Belajar SMA dan EMA

Tanggal : 28 Jul 2009    Oleh : seputarforex.com   sumber acuan materi : informedtrades.com


MA adalah kependekan dari Moving average. Indikator ini boleh dikatakan yang paling tua dan sederhana, namun indikator ini tetap terus dipakai oleh trader karena sederhana dan mudah dibaca. Indikator MA memiliki dua varian utama : Pertama adalah biasa disebut dengan SMA (Simple moving average) dan yang kedua adalah EMA(exponential moving average). Secara harfiah dari nama indikator tersebut adalah merupakan nilai rata-rata dari pergerakan. Jadi nilai pergerakan selanjutnya akan didapat dari hasil rata-rata nilai sebelumnya. Sedangkan nilai data sebelumnya yang digunakan untuk perhitungan rerata ini adalah bervariasi bisa 20,50,70, dsb. Untuk SMA rumus matematisnya adalah flat dari nilai rerata, sedang untuk EMA diberikan formula pembobot(matematikal). Lihat hasil SMA dan EMA pada gambar dibawah ini:


Dengan indikator ini diharapkan bahwa trader akan mendapatkan pergerakan garis yang sederhana dan halus, daripada hanya melihat dari pergerakan harga. Sehingga mempermudah trader melihat arah pergerakan. Karena indikator ini bersifat terlambat (lagging indikator) maka indikator MA ini akan bekerja optimal dalam pola trading jangka panjang(long term). Dimana identifikasi support dan resistence, kelanjutan tren, atau perbalikan arah(reversal) dapat diwakilinya.

Mengidentifikasi tanda Support dan Resistence
Lihat gambar dibawah, dalam pergerakan naik ketika pergerakan harga turun menyentuh garis MA beberapa kali dan kemudian berbalik naik lagi, maka disitu menunjukan : satu, bahwa tren masih dalam kondisi naik, dan biasanya trader akan mengasumsikan bahwa kedepannya titik dimana garis MA akan bertemu dengan harga adalah merupakan nilai support.

Demikian pula sebaliknya dalam kondisi tren bearish, maka kita bisa menemukan tanda resistence.

Mengikuti tren dengan MA
Indikator ini juga dapat menunjukan tanda tren. Hal ini bisa dilihat saat terjadi persilangan atau pertemuan antara garis MA dan harga.
Tren naik/beli/buy : Saat garis MA diatas harga.
Tren turun/jual/sell : Saat garis MA dibawah harga.


Biasanya untuk memperkuat analisa, trader mengkombinasikan antara SMA dan EMA sekaligus. Lihat gambar dibawah

EMA : garis biru, SMA : garis hitam
Tanda buy : saat EMA(biru) diatas menyentuh SMA(hitam) dibawah
Tanda jual : saat EMA(biru) dibawah menyentu SMA(diatas) diatas

Kesimpulan :
- Indikator MA optimal untuk trade jangka panjang.
- Indikator MA dapat memberikan sinyal, support, resistence.
- Indikator MA bagus untuk membaca tren jangka panjang.

Baca Juga:
- Indikator Forex
- Indikator MA
- Indikator RSI
- Indikator Parabolic SAR
- Analisa Teknikal
- Dasar Analisa Forex
- Langkah Belajar Forex


Name:
Email:
URL:
Code:




SEKOLAH FOREX

BELAJAR FOREX

Kembali Ke Atas Kembali Ke Atas
DISCLAIMER
  • Informasi, materi, rekomendasi, dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex, forex adalah beresiko, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, banner, broker, referral, dsb.
  • Artikel/tulisan oleh team seputarforex, boleh dijadikan acuan/ditaruh di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs seputarforex.com
 
FOLLOW US
SHARE
ADS