergelincir Setelah Sempat Menyentuh 0.80 Pagi ini
By Muh Nuzul, 23 Jan 2018, In Berita Forex, View 177
Pagi ini, AUD/USD kembali mencoba untuk menembus level 0.80 USD. Hanya saja ketika telah berhasil sampai pada level itu, Aussie langsung tergelincir.
BoJ Tak Ubah Suku Bunga, Lanjutkan Kebijakan Sesuai Ekspektasi BoJ Tak Ubah Suku Bunga, Lanjutkan Kebijakan Sesuai Ekspektasi
By A Muttaqiena, 23 Jan 2018, In Berita Forex, View 264
Keputusan bank sentral Jepang (BoJ) tersebut selaras dengan ekspektasi pasar dan mendukung penguatan Yen pada pertengahan sesi Asia.
Kongres AS Sepakat Akhiri Shutdown, Dolar Tak Respon Kongres AS Sepakat Akhiri Shutdown, Dolar Tak Respon
By A Muttaqiena, 23 Jan 2018, In Berita Forex, View 680
Akan tetapi, Indeks Dolar AS masih terpuruk di level terendah sejak 1 Januari 2015, karena kekhawatiran pasar mengenai masalah anggaran belanja AS belum usai.
Dolar AS Ditekan Shutdown, Nantikan Voting Anggaran Hari Ini Dolar AS Ditekan Shutdown, Nantikan Voting Anggaran Hari Ini
By A Muttaqiena, 22 Jan 2018, In Berita Forex, View 1073
Pelemahan Dolar AS akibat Government Shutdown terbatas, kemungkinan karena para pelaku pasar menantikan voting anggaran sementara di Parlemen AS hari ini.
Breaking News: Anggaran Gagal Disepakati, Pemerintah AS Shutdown Lagi Breaking News: Anggaran Gagal Disepakati, Pemerintah AS Shutdown Lagi
By A Muttaqiena, 20 Jan 2018, In Berita Forex, View 1358
Senat AS tak mampu mencapai kesepakatan terkait anggaran belanja pemerintah AS, sehingga Government Shutdown benar-benar terjadi mulai Sabtu ini hingga waktu yang belum diketahui.
Penjualan Ritel Inggris Buruk, Pounds Kukuh Di Level Tinggi Penjualan Ritel Inggris Buruk, Pounds Kukuh Di Level Tinggi
By A Muttaqiena, 19 Jan 2018, In Berita Forex, View 389
Sejumlah analis menyarankan untuk mengabaikan data Penjualan Ritel Inggris kali ini, karena penurunan tersebut dianggap wajar.
UU Brexit Dapat Angin Segar, Sterling Tembus 1.3850 Versus Dolar UU Brexit Dapat Angin Segar, Sterling Tembus 1.3850 Versus Dolar
By A Muttaqiena, 18 Jan 2018, In Berita Forex, View 779
Poundsterling tembus ke level tertinggi sejak pertengahan tahun 2016 terhadap Dolar AS, seusai pengesahan legislasi Brexit tahap pertama di Parlemen.
Dolar AS Di Terendah Empat Bulan Jelang Data Inflasi Dolar AS Di Terendah Empat Bulan Jelang Data Inflasi
By A Muttaqiena, 12 Jan 2018, In Berita Forex, View 758
Setelah konfirmasi otoritas China soal rumor yang merebak kemarin, Dolar AS melemah akibat data Inflasi Produsen dan Klaim Pengangguran memburuk.
NFP Desember Mengecewakan, Dolar AS Berakhir Mixed NFP Desember Mengecewakan, Dolar AS Berakhir Mixed
By A Muttaqiena, 6 Jan 2018, In Berita Forex, View 663
Dolar AS berbalik menguat terhadap sebagian mata uang mayor pasca rilis NFP Desember, tetapi apreasiasinya dibatasi oleh reli bullish Dolar Kanada.

Daftar Newsletter

  Anda ingin mendapatkan info berita-berita terbaru, Silahkan daftar disini.

SHARE:

SHARE:

 

Daftar Newsletter

  Anda ingin mendapatkan info berita-berita terbaru, Silahkan daftar disini.