Siklus bisnis properti Indonesia selaras siklus pemilu

23 JAN 2014 19:20    DIBACA:147   SUMBER:ANTARANEWS.COM


(ANTARA News) - Konsultan properti internasional Jones Lang LaSalle (JLL) menyatakan siklus bisnis di Indonesia selaras dan dinilai berkaitan erat dengan siklus pemilihan umum yang berlangsung setiap lima tahun sekali.

"Ekonomi Indonesia berjalan menyerupai siklus pemilu," kata Country Head JLL Indonesia Todd Lauchlan di Jakarta, Kamis.

Menurut Todd Lauchlan, apa yang terjadi pada sektor properti di Indonesia pada tahun 2013 lalu memiliki kemiripan dengan apa yang terjadi pada tahun 2008 atau setahun sebelum Pemilu 2009.

Kondisi itu, ujar dia, adalah sektor properti cenderung pertumbuhannya melambat pada setahun sebelum pemilu seperti yang dialami pada tahun 2013, dan akan kembali menunjukkan peningkatan setelah pemilu berlangsung.

Ia berpendapat, berbagai pihak juga telah mengetahui bahwa Indonesia saat ini sedang mengalami perlambatan, termasuk pula di sektor properti.

"Perlambatan barangkali merupakan hal yang baik karena sekitar 12 bulan sebelumnya diperkirakan laju ekonomi terlalu panas," katanya.

Todd mengungkapkan, perlambatan pasar termasuk di sektor properti berpeluang untuk berjalan selama beberapa triwulan ke depan.

Ia juga mengatakan, kondisi ekonomi dan sosial politik menjelang pelaksanaan Pemilu diperkirakan membuat dinamika bisnis properti akan sedikit mereda.

"Secara umum permintaan dan pertumbuhan harga properti diperkirakan menurun dibanding tahun 2013," katanya.

Namun, Todd mengingatkan bahwa prediksi sejumlah institusi ekonomi global terhadap Indonesia menunjukkan optimisme yang kuat.

Hal itu, menurut dia, akan mendorong pihak baik dari dalam maupun luar negeri untuk berinvestasi termasuk di dalam sektor properti Indonesia.

Editor: Desy Saputra

SUMBER: ANTARANEWS.COM
Industri coklat Malaysia bergantung pasokan kakao Indonesia

25 OCT 2014

Susi Air layani penerbangan Pasaman Barat-Padang

25 OCT 2014

Wall Street terangkat lebih tinggi meski Amazon jatuh

25 OCT 2014

Penyebaran ebola pengaruhi dolar Amerika Serikat

25 OCT 2014

Peran OJK disosialisasikan ke guru Sulbar

25 OCT 2014

Hadapi MEA 2015 dengan cinta produk Indonesia

25 OCT 2014

Boeing tingkatkan perkiraan keuntungan tahunan

25 OCT 2014

Presiden Jokowi bisa tiru Amerika hidupkan industri hulu-hilir

25 OCT 2014

Perusahaan BUMN diminta saling bersinergi tingkatkan kinerja

24 OCT 2014

Kemenparekraf usulkan NTB jadi tuan rumah WITM

24 OCT 2014





INDEKS BERITA

Kumpulan Berita Berita Forex Berita Forex (Editorial) Berita Forex (Headline) Berita Forex (Populer) Berita Broker Forex Berita Emas Berita Saham BEI Arsip Berita Forex
Kembali Ke Atas Kembali Ke Atas
DISCLAIMER
  • Informasi, materi, rekomendasi, dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex, forex adalah beresiko, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, banner, broker, referral, dsb.
  • Artikel/tulisan oleh team seputarforex, boleh dijadikan acuan/ditaruh di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs seputarforex.com